<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102</id><updated>2012-02-16T19:01:03.924-08:00</updated><category term='Hukum'/><category term='umum'/><category term='Ulumul Qur&apos;an'/><category term='Fadilah-fadilah'/><category term='fiqh'/><category term='merapi'/><category term='tokoh'/><category term='jihad'/><title type='text'>"Al-Kirom" Islamic Study</title><subtitle type='html'>Berbagilah Ilmu karena ilmu akan bertambah ketika dibagi dan diberikan pada orang lain.
Sesungguhnya Islam adalah agama yang menghargai ilmu pengetahuan. Bahkan Allah sendiri lewat Al Qur’an meninggikan orang-orang yang berilmu dibanding orang-orang awam beberapa derajat</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>101</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-2466980948552739121</id><published>2010-12-07T08:25:00.000-08:00</published><updated>2010-12-07T08:25:17.391-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tokoh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><title type='text'>Jogja Siap Referendum? | RUU Keistimewaan Jogja</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TP5fvLVhCqI/AAAAAAAAAQk/Ysp4girao5A/s1600/k.jpeg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TP5fvLVhCqI/AAAAAAAAAQk/Ysp4girao5A/s1600/k.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Barangkali tidak berlebihan jika menyebut bahwa &lt;strong&gt;Jogja&lt;/strong&gt; adalah sebuah daerah yang berpola kepemimpinan &lt;strong&gt;Monarkis-Demokratis&lt;/strong&gt;. Mau tau kenapa?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jogja memang berbeda dengan daerah lain. Karena Jogja memiliki sebuah kerajaan yang sampai sekarang masih eksis dalam &lt;strong&gt;demokrasi&lt;/strong&gt; Indonesia. Itulah &lt;strong&gt;Kasultanan Ngayogyokaro&lt;/strong&gt; yang sampai saat ini sudah sampai pada raja yang kesepuluh.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Di Yogyakarta, &lt;strong&gt;Raja&lt;/strong&gt; sebagai &lt;strong&gt;Gubernur&lt;/strong&gt;. Tetapi Yogyakarta juga memiliki Wali Kota, dan Bupati.&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Raja Jogja sebagai Gubernur adalah sebuah ketetapan. Artinya, Gubernur Yogyakarta dipilih dan ditetapkan langsung, tanpa melalui Pemilukada seperti daerah lain. Mengapa demikian? Hal itu karena masyarakat Jogja terbilang masih sangat patuh dan memegang kepercayaan penuh terhadap kekuasaan Raja.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ceritanya, setelah Indonesia merdeka tahun 1945 yang kemudian diiringi oleh tunduknya Kasultanan untuk ikut terhadap konstitusi RI, maka saat itu, disepakati bahwa Gubernur Jogja adalah Raja Jogja.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Berangkat dari sini, maka dibutuhkan sebuah UU tentang Keistimewaan Yogyakarta uuntuk menetapkan raja sebagai Gubernur.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Nyatanya, sampai saat ini, RUU itu belum juga terselesaikan. Akibatnya, warga jogja menantang untuk Referendum? Bagaimana akhirnya? kita ikuti saja beritanya?&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-2466980948552739121?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/2466980948552739121/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=2466980948552739121' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/2466980948552739121'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/2466980948552739121'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/12/jogja-siap-referendum-ruu-keistimewaan.html' title='Jogja Siap Referendum? | RUU Keistimewaan Jogja'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TP5fvLVhCqI/AAAAAAAAAQk/Ysp4girao5A/s72-c/k.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-8670118302527309378</id><published>2010-11-22T08:18:00.000-08:00</published><updated>2010-11-28T21:06:30.596-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fiqh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Tangtang Haji, Menghajikan Yang Sudah Meninggal</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TPM0by5KvMI/AAAAAAAAAQg/RhlAl1bYzmA/s1600/Ka%2527bah.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="297" src="http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TPM0by5KvMI/AAAAAAAAAQg/RhlAl1bYzmA/s320/Ka%2527bah.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pertanyaan:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Saya ingin bertanya mengenai apa dasarnya orang yang menghajikan orang lain (mis:orang tua) yang telah meninggal. Seorang uztadz pernah menjawab dasarnya adalah &lt;b&gt;hadist Nabi &lt;/b&gt;yang kira-kira maksudnya kalau orang yang meninggal hutangnya wajib dilunasi ahli waris. Itu hutang kepada manusia, masa hutang sama Tuhan tidak dibayar...? (dalam hal ini almarhum/ah pernah menyatakan niat ingin berhaji) Apa betul itu yang menjadi dasar Pak?&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Padahal menurut &lt;b&gt;logika &lt;/b&gt;saya, masa iya, Allah yang menghidupkan dan mematikan manusia, masih menganggap niatan almarhum/ah tersebut adalah hutang???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih atas jawaban Bapak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Jawaban:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamu'alaikum wr. wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ketentuan ibadah yang boleh dilakukan untuk orang lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ibadah murni fisik, seperti shalat dan zakat tidak boleh diniatkan untuk orang lain, karena ibadah ini tidak boleh digantikan oleh orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ibadah murni harta seperti zakat dan Qurban : Syafi'ie mengatakan tidak boleh diniatkan untuk orang lain, baik yang masih hidup atau telah meninggal, terkecuali bila almarhum telah mewasiatkannya. Mazhab Maliki mengatakan makruh dan mazhab Hanafi dan Hanbali mengatakan boleh. Dalam sebuah hadist Rasulullah menyembelih dua ekar domba gemuk, satu untuk diri beliau dan satu lagi untuk umatnya yang beriman.(H.R. Daru Quthni)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Ibadah yang mengandung unsur fisik dan harta seperti Haji : Mayoritas ulama mengatakan boleh dan hanya mazhab Maliki yang mengatakan tidak boleh. Dalil yang mengatakan boleh adalah hadist riwayat Ibnu Abbas "Seorang perempuan dari kabilah Khats'am bertanya kepada Rasulullah "Wahai Rasulullah ayahku telah wajib Haji tapi sudah tua dan tidak mampu lagi duduk di atas kendaraan apakah boleh aku melakukan ibadah haji untuknya?",jawan Rasulullah "Ya, berhajilah untuknya" (H.R. Bukhari Muslim dll.). Riwayat lain juga mengatakan serupa untuk orang yang sudah meninggal yang semuanya sahih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalil yang mengatakan tidak sah adalah nash-nash umum yang mengatakan bahwa orang yang sudah meninggal telah terhenti amalnya dan yang mengatakan bahwa seseorang hanya mendapatkan pahala atau dosa dari perbuatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Bacaan-bacaan untuk orang yang sudah meninggal: Ibadah yang sampai kepada orang yang telah meninggal dunia adalah do'a, Istighfar (memintakan ampunan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca al-Qur'an yang pahalanya dihadiahkan kepada orang yang telah meninggal oleh sebagian ulama Syafi'i dan ulama Hanafi, insya Allah sampai kepada mayit tersebut. Imam Subki (ulama terkemuka mazhab Syafi'i) mengatakan : dari dalil-dalil yang ada kita bisa menyimpulkan bahwa bacaan al-Qur'an yang ditujukan kepada mayit akan bermanfaat untuknya. Ibnu Solah juga mengatakan sebaiknya diniatkan bahwa pahalanya dikirimkan kepada mayit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Landasan yang mengatakan bahwa ibadah tersebut sampai kepada mayit adalah hadits yang mengatakan "Bacalah untuk orang yang meninggal dunia, surat Yasin", begitu juga dalil-dalil yang menganjurkan puasa dan menjalankan haji untuk orang yang telah meninggal. Demikian juga ada hadits yang mengatakan "Barangsiapa mengunjungi kuburan kemudian membaca surat Yasin, maka Allah akan meringankan penghuni kuburan tersebut, dan bagi pembacanya akan mendapatkan pahala" (hadits ini disebut dalam Bahrurra'iq, karangan Zaila'i (Hanafi) dan sanadnya lemah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riwayat dari Imam Syafi'i dan Ahmad mengatakan ibadah tersebut tidak sampai kepada mayit, seperti shalat qadla untuk mayit. Riwayat dari Imam Malik mengatakan makruh karena tidak dilakukan oleh ulama terdahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad Niam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sumber: &lt;a href="http://pesantrenvirtual.com/"&gt;PesantrenVirtual.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-8670118302527309378?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/8670118302527309378/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=8670118302527309378' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/8670118302527309378'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/8670118302527309378'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/11/pertanyaan-saya-ingin-bertanya-mengenai.html' title='Tangtang Haji, Menghajikan Yang Sudah Meninggal'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TPM0by5KvMI/AAAAAAAAAQg/RhlAl1bYzmA/s72-c/Ka%2527bah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-5998514370221721204</id><published>2010-11-21T19:39:00.000-08:00</published><updated>2010-11-21T19:39:21.418-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><title type='text'>Mengenal Kepribadian Wanita</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://jarip.blogdetik.com/files/2010/06/bentuk-toket.jpeg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://jarip.blogdetik.com/files/2010/06/bentuk-toket.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Payudara &lt;/b&gt;adalah salah satu &lt;b&gt;harta &lt;/b&gt;terbesar yang dimiliki oleh seorang wanita karena itu sedapat mungkin seorang wanita merawat dan melindunginya. Namun berdasarkan sebuah Survey, sifat, &lt;b&gt;tipe &lt;/b&gt;dan kepribadian seorang &lt;b&gt;wanita &lt;/b&gt;dapat dilihat berdasarkan bentuk Payudara yang dimilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bukan ramalan namun hanyalah sebuah Studi kasus berdasarkan bentuk payudara yang dimilikinya. Setidaknya ada 10 Bentuk payudara yang mewakili sifat wanita pada umumnya. Berikut 10 tipe wanita dilihat berdasarkan bentuk payudara-nya&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;1. PAYUDARA BESAR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita pemilik payudara besar adalah wanita yang nggak suka dikekang kebebasannya, sehingga dia mendukung kebebasan dan kemandirian. mudah bagi wanita ini untuk memulai hubungan dengan pria, karena dia suka menyambut semua orang dengan hangat, ramah dan terbuka. Anda akan terlibat dalam percakapan akrab meski baru mengenalnya. Selain itu, dia juga punya pemikiran luas, rendah hati, dan baik hati, sedangkan falsafah hidupnya adalah kehidupan ini pendek. Tapi dia nggak segan memaafkan orang lain yang pernah melakukan kesalahan padanya. Wanita ini bercita-cita menikah dengan pria yang menghormati kebebasan serta suka gaya hidup aktif. Pria idolanya adalah pria yang bertanggung jawab, dan bersedia berbagi masalah bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. PAYUDARA MONTOK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita berpayudara montok nggak pernah tahan dengan ikatan serius. Terkadang dia nggak peduli dengan perasaan orang lain, tapi sebaliknya, jika wanita ini sudah terikat dalam perkimpoian, dia jadi suka merawat keluarganya termasuk memenuhi kebutuhan materi keluarga dan jujur pada suaminya. Dari luar wanita ini tampak seperti orang baik dan bertanggung jawab, namun di dalam hatinya emosinya meledak-ledak walau hanya menghadapi masalah sepele. Pria berbadan macho dan penurut adalah dambaan wanita berdada montok ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. PAYUDARA DATAR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilik dada datar ini sangat menghargai kebebasan dan percaya pada teori individual. Wanita ini kerap mengalami pertentangan dengan diri sendiri atau orang namun wanita ini dengan mudah mampu mencari penyelesaian dari masalah yang dihadapinya. Wanita ini berbakat dibidang seni, seperti dekorasi interior, kerajinan tangan, masak, dan memelihara binatang. Pria yang cocok dengan wanita ini adalah pria yang sabar dan tidak banyak bicara. Sebab wanita ini lebih suka sedikit bicara dan banyak bekerja, meski keras kepala wanIta ini penuh kehangatan, cinta, dan bisa dipercaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. PAYUDARA NAIK KEATAS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe wanita ini sangat mudah diatur, setia pada pasangannya, selalu waspada, dan menyukai orang yang bicaranya to the point. Wanita ini cenderung memilih pria yang sesuai kriterianya. Karena sekali dia jatuh cinta, maka dia akan setia pada pasangannya. bahkan dia tidak berkeberatan jika sang suami memintanya menjadi ibu rumah tangga dan merawat anak-anaknya di rumah. Pria ideal bagi wanita ini adalah pria yang punya rasa humor tinggi dan mempunyai kepribadian terbuka. Untuk memilih pasangan hidup, wanita ini tidak akan menilai dari harta, tapi latar belakang keluarga si lelaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. PAYUDARA KERUCUT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata gagal nggak pernah masuk kamus wanita berdada kerucut ini. Wanita ini hobi olahraga, baca buku untuk literatur dan seni, sehingga dia sangat bernafsu untuk mengadakan pertualangan demi menambah pengalamannya. Wanita ini cocok berteman dengan orang yang bisa memahami dirinya, karena dia memang mempunyai sifat alami egois dan bebas melakukan apa saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. PAYUDARA AEROLAE LEBAR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita yang mempunyai daerah aerolae lebar, cenderung bersifat maskulin alias tomboy. umumnya, sifat tomboy ini berangsur menghilang ketika wanta ini menginjak usia paruhbaya, dan dia rela berdandan feminim. Tapi wanita ini tidak menyukai tekanan atau kekangan dari orang lain. Sangat sulit baginya untuk menjadi rendah hati di hadapan orang lain, karena harga diri atau gengsinya yang tinggi. Dia suka membanding-bandingkan antara teman yang satu dengan yang lain. Pria yang cocok buat wanita ini adalah yang bisa dipercaya dan selalu berada di sisinya ketika susah dan senang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. PAYUDARA MELEBAR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifat wanita ini periang dan mandiri. Sayangnya, wanita ini suka membual dan membesar-besarkan masalah. Lebih gilanya lagi, wanita ini mudah sekali marah, tidak suka dikekang tapi cepat menolong orang lain yang butuh pertolongan. Bisa saja wanita ini jujur dan berterusterang ketika mereka berurusan dengan hal yang menguras emosi. Meski wanita ini biasanya tidak hidup dalam kemewahan, tapi dia termasuk wanita yang hemat. Karena dia merasa bosan jika harus berada di samping pasangannya setiap saat, makanya dia suka menunjukkan kemandiriannya. Pada saat yang sama dia bisa bermuka dua. Pria yang menjadi anak pertama tidak cocok dengan wanita ini. Anak pertama mempunyai sifat suka mengatur. karena pernikahan baginya bukanlah hal yang menyenangkan. Anehnya, ketika dia terikat pernikahan dia akan berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. PAYUDARA TURUN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilik payudara ini sangat sensitif. Dia akan merasa dikhianati jika kekasihnya tidak menanggapi perhatian yang diberikannya melalui isyarat-isyarat tertentu. Selanjutnya dia akan menangis dan kehilangan kepercayaannya pada hubungan cintanya. Pola pikir wanita ini sangat polos dan tidak berpengalaman, karena itu kesadarannya akan seks muncul terlambat. Tapi jangan khawatir pengetahuan dan pengalaman seksnya akan mengalami kemajuan jika sudah menikah nanti. Dalam rumah tangga, wanita ini adalah pencerah suasana karena sifat alaminya yang baik hati, terutama dalam menyambut suaminya setelah bekerja. Pria yang menjadi pilihan wanita ini adalah pria yang pemberani dan teguh dalam pendirian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. PAYUDARA BENTUK BEL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita pemilik payudara yang bentuknya mirip bel adalah orang yang suka berpikiran praktis dan jujur. Kelemahannya adalah pelupa dan nggak rajin bekerja. Dia berusaha dengan keras berbicara dan bertempur dengan perasaan sendiri jika ada sesuatu yang membuat mereka marah. Ini yang membuat orang berpikiran kalau dia adalah orang yang suka histeris hanya karena alasan sepele. Daya tariknya misterius, mampu menarik pria tapi mampu membahagiakan pria tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. PAYUDARA KECIL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita ini tidak pernah bisa menolak permintaan orang lain. Sifatnya yang terbuka, mampu memahami orang lain, dan sabar, membuat wanita ini dikenal sebagai orang baik hati dan penolong. Mungkin kebaikan ini muncul karena dia suka mencampuri urusan orang lain. Wanita ini bercita-cita menjadi ibu rumah tangga yang bijak bagi anak-anaknya. Pasangan yang cocok bagi wanita ini adalah pria yang punya pekerjaan tetap. Karena wanita ini nggak tahan menghadapi stress berkepanjangan. Jika mengalami stress dia akan dengan mudah terkena penyakit.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;sumber: &lt;a href="http://jarip.blogdetik.com/"&gt;jarip.blogdetik.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-5998514370221721204?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/5998514370221721204/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=5998514370221721204' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/5998514370221721204'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/5998514370221721204'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/11/mengenal-kepribadian-wanita.html' title='Mengenal Kepribadian Wanita'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-6612818131649260870</id><published>2010-11-18T01:51:00.000-08:00</published><updated>2010-11-18T01:51:34.705-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><title type='text'>Idul Adha | Hari Sate Se-Dunia</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.birsise.com/wp-content/uploads/2009/11/kurban_5.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://www.birsise.com/wp-content/uploads/2009/11/kurban_5.jpg" width="272" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Selamat Hari Raya Idul Adha 1431 H&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiranya tidak berlebihan jika mengatakan bahwa Idul Adha adalah hari bebas kelapan sedunia. Mengapa? Ya,,, coba dipikir bareng-bareng. Hehe....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Idul Adha juga hari sate sedunia. Bener gak? Kayaknya bener deh. Karena daging kurban yang dibagi-bagikan biasanya disate.... Apalagi mahasiswa. Ya ga?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari apa itu Idul Adha, yang jelas Idul Adha adalah hari raya umat islam yang kedua setelah Idul Fitri.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-6612818131649260870?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/6612818131649260870/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=6612818131649260870' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/6612818131649260870'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/6612818131649260870'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/11/idul-adha-hari-sate-se-dunia.html' title='Idul Adha | Hari Sate Se-Dunia'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-2945727885019104752</id><published>2010-11-15T08:33:00.000-08:00</published><updated>2010-11-15T08:33:52.039-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><title type='text'>Gayus Tambunan dan Kekuatan Uang</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TOFgUrogpqI/AAAAAAAAAQU/FbLq67aFbvw/s1600/foto-gayus-di-bali.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TOFgUrogpqI/AAAAAAAAAQU/FbLq67aFbvw/s1600/foto-gayus-di-bali.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Heboh, lagi-lagi dunia &lt;b&gt;hukum &lt;/b&gt;Indonesia dibuat heboh oleh kelakuan &lt;b&gt;Gayus Tambunan&lt;/b&gt; yang leluasa keluar tahanan. Berita terakhir mengatakan bahwa gayus sampai leluasa melancong (piknik) ke &lt;b&gt;Bali&lt;/b&gt;. Luar Biasa..&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gayus akhirnya mengaku bahwa dia pergi ke Bali. Yang mencengankan, dia sampai 68 kali keluar dari tahanan &lt;b&gt;Mako Brimob&lt;/b&gt;. Kekuatan uangnya memang mengagumkan. Sejumlah pihak menginginkan agar Gayus dimiskinkan supaya tidak bisa menyuap lagi. Namun, Gayus menolak karena dia harus menanggung kehidupan keluarganya. (Harjo).&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TOFge0wZM_I/AAAAAAAAAQY/rKvdFIWlULE/s1600/0840555620X310.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="160" src="http://3.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TOFge0wZM_I/AAAAAAAAAQY/rKvdFIWlULE/s320/0840555620X310.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Apa pendapat Anda? Ya, pasti kita akan berkata, inilah &lt;b&gt;kekuatan uang&lt;/b&gt;. Bahkan dengan uang, hukum pun menjadi tumpul.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari sini, penulis hanya berharap, semoga pemerintah dapat menindak tegas para aparat yang bersedia menerima suap. Begitu juga pelakunya. Harus ditindak tegas. Karena kalau terus didiamkan, pasti akan menjadi percontohan bagi yang lain. Mungkinkah? semoga saja...&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TOFgtZ-tnjI/AAAAAAAAAQc/VaVm5XIjw58/s1600/gayustambunan3dalam%25281%2529.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TOFgtZ-tnjI/AAAAAAAAAQc/VaVm5XIjw58/s1600/gayustambunan3dalam%25281%2529.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-2945727885019104752?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/2945727885019104752/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=2945727885019104752' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/2945727885019104752'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/2945727885019104752'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/11/gayus-tambunan-dan-kekuatan-uang.html' title='Gayus Tambunan dan Kekuatan Uang'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TOFgUrogpqI/AAAAAAAAAQU/FbLq67aFbvw/s72-c/foto-gayus-di-bali.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-7214647458975820955</id><published>2010-11-09T03:36:00.000-08:00</published><updated>2010-11-09T10:46:37.625-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='merapi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tokoh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jihad'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><title type='text'>Bencana Merapi, Pemberitaan Yang Terlalu Labay</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TNmW18FPX-I/AAAAAAAAAQQ/Bx8fc3GCUqg/s1600/peta+sleman.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="311" src="http://1.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TNmW18FPX-I/AAAAAAAAAQQ/Bx8fc3GCUqg/s320/peta+sleman.png" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Pemberitaan di &lt;b&gt;media &lt;/b&gt;tentang &lt;b&gt;Bencana Merapi&lt;/b&gt; memang sangat menyedihkan, tetapi apakah yang diberitakan media sepenuhnya benar? Media disini termasuk dengan update status di Jejaring Sosial seperi &lt;b&gt;Facebook &lt;/b&gt;yang selalu dan selalu mengutip tentang bencana merapi. Seperti kata-kata, "apakah jogja akan &lt;b&gt;kiamat&lt;/b&gt;?", "&lt;b&gt;Jogja luluh lanta&lt;/b&gt;", "Merapi kembali meletus", "Jogja Seperti&lt;b&gt; Kota Mati&lt;/b&gt;", dan lain-lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Disini saya hanya bicara sesuai pengalaman pribadi ketika berada di Jogja (Sleman) saat &lt;b&gt;Gunung Merapi Meletus&lt;/b&gt; dan &lt;b&gt;Mbah Marijan meninggal dunia&lt;/b&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Awalnya, saya merasa takut dengan bencana ini. Karena memang erupsi merapi 26 Oktober 2010 ini jauh lebih parah ketimbang erupsi di tahun 2006 silam. Tetapi setelah menetapkan diri untuk tetap tinggal di Jogja dan aktif menjadi relawan bersama Yayasan A-Turots Indonesia (YAI), saya mulai merasakan bahwa pemberitaan di media tentang merapi terlalu labay dan terkesan membesar-besarkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut hemat saya, pemberitaan seperti itu sah-sah saja. Karena "katanya" bertujuan untuk menarik perhatian publik sehingga dapat memunculkan kesadaran para donatur untuk membantu para &lt;b&gt;korban&lt;/b&gt; bencana.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tetapi disisi lain, justru pemberitaan yang terlalu lebay bisa mematikan kota Jogja. Alasannya, Jogja yang dihuni oleh para perantau dari seluruh belahan bumi Indonesia akan menjadi sepi karena dipaksa pulang oleh orang tuanya ke daerahnya masing. Padahal kondisi riil di Jogja tidak terlalu menyeramkan seperti yang diberitakan media.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Artinya, pemberitaan yang terlalu lebay tidak akan menyelasikan masalah, tetapi hanya akan menambah masalah baru yang bermula dari keresahan publik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari sini hendaknya, siapapun untuk kembali mengatakan Bahwa bencana merapi bukanlah akhir dari kota jogja. Jangan arahkan opini publik tentang kengerian-kengerian merapi dan Jogja. Justru kita sebagai warga Jogja, Warga Indonesia, harus membantu menenangkan para korban. Bukan justru menambah keresahan mereka.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-7214647458975820955?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/7214647458975820955/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=7214647458975820955' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/7214647458975820955'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/7214647458975820955'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/11/berita-media-lebay.html' title='Bencana Merapi, Pemberitaan Yang Terlalu Labay'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TNmW18FPX-I/AAAAAAAAAQQ/Bx8fc3GCUqg/s72-c/peta+sleman.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-282249989533708988</id><published>2010-11-05T02:08:00.000-07:00</published><updated>2010-11-05T02:08:54.632-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='merapi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tokoh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jihad'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><title type='text'>Biography Of Mbah Marijan, Interpreter Lock Merapi</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TNGo77SvXyI/AAAAAAAAAPs/N_ZsxMLxrMA/s1600/mbah-maridjan.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TNGo77SvXyI/AAAAAAAAAPs/N_ZsxMLxrMA/s320/mbah-maridjan.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TNGqinPZ1gI/AAAAAAAAAP0/bAv8JEjToPw/s1600/ki-joko-bodo-mbah-marijan.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Who does not know Mbah Marijan? Since Merapi erupted in 2006, his name always appeared on television. Became an icon of a product of energy drinks. Yes, the name of Mbah Marijan immediately soared like a celebrity.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And on October 26, 2010, Merapi volcano erupts with clouds of hot back at 1.5 kilometers. The heat clouds slid past the area where mbah Maridjan resided.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TNGqinPZ1gI/AAAAAAAAAP0/bAv8JEjToPw/s1600/ki-joko-bodo-mbah-marijan.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TNGqinPZ1gI/AAAAAAAAAP0/bAv8JEjToPw/s1600/ki-joko-bodo-mbah-marijan.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;A strong body of the alleged remains of Mbah Maridjan found later by a rescue team along with 16 other people had died, mostly found in the victim suffered serious burns. The body was confirmed as a corpse Mbah Maridjan on October 27, 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raden Ngabehi Surakso Hargo or better known as Mbah Maridjan (real name: Mas Penewu Surakso Hargo; born in Hamlet Kinahrejo, Umbulharjo, Cangkringan, Village Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, February 5, 1927 - died in Sleman, Yogyakarta, 26 October 2010 on age 83 years, was a gatekeeper of Mount Merapi. Amanah as caretaker was obtained from Sri Sultan Hamengkubuwana IX. Every Merapi volcano will erupt, local residents are always waiting for the command from him to flee.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;He took office as a caretaker deputy in 1970. Position as a caretaker and his clothing since 1982.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Since the incidence of Mount Merapi would erupt in 2006, Mbah Maridjan increasingly popular. Because of the courage and his name is known by the wider community, Mbah Maridjan appointed to become one of the ads star energy drink product.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-282249989533708988?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/282249989533708988/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=282249989533708988' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/282249989533708988'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/282249989533708988'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/11/biography-of-mbah-marijan-interpreter.html' title='Biography Of Mbah Marijan, Interpreter Lock Merapi'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TNGo77SvXyI/AAAAAAAAAPs/N_ZsxMLxrMA/s72-c/mbah-maridjan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-2849301378936607218</id><published>2010-11-05T02:01:00.000-07:00</published><updated>2010-11-05T02:01:35.306-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='merapi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tokoh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jihad'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><title type='text'>Mbah Marijan Is Death | Interpreter Lock Mount Merapi which is Hold mandate</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TNGqkGfwtgI/AAAAAAAAAP4/73BLu5of0sY/s1600/Mbah+marijan2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TNGqkGfwtgI/AAAAAAAAAP4/73BLu5of0sY/s1600/Mbah+marijan2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Innalillahi W Inna Ilaihi Roji'un". Congratulations Street &lt;b&gt;Mbah Marijan&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shortly after the discovery of the bodies Mbah Marijan which already lying lifeless, I get many comments on the subject of death He.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Some say Salut because the determination he has held the mandate to keep the Mount Merapi. There are amazed because he dies in a state of prostration.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TMhaZ36Vv2I/AAAAAAAAAPI/1oK617WNow8/s1600/33473_1426155413986_1235806428_30938991_3588082_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TNGo77SvXyI/AAAAAAAAAPs/N_ZsxMLxrMA/s1600/mbah-maridjan.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TNGo77SvXyI/AAAAAAAAAPs/N_ZsxMLxrMA/s320/mbah-maridjan.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;There is also a scathing comment and stated that Mbah Marijan had committed suicide in silence at home when the Merapi eruption. I also asked "What do you think of Death Mbah Marijan?". I replied, "extraordinary". I asked again, "what's so great?". "Yes ... he died in exceptional circumstances", my short answer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;From here I began to think and re-open the book that had become a wall decoration. There I find that moving from one place that something bad happens to the other place that is considered safe does not mean escape from destiny. but leave the fate of one another to face destiny. And it becomes a recommendation.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TMhaZ36Vv2I/AAAAAAAAAPI/1oK617WNow8/s1600/33473_1426155413986_1235806428_30938991_3588082_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TMhaZ36Vv2I/AAAAAAAAAPI/1oK617WNow8/s320/33473_1426155413986_1235806428_30938991_3588082_n.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;And what about the case of death Mbah Marijan? He died in a state of prostration.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;All were aware that he was the caretaker trim. Position as Savior is the key to trim the mandate given by the King to nine Kraton Jogja. Sri Sultan Hamengkubuwno IX. It is conceivable, as Abdi Dalem Kingdom who only gets paid as much as 15 thousand dollars per month, how amanahnya when he stays at home to keep trim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In laymen, he is reluctant to go into exile when Merapi erupts, it does look like a suicide. But do we know that he like it because of the nature amanahnya so big?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;He is also a remarkable person righteous in God Almighty. In a statement, &lt;span class="long_text" id="result_box" lang="en"&gt;&lt;span title=""&gt;every call to prayer came,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; he immediately cease their activities and rushed to the mosque for prayers. What about us so that we dare to comment on his death with the comment that no-no?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Confused yes ....? same dunk. What is clear is the nature of one's faith is the power of God. This means that only God knows. including in cases of death Mbah Marijan. Only God knows. Mend'akan We can only hope he placed in his Heaven. Amen.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-2849301378936607218?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/2849301378936607218/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=2849301378936607218' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/2849301378936607218'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/2849301378936607218'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/11/mbah-marijan-is-death-interpreter-lock.html' title='Mbah Marijan Is Death | Interpreter Lock Mount Merapi which is Hold mandate'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TNGqkGfwtgI/AAAAAAAAAP4/73BLu5of0sY/s72-c/Mbah+marijan2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-5610477478568171647</id><published>2010-11-05T01:50:00.000-07:00</published><updated>2010-11-05T01:50:54.288-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='merapi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jihad'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><title type='text'>Yogyakarta, Mount Merapi Erupted Again</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TNPFG-tITzI/AAAAAAAAAQM/yydvV7bE52w/s1600/PICT7956.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TNPFG-tITzI/AAAAAAAAAQM/yydvV7bE52w/s320/PICT7956.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Mount Merapi&lt;/b&gt; erupted again. The eruption of Mount Merapi (05/11/2010) morning at 0:40 am last night was affected in the city of Yogyakarta. Now in Yogyakarta was raining volcanic ash from Mount Merapi vomit from last night. In contrast to the first eruption on October 26, 2010 yesterday, in Yogyakarta, there is no (not visible) impact is quite significant. Now the roads, cars, plant roofs are all covered by volcanic ash from Mount Merapi.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;As I write this, Sleman was hit by the rain of ash. Previously, I had walked out of the room and riding a motorcycle. And extraordinary, watering down the ashes and around Yogyakarta were like falling snow. And of course, because the ashes scattered so profusely, I could not look at the future clearly. Because of this vision is covered by ash.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;This phenomenon makes people excited. Many of them are out of the house to see the environmental situation.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Until this afternoon the rain of ash still ongoing, heaven looks dark, cloudy. Ash rain is very dangerous for health. Therefore it is desirable for the outside to use a mask, slayer or any other tool in order to avoiding inhalation of volcanic ash inhalation and into the breathing because this would be very dangerous. Ash raining now also interfere with visibility.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hopefully the rain can come down soon so that the remnants of which still fly ash could be gone and no longer bother us.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-5610477478568171647?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/5610477478568171647/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=5610477478568171647' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/5610477478568171647'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/5610477478568171647'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/11/yogyakarta-mount-merapi-erupted-again.html' title='Yogyakarta, Mount Merapi Erupted Again'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TNPFG-tITzI/AAAAAAAAAQM/yydvV7bE52w/s72-c/PICT7956.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-4590198452435987827</id><published>2010-11-04T12:08:00.000-07:00</published><updated>2010-11-04T23:31:10.465-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='merapi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><title type='text'>Yogyakarta Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi | Duka Yang Tak Kunjung Usai</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TNOh9gLb-bI/AAAAAAAAAQI/27luLZq8QEw/s1600/PICT7956.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TNOh9gLb-bI/AAAAAAAAAQI/27luLZq8QEw/s320/PICT7956.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://al-kirom.blogspot.com/2010/11/mbah-marijan-abdi-dalem-keraton.html"&gt;&lt;b&gt;Gunung Merapi&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; kembali &lt;b&gt;meletus&lt;/b&gt;. Letusan gunung Merapi (05/11/2010) dini hari semalam pada pukul 00.40 WIB ternyata berimbas di kota &lt;b&gt;Yogyakarta&lt;/b&gt;. Kini di Yogyakarta terjadi hujan abu &lt;b&gt;vulkanik &lt;/b&gt;akibat muntahan dari gunung Merapi semalam. Berbeda dengan pada letusan pertama tanggal 26 Oktober 2010 kemarin, di Yogyakarta tidak ada (tidak terlihat) dampaknya yang cukup signifikan. Kini jalan, mobil, tumbuhan atap-atap rumah kini semua tertutupi oleh abu vulkanik dari gunung Merapi.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika saya menulis ini, &lt;b&gt;Sleman &lt;/b&gt;sedang dilanda hujan abu. Sebelumnya, saya sempat keluar kamar dan berjalan mengendarai sepeda motor. Dan luar biasa, abu yang turun menyiram Jogja dan sekitar tak ubahnya hujan salju. Dan tentunya, akibat abu yang begitu deras bertaburan, saya tidak bisa memandang kedepan dengan jelas. Karena penglihatan ini tertutup oleh abu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Fenomena &lt;/b&gt;ini membuat masyarakat heboh. Banyak mereka yang keluar rumah melihat-lihat situasi lingkungan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hingga siang hari ini hujan abu masih terus berlangsung, langitpun terlihat kelam, mendung. Hujan abu ini sangat berbahaya bagi kesehatan. Oleh karena itu diharapkan bagi yang keluar rumah untuk menggunakan masker, slayer ataupun alat lainnya guna menhindari terhirupnya abu vulkanik terhirup dan masuk ke pernafasan karena ini akan sangat berbahaya. Hujan abu kini juga mengganggu jarak pandang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga hujan dapat dengan segera turun sehingga sisa-sisa abu yang masih beterbangan bisa segera hilang dan tidak lagi mengganggu kita.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-4590198452435987827?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/4590198452435987827/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=4590198452435987827' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/4590198452435987827'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/4590198452435987827'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/11/jogja-hujan-abu-vulkanik.html' title='Yogyakarta Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi | Duka Yang Tak Kunjung Usai'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TNOh9gLb-bI/AAAAAAAAAQI/27luLZq8QEw/s72-c/PICT7956.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-8476997212616098217</id><published>2010-11-03T11:49:00.000-07:00</published><updated>2010-11-03T11:58:40.628-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tokoh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jihad'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><title type='text'>Mbah Marijan | Abdi Dalem Keraton Yogyakarta</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TNGtQUwxUhI/AAAAAAAAAP8/jLb7LBWbKj8/s1600/20070323ab1i1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="400" src="http://2.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TNGtQUwxUhI/AAAAAAAAAP8/jLb7LBWbKj8/s400/20070323ab1i1.jpg" width="300" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Selamat Jalan Mbah Marijan&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika &lt;a href="http://al-kirom.blogspot.com/2010/11/biografi-dan-kematian-mbah-marijan-juru.html"&gt;&lt;b&gt;Gunung Merapi&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; dinyatakan dalam status awas oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian Yogyakarta pada Senin (25/10) pukul 06.00 WIB, pemerintah menindaklanjutinya dengan memerintahkan warga di sekitar gunung itu untuk mengungsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah langsung turun tangan untuk mengungsikan warga yang tinggal di kawasan rawan bencana (KRB) III Merapi, termasuk di Dusun Kinahrejo, Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar warga, terutama lansia, anak-anak, dan perempuan bersedia untuk mengungsi di barak pengungsian yang telah disediakan pemerintah, tetapi ada warga yang belum mau dan tetap bertahan di rumah masing-masing.&lt;/div&gt;Di antara warga yang belum bersedia mengungsi itu adalah juru kunci Gunung Merapi &lt;a href="http://al-kirom.blogspot.com/2010/11/biografi-dan-kematian-mbah-marijan-juru.html"&gt;&lt;b&gt;Ki Surakso Hargo&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; atau Mbah Maridjan. Pria berusia 83 tahun bersikukuh tetap tinggal di rumahnya, karena tanggung jawabnya sebagai juru kunci &lt;b&gt;keraton Yogyakarta&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TNGteUiyoFI/AAAAAAAAAQA/TK6LrW_dTVQ/s1600/ki-joko-bodo-mbah-marijan.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TNGteUiyoFI/AAAAAAAAAQA/TK6LrW_dTVQ/s320/ki-joko-bodo-mbah-marijan.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Meskipun sejumlah pihak telah berusaha membujuknya, Mbah Maridjan tetap bersikukuh tidak mau mengungsi dan tetap tinggal di kediamannya yang berjarak sekitar enam kilometer dari puncak gunung teraktif di dunia itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya masih betah tinggal di tempat ini. Jika saya pergi mengungsi, lalu siapa yang mengurus tempat ini," kata pria yang menyandang juru kunci Gunung Merapi sejak 1982 di kediamannya, Senin (25/10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian, Mbah Maridjan meminta warga menuruti imbauan pemerintah untuk mengungsi dan memohon keselamatan pada Tuhan agar tidak terjadi yang sesuatu yang tidak diinginkan jika Merapi benar-benar meletus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya minta warga untuk menuruti perintah dari pemerintah dan memanjatkan doa kepada Tuhan agar diberi keselamatan dan Merapi tidak 'batuk'," kata pria yang memiliki tiga anak itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, hanya Tuhan yang tahu kapan Merapi akan meletus. "Saya tidak punya kuasa apa-apa," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap tidak mau mengungsi itu juga ditunjukkan Mbah Maridjan ketika Merapi mengalami erupsi pada 2006. Pada saat itu dirinya menolak untuk mengungsi meskipun dibujuk langsung oleh Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan Hamengku Buwono X dan dijemput mobil evakuasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria 'sepuh' itu tetap tinggal di rumah untuk menepati janjinya terhadap mendiang Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan Hamengku Buwono IX yang mengangkatnya sebagai juru kunci Gunung Merapi pada 1982.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian itu membuat Mbah Maridjan semakin terkenal. Popularitas itu membuat Mbah Maridjan dipercaya menjadi bintang iklan salah satu produk minuman energi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata Tuhan berkehendak, Merapi meletus pada Selasa (26/10) petang. Bencana tersebut berdasarkan data hingga Rabu (27/10) mengakibatkan puluhan orang luka-luka dan puluhan orang tewas, termasuk Mbah Maridjan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria yang mengabdikan diri untuk menjaga Merapi itu tewas terkena awan panas saat gunung tersebut meletus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Desa Umbulharjo, Slamet mengatakan, saat dilakukan penyisiran pada Rabu (27/10) pagi ditemukan sesosok mayat dalam posisi sujud di rumah Mbah Maridjan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kemungkinan mayat yang ditemukan tersebut adalah Mbah Maridjan, namun hal itu belum pasti karena wajah dan seluruh tubuhnya sudah rusak dan sulit dikenali lagi," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, mayat tersebut ditemukan di dalam kamar mandi rumah dalam posisi sujud dan tertimpa reruntuhan tembok dan pohon. Biasanya di dalam rumah tersebut hanya ditinggali oleh Mbah Maridjan sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Humas dan Hukum Rumah Sakit Dr Sardjito Yogyakarta Heru Trisna Nugraha mengatakan, saat ini jenazah Mbah Maridjan masih berada di Bagian Kedokteran Forensik RS Dr Sardjito, Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jenazah tersebut dibawa oleh anggota Tim SAR dan masuk ke Rumah Sakit Dr Sardjito sekitar pukul 06.15 WIB, informasi yang kami peroleh dari petugas SAR yang mengantar saat ditemukan Mbah Maridjan dalam kondisi memakai baju batik dan kain sarung," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mbah Maridjan kini telah tiada. Dia telah menepati janjinya untuk tetap setia menjaga Gunung Merapi hingga akhir hayatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Desa Umbulharjo Bejo Mulyo mengatakan, Mbah Maridjan adalah orang yang memegang teguh prinsip dan bertanggung jawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun Merapi telah berstatus awas, Mbah Maridjan tetap bertahan di rumahnya sebagai wujud tanggung jawab terhadap amanat yang diemban sebagai 'abdi dalem' Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami sangat kehilangan sosok yang menjadi `panutan`, yang selama ini selalu dijadikan tempat untuk meminta nasihat. Kami berdoa semoga arwah Mbah Maridjan diterima di sisi Allah SWT, diterima amal ibadahnya dan diampuni dosa-dosanya," katanya. Amin. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-8476997212616098217?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/8476997212616098217/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=8476997212616098217' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/8476997212616098217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/8476997212616098217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/11/mbah-marijan-abdi-dalem-keraton.html' title='Mbah Marijan | Abdi Dalem Keraton Yogyakarta'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TNGtQUwxUhI/AAAAAAAAAP8/jLb7LBWbKj8/s72-c/20070323ab1i1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-5590978806256741054</id><published>2010-11-03T11:37:00.000-07:00</published><updated>2010-11-03T11:37:46.624-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tokoh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jihad'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><title type='text'>Biografi dan Kematian Mbah Marijan, Juru Kunci Merapi</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TNGo77SvXyI/AAAAAAAAAPs/N_ZsxMLxrMA/s1600/mbah-maridjan.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TNGo77SvXyI/AAAAAAAAAPs/N_ZsxMLxrMA/s320/mbah-maridjan.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Siapa yang tidak &lt;b&gt;mengenal Mbah Marijan&lt;/b&gt;? Sejak &lt;b&gt;Merapi meletus &lt;/b&gt;tahun 2006, namanya selalu muncul di televisi. Menjadi ikon sebuah produk minuman energi. Ya, nama Mbah Marijan seketika itu melejit bak seorang &lt;b&gt;selebriti&lt;/b&gt;. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan pada tanggal 26 Oktober 2010, gunung Merapi kembali meletus disertai awan panas setinggi 1,5 kilometer. Gulungan awan panas tersebut meluncur turun melewati kawasan tempat mbah Maridjan bermukim.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebuah jasad yang diduga kuat jasad dari Mbah Maridjan ditemukan kemudian oleh &lt;b&gt;tim SAR&lt;/b&gt;&amp;nbsp; bersama dengan 16 orang lainnya telah meninggal dunia, umumnya kondisi korban yang ditemukan mengalami luka bakar serius. Jenazah tersebut dikonfirmasi sebagai jenazah Mbah Maridjan pada tanggal 27 Oktober 2010.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TNGqkGfwtgI/AAAAAAAAAP4/73BLu5of0sY/s1600/Mbah+marijan2.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="400" src="http://1.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TNGqkGfwtgI/AAAAAAAAAP4/73BLu5of0sY/s400/Mbah+marijan2.jpg" width="270" /&gt;&lt;/a&gt;Raden Ngabehi Surakso Hargo atau lebih dikenal dengan sebutan Mbah Maridjan (&lt;b&gt;nama asli&lt;/b&gt;: Mas Penewu Surakso Hargo; lahir di Dukuh Kinahrejo,Umbulharjo, &lt;b&gt;Cangkringan&lt;/b&gt;, Desa Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, 5 Februari 1927 – meninggal di Sleman, Yogyakarta, 26 Oktober 2010 pada umur 83 tahun, adalah seorang juru kunci gunung Merapi. Amanah sebagai juru kunci ini diperoleh dari Sri Sultan Hamengkubuwana IX. Setiap gunung Merapi akan meletus, warga setempat selalu menunggu komando dari beliau untuk mengungsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mulai menjabat sebagai wakil juru kunci pada tahun 1970. Jabatan sebagai juru kunci lalu ia sandang sejak tahun 1982.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sejak kejadian Gunung Merapi mau meletus tahun 2006, Mbah Maridjan semakin terkenal. Karena faktor keberanian dan namanya yang dikenal oleh masyarakat luas tersebut, Mbah Maridjan ditunjuk untuk menjadi bintang iklan salah satu produk minuman energi.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-5590978806256741054?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/5590978806256741054/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=5590978806256741054' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/5590978806256741054'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/5590978806256741054'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/11/biografi-dan-kematian-mbah-marijan-juru.html' title='Biografi dan Kematian Mbah Marijan, Juru Kunci Merapi'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TNGo77SvXyI/AAAAAAAAAPs/N_ZsxMLxrMA/s72-c/mbah-maridjan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-4754957949145341246</id><published>2010-10-31T12:36:00.000-07:00</published><updated>2010-10-31T13:31:49.801-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tokoh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><title type='text'>Mbah Ponimin | Pengganti Mbah Marijan?</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://images.detik.com/content/2010/10/29/10/ponimin-dl.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="304" src="http://images.detik.com/content/2010/10/29/10/ponimin-dl.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sepeninggal &lt;a href="http://al-kirom.blogspot.com/2010/10/kematian-mbah-marijan-juru-kunci-gunung.html"&gt;&lt;b&gt;Mbah Marijan&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;, banyak desas-desus yang mengatakan bahwa &lt;b&gt;Mbah Ponimin&lt;/b&gt; akan menggantikannya sebaai &lt;b&gt;Juru kunci Merapi&lt;/b&gt;. Seperti yang diberitakan di berbagai media, baik cetak ataupun televisi, Mbah Ponimin sekeluarga selamat dari &lt;b&gt;&lt;a href="http://al-kirom.blogspot.com/2010/10/mbah-marijan-dan-merapi.html"&gt;Wedus Gembel&lt;/a&gt; &lt;/b&gt;alias awan panas merapi. Sungguh luar biasa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meletusnya gunung merapi penuh dengan misteri. Masih ingatkah kita dengan pernyataan Mbah Ponimin tentang Gunung Merapi? Ya, dia mengaku Merapi yang setiap hari kita liat sesungguhnya adalah sebuah &lt;b&gt;keraton&lt;/b&gt;, istana tempat para &lt;b&gt;mahluk gaib&lt;/b&gt; bersemayam. (&lt;a href="http://inilah.com/"&gt;inilah.com&lt;/a&gt;)&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://static.inilah.com/data/berita/foto/934812.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://static.inilah.com/data/berita/foto/934812.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagi masayarakat awam, tentu pemandangan seperti itu tidak akan tampak. Karena pemandangan itu&amp;nbsp; hanya bisa dilihat oleh orang-orang khusus yang memiliki sensitifitas tinggi terhadap &lt;b&gt;alam metafisik&lt;/b&gt;. Percaya atau tidak, masayarakat jawa tradisional mempercayai hal itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Konon dikisahkan bahwa Merapi merupakan keraton, tempat pendiri &lt;b&gt;Kerajaan Mataram&lt;/b&gt;, Panembahan &lt;b&gt;Senopati &lt;/b&gt;berada. Senopati dan &lt;b&gt;penghuni &lt;/b&gt;Merapi berhubungan sangat erat. Senopati berhasil mengalahkan kerajaan Pajang karena bersekutu dengan penghuni Merapi. Saat berperang, merapi ikut menyerang tentara pajang dengan muntahan vulakniknya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terlepas dari semua itu, perlu diketahuai bahwa sampai sekarang, Mbah Ponimin digadang-gadang sebagai orang yang paling pantas dan mampu untuk menggantikan Mbah Marijan sebagai Juru kunci Merapi.&amp;nbsp; Tentu kita sebagai masyarakat awam hanya bisa berharap dan berdo'a semoga musibah yang menimpa Negara Indonesia segera selesai, berganti dengan keindahan dan kebahagiaan. Amin&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-4754957949145341246?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/4754957949145341246/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=4754957949145341246' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/4754957949145341246'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/4754957949145341246'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/10/mbah-ponimin-pengganti-mbah-marijan.html' title='Mbah Ponimin | Pengganti Mbah Marijan?'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-6667341437432288798</id><published>2010-10-27T10:01:00.000-07:00</published><updated>2010-10-27T23:22:34.044-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tokoh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><title type='text'>Kematian Mbah Marijan | Juru Kunci Gunung Merapi yang Sangat Amanah</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://cybernews.cbn.net.id/UserFiles/Image/cybernews/jan.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://cybernews.cbn.net.id/UserFiles/Image/cybernews/jan.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;"Innalillahi Wa Inna Ilaihi Roji'un". &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Selamat Jalan Mbah Marijan.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sesaat setelah ditemukannya jasad &lt;a href="http://al-kirom.blogspot.com/2010/10/mbah-marijan-dan-merapi.html"&gt;&lt;b&gt;Mbah Marijan&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; yang sudah terbujur tak bernyawa, saya mendapatkan banyak &lt;b&gt;komentar &lt;/b&gt;tentang perihal &lt;b&gt;kematian &lt;/b&gt;Beliau.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada yang bilang Salut karena keteguhan hati beliau memegang amanah untuk menjaga Gunung Merapi. Ada yang takjub karena beliau Meninggal dalam keadaan &lt;b&gt;Sujud&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga yang berkomentar pedas dan menyatakan bahwa Mbah Marijan telah bunuh diri dengan berdiam dirumah saat &lt;b&gt;Merapi erupsi&lt;/b&gt;. Saya pun ditanya "Apa pendapatmu tentang Kematian Mbah Marijan?". Saya jawab, "luar biasa". Saya ditanya lagi, "apanya yang luar biasa?". "Ya... beliau meninggal dalam keadaan luar biasa", saya menjawabnya singkat.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari sini saya pun mulai berfikir dan kembali membuka buku yang sempat menjadi penghias dinding. Disana saya mendapatkan bahwa pindah dari satu tempat yang tertimpa musibah menuju ketempat lain yang dianggap aman&amp;nbsp; Tidak berarti lari dari takdir. tetapi meninggalkan takdir yang satu untuk menghadap takdir yang lain. Dan itu menjadi sebuah anjuran.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://newsimg.bbc.co.uk/media/images/41655000/jpg/_41655522_marijan1_getty203b.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="299" src="http://newsimg.bbc.co.uk/media/images/41655000/jpg/_41655522_marijan1_getty203b.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lalu bagaimana dengan Kasus &lt;b&gt;kematian Mbah Marijan&lt;/b&gt;? Beliau meninggal dalam keadaan &lt;b&gt;Sujud&lt;/b&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TMhaZ36Vv2I/AAAAAAAAAPI/1oK617WNow8/s1600/33473_1426155413986_1235806428_30938991_3588082_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://1.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TMhaZ36Vv2I/AAAAAAAAAPI/1oK617WNow8/s400/33473_1426155413986_1235806428_30938991_3588082_n.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semua telah mengetahui bahwa beliau adalah &lt;b&gt;juru kunci&lt;/b&gt; merapi. Jabatan sebagai Juru kunci merapi adalah amanah yang diserahkan oleh Raja ke sembilan Kraton Jogja. &lt;b&gt;Sri Sultan Hamengkubuwno IX.&lt;/b&gt; Bisa dibayangkan, sebagai Abdi Dalem Kraton yang hanya mendapat bayaran sebesar 15 ribu rupiah perbulan, betapa amanahnya Beliau ketika tetap berada dirumahnya untuk menjaga merapi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Secara awam, Beliau yang enggan untuk pergi ke pengungsian saat Merapi meletus, memang terlihat seperti bunuh diri. Tetapi apakah kita tahu bahwa beliau seperti itu karena sifat amanahnya yang begitu besar?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beliau juga merupakan orang yang luar biasa bertakwa pada Allah SWT. Dalam sebuah keterangan, setiap madzan tiba, beliau segera menghentikan aktifitasnya dan bergegas pergi ke masjid untuk shalat. Bagaimana dengan kita sehingga kita berani mengomentari kematian beliau dengan komentar yang tidak-tidak?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bingung ya....? sama dunk. Yang jelas hakikat keimanan seseorang adalah kuasa Allah. Artinya hanya Allah yang tahu. termasuk pada kasus kematian Mbah Marijan. Hanya Allah yang mengetahuinya. Kita hanya bisa mend'akan semoga Beliau ditempatkan di SurgaNya. Amin.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-6667341437432288798?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/6667341437432288798/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=6667341437432288798' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/6667341437432288798'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/6667341437432288798'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/10/kematian-mbah-marijan-juru-kunci-gunung.html' title='Kematian Mbah Marijan | Juru Kunci Gunung Merapi yang Sangat Amanah'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TMhaZ36Vv2I/AAAAAAAAAPI/1oK617WNow8/s72-c/33473_1426155413986_1235806428_30938991_3588082_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-628723439964220781</id><published>2010-10-27T09:26:00.000-07:00</published><updated>2010-10-27T09:26:57.492-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tokoh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><title type='text'>Mbah Marijan dan Merapi</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://poedjituhan.edublogs.org/files/2007/09/merapi2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="243" src="http://poedjituhan.edublogs.org/files/2007/09/merapi2.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Turut Berduka Cita terhadap seluruh korban merapi. Semoga mereka diberi ketabahan dan kesabaran. Teruntuk Mbah Marijan, semoga amal ibadah Beliau diterima oleh Allah SWT.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sosok &lt;b&gt;Mbah Marijan&lt;/b&gt; yang dahulu terkenal dengan slogan "Roso-roso" kini telah tiada. Dia merelakan dirinya untuk dilahap awan panas demi menjaga amanah dari Raja Jogja ke sembilan, Sri Sultan Hamengkubuwono IX.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apakah masih ada orang seperti Mbah Marijan?....&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-628723439964220781?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/628723439964220781/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=628723439964220781' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/628723439964220781'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/628723439964220781'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/10/mbah-marijan-dan-merapi.html' title='Mbah Marijan dan Merapi'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-4650938321633198950</id><published>2010-10-05T05:35:00.000-07:00</published><updated>2010-10-05T05:35:25.645-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fiqh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><title type='text'>Etika Bisnis dalam Perspektif Islam</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Wacana Etika dalam Bisnis&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Perbincangan tentang&amp;nbsp; "etika bisnis" di sebagian besar paradigma pemikiran pebisnis terasa kontradiksi interminis (bertentangan dalam dirinya sendiri) atau oxymoron ; mana mungkin ada bisnis yang bersih, bukankah setiap orang yang berani memasuki wilayah bisnis berarti ia harus berani (paling tidak) "bertangan kotor". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi ada satu pandangan bahwa masalah etika bisnis seringkali muncul berkaitan dengan hidup matinya bisnis tertentu, yang apabila "beretika" maka bisnisnya terancam pailit. Disebagian masyarakat yang nir normative dan hedonistik materialistk, pandangan ini tampkanya bukan merupakan rahasia lagi karena dalam banyak hal ada konotasi yang melekat bahwa dunia bisnis dengan berbagai lingkupnya dipenuhi dengan praktik-praktik yang tidak sejalan dengan etika itu sendiri.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Begitu kuatnya oxymoron itu, muncul istilah business ethics atau ethics in business. Sekitar dasawarsa 1960-an, istilah itu di Amerika Serikat menjadi bahan controversial. Orang boleh saja berbeda pendapat mengenai kondisi moral lingkungan bisnis tertentu dari waktu ke waktu. Tetapi agaknya kontroversi ini bukanya berkembang ke arah yang produktif, tapi malah semakin menjurus ke suasana debat kusir.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Wacana tentang&amp;nbsp; nilai-nilai moral (keagamaan) tertentu ikut berperan dalam kehidupan sosial ekonomi masyarakat tertentu, telah banyak digulirkan dalam masyarakat ekonomi sejak memasauki abad modern, sebut saja Misalnya, Max weber&amp;nbsp; dalam karyanya yang terkenal, The Religion Ethic and the Spirit Capitaism, meneliti tentang bagaimana nilai-nilai protestan telah menjadi kekuatan pendorong bagi tumbuhnya kapitalisme di dunia Eropa barat dan kemudian Amerika. Walaupun&amp;nbsp; di kawasan Asia (terutama Cina) justru terjadi sebaliknya sebagaimana yang ditulis Weber. Dalam karyanya The Religion Of China: Confucianism and Taoism, Weber mengatakan bahwa etika konfusius adalah salah satu faktor yang menghambat tumbuhnya kapitalisme nasional yang tumbuh di China. Atau yang lebih menarik barangkali adalah Studi Wang Gung Wu, dalam bukunya China and The Chinese Overseas, yang merupakan revisi terbaik bagi tesisnya weber yang terakhir.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di sisi lain dalam tingkatan praktis tertentu, studi empiris tentang etika usaha (bisnis) itu akan banyak membawa manfaat: yang bisa dijadikan faktor pendorong bagi tumbuhnya ekonomi, taruhlah dalam hal ini di masyarakat Islam. Tetapi studi empiris ini bukannya sama sekali tak bermasalah, terkadang, karena etika dalam ilmu ini mengambil posisi netral (bertolak dalam pijakan metodologi positivistis), maka temuan hasil setudi netral itu sepertinya kebal terhadap penilaian-penilaian etis.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menarik untuk di soroti adalah bagaimana dan adakah konsep Islam menawarkan etika bisnis bagi pendorong bangkitnya roda ekonomi. Filosofi dasar yang menjadi catatan penting bagi bisnis Islami adalah bahwa, dalam setiap gerak langkah kehidupan manusia adalah konsepi hubungan manusia dengan mansuia, lingkungannya serta manusai dengan Tuhan (Hablum minallah dan hablum minannas). Dengan kata lain bisnis dalam Islam tidak semata mata merupakan manifestasi hubungan sesama manusia yang bersifat pragmatis, akan tetapi lebih jauh adalah manifestasi dari ibadah secara total kepada sang Pencipta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Etika Islam Tentang Bisnis&lt;br /&gt;Dalam kaitannya dengan paradigma Islam tetntang etika bisnis, maka landasan filosofis yang harus dibangun dalam pribadi Muslim adalah adanya konsepsi hubungan manusia dengan manusia dan lingkungannya, serta hubungan manusia dengan Tuhannya, yang dalam bahasa agama dikenal dengan istilah (hablum minallah wa hablumminannas). Dengan berpegang pada landasan ini maka setiap muslim yang berbisnis atau beraktifitas apapun akan merasa ada kehadiran "pihak ketiga"&amp;nbsp; (Tuhan) di setiap aspek hidupnya. Keyakinan ini harus menjadi bagian integral dari setiap muslim dalam berbisnis. Hal ini karena Bisnis dalam Islam tisak semata mata orientasi dunia tetapi harus punya visi akhirat yang jelas. Dengan kerangka pemikiran seperti itulah maka persoalan etika dalam bisnis menjadi sorotan penting dalam ekonomi Islam.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam ekonomi Islam, bisnis dan etika tidak&amp;nbsp; harus dipandang sebagai dua hal yang bertentangan, sebab, bisnis yang merupakan symbol dari urusan duniawi juga dianggap sebagai bagian integral dari hal-hal yang bersifat investasi akherat. Artinya, jika&amp;nbsp; oreientasi bisnis dan upaya investasi&amp;nbsp; akhirat (diniatkan sebagai ibadah dan merupakan totalitas kepatuhan kepada Tuhan), maka bisnis dengan sendirinya harus sejalan dengan kaidah-kaidah moral yang berlandaskan keimanan kepada akhirat. Bahkan dalam Islam, pengertian bisnis itu sendiri tidak dibatasi urusan dunia, tetapi mencakup pula seluruh kegiatan kita didunia yang "dibisniskan" (diniatkan sebagai ibadah) untuk meraih keuntungan atau pahala akhirat. Stetemen ini secara tegas di sebut dalam salah satu ayat Al-Qur'an.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wahai Orang-orang yang beriman, sukakah kamu aku tunjukkan pada suatu perniagaan (bisnis) yang dapat menyelamatkan kamu dari adzab pedih ? yaitu beriman kepada allah &amp;amp; Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan jiwa dan hartamu, itulah yang lebih baik bagimu jika kamu mengetahui&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sebagian masyarakat kita, seringkali terjadi interpretasi yang keluru terhadap teks al-Qur'an tersebut, sekilas nilai Islam ini seolah menundukkan urusan duniawi kepada akhirat sehingga mendorong komunitas muslim untuk berorientasi akhirat dan mengabaikan jatah dunianya, pandangan ini tentu saja keliru. Dalam konsep Islam, sebenarnya Allah telah menjamin bahwa orang yang bekerja keras mencari jatah dunianya dengan tetap mengindahkan kaidah-kaidah akhirat untuk memperoleh kemenangan duniawi, maka ia tercatat sebagai hamba Tuhan dengan memiliki keseimbangan tinggi. Sinyalemen ini pernah menjadi kajian serius dari salah seorang tokoh Islam seperti Ibnu Arabi, dalam sebuah pernyataannya.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Dan sekiranya mereka sungguh-sungguh menjalankan (hukum) Taurat, Injil dan Al-Qur'an yang diterapkan kepada mereka dari Tuhannya, niscaya mereka akan mendapat makna dari atas mereka (akhirat) dan dari bawah kaki mereka (dunia)."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Logika Ibn Arabi itu, setidaknya mendapatkan penguatan baik dari hadits maupun duinia ekonomi, sebagaimana Nabi SAW bersabda :&lt;br /&gt;Barangsiapa yang menginginkan dunia, maka hendaknya dia berilmu, dan barangsiapa yang menginginkan akhirat maka hendaknya dia berilmu, dan barangsiapa yang menghendaki keduanya maka hendaknya dia berilmu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan Nabi tersebut mengisaratkan dan mengafirmasikan bahwa dismping persoalan etika yang menjadi tumpuan kesuksesan dalam bisnis juga ada faktor lain yang tidak kalah pentingnya, yaitu skill dan pengetahuantentang etika itu sendiri. Gagal mengetahui pengetahuan tentang etika maupun prosedur bisnis yang benar secara Islam maka akan gagal memperoleh tujuan. Jika ilmu yang dibangun untuk mendapat kebehagiaan akhirat juga harus berbasis etika, maka dengan sendirinya ilmu yang dibangun untuk duniapun harus berbasis etika. Ilmu dan etika yang dimiliki oleh sipapun dalam melakukakan aktifitas apapun ( termasuk bisnis) maka ia akan mendapatkan kebahagian dunia dan akhirat sekaligus.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari sudut pandang dunia bisnis kasus Jepang setidaknya telah membuktikan keyakinan ini, bahwa motivasi prilaku ekonomi yang memiliki tujuan lebih besar dan tinggi (kesetiaan pada norma dan nilai etika yang baik) ketimbang bisnis semata, ternyata telah mampu mengungguli pencapaian ekonomi Barat (seperti Amerika) yang hampir semata-mata didasarkan pada kepentingan diri dan materialisme serta menafikan aspek spiritulualisme. Jika fakta empiris ini masih bisa diperdebatkan dalam penafsirannya, kita bisa mendapatkan bukti lain dari logika ekonomi lain di negara China, dalam sebuah penelitian yang dilakukan pengamat Islam,&amp;nbsp; bahwa tidak semua pengusaha China perantauan mempunyai hubungan pribadi dengan pejabat pemerintah yang berpeluang KKN, pada kenyataannya ini malah mendorong mereka untuk bekerja lebih keras lagi untuk menjalankan bisnisnya secara professional dan etis, sebab tak ada yang bisa diharapkan kecuali dengan itu, itulah sebabnya barangkali kenapa perusahaan-perusahaan besar yang dahulunya tidak punya skil khusus, kini memiliki kekuatan manajemen dan prospek yang lebih tangguh dengan dasar komitmen pada akar etika yang dibangunnya&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikianlah, satu ilustrasi komperatif tentang prinsip moral Islam yang didasarkan pada keimanan kepada akhirat, yang diharapkan dapat mendorong prilaku positif di dunia, anggaplah ini sebagai prinsip atau filsafah moral Islam yang bersifat eskatologis, lalu pertanyaan lebih lanjut apakah ada&amp;nbsp; falsafah moral Islam yang diharapkan dapat mencegah prilaku curang muslim, jelas ada, Al-Qur'an sebagaimana Adam Smith mengkaitkan system ekonomi pasar bebas dengan "hukum Kodrat tentang tatanan kosmis yang harmonis". Mengaitkan kecurangan mengurangi timbangan dengan kerusakan tatanan kosmis, Firman-Nya : "Kami telah menciptakan langit dan bumi dengan keseimbangan, maka janganlah mengurangi timbangan tadi." Jadi bagi Al-Qur'an curang dalam hal timbangan saja sudah dianggap sama dengan merusak keseimbangan tatanan kosmis, Apalagi dengan mendzhalimi atau membunuh orang lain merampas hak kemanusiaan orang lain dalam sektor ekonomi)&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Firman Allah : "janganlah kamu membunuh jiwa, barangsiapa membunuh satu jiwa maka seolah dia membunuh semua manusia (kemanusiaan)"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi&amp;nbsp; anggaplah ini sebagai falsafah moral Islam jenis kedua yang didasarkan pada tatanan kosmis alam.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mungkin kata hukum kodrat atau tatanan kosmis itu terkesan bersifat metafisik, suatu yang sifatnya debatable, tapi bukankah logika ilmu ekonomi tentang teori keseimbanganpun sebenarnya mengimplikasikan akan niscayanya sebuah "keseimbangan" (apapun bentuknya bagi kehidupan ini), Seringkali ada anggapan bahwa jika sekedar berlaku curang dipasar tidak turut merusak keseimbangan alam, karena hal itu dianggap sepele, tetapi jika itu telah berlaku umum dan lumrah dimana-mana dan lama kelamaan berubah menjadi semacam norma juga, maka jelas kelumrahan perilaku orang itu akan merusak alam, apalagi jika yang terlibat adalah orang-orang yang punya peran tanggung jawab yang amat luas menyangkut nasib hidup banyak orang dan juga alam keseluruhan.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akhirnya, saya ingin mengatakan bahwa dalam kehidupan ini setiap manusia memang seringkali mengalami ketegangan atau dilema etis antara harus memilih keputusan etis dan keputusan bisnis sempit semata sesuai dengan lingkup dan peran tanggung jawabnya, tetapi jika kita percaya Sabda Nabi SAW, atau logika ekonomi diatas, maka percayalah, jika kita memilih keputusan etis maka pada hakikatnya kita juga sedang meraih bisnis.&lt;br /&gt;Wallahu 'A'lam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sumber: &lt;a href="http://pesantrenvirtual.com/"&gt;PesantrenVirtual.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-4650938321633198950?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/4650938321633198950/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=4650938321633198950' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/4650938321633198950'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/4650938321633198950'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/10/etika-bisnis-dalam-perspektif-islam.html' title='Etika Bisnis dalam Perspektif Islam'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-833648542919021101</id><published>2010-10-05T05:29:00.000-07:00</published><updated>2010-10-05T05:29:46.811-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fiqh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><title type='text'>Ekonomi Syariah Untuk Kemaslahatan Bangsa</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(Argumentasi Rasional RUU Sukuk dan RUU Perbankan Syariah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelahiran Undang-Undang Perbankan Syariah dan Undang-Undang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN)sebenarnya sudah diambang pintu. Sejak lama&amp;nbsp; masyarakat ekonomi syariah mendambakan dan menanti kehadirannya di Indonesia. Saat ini, DPR RI tengah mengagendakan pembahasan&amp;nbsp;&amp;nbsp; kedua RUU ekonomi syariah tersebut yang direncanakan akan dibahas bulan April mendatang. Namun secara phobi dan irrasional, Partai Damai Sejahtera (PDS) menolak pembahasan kedua RUU tersebut. Memang, di alam demokrasi penolakan tersebut adalah sesuatu yang wajar, tetapi penolakan secara membabi buta dan emosional adalah suatu tindakan yang sangat naif.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Penolakan PDS terhadap kedua RUU ekonomi syariah tersebut antara lain disebabkan karena PDS salah faham dengan ekonomi syariah. Karakter dasar ekonomi syariah ialah sifatnya yang&amp;nbsp; universal dan inklusif. Ekonomi syariah mengajarkan tegaknya nilai-nilai keadilan, kejujuran, transparansi, anti korupsi, dan ekspolitasi. Artinya misi utama ekonomi syariah adalah tegaknya nilai-nilai akhlak moral dalam aktivitas bisnis, baik individu, perusahaan ataupun negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;Sebagaimana disebut tadi,&amp;nbsp; karakter fundamental dari ekonomi syariah, adalah universal dan inklusif.&amp;nbsp; Bukti universalisme dan inklusivisme ekonomi syariah cukup banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, bahwa ekonomi syariah telah dipraktikkan di berbagai negara Eropa, Amerika, Australia, Afrika dan Asia. Singapura sebagai negara sekuler juga mengakomodasi sistem keuangan syariah. Bank-Bank raksasa seperti ABN Amro, City Bank, HSBC dan lain-lain, sejak lama telah menerapkan sistem syari’ah. Demikian pula ANZ Australia, juga telah membuka unit syari’ah dengan nama First ANZ International Modaraba, Ltd. Jepang, Korea, Belanda juga siap mengakomodasi sistem syariah. Bagaimana PDS memandang fakta-fakta ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta itu sejalan dengan laporan the Banker, seperti dikutip info bank (2006) ternyata Bank Islam bukan hanya di dirikan dan dimiliki oleh negara atau kelompok muslim, tetapi juga di negara-negara non muslim, seperti United kingdom, USA, Kanada, Luxemburg, Switzerland, Denmark, Afrika Selatan, Australia, India, Srilangka, Fhilipina, Cyprus, Virgin Island, Cayman Island, Swiss, Bahama,&amp;nbsp; dan sebagainya. Sekedar contoh tambahan, di luxemburg, yang menjadi Managing Directors di Islamic Bank Internasional of Denmark adalah non Muslim yaitu Dr. Ganner Thorland Jepsen dan Mr. Erick Trolle Schulzt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, kajian akademis mengenai ekonomi syariah juga banyak dilakukan di universitas-universitas Amerika dan negara Barat lainnya . Di antaranya, Universitas Loughborough di Inggris. Universitas Wales, Universitas Lampeter yang semuanya juga di Inggeris. Demikian pula Harvard School of Law, (AS), Universitas Durhem, Universitas Wonglongong, Australia. Di Harvard University setiap tahun digelar seminar ekonomi syariah&amp;nbsp; bernama Harvard University Forum yang membahas tentang Islamic Finance.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malah, tahun 2000 Harvard University menjadi tuan rumah pelaksanaan&amp;nbsp; konferensi Internasional Ekonomi Islam Ke-3. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatian mereka kepada ekonomi syariah dikarenakan keunggulan doktrin dan sistem ekonomi syariah. Karena itulah, maka&amp;nbsp; banyak ekonom non muslim yang menaruh perhatian kepada ekonomi syariah serta memberikan dukungan dan rasa salut pada ajaran ekonomi syariah, seperti&amp;nbsp; Prof Volker Ninhaus dari Jerman (Bochum Universitry), William Shakpeare, Rodney Wilson, dan sebagainya. Dr. Iwan Triyuwono, seorang ahli akuntansi dari Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya, ketika menulis disertasinya tentang akuntansi&amp;nbsp; syari’ah di Universitas Wolongong, Australia, mendapat bimbingan dari promotor, seorang ahli akuntansi syari’ah yang ternyata seorang pastur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, Harus pahami larangan riba (usury) yang menjadi jantung sistem ekonomi syariah bukan saja ajaran agama Islam, tetapi juga larangan agama-agama lainnya, seperti Nasrani dan Yahudi. Dengan demikian, bagi pemeluk agama manapun, ekonomi syariah sesungguhnya tidak menjadi masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandangan agama Yahudi mengenai bunga terdapat dalam kitab&amp;nbsp; perjanjian lama&amp;nbsp; pasal 22 ayat 25 yang berbunyi, Jika engkau memin-jamkan uang kepada salah seorang dari umatku yang miskin diantara kamu, maka janganlah enkau berkaku seperti orang penagih hutang&amp;nbsp; dan janganlah engkau bebankan bunga uang padanya, melainkan engkau harus takut pada Allahmu supaya saudaramu dapat hidup diantaramu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandangan agama Nasrani mengenal bunga, terdapat dalam kitab perjanjian lama kitab deuteronomiy pasal 23 ayat 19.”Janganlah engkau membungakan uang terhadap saudaramu baik uang maupun bahan makan yang dibungakan”.Selanjutnya dalam perjanjian baru dalam injil lukas ayat 34 disebutkan, “Jika kamu menghutangi kepada orang yang kamu harapkan imbalannya, maka dimana sebenarnya kehormatan kamu, tetapi berbuatlah kebajikan dan berikanlah pinjaman dengan tidak mengharapkan kembalinya karena pahala kamu akan banyak”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat pandangan kedua agama tersebut tentang pelarangan bunga, amatlah tepat untuk menyimpulkan bahwa umat non muslimpun harus menyambut baik lembaga-lembaga keuangan dan system ekonomi tanpa bunga. Hal ini dikarenakan ekonomi syariah telah memberikan jalan keluar dari larangan kitab suci di atas. Dan inilah agaknya sarana yang paling tepat untuk mengembangkan kerja sama dalam memerangi bunga yang telah dilarang agama samawi tersebut. Fakta kerjasama ini telah banyak terjadi di Indonesia, seperti di Kupang, Palu, Menado, Maluku Utara dan sebagainya. Para deposan dan nasabah bank-bank syariah banyak (dominan) dari kalangan non muslim dan tokohnya para pendeta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, para filosof Yunani yang tidak beragama Islam juga mengecam sistem bunga. Sejarah mencatat, bangsa Yunani kuno yang mempunyai peradaban tinggi, melarang keras peminjaman uang dengan bunga. Aristoteles dalam karyanya politics telah mengecam sistem bunga yang berkembang pada masa Yunani kuno. Dengan mengandalkan pemikiran rasional filosofis, tanpa bimbingan wahyu, ia menilai bahwa sistem bunga merupakan sistem yang tidak adil. Menurutnya uang bukan seperti ayam yang bisa bertelur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekeping mata uang tidak bisa beranak kepingan uang yang lain. Selanjutnya ia mengatakan bahwa meminjamkan uang dengan bunga adalah sesuatu yang rendah derajatnya. Sementara itu, Plato (427-345 SM),&amp;nbsp; dalam bukunya “LAWS”, juga mengutuk bunga dan memandangnya sebagai praktek yang zholim. Menurut Plato, uang&amp;nbsp; hanya berfungsi sebagai alat tukar, pengukuran nilai dan penimbunan kekayaan. Uang sendiri menurutnya bersifat mandul&amp;nbsp; (tidak bisa beranak dengan sendirinya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang baru bisa bertambah kalau ada aktivitas bisnis riel. Pendapat yang sama juga dikemukan Cicero. Ketiga filosof Yunani yang paling terkemuka itu dipandang cukup representatif untuk mewakili&amp;nbsp; pandangan&amp;nbsp; filosof&amp;nbsp; Yunani&amp;nbsp; tentang&amp;nbsp; larangan bunga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan fakta-fakta tersebut, maka tidak perlu ada yang takut (phobi) kepada ekonomi syariah, karena manfaat ekonomi syariah akan dinikmati oleh semua komponen rakyat di Indonesia, bahkan jika diterapkan di skala global, akan menciptakan tata ekonomi dunia yang adil dan makmur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ekonomi syariah yang melarang kegiatan riba dan spekulasi, akan menciptakan stabilitas ekonomi bangsa secara menyeluruh. Ekonomi syariah yang mengedepankan gerakan sektor riil (bukan derivatif), akan secara signifikan menumbuhkan ekonomi nasional dan tentunya ekonomi rakyat. Tegasnya, ekonomi syariah akan membantu pembangunan ekonomi negara dan bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Argumentasi-argumentasi lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan-alasan penerimaan RUU Perbankan dan RUU Surat Berharga Syariah Negara, menjadi Undangt-Undang antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, secara yuridis, kehadiran UU Sukuk dan UU Perbankan syariah adalah didasarkan pada Pancasila dan UUD 45. Jadi, penerapan hukum ekonomi syariah di Indonesia memiliki dasar yang sangat kuat. Ketentuan Pasal 29 ayat (1) dengan tegas menyatakan bahwa Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa, pada dasarnya mengandung tiga makna, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Negara tidak boleh membuat peraturan perundang-undangan atau melakukan kebijakan-kebijakan yang bertentangan dengan dasar keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Negara berkewajiban membuat peraturan perundang-undangan atau melakukan kebijakan-kebijakan bagi pelaksanaan wujud rasa keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa dari segolongan pemeluk agama yang memerlukannya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Negara berkewajiban membuat peraturan perundang-undangan yang melarang siapa pun melakukan pelecehan terhadap ajaran agama (paham ateisme).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pasal 29 ayat (2) UUD 1945 disebutkan bahwa negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agama dan kepercayaannya itu. Kata “menjamin” sebagaimana termaktub dalam ayat (2) pasal 29 UUD 1945 tersebut bersifat “imperatif”. Artinya negara berkewajiban secara aktif melakukan upaya-upaya agar tiap-tiap penduduk dapat memeluk agama dan beribadat menurut agama dan kepercayaannya itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya,&amp;nbsp; melalui ketentuan pasal 29 ayat (2) UUD 1945, seluruh syariat Islam, khususnya yang menyangkut bidang-bidang hukum muamalat, pada dasarnya dapat dijalankan secara sah dan formal oleh kaum muslimin, baik secara langsung maupun tidak langsung, dengan jalan diadopsi dalam hukum positif&amp;nbsp; nasional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keharusan tiadanya materi konstitusi dan peraturan perundang-undangan yang bertentangan dengan nilai-nilai ke-Tuhanan Yang Maha Esa tersebut adalah konsekuensi diterapkannya Prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa sebagai salah prinsip dasar penyelenggaraan negara Jadi, kehadiran kedua Undang-Undang ekonomi syariah tersebut, tidak bertantangan dengan Pancasila, UUD 45 dan tidak menggangu keutuhan NKRI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, secara faktual, sistem ekonomi syariah melalui perbankan telah terbukti menunjukkan keeunggulannya di masa-masa krisis, khususnya krisis yang diawali tahun 1997. Ketika semua bank mengalami goncangan hebat dan sebagian besar dilikuidasi, tetapi bank-bank syariah aman dan selamat dari badai hebat tersebut, karena sistemnya bagi hasil. Ajaibnya, bank syariah dapat berkembang tanpa dibantu sepeserpun oleh pemerintah. Sementara bank-bank konvensional hanya dapat bertahan karena memeras dana APBN dalam jumlah ratusan triliun melalui BLBI dan bunga obligasi.Hal itu berlangsung sampai detik ini. Dana APBN itu adalah hak seluruh rakyat Indonesia, tetapi rakyat terpaksa dikorbankan demi membela bank-bank sistem konvensional agar bisa bertahan. Perbankan syariah tampil sebagai penyelamat ekonomi negara dan bangsa. Maka sangat tidak logis dan irrasional, jika ada pihak yang menolak kehadiran regulasi syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, yang hendak ditawarkan ekonomi syariah bukanlah ajaran agama tertentu, tetapi adalah nilai-nilai keadilan, kejujuran , tranparansi, tanggung jawab, yang menjadi nilai-nilai universal bagi semua orang. Nilai-nilai itu berasal dari Alquran hadits.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, secara historis, pengundangan (legislasi) hukum syariah di Indonesia telah banyak terjadi di Indonesia, seperti UU No 7/1989 tentang Peradilan Agama yang selanjutnya diamendemen UU No 3 Tahun 2006. Demikian pula UU tentang pengelolaan Zakat, UU Perwaqafan, dan UU Haji. Undang-Undang yang mengatur hukum untuk umat Islam saja dapat diterima DPR, apalagi Undang-Undang tentang ekonomi yang bertujuan untuk kebaikan, kemajuan dan kemaslahatan bangsa dan negara secara universal, jelas semakin penting untuk diterima dan diwujudkan oleh siapapun yang terpanggil untuk kemajuan negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, Dengan diundangkannya RUU Sukuk (SBSN), maka aliran dana investasi ke Indonesia akan meningkat, baik dari Luar Negeri (utamanya Timur Tengah) maupun dalam negeri. Menolak RUU tersebut berarti menolak&amp;nbsp; investasi&amp;nbsp; masuk ke Indonesia dan itu berarti menolak kemajuan ekonomi bangsa. Harus disadari, bahwa tujuan ekonomi syariah adalah untuk kemaslahatan seluruh bangsa Indonesia, bukan kelompok tertentu. Pihak yang menolak seperti PDS harus berbesar hati dan bergembira dengan kehadiran kedua Undang-Undang tersebut. Bukan malah secara phobi dan membabi buta menolak dengan alasan sentimentil (hamiyyah) atau kebencian kepada agama tertentu.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sumber: &lt;a href="http://pesantrnvirtual.com/"&gt;PesantrnVirtual.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-833648542919021101?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/833648542919021101/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=833648542919021101' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/833648542919021101'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/833648542919021101'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/10/ekonomi-syariah-untuk-kemaslahatan.html' title='Ekonomi Syariah Untuk Kemaslahatan Bangsa'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-7724756330319674062</id><published>2010-10-01T06:51:00.000-07:00</published><updated>2010-10-01T06:51:13.380-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fiqh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Tanya Jawab Tentang I'tikaf Bagi Manusia</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pertanyaan:&lt;br /&gt;Assalamualaikum wr. wb.&lt;br /&gt;Pertanyaan saya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 1. apa hukumnya itikaf bagi wanita&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 2. bagaimanakah cara melaksanakannya dan kapan&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 3. Apakan harus seharian berad dimasjid?&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 4. Apabila sedang berhalangan di 10 hari terakhir ramadhan amalan apa yang dapat dilakukan agar kita tetap mendapat pahala ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu'alaikum wr. wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dessy&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jawaban:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamu'alaikum wr. wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yth. Sdri. Dessy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I'tikaf adalah tinggal/menginap di masjid dengan niat i'tikaf dan dengan persyaratan tertentu. I'tikaf hukumnya sunnah bagi lelaki dan wanita. Dalam sebuah hadist riwayat Aisyah, Rasulullah selalu beri'tikaf pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan. (H.R. Bukahri Muslm). Ulama berbeda pendapat mengenai waktu minimal i'tikaf ada yang mengatakan minimal sehari semalam, namun mayoritas ulama mengatakan i'tikaf sah meskipun sebentar asalkan dengan niat i'tikaf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I'tikaf harus dilakukan di masjid dan waktunya kapan saja, namun sangat disunnahkan pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Untuk wanita bila ingin melaksanakan i;tikaf di masjid, maka selayaknya di tempat terpisah dan tertutup dari dari tempat lelaki. Ini seperti ketika isteri-isteri Nabi menginginkan untuk melakukan i'tikaf maka Nabi memerintahkan untuk membangun ruangan khusus bagi mereka. Sebagian ulama mengatakan bagi wanita boleh juga melakukan i'tikaf di masjid kediamannya dimana ia bisa melakukan shalat sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama i'tikaf diharuskan suci dari hadast besar (untuk wanita harus dalam kondisi bersih dari haid dan nifas). Demikian juga bagi wanita dalam melaksanakan i'tikaf harus mmendapatkan izin dari suami atau orang tuanya. Selama i'tikaf juga disunnahkan memperbanyak ibadah, khususnya shalat dan membaca al-qur'an serta meninggalkan hal-hal yang tidak berguna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I'tikaf batal kalau keluar dari masjid dengan tanpa sebab atau mengalami hadast besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai ibadah bagi wanita yang sedang haid, ibadah yang seharusnya dilaksanakan adalah berzikir dengan memperbanyak membaca tasbih, tahmid, istigfar dan tahlil. Wanita dilarang menyentuh al-Qur'an dalam keadaan haid. Itu sudah cukup sebagai ibadah bagi wanita yang sedang haid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ulama berbeda pendapat mengenai apakah boleh seorang wanita haid membaca al-Qur'an. Sebagian besar ulama mengatakan tidak boleh karena hadist yang diriwayatkan Ibnu Umar, Rasulullah bersabda "Janganlah membaca al-Qur'an, seorang yang berhadast besar (junub) dan wanita haid" (H.R. Tirmizi dan Baihaqi). Hadits tersebut meskipun dipedebatkan kesahihannya oleh para ulama. Ada juga riwayat Ali yang mengatkan "Suatu hari aku melihat Rasulullah berwudlu lalu membaca al-Qur'an, lalu beliau berkata "Beginilah caranya bagi mereka yang bukan junub (berhadas besar), adapun mereka yang junub tidak boleh membaca al-Qur'an meskipun satu ayat" (H.R. Ahmad). Syaukani mengatakan, inilah dalil yang terkuat dari pendapat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat kedua dari Dawud Al-Dhahiri mengatakan boleh orang junub membaca al-Qur'an, dengan dalil bahwa hadist Ibnu Umar tersebut tidak begitu kuat. Pendapat ini juga berdasar kepada surat Nabi yang dikirimkan kepada Heraklus yang di dalamnya tercantum ayat-ayat al-Qur'an. Andaikan membaca al-Qur'an bagi orang junub dilarang, tentu Nabi tidak megirimkan surat yang berisi ayat-ayat al-Qur'an, karena Heraklus adalah orang nasrani yang tentu tidak besih dari hadas besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riwayat dari imam Syafi'e dan Imam Malik memperbolehkan seorang haid membaca al-Qur'an bila takut lupa atau memang pekerjaannya mengajarkan al-Qur'an, atau mungkin seorang wanita yang sedang berargumentasi sehingga harus mengguakan al-Qur'an sebagai dalil. Demikian juga memperbolehkan membaca ayat-ayat pendek yang tujuannya untuk zikir, seperti membaca basmalah ketika hendak makan dan minum dan membaca hamdalah ketika selesai dan lain-lain sebagainya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-7724756330319674062?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/7724756330319674062/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=7724756330319674062' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/7724756330319674062'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/7724756330319674062'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/10/tanya-jawab-tentang-itikaf-bagi-manusia.html' title='Tanya Jawab Tentang I&apos;tikaf Bagi Manusia'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-640638714895554070</id><published>2010-10-01T06:47:00.000-07:00</published><updated>2010-10-01T06:48:47.627-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fiqh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><title type='text'>Melihat Calon Isteri Sebelum Khitbah (Lamaran)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan Imam Ahmad dari Jabir bin Abdullah r.a. beliau berkata: Aku mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda:"Ketika salah satu dari kalian melakukan khitbah terhadap seorang perempuan, kemudian memungkinkan baginya untuk melihat apa yang menjadi alasan baginya untuk menikahinya, maka lakukanlah". Hadist ini sahih dan mempunyai riwayat lain yang menguatkannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ulama empat madzhab dan mayoritas ulama menyatakan bahwa Seorang lelaki yang berkhitbah kepada seorang perempuan disunnahkan untuk melihatnya atau menemuinya sebelum melakukan khitbah secara resmi. Rasulullah telah mengizinkan itu dan menyarankannya dan tidak disyaratkan untuk meminta izin kepada perempuan yang bersangkutan. Landasan untuk itu adalah hadist sahih riwayat Muslim dari Abu Hurairah r.a. berkata: Aku pernah bersama Rasulullah r.a. lalu datanglah seorang lelaki, menceritakan bahwa ia menikahi seorang perempuan dari kaum anshar, lalu Rasulullah menanyakan "Sudahkan anda melihatnya?" lelaki itu menjawab "Belum". "Pergilah dan lihatlah dia" kata Rasulullah "Karena pada mata kaum anshar (terkadang ) ada sesuatunya".&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Para Ulama sepakat bahwa melihat perempuan dengan tujuan khitbah tidak harus mendapatkan izin perempuan tersebut, bahkan diperbolehkan tanpa sepengetahuan perempuan yang bersangkutan. Bahkan diperboleh berulang-ulang untuk meyakinkan diri sebelum melangkah berkhitbah. Ini karena Rasulullah s.a.w. dalam hadist di atas memberikan izin secara mutlak dan tidak memberikan batasan. selain itu, perempuan juga kebanyakan malu kalau diberitahu bahwa dirinya akan dikhitbah oleh seseorang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Begitu juga kalau diberitahu terkadang bisa menyebabkan kekecewaan di pihak perempuan, misalnya pihak lelaki telah melihat perempuan yang bersangkutan dan memebritahunya akan niat menikahinya, namun karena satu dan lain hal pihak lelaki membatalkan, padahal pihak perempuan sudah mengharapkan.Maka para ulama mengatakan, sebaiknya melihat calon isteri dilakukan sebelum khitbah resmi, sehingga kalau ada pembatalan tidak ada yang merasa dirugikan. Lain halnya membatalkan setelah khitbah kadang menimbulkan sesuatu yang tidak diinginkan.Persyaratan diperbolehkan melihat adalah dengan tanpa khalwat (berduaan saja) dan tanpa bersentuhan karena itu tidak diperlukan. Bagi perempuan juga diperbolehkan melihat lelaki yang mengkhitbahinya sebelum memutuskan menerima atau menolak.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Para ulama berbeda pendapat mengenai batasan diperbolehkan lelaki melihat perempuan yang ditaksir sebelum khitbah. Sebagian besar ulama mengatakan boleh melihat wajah dan telapak tangan. Sebagian ulama mengatakan boleh melihat kepala, yaitu rambut, leher dan betis. Dalil pendapat ini adalah hadist di atas, bahwa Rasulullah telah mengizinkan melihat perempuan sebelum khitbah, artinya ada keringanan di sana. Kalau hanya wajah dan telapak tangan tentu tidak perlu mendapatkan keringanan dari Rasulullah karena aslinya diperbolehkan. Yang wajar dari melihat perempuan adalah batas aurat keluarga, yaitu kepala, leher dan betis. Dari Umar bin Khattab ketika berkhitbah kepada Umi Kultsum binti Ali bin Abi Thalib melakukan demikian.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dawud Al-Dhahiri, seorang ulama tekstualis punya pendapat nyentrik, bahwa boleh melihat semua anggota badan perempuan kecuali alat kelaminnya,&amp;nbsp; bahkan tanpa baju sekalipun. Pendapat ini juga diriwayatkan oleh Ibnu Aqil dari Imam Ahmad. Alasannya hadist yang memperbolehkan melihat calon isteri tidak membatasi sampai dimana diperbolehkan melihat. Tentu saja pendapat ini mendapat tentangan para ulama. Imam AUza'I mengatakan boleh melihat anggota badan tempat-tempat daging.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagi perempuan yang akan menerima khitbah disunnahkan untuk menghias dirinya agar kelihatan cantik. Imam Ahmad berkata:"Ketika seorang lelaki berkhitbah kepada seorang perempuan, maka hendaklah ia bertanya tentang kecantikannya dulu, kalau dipuji baru tanyakan tentang agamanya, sehingga kalau ia membatalkan karena alasan agama. Kalau ia menanyakan agamanya dulu, lalu kecantikannya maka ketika ia membatalkan adalah karena kecantikannya dan bukan agamanya. (Ini kurang bijak).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sumber: &lt;a href="http://pesantrenvirtual.com/"&gt;PesantrenVirtual.com&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-640638714895554070?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/640638714895554070/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=640638714895554070' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/640638714895554070'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/640638714895554070'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/10/melihat-calon-isteri-sebelum-khitbah.html' title='Melihat Calon Isteri Sebelum Khitbah (Lamaran)'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-7420549701220106387</id><published>2010-09-30T09:14:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:54.247-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fiqh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Hukum Menyuntikkan Formalin Pada Mayat Manusia</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Deskripsi Masalah :&lt;br /&gt;Layanan transportasi umum ketika diminta mengangkut &lt;b&gt;jenazah &lt;/b&gt;antar daerah / antar negara, rencana &lt;b&gt;autopsi&lt;/b&gt; yang tertunda karena menunggu izin &lt;b&gt;ahli waris&lt;/b&gt;, pemulangan jenazah ke negara asal atau pertimbangan praktis yang lain, lazim dilakukan penyuntikan cairan &lt;b&gt;formalin &lt;/b&gt;pada tubuh mayat bersangkutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan :&lt;br /&gt;a. Adakah dasar &lt;a href="http://al-kirom.blogspot.com/2010/07/cara-cara-membersihkan-hati-obat-hati.html"&gt;&lt;b&gt;hukum syari'at&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; yang memperkenankan dilakukan penyuntikan mayat manusia terkait permintaan jasa angkutan umum ?&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Jawaban 2 a :&lt;br /&gt;Ada dan diperbolehkan ketika ada hajat / dlarurat. Seperti bertujuan pendidikan kedokteran atau untuk mengetahui sebab kamatian (autopsi) demi penegakan hukum dan lain-lain. Dan apabila hanya bertujuan pengawetan mayat dan tidak ada unsur hajat / dlarurat, maka hukumnya mauquf (peserta musyawarah belum menemukan jawabannya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Etiskah bila ahli waris memprakarsai pemberian izin penyuntikan atau seyogyanya harus menolak ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban 2 b :&lt;br /&gt;Etis, selama ada hajat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengambilan :&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; الفقه الاسلامي. ج : 3&amp;nbsp; ص : 521-522&lt;br /&gt;وأجاز الشافعية شق بطن الميتة لإخراج ولدها وشق بطن الميت لإخراج مال منه كما أجاز الحنفية كالشافعية شق بطن الميت فى حال ابتلاعه مال غيره إذا لم تكن له تركة يدفع منها ولم يضمن عنه أحد وأجاز المالكية أيضا شق بطن الميت إذا ابتلع قبل موته مالا له أو لغيره إذا كان كثيرا هو قدر نصاب الزكاة فى حالة ابتلاعه لخوف عليه أو لعذر أما إذا ابتلعه بقصد حرمان الوارث مثلا فيشق بطنه ولو قل وبناء على هذه اللآراء المبيحة: يجوز التشريح عند الضرورة أو الحاجة بقصد التعليم لأغراض طبية أو لمعرفة سبب الوفاة وإثبات الجناية على المتهم بالقتل ونحو ذلك لأغراض جنائية إذا توقف عليها الوصول فى أمر الجناية للأدلة الدالة على وجوب العدل فى الأحكام حتى لا يظلم بريئ ولا يفلت من العقاب مجرم أثيم كذلك يجوز تشريح جثث الحيوان للتعليم لأن المصلحة فى التعليم تتجاوز إحساسها بالألم وعلى كل حال ينبغى عدم التوسع فى التشريح لمعرفة وظائف الأعضاء وتحقيق الجناية والإقتصار على قدر الضرورة أو الحاجة وتوفير حرمة الإنسان الميت وتكريمه بمواراته وستره وجمع أجزائه وتكفينه وإعادة الجثمان لحالته بالحياطة ونهوها بمجرد الانتهاء من تحقيق الغاية المقصودة كما يجوز نقل بعض أعضاء الإنسان لأخر كالقلب والعين إذا تأكد الطبيب المسلم الثقة العدل موت المنقول عنه لأن الحي أفضل من الميت وتوفير البصر أول الحياة لإنسان نعمة عظمى مطلوبة شرعا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp; نهاية الزين ص : 150&lt;br /&gt;ومنه الدكة المعروفة بماء مالح بارد لأنه يشد البدن إلا لحاجة إلى المسخن كوسخ وبرد &lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sumber: &lt;a href="http://pesantrenvirtual.com/"&gt;PesantrenVirtual.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-7420549701220106387?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/7420549701220106387/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=7420549701220106387' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/7420549701220106387'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/7420549701220106387'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/09/hukum-menyuntikkan-formalin-pada-mayat.html' title='Hukum Menyuntikkan Formalin Pada Mayat Manusia'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-4832649954143124514</id><published>2010-09-30T04:12:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.546-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fadilah-fadilah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Masuk Syurga Tanpa Hisab</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Disalah satu kesempatan Rasulallah saw mengatakan : Telah ditampakan kepada ku keadaan ummat yang terdahulu, saya melihat ada Nabi yang disertai oleh pengikutnya, yang sedikit, dan ada Nabi yang hanya disertai oleh satu dan dua orang saja, bahkan ada Nabi yang tidak punya pengikut sama sekali, tiba-tiba ditampakan kepadaku rombongan yang besar, saya mengira bahwa itu adalah ummatku, lalu aku dikatakan padaku bahwa itu adalah ummat Nabi Musa as bersama kaum nya. Aku diperintahkan untuk melihat keufuk kanan dan kiriku, lalu aku melihatnya, tiba-tiba saya melihat dikedua ufuk itu rombongan yang sangat besar sekali.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Lalu dikatakan kepadaku : itulah ummatku, dan disamping mereka ada 70.000 orang yang masuk sorga tanpa hisab dan tanpa disiksa. Lalu Rasulallah sawmasuk kerumahnya, maka orang-orang sama membicarakan tentang orang-orang yang masuk sorga tanpa hisab itu. Ada yang berpendapat : mungkin mereka adalah orang-orang yang terlahir dalam Islam dan tidak pernah mempersekutukan Allah. Dan pendapat-pendapat yang lainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Rasulallah kembali dan bertanya : Apakah yang sedang kalian bicarakan? Lalu mereka memberitahukan kepada beliau pembicaraan mereka.Maka Rasulallah saw bersabda : Mereka adalah orang yang tak pernah menjampi dan dijampikan, tidak mau menebak Nasib dengan perantara burung dan terhadap Allah senantiasa selalu bertawakal. Llau Ukasyah bin Mihsan berkata: Ya Rasulallah, do'akan saya semoga saya termasuk salah satu diantara mereka. Beliau menjawab : Kamu termasuk mereka. Kemudian ada orang lain berdiri dan berkata : Do'akan saya semoga saya termasuk mereka. Beliau menjawab : Kamu telah kedahuluan Ukasyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan :&lt;br /&gt;- Kisah ini diambil dari hadits Nabi saw yang telah diriwayatkan oleh Imam Bukhary Dan Imam Muslim dari Ibnu Abbas ra. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-4832649954143124514?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/4832649954143124514/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=4832649954143124514' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/4832649954143124514'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/4832649954143124514'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/09/masuk-syurga-tanpa-hisab.html' title='Masuk Syurga Tanpa Hisab'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-2825505529022958776</id><published>2010-09-30T03:49:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.546-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fadilah-fadilah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fiqh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Tata Cara Sholat Tasbih</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita sering mendengar yang namanya &lt;b&gt;sholat tasbih&lt;/b&gt;, sebagian besar umat Islam sering melakukannya, karena merupakan salah satu sholat sunnah yang mana bisa dilakukan pada malam hari. maupun pada siang hari. &lt;b&gt;&lt;a href="http://al-kirom.blogspot.com/2009/02/al-ghozali-450-505-h.html"&gt;Imam Ghozali&lt;/a&gt; &lt;/b&gt;dalam kitabnya Ihya’ Ulumiddin mengatakan “Sholat tasbih ini adalah merupakan sholat yang pernah dilakukan oleh &lt;b&gt;Rosululloh Saw&lt;/b&gt;, makanya kalau bisa alangkah baiknya bagi orang Islam untuk melakukannya minimal dalam seminggu sekali atau kalau tidak mampu mungkin dalam sebulan cukup sekali”. &lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Adapun tendensi hadis yang digunakan oleh ulama’ yang mengatakan bahwa sholat tasbih adalah sunnah berupa hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dalam kitab sholat bab sholat tasbih, Imam Turmuzi, Ibnu Majjah dalam kitab Iqoomah Assholah bab sholat tasbih, &lt;b&gt;Ibnu Khuzaimah&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;Imam Baihaqi &lt;/b&gt;dalam bab sholat tasbih, Imam Thobroni dalam Mu’jam Alkabir dari Ibnu Abbas dan Abu Rofi’ bahwa dalam syarah hadis, Nabi telah menjelaskan kepada pamannya Abbas Bin Abdul Mutholib suatu amalan yang mana kalau dikerjakan oleh beliau dapat menyebabkan diampuni dosannya baik yang akan datang maupun yang telah lewat, salah satu amalan tersebut adalah sholat tasbih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun pakar hadis dalam menganalisa hadis ini melalui jalur sanad maupun matan terjadi perbedaan, diantara ulama’ ada yang mengatakan bahwa hadis ini adalah shohih, ada lagi yang mengatakan bahwa hadis ini adalah lemah, bahkan ada juga yang mengatakan bahwa hadis ini sampai kederajad maudlu’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Di antara pakar hadis yang mengatakan bahwa hadis ini shohih adalah Imam Muslim, Ibnu Khuzaimah, Imam Hakim, Ibnu Sholah, Alkhotib Albaghdadi, Al Munzhiri, Imam Suyuti, Abu Musa Almadini, Abu Said Al Sam’ani, Imam Nawawi, Abu Hasan Almaqdasi, Imam Subuki, Ibnu Hajar Al Asqolany, Ibnu Hajar Al Haitamy, Syekh Albani, Syekh Syuab Al Arnauth, Ahmad Syakir dan masih banyak lagi ulama’ yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Hakim mengatakan bahwa yang menjadikan standar hadis tentang sholat tasbih shohih adalah terbiasa dikerjakan mulai para Tabiit Tabi’in sampai zaman sekarang .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Daruqutni mengatakan hadis yang paling shohih dalam keutamaan surat adalah hadis yang menjelaskan keutamaan surat Al Ikhlas dan hadis yang paling shohih dalam keutamaan sholat adalah hadis yang menjelaskan tentang sholat tasbih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga Syekh Muhammad Mubarokfuri mengatakan bahwa hadis yang menjelaskan tentang sholat tasbih tidak sampai turun pada derajat hadis hasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Sedangkan pakar hadis yang mengatakan bahwa hadis ini dhoif adalah Imam Ahmad Bin Hambal, Imam Mizzi, Syekh Ibnu Taimiyah, Ibnu Qudamah dan Imam Syaukani, sehingga dalam madzhab Hambali dijelaskan bahwa barang siapa yang melakukan sholat tasbih hukumnya adalah makruh akan tetapi seandainya ada orang yang melaksanakan sholat tersebut tidak apa-apa, karena perbuatan yang sunnah tidak harus dengan menggunakan dalil hadis yang shohih, namun pada akhirnya Imam Ahmad menarik fatwanya dengan mengatakan bahwa sholat tasbih adalah merupakan sesuatu amalan yang sunnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Adapun pernyataan Imam Ibnu Jauzi yang memasukkan hadis ini dalam kategori hadis maudlu’ mendapat banyak kritikan dari pakar hadis, mereka menganggap bahwa Ibnu Jauzi terlalu mempermudah dalam menghukumi suatu hadis sehingga hukum hadis yang sebetulnya shohih ataupun hasan kalau tidak sesuai dengan syarat yang beliau tetapkan langsung dilempar dalam hukum maudlu’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kajiaan sanad yang telah dilakukan oleh pakar hadis dapat disimpulkan bahwa hadis ini adalah hasan atau shohih karena banyaknya jalan periwayatan dan tidak adanya cacat, adapun yang mengatakan bahwa hadis ini adalah dloif karena hanya melihat satu jalan periwayatan saja dan tidak menggabungkan jalan periwayatan yang satu dengan yang lain, adapun pendapat Ibnu Jauzi tidak bersandarkan pada dalil yang kuat sehingga lemah untuk bisa diterima sebagai sandaran hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun cara kita melakukan sholat tasbih sebagaimana yang telah dijelaskan dalam kitab fikih ada dua cara, yaitu sebagaimana berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Melakukan sholat tasbih sebanyak empat rakaat, dimulai dengan takbir ikhrom setelah itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;membaca doa istiftah kemudian membaca surat alfatihah dan membaca surat kemudian membaca:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;سبحان الله والحمد لله ولا اله إلا الله الله اكبر لاحول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebanyak 15 kali kemudian ruku’ dengan membaca&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;سبحان ربي العظيم وبحمده&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebanyak 3 kali kemudian membaca&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;سبحان الله والحمد لله ولا اله إلا الله الله اكبر لاحول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebanyak 10 kali, kemudian bangun dari ruku membaca:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ربنا لك الحمد حمدا طيبا كثيرا مباركا ....الج&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian membaca&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;سبحان الله والحمد لله ولا اله إلا الله الله اكبر لاحول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga dalam sujud dan ketika bangun dari sujud, akan tetapi diperhatikan bahwa bacaan ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;سبحان الله والحمد لله ولا اله إلا الله الله اكبر لاحول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.juga dibaca sebelum membaca tahiyyat ( tasyahud)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Setelah membaca takbir ikhrom dan doa iftitah membaca&lt;br /&gt;سبحان الله والحمد لله ولا اله إلا الله الله اكبر لاحول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebanyak 15 kali kemudian membaca surat alfatihah dan surat kemudian membaca:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;سبحان الله والحمد لله ولا اله إلا الله الله اكبر لاحول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebanyak 10 kali sebagaimana dalam cara yang pertama tadi, akan tetapi perlu diperhatikan bahwa dalam keadaan duduk istirahat (diantara dua sujud ) dan sebelum tasyahud tidak di anjurkan untuk membaca&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;سبحان الله والحمد لله ولا اله إلا الله الله اكبر لاحول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara yang kedua inilah menurut Iimam Ghozali yang paling baik. Demikianlah kajian hadis yang dapat kami sampaikan dalam kegiatan I’tikaf pada kali ini, semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu A’lam Bishowab.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sumber: &lt;a href="http://pesantrenvirtual.com/"&gt;PesantrenVirtual.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-2825505529022958776?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/2825505529022958776/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=2825505529022958776' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/2825505529022958776'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/2825505529022958776'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/09/tata-cara-sholat-tasbih.html' title='Tata Cara Sholat Tasbih'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-4864884817805448465</id><published>2010-09-27T21:39:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.547-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jihad'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fiqh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Status Syahid Bagi Pelaku Bom Bunuh Diri</title><content type='html'>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;img src="http://www.blogger.comhttp://img2.blogblog.com/img/video_object.png" style="background-color: #b2b2b2; " class="BLOGGER-object-element tr_noresize tr_placeholder" id="ieooui" data-original-id="ieooui" /&gt; &lt;style&gt;st1\:*{behavior:url(#ieooui) }&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400;}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;1)&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Apa sajakah kriteria agar terpenuhi status mati syahid dengan prospek masuk surga menurut pandangan ulama ahli syari’at ?&lt;br /&gt;Jawaban :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kriteria Syahid, dengan prospek masuk surga mencakup 2 golongan:&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;a)&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Syahid dunia akhirat:; adalah orang yang mati dalam medan peperangan melawan orang kafir dan dia mati sebab perang.&lt;br /&gt;b)&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Syahid akhirat; adalah orang yang mati dengan sebab-sebab syahadah sebagaimana berikut: antara lain: tenggelam , sakit perut, tertimpa reruntuhan, dll.&lt;br /&gt;المراجع:&lt;br /&gt;&amp;nbsp;هامش القليوبى و عميره&amp;nbsp; جز 1 ص : 337&lt;br /&gt;إعْلَمْ أَنَّ المُصَنِّفَ (النَّوَويَّ) رَحِمَه اللهُ ذَكرَ فِي ضَابِطِ الشَّهيدِ ثلاثَ قُيُودٍ المَوتَ حَالَ القِتالِ وَكَونَهُ قِتالُ كُفَّارٍ وكَونَهُ بِسَببِ قِتالٍ.&lt;br /&gt;Terjemah :&lt;br /&gt;Ketahuilah bahwa sesungguhnya musonnif (Imam Nawawi) dalam hal definisi mati sahid menuturkan tiga syarat, yaitu mati ketika berperang, perangnya melawan kafir, dan matinya karena sebab berperang.&lt;br /&gt;&amp;nbsp; متن الشرقاوي جز&amp;nbsp; 1 ص : 338&lt;br /&gt;&amp;nbsp;وَخَرَجَ بِشَهيدِ المَعْرِكَةِ غَيرُهُ مِن الشُّهَداءِ كَمَن مَاتَ مَبْطونًا أوْ مَحْدُودًا أوْ غَريْقًًا أوْ غَريْبًا أوْ مَقتُولاً ظُلْمًا أوْ طَالِبَ عِلمٍ فَيُغْسَلُ وَ يُصَليَّ عَليهِ وَ إنْ صَدَقَ عَليهِ إسْمُ الشَّهيدِ فَهُوَ شَهيدٌ فِي ثوَابِ الأخِرَةِ. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terjemah :&lt;br /&gt;Dikecualikan dari status mati syahid dalam peperangan ialah para syuhada’ selain dalam peraperangan, seperti halnya mati karena sakit perut (mabtun), atau di had (hukum), atau tenggelam (ghoriq), atau diasingkan, atau dibunuh karena dzalim, atau daalam waktu mencari ilmu. Maka mereka semua itu di mandikan, dan disholati, meskipun bersetatus mati sahid, karena dia mati sahid dalam perhitungan pahala diakhirat.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;2)&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Syahidkah jenazah gerakan separatis yang ingin memisahkan diri dari NKRI dan menciptakan negara Islam untuknya&amp;nbsp; ?&lt;br /&gt;3)&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Berstatus mati syahidkah pelaku teror di Indonesia yang berdasar hukum positif (UU Anti Terorisme) harus dieksekusi sesuai putusan majelis hakim yang mengadilinya ? &lt;br /&gt;4)&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Karena dinyatakan bersalah secara hukum negara, benarkah terhadap jenazah teroris pasca eksekusi hukuman mati tidak perlu dishalatkan dengan pertimbangan aksi teror itu dosa besar dan fasiq terbukti korban yang terbunuh ternyata sesama muslim ?&lt;br /&gt;Jawaban :&lt;br /&gt;Mayit pelaku gerakan separatis bukan termasuk syuhada', sehingga mayitnya tetap dimandikan dan dishalati seperti layaknya mayit muslim.&lt;br /&gt;المراجع:&lt;br /&gt;مغني المحتاج معرفة الفاظ المنهاج للشيخ محمد بن احمد الشربيني الخطيب ، ج ك 2 ص : 35 ، مانصه:&lt;br /&gt;أمَّا إذَا كَانَ المَقتُولُ مِنْ أهْلِ البَغْىِ فَليْسَ بِشَهيدٍ جَزْمًا &lt;br /&gt;Terjemah :&lt;br /&gt;Adapun orang yang terbunuh itu dari ahlul baghyi (pemberopntak) maka mereka bukan termasuk mati syahid dengan pasti.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;روضة الطالبين للشيخ محي الدين يحي بن أبي زكريا النووي ، ج : 2 ، ص : 42 ، مانصه :&lt;br /&gt;النَّوعُ الثانِي الشُّهَداءُ العَارُونَ عَن جَمِيعِ الأوْصَافِ المَذْكُورَةِ كَالمَبْطُونِ وَالمَطْعُونِ وَالغَرِيقِ وَالغَرِيبِ وَالمَيّتِ عِشْقا وَالمَيّتَةِ فِي الطَّلْقِ وَمَن قَتَلَهُ مُسْلِمٌ أوْ ذِمِّيٌّ أوْ بَاغِ القِتالِ فَهُم كَسَائِرِ المَوتىَ&amp;nbsp; يُغْسَلونَ وَيُصَلىَّ عَليْهِمْ وَإنْ وَرَد فِيهِمْ لفْظُ الشَّهادَةِ وَكذَا المَقتُولُ قِصَاصًا أوْ حَدّا لَيسَ بِشَهيدٍ&lt;br /&gt;Terjemah :&lt;br /&gt;Macam yang kedua yaitu orang-orang yang mati syahid yang selain dari sifat-sifat tersebut diatas, seperti mati karena sakit perut, sakit tho’un (wabah), tenggelam, diasingkan, mati karena merindukan (kekasih), mati karena melahirkan dan orang yang mati karena dibunuh sesama muslim atau orang kafir dzimmy atau orang yang menentang berperang, maka mereka semua dihukumi seperti mati biasa, artinya harus disholati dan dimandikan. meskipun statusnya mati syahid (di akherat), begitu juga mati karena dihukum qisos atau dihukum had itu bukan mati syahid.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;الموسوعة الفقهية ج : 8 ص : 152، مانصه :&lt;br /&gt;أما قتلى البغاة، فمذهب الملكية والشافعية والحنابلة : أنهم يغسلون ويكفنون ويصلي عليهم، لعموم قوله صلى الله عليه وسلم : (صلوا على من قال لا إله إلا الله ) ولأنهم مسلمون لم يثبت لهم حكم الشهادة، فيغسلون ويصلي عليهم&amp;nbsp; ومثله الحنفية، سواء اكانت لهم فئة أم لم تكن لهم فئة على الرأي الصحيح عندهم وقد روي&amp;nbsp; أن عليا رضي الله عنه لم يصل على أهل حروراء، ولكنهم يغسلون ويكفنون ويدفنون ولم يفرق الجمهور بين الخوارج وغيرهم من البغاة في حكم التغسيل والتكفين والصلاة .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terjemah :&lt;br /&gt;Adapun orang-orang yang terbunuh dari para pembangkang (bughot) maka menurut ulama’madzab Maliki, Syaf’ii dan Hambali mereka itu harus dimandikan, dikafani dan sisholati karena keumuman sabda Rasulullah SAW (artinya) “Sholatilah orang-orang yang mati dan berkata Laa Ilaa Ha Illallaah”. Karena mereka adalah orang-orang Islam yang tidak berstatus mati syahid maka dia dimandikan dan disholati.&lt;br /&gt;Begitupula pendapata ulama’ madzab Hanafi, baik mereka itu mempunyai kelompok atau tidak, menurut pendapat yang sohih dikalangan ulam’ hanafiyyah. Diriwayatkan sesungguhnya sahabat Ali RA tidak melakukan sholat terhadap orang golongan Harurok, tetapi mereka itu dimandikan, dikafani dan dimakamkan ditempat pemakaman muslim. Juhur al ulama (kebanyakan ulama) tidak membedakan antara kaum khawarij dan lainnya dari golongan penentang pemerintahan yang sah di dalam hukum memandikan, mengkafani serta mensholati.&lt;br /&gt;حاشية الجمل 2&lt;br /&gt;&amp;nbsp;وَتَجْهِيزُهُ أيِ المَيّتِ المُسْلِمِ غَيرِ الشَّهيدِ بِغَسْلِهِ وَ تكْفِينِهِ وَ حَمْلِه وَ الصَّلاةُ عَليْهِ وَدَفنِهِ وَ لَوْ قَاتلَ نَفْسَهُ فَرضُ كِفَايَةٍ.&lt;br /&gt;Terjemah :&lt;br /&gt;Merawat jenazahnya orang Islam yang selain mati syahid dengan cara memandikan, mengkafani, membawa, menyolati dan mengkuburkan walaupun melakukan bunuh diri, hukumnya fardhu kifayah.&lt;br /&gt;5.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Bolehkah orang melakukan bunuh diri guna memperjuangkan sesuatu yang menjadi keyakinan pribadinya ?&lt;br /&gt;Jawaban : &lt;br /&gt;Bunuh diri tidak dibenarkan dalam syariat sekalipun dalam rangka memperjuangkan kebenaran. Akan tetapi dalam peperangan yang dizinkan syara' (jihad) menyerang musuh dengan keyakinan akan terbunuh untuk membangkitkan semangat juang kaum muslimin adalah diperbolehkan.&lt;br /&gt;المراجع&lt;br /&gt;تفسير ابن كثير ج: 1 ص: 481&lt;br /&gt;عَنْ أبِي صَالِحٍ عَن أبِي هُرَيرَةَ قالَ قالَ رَسُولُ اللهِ صَلىَّ اللهُ عَليهِ وَسَلمَ مَن قَتلَ نَفْسَهُ بِحَدِيدَةٍ فِي يَدِهِ يَجَأُ بِها بَطْنَهُ يَوْمَ القِيامَةِ فِي نَارِ جَهَنمَ خَالِدًا&amp;nbsp;&amp;nbsp; مُخَلَّدًا&amp;nbsp; فِيهَا أبَدًا وَمَن قتلَ نَفسَهُ بِسُمٍّ تَرَدَّى بِه فَسَمَّهُ فِي يَدِهِ يَتَحَسَّاهُ فِي نَارِ جَهَنمَ خَالدًا&amp;nbsp;&amp;nbsp; مُخَلدًا&amp;nbsp; فِيهَا أبَدًا وَهَذا الحَدِيثُ ثابِتٌ فِي الصَّحِيحَينِ خ م&lt;br /&gt;Terjemah :&lt;br /&gt;Dari Abi Sholeh dari Abi hurairoh berkata : Rosululloh SAW. bersabda : Barang siapa melakukan bunuh diri dengan cara membenamkan besi keperutnya sendiri besuk pada hari kiamat akan masuk neraka Jahannam selam-lamanya.&lt;br /&gt;Dan barang siapa melakukan bunuh diri dengan cara menaruh racun di tangannya dengan menghirupnya maka akan masuk neraka jahanam selam-lamanya. Hadits ini telah ditetapkan dalam dua kitab Shohih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اسعاد الرفيق جز 2 ص : &lt;br /&gt;تتِمَّة مِنَ الكَبَائِرِ قَتلُ الإنْسَانِ نَفسَهُ لِقَولِه عَليْهِ الصَّلاةُ وَالسَّلامُ مَنْ تَرَدَّى مِنْ جَبَلٍ فَقتَلَ نَفْسَه فَهُو فِى نَارِ جَهَنّمَ يَترَدَّى فِيهَا خَالِدًا مُخَلدًا فِيهَا ابَدًا&lt;br /&gt;Terjemah :&lt;br /&gt;Termasuk dosa besar adalah bunuh diri, sebagaimana sabda Nabi SAW. : “Barang siapa bunuh diri dengan menjatuhkan diri dari ketinggian gunung maka akan masuk neraka jahanam dengan terlempar selama-lamanya.&lt;br /&gt;الموسوعة الفقهية&amp;nbsp; 6 ص : 285 – 286 &lt;br /&gt;الانتحار حرام بالاتفاق ويعتبر من اكبر الكبائر بعد الشرك بالله قال الله تعالى ولا تقتلوا النفس التى حرم الله الا بالحق وقال ولا تقتلوا انفسكم ان الله كان بكم رحيما وقد قرر الفقهاء ان المنتخر اعظم وزرا ممن قاتل غيره وهو فاسق وباغ على نفسه حتى قال بعضهم لايغسل ولايصلى عليه كالبغاة وقيل لاتقبل توبته تغليظا عليه كما ان ظاهر بعض الأحاديث يدل على خلوده في النار منها قوله من تردى من جبل فقتل نفسه فهو في نار جهنم يتردى فيها خالدا مخلدا فيها ابدا &lt;br /&gt;Terjemah : &lt;br /&gt;Bunuh diri adalah harom denga kesepakatan para ulama’ dan dipandang dosa yang paling besar setelah syirik kepada Allah. Allah berfirman ( artinya ): “ Janganlah kalian semua membunuh jiwa yang diharomkan oleh Allah kecuali dengan jalan yang haq”, dan&amp;nbsp; firman Allah ( artinya ): “Janganlah kalian membunuh dirimu sendiri sesungguhnya Allah maha penyayang terhadap kamu semua”. Para Fuqoha’ menetapkan bahwa orang&amp;nbsp; yang melakukan bunuh diri lebih besar dosanya dari pada orang&amp;nbsp; yang memerangi orang lain, dan dialah orang fasiq dan menganiaya dirinya, hingga sebagian ulama’ mengatakan bahwa dia tidak dimandikan dan disholati sebagaimana para pembangkang. Ada pendapat lain bahwa dia tidak diterima taubatnya karna memberatkan atas kesalahannya sebagaimana dlohirnya sebagian hadits menunjukkan keabadiannya dalam neraka.&lt;br /&gt;الموسوعة الفقهية&amp;nbsp; 6 ص : 285 – 286 &lt;br /&gt;ثانيا هجوم الواحد على صف العدو : 11 اختلف الفقهاء فى جوار هجوم رجل من المسلمين وحده على العدو مع التيقن بانه سيقتل فذهب الما لكية الى جواز اقدام الرجل المسلم على الكثير من الكفار ان كان قصده اعلاء كلمة الله وكان فيه قوة وظن تأثيره فيهم ولو علم ذهاب نفسه فلا يعتبر ذلك انتحارا – الى ان قال – وكذلك لو علم وغلب على ظنه انه يقتل لكن سينكى نكاية او سيبلى او يؤثر أثرا ينتفع به المسلمون ولا يعتبر هذا القاء النفس الى التهلكة المنهي عنه بقوله تعالى ولا تلقوا بأيديكم الى التهلكة – الى ان قال – كذلك قال ابن العربى والصحيح عندى جوازه لآن فيه اربعة اوجه الاول طلب الشهادة الثانى وجود النكاية الثالث تجرئة المسلمين عليهم الرابع ضعف نفوس الآعداء ليروا ان هذا صنع واحد منهم فما ظنك بالجميع &lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;Kedua masuknya seseorang pada barisan musuh. Para Fuqoha’ berselisih pendapat tentang bolehnya seorang diri kaum muslimin masuk kebarisan pasukan musuh dengan keyakinan dia akan terbunuh. Ulama’ madzhab Maliki berpendapat bahwa boleh seorang muslim mendatangi pasukan kafir dalam jumlah banyak apabila bertujuan meninggikan kalimah Allah dan dia mempunyai kekuatan dan persangkaan adanya pengaruh dikalangan orang-orang kafir walaupun dia yakin akan kehilangan nyawa, maka yang demikian itu tidak dianggap bunuh diri. – sampai perkataan Mushonnif- demikian pula jika ia yakin dan menyangka dengan kuat bahwa ia akan dibunuh akan tetapi dia akan benar-benar dapat mengalahkan/ menghancurkan/menimbulkan pengaruh yang dapat diambil manfaat oleh kaum muslimin. Tindakan seperti ini tidak dipandang mencampakkan diri pada kebinasaan yang dilarang oleh firman Allah ( artinya) : “ Janganlah kalian mencampakkan dirimu pada kehancuran “. – sampai perkataan Mushonnif-&amp;nbsp; Ibnul ‘Arobi berkata : yang shohih menurut saya tindakan tersebut boleh karna mengandung empat aspek (1) Mengharapkan mati syahid (2)Adanya kemenangan (3) Memberanikan umat Islam melawan orang kafir dan (4) melemahkan mental musuh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6( Hukuman bentuk apa dinilai tepat ditimpakan kepada promotor/pemberi indoktrinasi bunuh diri dengan pemahaman konsep jihad yang salah dan menanamkan keyakinan status mati syahid serta kepastian masuk surga kepada calon pelaku bom bunuh diri. &lt;br /&gt;Jawaban :&lt;br /&gt;Hukuman bagi promotor / pemberi indoktrinasi bunuh diri adalah ta’zir, bahkan bisa sampai hukuman mati , apabila dampak mafsadah dan madlaratnya merata dikalangan masyarakat luas serta hukuman ta’zir yang lain sudah tidak efektif lagi.&lt;br /&gt;تفسير الطبري ج: 6 ص: 205&lt;br /&gt;&amp;nbsp;إنّمَا جَزَآءُ الذِينَ يُحَارِبُونَ اللهَ وَرسولَهُ وَيَسْعَونَ فِي الأرْضِ فَسَادًا أنْ يُقتلُوا أوْ يُصَلبُوا أوْ تُقَطَّع أيْدِيهِمْ وأرْجُلِهمْ مِنْ خِلافٍ أوْ يُنْفَوا مِنَ الأرْضِ ذَلكَ لَهُم خِزْيٌ فِي الدُنيَا وَلهُم فِي الآخِرَةِ عَذَابٌ عَظيمٌ&lt;br /&gt;Terjemah :&lt;br /&gt;Balasan bagi orang yang memusuhi Alloh dan utusan-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi adalah dibunuh atau disalib atau dipotong kedua tangan dan kakinya secara bergantian (selang seling) atau disingkirkan dari muka bumi. Itu semua adalah balasan di dunia sedangkan balasan di akhirat adalah adzab yang sangat besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;تفسير ابن كثير ج: 2 ص: 48&lt;br /&gt;المحاربة هي المضادة والمخالفة وهي صادقة على الكفر وعلى قطع الطريق وإخافة السبيل وكذا الإفساد في الأرض&lt;br /&gt;Terjemah :&lt;br /&gt;Muharobah (memerangi) ialah : perlawanan dan menentang, yaitu sesuai (pas) dengan kufur dan tindakan perampokan dijalanan, dan menakut-nakuti di jalan, begitu juga membikin kerusakan dibumi.&lt;br /&gt;تفسير الطبري ج: 6 ص: 211&lt;br /&gt;&amp;nbsp;وأما قوله ويسعون في الأرض فسادا فإنه يعني ويعملون في أرض الله بالمعاصي من إخافة سبل عباده المؤمنين به أو سبل ذمتهم وقطع طرقهم وأخذ أموالم ظلما وعدوانا والتوثب على جرمهم فجورا وفسوقا&lt;br /&gt;Terjemah :&lt;br /&gt;Adapun pengertian firman Allah (artinya) : “ Dan mereka melakukan kerusakan di muka bumi.” Itu artinya : mereka melakukan kemaksiatan di muka bumi ini, dengan cara menakut-nakuti (terror/ancaman) jalannya orang-orang mukmin, atau jalannya tanggungan&amp;nbsp; orang-orang mukmin, dan menghadang perjalanannya, merampas harta bendanya dengan cara dzalim dan ceroboh (aniaya) dan berani melukainya dengan cara keterlaluan dan fasiq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;تفسير القرطبي ج: 6 ص: 149&lt;br /&gt;إنّمَا جَزَآءُ الذِينَ يُحَارِبُونَ اللهَ وَرسولَهُ وَيَسْعَونَ فِي الأرْضِ فَسَادًا أنْ يُقتلُوا أوْ يُصَلبُوا الآية - الى ان قال - قال مالك والشافعي وأبو ثور وأصحاب الرأي الآية نزلت فيمن خرج من المسلمين يقطع السبيل ويسعى في الأرض بالفساد قال ابن المنذر قول مالك صحيح قال أبو ثور واحتج لهذا القول&lt;br /&gt;Terjemah :&lt;br /&gt;Firman Allah (artinya) : “Seseungguhnya balasan orang-orang yang memerangi Alloh dan Rosul-Nya dan berbuat kerusakan di bumi agar supaya dibunuh, atau disalib”, dan seterusnya - sampai perkataan mufassir- Berkatalah Imam Malik, Imam Syafi-ie, Imam Abu Tsur, dan Para pakar pendapat : Ayat ini diturunkan buat orang Islam yang keluar memisahkan diri ikatan kelompoknya dan berbuat kerusakan di bum.Bberkatalah Ibnu Mundzir : Perkataan Imam Malik betul, Abu Tsaur berkata : Perkataan ini dapat dibuat hujjah / dasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;تفسير القرطبي ج: 7 ص: 133&lt;br /&gt;ولا تقتلوا النفس التي حرم الله إلا بالحق – الى ان قال - من شق عصا المسلمين وخالف إمام جماعتهم وفرق كلمتهم وسعى في الأرض فسادا بانتهاب الأهل والمال والبغي على السلطان والامتناع من حكمه يقتل فهذا معنى قوله إلا بالحق&lt;br /&gt;Terjemah :&lt;br /&gt;Firman Allah (artinya) : “Janganlah kalian semua membunuh seseorang yang diharamkan Alloh kecuali dengan haq” (cara yang benar). -sampai perkataan mufassir- : Barang siapa meretakkan persatuan kaum muslimin, menentang pimpinan kelompok umat Islam dan memisah-misahkan kalimah mereka&amp;nbsp; dan berbuat kerusakan dimuka bumi dengan jalan melakukan perampokan / perampasan keluargadan harta, dan membangkang terhadap pengusa dan menolak keputusannya, maka orang tersebut boleh dibunuh. Ini lah makna firman Illa bi al Haq. &lt;br /&gt;فتاوى الكبرى لابن تيمية 5\&lt;br /&gt;وَهَذَا التعْزِيرُ ليْسَ يُقَدَّرُ بَلْ يَنْتهِى اِلىَ القَتْلِ كَمَا فِى الصَّائِلِ فِى اَخْذِ المَالِ يَجُوْزُ اَنْ يُمْنَعَ مِن الأخْذِ وَلوْ بِالقتْلِ وَعلَى هَذا فَاِذا كَانَ المَقصُودُ دَفْعَ الفَسَادِ وَلمْ يَنْدَفِعْ إلاِّ بِالقتْلِ قُتِلَ. وَحِينئِذٍ فَمَن تَكَرَّرَ مِنهُ فِعْلَ الفَسَادِ وَلمْ يَرْتَدِعْ لِلحُدُودِ المُقَدَّرَةِ بَلِ اسْتَمَرَّ علىَ ذَلِكَ الفَسَادِ فَهُو كَالصَّائِلِ الذِّى لاَ يَنْدَفِعُ إلاّ بِالقتْلِ فَيُقتَلُ قِيلَ وَيُمْكِنُ انْ يُخْرَجَ شَارِبُ الخَمْرِ فِى الرَّابِعَةِ علىَ هَذا&lt;br /&gt;Terjemah :&lt;br /&gt;Hukuman ta’zir (menjerakan) ini tidak ada kepastian bahkan bisa sampai kepada hukuman bunuh, sebagaimana&amp;nbsp; dilakukan terhadap shoil (orang yang berbuat jahat) dalam mengambil harta, boleh menghadang dia dari mencuri harta meskipun dengan membunuh. Berdasarkan keterangan ini, ketika tujuan (ta’zir) adalah menolak kerusakan (bahaya) dan tidak tertangani kecuali dengan cara membunuh, ya dibunuh. Dengan demikian, orang yang berulang kali melakukan kejahatan, dan hukuman-hukuman yang diberikan tidak diindahkan, bahkan dia terus menerus berbuat jahat maka dia bagaikan shoil (penjahat) yang tidak bisa dihentikan kecuali dengan dibunuh, maka boleh dibunuh. Dikatakan, mungkin pemabuk menurut pendapat ini bisa dihukum sama dengan shoil (penjahat) dengan cara dibunuh.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;الفقه الاسلامى 7\5354&lt;br /&gt;وَالعُقوبَاتُ التَّعْزِيرِيَّةُ : هِىَ التَّوْبِيخُ اوِ الزَّجْرُ بِالكَلاَمِ وَالحَبْسُ وَالنَّفْيُ عَنِ الوَطَنِ وَالضَّرْبُ وَقدْ يَكُونُ التَّعْزِيرُ بِالقتْلِ سِيَاسَةً فِى رَأيِ الحَنَفِيّةِ وَبَعضِ المَالِكِيّةِ وَبَعضِ الشَّافِعِيّةِ اِذَا كَانَتِ الجَرِيْمَةُ خَطِيرَةً تَمَسُّ اَمْنَ الدَّوْلَةِ اوِ النِّظَامَ العَامَّ فِى الاسْلامِ مِثلَ قَتْلِ المُفَرِّقِ جَماعَةَ المُسلِمِينَ اوِ الدَّاعِى الىَ غَيرِ كِتابِ اللهِ وَسُنّةِ رَسُولِهِ صلىَّ اللهُ عَليهِ وَسلّمَ اوِ التَّجَسُّسِ اوِ انْتِهَاكِ عِرْضِ امْرَأةٍ بِالإكْرَاهِ اذَا لمْ يَكُنْ هُناكَ وَسِيلةٌ اُخْرَى لِقَمْعِهِ وَزَجْرِهِ أهـ &lt;br /&gt;Terjemah :&lt;br /&gt;Hukuman / sanksi ialah : mencela, atau mencegah dengan ucapan, menahan (memenjara), diasingkan jauh dari tanah kelahian dan dipukul. Bahkan terkadang ta’zir itu bisa terjadi dengan cara dibunuh&amp;nbsp; karena kepentingan siyasah didalam pendapat Hanafiyah, sebagian Malikiyah, serta sebagian Syafi’iyah. Ketika Jarimah (pidana)itu membahayakan yang menyangkut keselamatan negara, atau aturan umum dalam Islam, seperti membunuh orang yang memecah belah kelompok orang-orang Islam, atau orang yang mengajak kepada selain aturan Kitabulloh dan Sunnah Rosul-Nya SAW. atau meneror (menakut-nakuti), atau merusak harga diri perempuan dengan paksa ketika disana tidak ada cara lain untuk menanggulangi dan mencegahnya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Sumber: &lt;a href="http://pesantrenvirtual.com/"&gt;PesantrenVirtual.com&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-4864884817805448465?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/4864884817805448465/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=4864884817805448465' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/4864884817805448465'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/4864884817805448465'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/09/status-syahid-bagi-pelaku-bom-bunuh.html' title='Status Syahid Bagi Pelaku Bom Bunuh Diri'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-3730595926249934345</id><published>2010-09-27T21:35:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.548-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jihad'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fiqh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Jihad Dalam Kehidupan Bernegara &amp; Bermasyarkat</title><content type='html'>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;img src="http://www.blogger.comhttp://img2.blogblog.com/img/video_object.png" style="background-color: #b2b2b2; " class="BLOGGER-object-element tr_noresize tr_placeholder" id="ieooui" data-original-id="ieooui" /&gt; &lt;style&gt;st1\:*{behavior:url(#ieooui) }&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400;}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dapatkah dibenarkan menurut ajaran Islam bila dilakukan jihad terhadap Pemerintah RI dengan tuduhan sebagai negara kafir karena tidak menjalankan syari’at Islam sebagai hukum positif&amp;nbsp; ?&lt;br /&gt;Jawaban no. 1&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berjihad terhadap Pemerintah RI dengan tuduhan sebagai negara kafir tidak bisa dibenarkan, karena NKRI sudah memenuhi tuntutan kreteria sebagai dar al-Islam, disamping dalam pasal 29 ayat (2) UUD 1945 bahwa negara menjamin kebebasan beragama bagi warga negaranya. &lt;br /&gt;Ibarat :&lt;br /&gt;حاشية ســلـيــمــان الـجـمــل ، ج : 7 ، ص : 208، مــا نــصـــه :&lt;br /&gt;ثـُـمَّ رَأيْــتُ الـــرَّافِــعِــي وَغَـيْــرَهُ ذَكـَــرُوا نَــقـْـلاً عَــنِ الأصْــحَــابِ أنَّ دَارَ الإسْــلاَمِ ثـَـلاَثـَـةُ أقـْـسَــامٍ : قِــسْــمٌ يـَـسْــكُــنُــهُ الـمُـسْـلِـمُــونَ ، وَقِـسْــمٌ فـَـتـَـحُــوهُ وَأقـَـرُّوا أهْــلَــهُ عَــلَــيْــهِ بِــجـِـزْيـَــةٍ مَـلـَـكُــوهُ أوْ لاَ ، وَقِــسْــمٌ كـَـانُــوا يَــسْــكُــنُــونَــهُ ثـُـمَّ غَــلَــبَ عَــلَــيْــهِ الــكُــفـَّـارُ . قـَـالَ الــرَّافِــعِــيُّ : وَعـَــدُّهُــمُ الــقِــسْــمَ الـثـَّـانِـي يُــبَــيِّــنُ أنـَّـهُ يَــكْــفِـي فِــي كَــوْنـِـهـَـا دَارَ الإسْــلاَمِ&amp;nbsp; كـَـوْنُـــهَــا تـَـحْــتَ إسْــتِـــيْــلاءِ ألإمَــامِ وَإنْ لَــمْ يَــكـُـنْ فِــيــهَــا مُــسْــلِــمٌ . قـَـالَ : وَأمـَّـا عَــدُّهـُـمُ الــثـَّـالِــثَ فَــقـَـدْ يُــوْجَــدُ فِـي كـَـلاَمِــهِــمْ مَــا يُــشْــعِــرُ بِــأنَّ الإسْــتِـــيْــلاءَ الــقـَـدِيـْـمَــةَ يَــكْــفِـي لاسْــتِــمْــرَارِ الــحُــكْــمِ . اهـ&lt;br /&gt;Terjemah :&lt;br /&gt;Kemudian saya melihat Imam Rafi’i dan yang lain menuturkan pendapat yang dinukil dari para ulama’madzhab Syafi”i bahwa dar al-Islam (negara Islam) itu ada tiga bagian :&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Negara yang dihuni umat Islam.&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;&lt;span&gt;ü&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Negara yang&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;&lt;span&gt;ü&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; ditaklukkan umat Islam dan menetapkan penduduknya untuk tetap tinggal disana dengan membayar jizyah baik mereka itu memilikkannya atau tidak.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Negara yang dihuni oleh umat Islam kemudian dikuasai oleh orang-orang kafir.&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;&lt;span&gt;ü&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Imam Rafi’i berkata : Para ulama’ menggolongkan bagian kedua sebagai negara Islam, hal itu menjelaskan bahwa tentang penganggapan sebagai negara Islam cukup adanya negara itu&amp;nbsp; dibawah kekuasaan seorang imam walaupun disana tidak terdapat satupun orang muslim. Imam Rafi’i berkata : Adapun para ulama’ menggolongkan bagian ketiga sebagai negara Islam karena terkadang dijumpai dalam perbincangan para ulama’ suatu pendapat yang memberikan pengertian bahwa penguasaan yang sudah berlalu cukuplah untuk melestarikan hukum sebagai negara Islam.&lt;br /&gt;بغية المسترشدين ص : 254&lt;br /&gt;(مسئلة ى) كل محل قدر مسلم ساكن به على الامتناع من الحربيين فى زمن من الازمان يصير دار اسلام تجرى عليه احكام فى ذلك الزمان وما بعده وان انقطع امتناع المسلمين باستيلاء الكفار عليهم ومنعهم من دخوله واخراجهم منه وحينئذ فتسميته دار حرب صورة لا حكما فعلم أن أرض بتاوي بل وغالب أرض جاوة دار اسلام لاستيلاء المسلمين عليها سابقا قبل الكفار&lt;br /&gt;Terjemah :&lt;br /&gt;Setiap tempat dimana penduduk muslim disana kuasa mempertahankan dari ancaman orang-orang kafir harby pada suatu masa dari beberapa masa jadilah tempat itu dar al-Islam (negara Islam) yang boleh diberlakukan hukum-hukum Islam pada zaman itu dan sesudahnya sekalipun pertahanan kaum muslimin terputus sebab orang-orang kafir telah menguasai umat Islam, menghalangi memasuki negara itu dan mengusir umat Islam dari sana. Dalam keadaan seperti diatas maka tempat itu dinamakan dar al-harb secara de facto dan bukan dar al-harb secara de jure. Jadi bisa diketahui bahwa Betawi bahkan kebanyakan tanah Jawa adalah negara Islam karena umat Islam telah menguasainya jauh sebelum orang-orang kafir.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;الجهاد فى الاسلام 81 &lt;br /&gt;ويلاحظ من معرفة هذه الاحكام أن تطبيق احكام الشريعة الاسلامية ليس شرطا لاعتبار الدار دار الاسلام ولكنه حق من حقوق دار الاسلام فى اعناق المسلمين فاذا قصر المسلمون فى إجراء الاحكام الاسلامية غلى اختلافها فى دارهم التى أورثهم الله اياها فان هذا التقصير لا يخرجها عن كونها دار اسلام ولكنه يحمل المقصرين ذنوبا واوزارا.&lt;br /&gt;Terjemah :&lt;br /&gt;Dilihat dari mengetahui hukum-hukm ini bahwa menerapkan hukum syariat Islam bukan suatu syarat bagi negara dianggap sebagai negara Islam, akan tetapi merupakan salah satu dari hak-hak negara Islam yang menjadi tanggung jawab umat Islam. Jadi apabila umat Islam ceroboh dalam menjalankan hukum Islam atas cara yang berbeda-beda dinegara yang telah dianugerahkan oleh Allah kepadanya, maka kecerobohan ini tidak merusak adanya negara dinamakan negara Islam, akan tetapi kecorobohan itu membebani mereka dosa-dosa dan kesalahan-kesalahan. &lt;br /&gt;(2) Bolehkah dilaksanakan jihad dengan target mengganti NKRI yang berdasar Pancasila dan UUD 1945 menjadi dawlat Islamiyah&amp;nbsp; ?&lt;br /&gt;Jawaban no. 2&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Jihad dengan target mengganti NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dengan daulah Islamiyyah tidak bisa dibenarkan, karena jika hal itu dilakukan sudah pasti menimbulkan kekacauan dalam berbagai aspek kehidupan bernegara dan bermasyarakat dimana-mana dan bahkan bisa terjadi perang saudara yang justru semakin jauh dari target jihad yang dicita-citakan.&lt;br /&gt;Ibarat :&lt;br /&gt;الإمــامــة الــعــظــمـى عند اهل السنة والجماعة ، ص : 502، مــا نــصـــه :&lt;br /&gt;ذَهَـــبَ غَــالِــبُ أهْـــلِ الــسُّــنـَّـةِ وَالــجَــمَــاعَــةِ إلَـَى أنـَّــهُ لا يَــجُــوزُ الــخُـــرُوجُ عَــلـَـى أئِــمَّــةِ الــظُّـلْــمِ وَالــجَــوْرِ بِــالــسَّــيْــفِ مَــا لـَـمْ يَـصِــلْ بِــهِــمْ ظُــلـْـمُــهُــمْ وَجَـــوْرُهـُـمْ إلـَى الـكـُـفْــرِ البـَـوَاحِ أوْ تـَـرْكِ الــصَّــلاةِ وَالــدَّعـْـــوَةِ إلـَـيــهَــا أوْ قِــيـَـادَةِ الأُمـَّـةِ بِــغـَـيْــرِ كِــتـَـابِ اللهِ تـَــعــالـَى كـَـمـَـا نـَـصَّــتْ عَــلَــيــهـَـا الأحَــادِيــثُ الــسَّــابِـــقـَـةُ فَِــي أسْــبَــابِ الــعَـــزْلِِ &lt;br /&gt;Terjemah :&lt;br /&gt;Mayoritas golongan ahlussunnah wal jama’ah berpendapat bahwa tidak diperbolehkan membangkang terhadap pemimpin-pemimpin yang dhalim dan menyeleweng dengan jalan memerangi selama kedhaliman dan penyelewengannya tidak sampai kepada kekufuran yang jelas atau meninggalkan shalat dan da’wah kepadanya atau memimpin umat tanpa berdasarkan kitab Allah sebagaimana dijelaskan oleh hadits-hadits yang sudah lalu dalam menerangkan sebab-sebab pemecatan imam.&lt;br /&gt;التشريع الجنائ الاسلامى جز 2 ص :677 , ف : الشيخ عبد القادر عودة&amp;nbsp; , ط : مؤسسة الرسالة &lt;br /&gt;ومع ان العدالة شرط من شروط الامامة الا ان الرأي الراجح في المذاهب الاربعة ومذهب الشيعة الزيدية هو تحريم الخروج على الامام الفاسق الفاجر ولو كان الخروج للامر بالمعروف والنهي عن المنكر لان الخروج على الامام يؤدي عادة الى ماهو انكر مما فيه وبهذا يمتنع النهي عن المنكر لان مشروطه لايؤدي الانكار الى ماهو انكر من ذلك الى الفتن وسفك الدماء وبث الفساد واضطراب البلاد واضلال العباد وتوهين الامن وهدم النظام &lt;br /&gt;Terjemah :&lt;br /&gt;Memang sikap adil merupakan salah satu syarat-syarat menjadi imam / pemimpin, hanya saja pendapat yang rajih (unggul) dalam kalangan madzhab empat dan madzhab Syi’ah Zaidiyyah mengharamkan bertindak makar terhadap imam yang fasik lagi curang walaupun makar itu dengan dalih amar ma’ruf nahi munkar. Karena makar kepada imam biasanya akan mendatangkan suatu keadaan yang lebih munkar dari pada keadaan sekarang. Dan sebab alasan ini maka tidak diperbolehkan mencegah kemungkaran, karena persyaratan mencegah kemungkaran harus tidak mendatangkan fitnah, pembunuhan, meluasnya kerusakan, kekacauan negara, tersesatnya rakyat, lemah keamanan dan rusaknya stabilitas. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;(3) Adakah perintah jihad melawan WNA yang tinggal di Indonesia dalam jangka waktu lama/sementara dengan alasan negara asal mereka mengintimidasi umat Islam ?&lt;br /&gt;Jawaban no. 3&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Bila yang dimaksud jihad adalah qital (memerangi) maka tidak ada perintah untuk jihad dan bahkan ada kewajiban atas kita untuk berupaya menciptakan rasa aman bagi mereka.&lt;br /&gt;Ibarat :&lt;br /&gt;قــرة الـعـيـــن للــعــلامــة الـشـيــخ مـحــمــد سـلـيـمــان الــكــردي الــمــدني الـشــافــعــي ص : 208-209 ، مــا نــصـــه :&lt;br /&gt;اَلـَّـذِيْ يَــظْــهَــرُ لِلْـفَـقِــيْــرِ أَنَّــهُــمْ حَــيْــثُ دَخَــلُــوْا بَــلَــدَنـَـا لِلـتـِّـجـَـارَةِ مُـعْـتـَمِــدِيـْـنَ عَــلَـى الْـعَـادَةِ الْـمُـطَّــرِدَةِ مِــنْ مَــنْــعِ الـسُّــلْـطَـانِ مِــنْ ظُــلْـمِــهِــمْ وَأَخْـــذِ أَمْــوَالِــهِــمْ وَقـَـتـْـلِ نُــفُــوْسِــهِــمْ وَظَـنُّـــوْا أَنَّ ذَلِــكَ عَــقـْـدَ أَمَــانٍ صَــحِــيْــحٍ لاَ يـَـجُـــوْزُ إِغْــتِــيـَـالـُـهُــمْ ، بَــلْ يَــجِــبُ تـَـبْــلِــيْـغـُـهُـــمُ ألْـمَـأْمَــنَ ... لأَِنَّ الـسُّـلْـطَــانَ فِـيْــهَــا جـَــرَتْ عَـــادَتـُــهُ بِــالــذَّبِّ عَــنْــهُــمْ، وَهُـــوَ عَــيْــنُ الأَمـَـانِ .&lt;br /&gt;Terjemah :&lt;br /&gt;Apa yang tampak bagi al Faqir (Syekh Muhammad Sulaiman al Kurdi) bahwa mereka (orang-orang kafir) sekiranya memasuki negara kita (umat Islam) untuk berbisnis dengan berpedoman pada adat yang berlaku yaitu larangan pemerintah menganiaya mereka, merampas hartanya, membunuh jiwanya dan mereka menduga bahwa hal yang demikian itu merupakan bentuk jaminan keamanan yang sah, maka tidak diperbolehkan menyerang mereka bahkan wajin berupaya menciptakan rasa aman pada mereka …. Karena adat kebiasaan pemerintah sudah berlaku melindungi mereka dan itulah hakikat jaminan keamanan.&lt;br /&gt;(4) Layakkah senjata organik TNI/Kepolisian RI distatuskan sebagai harta fa’i dan boleh dilucuti dalam kerangka jihad ?&lt;br /&gt;Jawaban no. 4&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Tidak layak menjadi harta faik (rampasan), karena tidak memenuhi ktreteria sebagai harta fai’.&lt;br /&gt;Ibarat :&lt;br /&gt;اسعاد الرفيق جز 1 ص : 66 &lt;br /&gt;الفَيْءُ فِى اللُّغَةِ الرُّجُوعُ وَاصْطِلاحًا هُوَ المَالُ الَّذِي يُؤْخَذُ مِنَ الحَرْبِيِّينَ مِنْ غَيْرِ قِتَالٍ اي بِطَرِيقِ الصُّلْحِ كَالجِزْيَةِ وَالخَرَاجِ &lt;br /&gt;Terjemah :&lt;br /&gt;Fai’ menurut bahasa berati kembali dan menurut istilah adalah harta yang diambil dari orang-orang kafir harby (musuh) dengan tanpa melalui peperangan yakni denagn jalan damai seperti jizyah dan penghasilan.&lt;br /&gt;الــبـيــان فــي فــقــه الإمــام الــشــافــعــي . ج : 12 ، ص : 187، ف&amp;nbsp; : العمرانى مــا نــصـــه :&lt;br /&gt;الــفــيء هــو الــمــال الــذي يــأخــذه الـمـسـلـمــون مــن الــكــفــار بــغــيــر قــتــال ، ســمـي بــذلــك لأنـــه يــرجــع مــن الـمــشــركــيــن إلـى الـمـسـلـمـيــن – الى ان قال-&amp;nbsp; والــفـيء يــنــقــســم قــســمــيــن : أحــدهــمــا أن يــتــخــلـى الــكــفــار عــن أوطــانــهــم خــوفــا مــن الـمـسـلـمـيــن ويـتـــركــوا فــيــهــا أمــوالا فــيــأخــذهــا الـمـسـلـمـــون، أو يــبــذلــوا أمــوالا للـكــف عــنــهــم ، فــهـــذا يــخــمــس ويـــصــرف خــمــســه إلـى مــن يــصــرف إلــيــه خــمــس الــغــنــيــمــة عــلــى مــا مــضى . والـــثــانـي : الــجــزيــة الـتــي تـــؤخــذ مــن أهــل الــذمــة وعـــشــور تــجــارة أهــل الــحــرب إذا دخــلــوا دار الإســلام ومــال مــن مــات مــنــهـــم فـي دار الإســلام ولا وارث لـــه ، ومــال مــن مــات أو قــتــل عــلــى الــردة.&lt;br /&gt;Terjemah :&lt;br /&gt;Fai’ adalah harta&amp;nbsp; yang diambil oleh kaum muslimin tidak dengan jalan perang. Dinamakan fai’ karena harta itu kembali dari orang-orang musyrik kepada kaum muslimin –sampai perkataan muallif-&amp;nbsp; Fai’ ada dua bagian yaitu : (1) terjadi ketika orang-orang kafir mengosongkan tempat-tempat tinggal mereka karena takut terhadap kaum muslimin dan mereka meninggalkan hartanya lalu kaum muslimin mengambilnya atau mereka menyerahkan hartanya agar mereka mendapatkan perlindungan. Harta ini dibagi lima bagian dan yang seperlima ditasarufkan kepada orang-orang yang mendapat seperlima bagian dari harta rampasan perang sesuai keterang terdahulu. (2) jizyah (upeti) yang dipungut dari golongan kafir ahli dzimmah, sepersepuluh dari perdagangan golongan kafir harby apabila mereka masuk negara Islam, harta orang kafir yang mati dinegara Islam sementara mereka tidak mempunyai ahli waris dan harta orang yang mati atau dibunuh dalam keadaan murtad.&lt;br /&gt;(5) Wajibkah diupayakan terbentuk pemerintahan internasional berasas Islam dengan sistem kepemimpinan khalifah dan negara-negara yang berpenduduk muslim diberlakukan sebagai negara federal (manthiqi) pada masa sekarang?&lt;br /&gt;Jawaban no. 5&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Dalam hal ini terdapat perbedaan pendapat dikalangan para ulama :&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Tidak boleh terjadi lebih dari satu pemimpin (imam) bahkan hanya ada satu pemimpin untuk seluruh dunia. Pada pendapat pertama ini masih terjadi perbedaan lagi, yaitu :&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Tidak memperbolehkan secara mutlak, baik adanya wilayah kedaulatan Islam semakin meluas maupun tidak.&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;&lt;span&gt;Þ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;&lt;span&gt;Þ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &amp;nbsp;Tidak memperbolehkan jika memang tidak terdapat halangan untuk bersatu atas seorang pemimpin (imam). Jadi jika terdapat halangan seperti makin meluasnya kawasan yang dihuni umat Islam yang tidak hanya satu pulau saja bahkan sampai pada pulau yang berbeda-beda yang tentu akan semakin jauh dari pengawasan imam, maka dalam kondisi seperti ini diperbolehkan membentuk pemimpin (imam) lebih dari satu orang. &lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Memperbolehkan adanya lebih dari satu pemimpin (imam) secara mutlak.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Ibarat :&lt;br /&gt;الإمــامــة الــعــظــمـى عند اهل السنة والجماعة ، ص : 551-561، ط : دار الفكر , مــا نــصـــه :&lt;br /&gt;وَمِــنْ خِـــلالِ هَــذِهِ الــدِّرَاسَــةِ إتـَّـضَــحَ أنَّ فِـي الـمَـسْـئَـلَــةِ مَــذْهَــبَــيْــنِ : الـمَــذْهَــبُ الأوَّلُ ، وَهُــوَ مَــذْهَــبُ جَــمَــاهِــيْــرِ الـمُـسْـلِـمِـيْــنَ مِـنْ أهْــلِ الــسُّــنـَّـةِ وَالـجَـمَـاعَــةِ وَغَــيْــرِهِــمْ قـَـدِ يــمًـا وَحـَـدِيـْـثـًـا، وَهُـــوَ أنـَّـهُ لاَيَــجُــوْزُ تـَـعَـــدُّدُ الأئِـمَّــةِ فِـي زَمـَـانِ وَاحِــدٍ وَفِـي مَــكَـانٍ وَاحِــدٍ . قـَـالَ الـمَـاوَرْدِي : إذَا عُــقِــدَتْ الإمَــامَــةُ لإمَامَــيْــنِ فِـي بَــلَــدَيْــنِ لـَـمْ تـَـنْــعَــقِــدْ إمَــامَـتـُـهـُـمَـا ِلأنـَّــهُ لاَ يَــجُــوزُ أنْ يَــكُــونَ لِلأمَّـــةِ إمَـامَـانِ فِـي وَقـْـتٍ وَاحِــدٍ وَإنْ شَــذَّ قـَــوْمٌ فَــجَـــوَّزُوْهُ . وَقـَـالَ الـنـَّـوَوِيُّ : إتـَّـفَــقَ الــعُــلَــمَــاءُ عَــلـَى أنـَّـهُ لاَ يَــجُــوزُ أنْ يُــعْــقـَـدَ لِــخَـلِـيْـفَـتَـيْــنِ فِــي عَــصْــرٍ وَاحِــدٍ، وَهَـــؤُلاَءِ الـقـَـائِــلُــونَ بـِـالـمَــنْــعِ عـَـلـَى مَــذْهَــبَــيْــنِ : &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;&lt;span&gt;v&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &amp;nbsp;قـَــوْمٌ قـَـالـُـوا بِــالــمَــنْــعِ مـُـطْــلَــقـًـا سَــوَاءٌ إتـَّـسَــعَــتْ رَقـْـعَــةُ الــدَّوْلـَـةِ الإسْــلاَمِــيَّــةِ أمْ لاَ ، وَإلـَى هـَــذَا الــقـَـوْلِ ذَهَــبَ أكْــثـَـرُ أهْــلِ الـسُّـنـَّـةِ وَالـجَـمَـاعَــةِ وَبَــعْــضُ الـمُـعْــتـَـزِلـَـةِ حَــتـَّى زَعَــمَ ألــنَّــوَوِيُّ إتـِّـفـَـاقَ الـعُــلَــمَــاءِ عَــلَــيْــهِ &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;وَهـُـنَــاكَ مَــنْ قـَـالَ بِــالــمَــنْــعِ&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;&lt;span&gt;v&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; إلاَّ أنْ يَــكُــوْنَ هُــنَــاكَ سَــبَــبٌ مَــانِــعٌ مِــنَ الإِتـِّـحـَـادِ عَــلَـى إمَــامٍ وَاحِــدٍ وَيَــقـْـتـَـضِـي هَــذَا الــسَّــبَــبُ الــتـَّـعَــدُّدَ . وَفِـي هَــذِهِ الــحَـالَــةِ يَــجُــوْزُ الـتـَّعَــدُّدُ &lt;br /&gt;وَذَكـَـرَ إمَــامُ الــحَــرَمَــيْــنِ الــجُــوَيْــنِـيُّ أَهَــمُّ هَــذِهِ الأسْــبَــابِ فِـي (قَــوْلـِـهِِ مِــنْــهَـا إِتـِّـسَــاعُ الـخِــطَّـةِ وَانْـسِــحَــابِ ألإسْــلاَمِ عَــلـَى أقـْـطَــارٍ مُــتـَـبَــايـِـنَــةٍ وَجَــزَائِــرَ فِـي لـُـجَــجٍ مُــتـَـقـَـاذِفـَـةٍ . وَقـَـدْ يَــقـَـعُ قـَـوْمٌ مِــنَ الـنـَّـاسِ نـُـبْــذَةً مِــنَ الــدُّنـْـيـَا لاَ يَـنْــتـَـهِـي إلـَـيْــهـِـمْ نَــظَــرُ الإمَــامُ وَقـَـدْ يَــتـَـوَلـَّـجُ خَــطُّ مِــنْ دِيـَـارِ الــكـُـفـْـرِ بَــيْــنَ خِــطَّــةِ الإسْــلاَمِ وَيَــنْـقـَـطِــعُ بِــسَـبَــبِ ذَلـِـكَ نَــظَــرُ الإمَـامِ عَــنِ الـَّـذِيــنَ وَرَاءَهُ مِــنَ الـمُـسْـلِـمِـيــنَ . قـَـالَ : فَــإذَا اتـَّـفَــقَ مَـاذَكـَـرْنَــاهُ فَــقـَـدْ صَــارَ صَــائِــرُونَ عِــنْــدَ ذَلِــكَ إِلـَـى تـَـجْــوِيــزِ نَـصْــبِ الإمَــامِ فِـي الــقـُـطْــرِ الـَّـذِي لاَ يَـبْـلـُـغُــهُ اَثـَـرُ نـَـظَــرِ الإمَــامِ . وَعَـــزَا الــجُــوَيْـنِـيُّ هـَـذَا الــقـَـوْلَ إلَـى شَــيْــخِــهِ أبِـي الـحَـسَــنِ الأشْــعَـــرِيِّ وَالأسْــتـَـاذِ أبِـي إسْــحَــاقَ الإسْــفِــرَايِـيْـنِيِّ وَهُــوَ وَجْــهٌ لِـبَـعْــضِ أصْــحَـابِ الـشَّــافِــعِــيِّ وَرَجَّــحَــهُ أبُـو مَــنْـصُــوْرُ الـبَـغْــدَادِيُّ ، وَإلـَى ذَلِـكَ ذَهَــبَ الــقـُـرْطُـبِـيُّ فِـي تـَـفْــسِـيْـرِهِ فَــقـَـالَ : لـَـكِــنْ إذَا تـَـبـَـاعَــدَتِ الأقـْـطَــارُ وَتـَـبـَـايَــنَــتْ كـَالأنْــدَلـُـسِ وَ خُــرَسـَـانَ جَــازَ ذَلِــكَ ، لـَـكِــنْ يـُـلاَحَــظُ مِــنْ أقـْـوَالِ الـمُـجِـيْـزِيـْـنَ عِــنْــدَ اتـِّـسَــاعِ الــرِّقـْـعَــةِ إنـَّـمـَا ذَلِــكَ بِـسَـبَـبِ الــضَّــرُورَةِ ، وَإلاَّ فَــإنَّ وَحْــدَة َالإمَــامَــةِ هِــيَ الأصْــلُ ، وَإنَّ الـتـَّـعَــدُّدَ إنـَّـمَــا أُبِــيْــحَ عَــلـَى سَـبِـيــلِ الإسْـتِـثـْـنـَـاءِ الـمَـحْـضِ وَلِــضَــرُورَاتٍ تـُـجِــيْــزُهُ ، وَالــضَّــرُورَةُ تـُـقـَـدَّرُ بـِـقـَـدْرِهـَـا وَإذَا زَالـَـتِ الــضَّــرُورَةُ زَالَ حُــكْــمُــهَـا وَبَــقِـيَ الأصْــلُ . الــمَــذْهـَـبُ الــثـَّـانِـي الــقـَـائِــلـُـونَ بِــجَــوَازِ الــتـَّـعـَـدُّدِ مُـطْــلـَـقـًـا ، وَإلـَى ذَلِــكَ ذَهـَـبَ بـَـعـْـضُ الـمُـعْـتـَـزِلـَـةُ كـَالـجـَاحِــظِ وَبَـعْــضُ الــكَــرَامِــيـَّـةِ وَعَــلَـى رَأسِــهِـــمْ مُـحَـمَّــدُ بْــنُ كـَـرَامٍ الـسَـجَــسْـتـَـانِيُّ الـَّـذِي يَــنْــتَـسِـبـُـونَ إلـَـيـْـهِ ، وَكـَـذلِــكَ أبُـو الـصَّــبـَـاحِ الـسَـمَــرْقـَـنـْـدِيُّ . &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Khulasoh :&lt;br /&gt;Tentang boleh tidaknya imam lebih dari satu orang terdapat dua madzhab dikalangan para ulama’ :&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;&lt;span&gt;ü&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &amp;nbsp;Madzhab mayoritas umat Islam dari golongan ahlussunnah wal jama’ah dan yang lain dimasa lalu dan sekarang, bahwa tidak diperbolehkan adanya pemimpin berbilangan dalam satu masa tempat. Madzhab pertama ini terpecah menjadi dua sub madzhab (1) tidak memperbolehkan secara mutlak. Pendapat ini disampaikan oleh al Mawardi, an Nawawi, kebanyakan kalangan ahlussunnah wal jama’ah dan sebagain golongan mu’tazilah, dan (2) tidak memperbolehkan terjadi lebih dari dari satu imam, kan tetapi dalam realitanya yang demikian itu tidak memungkinkan karena beberapa sebab yang menuntut adanya imam lebih dari satu orang. Sebab-sebab itu antara lain semakin meluasnya daerah Islam, tersebarnya agama Islam sampai pada kawasan yang berbeda-beda dan pulau-pulau yang berjauhan sampai bahkan terpisahkan oleh negara kafir serta terputusnya jangkauan pantauan imam. Menurut pendapat kedua ini pada dasarnya imam itu harus satu, tetapi karena realita menuntut adanya imam lebih satu maka bolehlah hal itu dilakukan sebatas yang diperlukan. Pendapat ini disampaikan antara lain Imam Haramain, Abu Hasan al Asya’ari, Abu Ishaq al Isfirayini, Abu Manshur al Baghdadi dan al Qurthubi.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;&lt;span&gt;ü&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &amp;nbsp;Madzhab golongan yang memperbolehkan lebih dari stu imam secara mutlak. Pendapat ini didukung oleh sebagian kelompok mu’tazilah, sebagian kelompok Karamiyyah dan juga Abu Shabah as Samarqandi.&lt;br /&gt;السيل الجرار جز 4 ص : 512 ف : الشيخ محمد بن على بن محمد الشوكانى &lt;br /&gt;واما بعد انتشار الاسلام واتساع رقعته وتباعد اطرافه فمعلوم انه قد صار لكل قطر او اقطار الولاية الى امام او سلطان وفى القطر الاخر او الاقطار كذلك ولاينفذ لبعضهم امر ولانهي في القطر الاخر واقطاره التى رجعت الى ولايته فلا بأس بتعدد الائمة واسلاطين ويجب الطاعة لكل واحد منهم بعد البيعة له على اهل القطر الذي ينقذ فيه اوامره ونواهيه وكذلك صاحب القطر الاخر فاذا قام من ينازعه فى القطر الذي قد ثبتت فيه ولايته وبايعه اهله كان الحكم فيه ان يقتل اذا لم يتب ولايجب على اهل القطر الاخر طاعته ولاالدخول تحت ولايته لتباعد الاقطار وانه قد لايبلغ الى ما تباعد منها خبر امامها او سلطانها ولا يدرى من قام منهم او مات فالتكليف بالطاعة والحال هذه تكليف بما لايطاق وهذا معلوم لكل من له اطلاع على احوال العباد والبلاد فان اهل الصين والهند لايدرون بمن له الولاية فى ارض المغرب فضلا عن ان يتمكنوا من طاعته وهكذا العكس وكذلك اهل ما وراء النهر لايدرون بمن له الولاية في اليمن وهكذا العكس فاعرف هذا فانه المناسب للقواعد الشرعية والمطابق لما تدل عليه الادلة ودع عنك ما يقال فى مخالفته فان الفرق بين ما كانت عليه الولاية الاسلامية فى اول الاسلام وما هي عليه الآن اوضح من شمس النهار ومن انكر هذا فهو مباهت لايستحق ان يخاطب بالحجة لانه لايعقل&lt;br /&gt;Khulasoh :&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tersebarnya agama Islam, meluasnya kawasan Islam dan semakin jauhnya jarak daerah-daerah Islam menuntut adanya seorang imam/pemimpin disetiap kawasan. Konsekwensinya setiap umat Islam dikawasan itu berkewajiban menta’ati pemimpinnya dan siapa saja yang menentangnya layak dihukum bunuh jika ia tidak bertaubat. Keharusan umat Islam sedunia hanya dipimpin oleh seorang imam/khalifah adalah tuntutan yang tak mungkin direalisasikan mengingat lasan-alasan diatas. Realita yang seperti inilah yang sesuai dengan kaidah-kaidah syar’iyyah, berbeda halnya dengan wilayah kekuasaan Islam pada masa awal perkembangannya. Jadi barang siapa mengingkari kenyataan yang jelas-jelas berbeda dengan keadaan masa lalu, inilah orang yang tak pantas lagi diajak bicara dengan argumen-argumen karena dia itu tidak berakal.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;(6)&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Apakah terhadap warga negara Indonesia yang menganut keyakinan / agama lain harus diposisikan sebagai musuh atau lawan dalam mengimplementasikan konsep jihad ?&lt;br /&gt;Jawaban no. 6&lt;br /&gt;Kita tidak diperkanankan memposisikan warga negara non muslim sebagai musuh yang boleh kita perangi, akan tetapi malah kita berkewajiban untuk mengupayakan mereka tetap merasa aman hidup berdampingan dengan kita.&lt;br /&gt;Ibarat :&lt;br /&gt;فـي قــرة الـعـيـــن للــعــلامــة الـشـيــخ مـحــمــد سـلـيـمــان الــكــردي الــمــدني الـشــافــعــي ص : 208-209 ، مــا نــصـــه :&lt;br /&gt;اَلـَّـذِيْ يَــظْــهَــرُ لِلْـفَـقِــيْــرِ أَنَّــهُــمْ حَــيْــثُ دَخَــلُــوْا بَــلَــدَنـَـا لِلـتـِّـجـَـارَةِ مُـعْـتـَمِــدِيـْـنَ عَــلَـى الْـعَـادَةِ الْـمُـطَّــرِدَةِ مِــنْ مَــنْــعِ الـسُّــلْـطَـانِ مِــنْ ظُــلْـمِــهِــمْ وَأَخْـــذِ أَمْــوَالِــهِــمْ وَقـَـتـْـلِ نُــفُــوْسِــهِــمْ وَظَـنُّـــوْا أَنَّ ذَلِــكَ عَــقـْـدَ أَمَــانٍ صَــحِــيْــحٍ لاَ يـَـجُـــوْزُ إِغْــتِــيـَـالـُـهُــمْ ، بَــلْ يَــجِــبُ تـَـبْــلِــيْـغـُـهُـــمُ ألْـمَـأْمَــنَ ... لأَِنَّ الـسُّـلْـطَــانَ فِـيْــهَــا جـَــرَتْ عَـــادَتـُــهُ بِــالــذَّبِّ عَــنْــهُــمْ، وَهُـــوَ عَــيْــنُ الأَمـَـانِ .&lt;br /&gt;Terjemah :&lt;br /&gt;Apa yang tampak bagi al Faqir (Syekh Muhammad Sulaiman al Kurdi) bahwa mereka (orang-orang kafir) sekiranya memasuki negara kita (umat Islam) untuk berbisnis dengan berpedoman pada adat yang berlaku yaitu larangan pemerintah menganiaya mereka, merampas hartanya, membunuh jiwanya dan mereka menduga bahwa hal yang demikian itu merupakan bentuk jaminan keamanan yang sah, maka tidak diperbolehkan menyerang mereka bahkan wajin berupaya menciptakan rasa aman pada mereka …. Karena adat kebiasaan pemerintah sudah berlaku melindungi mereka dan itulah hakikat jaminan keamanan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Sumber: &lt;a href="http://pesantrenvirtual.com/"&gt;PesantrenVirtual.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-3730595926249934345?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/3730595926249934345/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=3730595926249934345' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/3730595926249934345'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/3730595926249934345'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/09/jihad-dalam-kehidupan-bernegara.html' title='Jihad Dalam Kehidupan Bernegara &amp; Bermasyarkat'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-5303069493052104678</id><published>2010-09-16T21:52:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.548-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fadilah-fadilah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>KEUTAMAAN PUASA SYAWAL</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Abu Ayyub Al-Anshari radhiallahu 'anhu meriwayatkan, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Barangsiapa berpuasa penuh di bulan Ramadhan lalu menyambungnya dengan (puasa) enam hari di bulan Syawal, maka (pahalanya) seperti ia berpuasa selama satu tahun . (HR. Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ahmad dan An-Nasa'i, meriwayatkan dari Tsauban, Nabi shallallahu 'alaihi wasalllam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Puasa Ramadhan (ganjarannya) sebanding dengan (puasa) sepuluh bulan, sedangkan puasa enam hari (di bulan Syawal, pahalanya) sebanding dengan (puasa) dua bulan, maka itulah bagaikan berpuasa selama setahun penuh." ( Hadits riwayat Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban dalam "Shahih" mereka.)&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Barangsiapa berpuasa Ramadham lantas disambung dengan enam hari di bulan Syawal, maka ia bagaikan telah berpuasa selama setahun. " (HR. Al-Bazzar) (Al Mundziri berkata: "Salah satu sanad yang befiau miliki adalah shahih.")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pahala puasa Ramadhan yang dilanjutkan dengan puasa enam hari di bulan Syawal menyamai pahala puasa satu tahun penuh, karena setiap hasanah (tebaikan) diganjar sepuluh kali lipatnya, sebagaimana telah disinggung dalam hadits Tsauban di muka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membiasakan puasa setelah Ramadhan memiliki banyak manfaat, di antaranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Puasa enam hari di buian Syawal setelah Ramadhan, merupakan pelengkap dan penyempurna pahala dari puasa setahun penuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Puasa Syawal dan Sya'ban bagaikan shalat sunnah rawatib, berfungsi sebagai penyempurna dari kekurangan, karena pada hari Kiamat nanti perbuatan-perbuatan fardhu akan disempurnakan (dilengkapi) dengan perbuatan-perbuatan sunnah. Sebagaimana keterangan yang datang dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam di berbagai riwayat. Mayoritas puasa fardhu yang dilakukan kaum muslimin memiliki kekurangan dan ketidak sempurnaan, maka hal itu membutuhkan sesuatu yang menutupi dan menyempurnakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Membiasakan puasa setelah Ramadhan menandakan diterimanya puasa Ramadhan, karena apabila Allah Ta'ala menerima amal seorang hamba, pasti Dia menolongnya dalam meningkatkan perbuatan baik setelahnya. Sebagian orang bijak mengatakan: "Pahala'amal kebaikan adalah kebaikan yang ada sesudahnya." Oleh karena itu barangsiapa mengerjakan kebaikan kemudian melanjutkannya dengan kebaikan lain, maka hal itu merupakan tanda atas terkabulnya amal pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula sebaliknya, jika seseorang melakukan suatu kebaikan lalu diikuti dengan yang buruk maka hal itu merupakan tanda tertolaknya amal yang pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Puasa Ramadhan -sebagaimana disebutkan di muka- dapat mendatangkan maghfirah atas dosa-dosa masa lain. Orang yang berpuasa Ramadhan akan mendapatkan pahalanya pada hari Raya'ldul Fitri yang merupakan hari pembagian hadiah, maka membiasakan puasa setelah 'Idul Fitri merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat ini. Dan sungguh tak ada nikmat yang lebih agung dari pengampunan dosa-dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu termasuk sebagian ungkapan rasa syukur seorang hamba atas pertolongan dan ampunan yang telah dianugerahkan kepadanya adalah dengan berpuasa setelah Ramadhan. Tetapi jika ia malah menggantinya dengan perbuatan maksiat maka ia termasuk kelompok orang yang membalas kenikmatan dengan kekufuran. Apabila ia berniat pada saat melakukan puasa untuk kembali melakukan maksiat lagi, maka puasanya tidak akan terkabul, ia bagaikan orang yang membangun sebuah bangunan megah lantas menghancurkannya kembali. Allah Ta'ala berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan janganlah kamu seperti seorang perempuan yang menguraikan benangnya yang sudah dipintal dengan kuat menjadi cerai berai kembali "(An-Nahl: 92)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Dan di antara manfaat puasa enam hari bulan Syawal adalah amal-amal yang dikerjakan seorang hamba untuk mendekatkan diri kepada Tuhannya pada bulan Ramadhan tidak terputus dengan berlalunya bulan mulia ini, selama ia masih hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang setelah Ramadhan berpuasa bagaikan orang yang cepat-cepat kembali dari pelariannya, yakni orang yang baru lari dari peperangan fi sabilillah lantas kembali lagi. Sebab tidak sedikit manusia yang berbahagia dengan berlalunya Ramadhan sebab mereka merasa berat, jenuh dan lama berpuasa Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangsiapa merasa demikian maka sulit baginya untuk bersegera kembali melaksanakan puasa, padahal orang yang bersegera kembali melaksanakan puasa setelah 'Idul Fitri merupakan bukti kecintaannya terhadap ibadah puasa, ia tidak merasa bosam dan berat apalagi benci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang Ulama salaf ditanya tentang kaum yang bersungguh-sungguh dalam ibadahnya pada bulan Ramadhan tetapi jika Ramadhan berlalu mereka tidak bersungguh-sungguh lagi, beliau berkomentar:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Seburuk-buruk kaum adalah yang tidak mengenal Allah secara benar kecuali di bulan Ramadhan saja, padahal orang shalih adalah yang beribadah dengan sungguh-sunggguh di sepanjang tahun."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu sebaiknya orang yang memiliki hutang puasa Ramadhan memulai membayarnya di bulan Syawal, karena hal itu mempercepat proses pembebasan dirinya dari tanggungan hutangnya. Kemudian dilanjutkan dengan enam hari puasa Syawal, dengan demikian ia telah melakukan puasa Ramadhan dan mengikutinya dengan enam hari di bulan Syawal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketahuilah, amal perbuatan seorang mukmin itu tidak ada batasnya hingga maut menjemputnya. Allah Ta'ala berfirman :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal) " (Al-Hijr: 99)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan perlu diingat pula bahwa shalat-shalat dan puasa sunnah serta sedekah yang dipergunakan seorang hamba untuk mendekatkan diri kepada Allah Ta'ala pada bulan Ramadhan adalah disyari'atkan sepanjang tahun, karena hal itu mengandung berbagai macam manfaat, di antaranya; ia sebagai pelengkap dari kekurangan yang terdapat pada fardhu, merupakan salah satu faktor yang mendatangkan mahabbah (kecintaan) Allah kepada hamba-Nya, sebab terkabulnya doa, demikian pula sebagai sebab dihapusnya dosa dan dilipatgandakannya pahala kebaikan dan ditinggikannya kedudukan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-5303069493052104678?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/5303069493052104678/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=5303069493052104678' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/5303069493052104678'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/5303069493052104678'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/09/keutamaan-puasa-syawal.html' title='KEUTAMAAN PUASA SYAWAL'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-7020691122198647453</id><published>2010-09-16T21:39:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.549-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fiqh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Imam Syafi’i dalam Yurispundensi Islam</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://al-kirom.blogspot.com/2009/02/imam-syafii-ra-150-204-h.html"&gt;&lt;b&gt;Fiqih &lt;/b&gt;&lt;/a&gt;merupakan cabang &lt;b&gt;ilmu keislaman&lt;/b&gt; yang mengkaji &lt;b&gt;hukum syariat&lt;/b&gt; yang berkaitan dengan hubungan manusia dengan Tuhan (hablum minallah) dan&amp;nbsp; hubungan antar sesama manusia (&lt;b&gt;hablum minannas&lt;/b&gt;). Kata “fiqih” sendiri secara bahasa berarti “paham”, seperti dikutip dalam hadits di atas, awal mulanya fiqih pengertian yang luas, yaitu pemahaman yang mendalam terhadap islam secara utuh. Definisi ini berlaku pada masa generasi sahabat dan tabi’in. Selanjutnya pada masa muta’akhirin (abad IV-XII H), fiqih mengalami penyempitan makna, menjadi “pengetahuan hukum syara’ yang bersifat alamiyah bersumber dari dalil-dalil yang &lt;b&gt;spesifik&lt;/b&gt;”.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Pada periode Mutaakhirin ini, pula terjadi pelembagaan fiqih dalam beberapa madzhab. Ketika itu ada empat madzhab besar berkembang dan mampu bertahan hingga saat ini, yaitu Madzhab Hanafi, Madzhab Maliki, Madzhab Syafi’i dan Madzhab Hambali. Empat madzhab tersebut tersebar ke seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Berdasarkan sejarah masuknya Islam ke Nusantara, Madzhab Syafi’i lah yang pertama kali di anut penduduk Nusantara. Dan saat ini mayoritas kaum muslimin indonesia bermadzhab Syafi’i.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Madzhab Syafi’i yang digagas oleh Muhammad bin Idris as-Syafi’i (150-204 H) mendapat apresiasi yang luar biasa dari umat Islam dunia. Madzhab ini dianut oleh kurang lebih 28 persen populasi muslim dunia, atau sekitar 439,6 juta jiwa dari 1,57 miliyar penduduk&amp;nbsp; dunia.&amp;nbsp; Penganut Madzhab Syafi’i tersebar di Mesir, Arab Saudi, Suriah, Indonesia, Malasyia, Brunai Darussalam, Pantai Koromandel, Malabar, Hadramaut, dan Bahrain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak heran jika pengaruhnya sangat luar biasa dalam yurispundensi Islam sebab Imam Syafi’i memang dikaruniai kecerdasan istimewa, kemampuan nalar dan gaya bahasa yang luar biasa. Pada usia 20 tahun ia sudah hafal kitab “al-Muwaththa’” karya monumental Imam Malik. Imam Malik mengagumi Imam Syafi’i sembari berkata “wahai Muhammad (Syafi’i)” sesungguhnya Allah telah memancarkan cahaya hatimu, maka jangan engkau sia-siakan cahaya itu dengan maksiat. Esok akan banyak orang yang berdatangan untuk belajar kepadamu. Pujian Imam Malik benar menjadi kenyataan. Syafi’i kemudian Imam madzhab panutan umat diberbagai belahan dunia Islam, termasuk di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Madzhab Syafi’i, satu dari sekian banyak madzhab fiqih saat ini masih mendapat apresiasi luar biasa mayoritas kaum muslim dunia. Keunggulan utama madzhab Syafi’i terletak pada sifatnya yang moderat. Di awal pertumbuhannya, pendiri madzhab ini, Muhammad bin Idris as-Syafi’i (150-204 H), mengakomodasi dua aliran hukum Islam yang berkembang saat itu, yaitu aliran tektualis (madrasatul hadits) dan aliaran rasionalis (madrasatur ra’y). Hasil kolaborasi keduanya dapat dilihat dari produk hukum Imam Syafi’i yang selalu mengacu pada subtansi nash (Al-Qur’an dan as-Sunnah), kemudian dalam kasus tertentu dipadukan dengan dalil analogi (qiyas).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai Bapak Ushul Fiqh, Imam syafi’i mewariskan seperangkat metode istimbath hukum yang berfungsi untuk menganalisasi beragam kasus hukum baru yang terjadi dikemudian hari. Dari tangan Imam Syafi’i lahir ribuan ulama yang konsen menafsirkan, menjabarkan, dan mengembangkan pemikiran beliau dalam ribuan halaman karya dibidang hukum Islam. Tidak heran jika dinamika perkembangan Madzhab ini melampaui Madzhab lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku yang terdiri tiga jilid yang ditulis Prof. Dr. Wahbah Zuhaili ini, memuat ribuan kasus yang terjadi masyarakat, yang dibidik dengan aturan hukum islam dalam berbagai aspek kehidupan yang bersumber dari al-qur’an, as-sunnah, ijma’ ulama dan qiyas serta hasil ijtihad Imam Syafi’i dan murid-murid beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara garis besar, Masterpiece Prof. Dr. Wahdah as Zuhaili ini disusun dalam lima bab. Sebagai pendahuluan, pembaca akan diajak menelusuri biografi dan pemikiran hukum Imam Syafi’i. Selanjutnya secara sistematis, Prof. Wahbah mengurai secara detail hukum thaharah dan ibadah, pada bab satu. Bab dua menyajikan hukum muamalah konferensional dan syari’ah berikut transaksinya. Bab ketiga memaparkan hukum keluaga Islam. Kemudian pada bab empat berisi hukum Hadd, Jinayah, dan Jihad, terakhir. Bab lima, mengulas aspek peradilan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam buku fiqih Imam Syafi’i ini diperkaya dengan penjelasan hikmah dibalik penetapan sebuah aturan syariat, penjelasan terperinci atas setiap topik bahasan, dan pemberian contoh-contoh lengkap dengan dalilnya. Penulisan buku ini berpatokan sepenuhnya pendapat Imam Syafi’i yang lebih valid yang terdapat didalam Majmu’dan minhajnya, dan tidak merujuk pada kitab al-raudhah dan sebagainya. Tujuan agar madzhab ini dapat menjadi jelas bagi kalangan awam. Apalagi, penyajian Fiqih perbandingan yang dilakukan terlalu dini tampaknya lebih sering hanya akan memunculkan kebingungan serta menhancurkan keselarasan hukum syaiat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dibandingkan dengan ilmu-ilmu lainya, fiqih merupakan ilmu yang paling lurus dan matang. Dengan fiqih, syariat Islam telah menjadi salah satu sumber penetapan syariat yang sekaligus dapat diterima disetiap waktu dan tempat. Karena itu, fiqihlah yang telah menghimpun antara ajaran pokok dengan hal-hal yang menjaman serta menghimpun antara upaya untuk menjaga berbagai macam sumber syariat yang terdapat dalam Al-Qur’an dan Hadis dengan berbagai macam pekembangan dan perubahan yang terjadi, yang tujuannya adalah untuk mengindentifikasi hukum halal-haram dan demi menggapai kemaslahatan bagi umat manusia dan kebutuahan mereka disepanjang zaman. Karena fiqih memang terlahir dari dasar-dasar dan berbagai sumber yang kokoh demi tujuan syariat yang universal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, buku yang sangat mengagumkan ini patut menjadi rujukan umat Islam, baik untuk dijadikan leterasi dalam dunia akademik maupun sebagai pandangan hidup dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Sehingga, mampu membedakan dari hal-hal yang diperbolehkan dengan yang tidak diperbolehkan oleh agama. Wallahu a’lam bis-showab.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sumber: &lt;a href="http://www.nu.or.id/"&gt;www.nu.or.id&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&amp;nbsp;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Judul Buku : Fiqih Imam Syafi’i&lt;br /&gt;(Mengupas Masalah Fiqhiyah Berdasar Al-Qur’an dan Hadits)&lt;br /&gt;Penulis : Prof. Dr. Wahbah Zuhaili&lt;br /&gt;Penerbit : Almahira, Jakarta&lt;br /&gt;Cetakan : I, Februari 2010&lt;br /&gt;Tebal : 716 hal.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Peresensi adalah mahasiswa IAIN Sunan Ampel Surabaya, aktif Pada Pondok Budaya Ikon Surabayaa&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-7020691122198647453?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/7020691122198647453/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=7020691122198647453' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/7020691122198647453'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/7020691122198647453'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/09/imam-syafii-dalam-yurispundensi-islam.html' title='Imam Syafi’i dalam Yurispundensi Islam'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-5098788309814075241</id><published>2010-09-06T15:38:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.549-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Supplicating Allah by means of an intermediary (Tawassul) Source: Sunni Islamic Website Blog</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Supplicating Allah by means of an intermediary, whether it be a living person, dead person, a good deed, or a name or Attribute of Allah Most High. The scholar, YUSUF RIFA'I, says: I here want to convey the position, attested to by compelling legal evidence, of the orthodox majority of Sunni Muslims on the subject of supplicating Allah through an intermediary (tawassul), and so I say (and Allah alone gives success) that since there is no disagreement among scholars that supplicating Allah through an intermediary is in principle legally valid, the discussion of its details merely concerns derived rulings that involve interschool differences, unrelated to questions of belief or unbelief, monotheism or associating partners with Allah (shirk); the sphere of the question being limited to permissibility or impermissibility, and its ruling being that it is either lawful or unlawful. There is no difference among groups of Muslims in their consensus on the permissibility of three types of supplicating Allah through an intermediary (tawassul):&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;(1) TAWASSUL through a living righteous person to Allah Most High, as in the hadith of the blind man with the Prophet (Allah bless him and grant him peace) as we shall explain;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) The TAWASSUL of a living person to Allah Most High through his own good deeds, as in the hadith of the three people trapped in a cave by a great stone, a hadith related by Imam Bukhari in his "Sahih;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3) And the TAWASSUL of a person to Allah Most High through His entity (dhat), names, attributes, and so forth.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Since the legality of these types is agreed upon, there is no reason to set forth the evidence for them. The only area of disagreement is supplicating Allah (tawassul) through a righteous dead person. The majority of the orthodox Sunni Community hold that it is lawful, and have supporting hadith evidence , of which we will content ourselves with the Hadith of the Blind Man, since it is the central pivot upon which the discussion turns.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-5098788309814075241?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/5098788309814075241/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=5098788309814075241' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/5098788309814075241'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/5098788309814075241'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/09/supplicating-allah-by-means-of.html' title='Supplicating Allah by means of an intermediary (Tawassul) Source: Sunni Islamic Website Blog'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-7399561595261441533</id><published>2010-09-06T15:29:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.550-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fiqh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Pasal Tentang Zakat Fitrah (Sumber: NU Online)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Zakat fitrah adalah zakat yang diwajibkan kepada setiap muslin sebagai santunan kepada orang-orang miskin, tanda berakhirnya bulan Ramadhan sebagai pembersih dari hal-hal yang mengotori puasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kewajiban membayar zakat fitrah bersamaan dengan disyariatkan puasa Ramadhan, yaitu pada tahun kedua Hijriغah. Kewajiban membayar zakat fitrah dibebankan kepada setiap muslim dan muslimah, baligh atau belum, kaya atau tidak, dengan ketentuan bahwa ia masih hidup pada malam hari raya dan memiliki kelebihan dari kebutuhan pokoknya untuk sehari.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Zakat fitrah ini dibayarkan maksimal sebelum shalat ‘Idul Fitri. Ketentuan zakat fitrah tersebut didasarkan pada hadist Rasulullah SAW :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;فَرَضَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم زَكَاةَ الْفِطْرِ صَاعاً مِنْ تَمَرٍ، أوْصَاعاً مِنْ شَعِيْرٍ، عَلَى الْعَبْدِ وَالْحُرِّ، وَالذَّكَرِ وَالأُنْثَى، وَالصَّغِيْرِ وَالْكَبِيْرِ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ، وَأمَرَ بِهَا أنْ تُؤَدَّى قَبْلَ خُرُوْجِ الناَّسِ إلى الصَّلَاةِ&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Artinya : “Rasulullah SAW telah mewajibkan zakat Fitrah sebanyak satu sha’ kurma atau gandum atas oaring muslim baik budak dan orang biasa, laki-laki dan wamita, anak-anak dan orang dewasa, beliau memberitahukan membayar zakat Fitrah sebelum berangkat (ke masjid) ‘Idul Fitri” (HR Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Mustahik Zakat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada 8 golongan yang berhak menerima zakat (mustahiq) baik zakat fitrah atau zakat harta, yaitu sesuai dengan firman Allah SWT :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِنَّمَا الصَّدَقَاتُ لِلْفُقَرَاء وَالْمَسَاكِينِ وَالْعَامِلِينَ عَلَيْهَا وَالْمُؤَلَّفَةِ قُلُوبُهُمْ وَفِي الرِّقَابِ وَالْغَارِمِينَ وَفِي سَبِيلِ اللّهِ وَابْنِ السَّبِيلِ فَرِيضَةً مِّنَ اللّهِ وَاللّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya : “ Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu’allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.”(QS. At-taubah : 60)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Delapan golongan yang berhak menerima zakat sesuai ayat di atas adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Orang Fakir: orang yang amat sengsara hidupnya, tidak mempunyai harta dan tenaga untuk memenuhi penghidupannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Orang Miskin: orang yang tidak cukup penghidupannya dan dalam keadaan kekurangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Pengurus Zakat: orang yang diberi tugas untuk mengumpilkan dan membagikan zakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Muallaf: orang kafir yang ada harapan masuk Islam dan orang yang baru masuk Islam yang imannya masih lemah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Memerdekakan Budak: mancakup juga untuk melepaskan Muslim yang ditawan oleh orang-orang kafir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Orang yang berhutang: orang yang berhutang karena untuk kepentingan yang bukan maksiat dan tidak sanggup membayarnya. Adapun orang yang berhutang untuk memelihara persatuan umat Islam dibayar hutangnya itu dengan zakat, walaupun ia mampu membayarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Orang yang berjuang di jalan Allah (Sabilillah): Yaitu untuk keperluan pertahanan Islam dan kaum muslimin. Di antara mufassirin ada yang berpendapat bahwa fi sabilillah itu mancakup juga kepentingan-kepentingan umum seperti mendirikan sekolah, rumah sakit dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Orang yang sedang dalam perjalanan (ibnu sabil) yang bukan maksiat mengalami kesengsaraan dalam perjalanannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketentuan-Ketentuan Zakat Fitrah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Besarnya zakat Fitrah adalah 1 sha’ yaitu 2176 gram atau 2,2 Kg beras atau makanan pokok. Dalam prakteknya jumlah ini digenapkan menjadi 2,5 Kg, karena untuk kehati-hatian. Hal ini dianggap baik oleh para ulama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Menurut madzhab hanafi, diperbolehkan mengeluarkan zakat Fitrah dengan uang seharga ukuran itu, jika dianggap lebih bermanfaat bagi mustahik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Waktu mengeluarkan zakat Fitrah adalah sejak awal bulan puasa Ramadhan hingga sebelum shalat ‘Idul Fitri maka dianggap sedekah sunah. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;فَمَنْ أدَّاهَا قَبْلَ الصَّلَاةِ فَهِيَ زَكَاةٌ مَقْبُوْلَةٌ وَمَنْ أدَّاهَا بَعْدَ الصَّلَاةِ فَهِيَ صَدَقَةٌ مِنَ الصَّدَقَاتِ&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Artinya : “Barang siapa mengeluarkan&amp;nbsp; (zakat Fitrah) sebelum shalat (‘Idul Fitri), maka zakatnya sah. Barang siapa mengeluarkannya setelah shalat maka dianggap sedekah sunah.” (HR. Ibnu Majah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Zakat Fitrah boleh dikeluarkan langsung kepada mustahik atau dibayarkan melalui amil zakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Amil atau panitia zakat Fitrah boleh membagikan zakat kepada mustahik setelah shalat ‘Idul Fitri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Jika terjadi perbedaan Hari Raya, maka panitia zakat Fitrah yang berhari raya terlebih dahulu tidak boleh menerima zakat Fitrah setelah mereka mengerjakan shalat ‘Idul Fitri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Panitia Zakat Fitrah hendaknya mendoakan kepada orang yang membayar zakat, agar ibadahnya selama Ramadhan diterima dan mendapat pahala. Doa yang sering dibaca oleh yang menerima zakat, diantaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;آجَرَكَ اللهُ فِيْمَا أعْطَيْتَ وَبَارَكَ فِيْمَا أَبْقَيْتَ وَجَعَلَهُ لَكَ طَهُوْرًا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya : “Semoga Allah SWT memberikan pahala kepadamu atas apa saja yang telah Allah memberi berkah kepadamu atas semua yang masih ada padamu dan mudah-mudahan Allah menjadikan kesucian bagimu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun orang-orang yang tidak boleh menerima zakat ada dua golongan:&lt;br /&gt;1. Anak cucu keluarga Rasulullah SAW&lt;br /&gt;2. Sanak Famili orang yang berzakat, yaitu bapak, kakek, istri, anak, cucu, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;KH A. Nuril Huda&lt;br /&gt;Ketua Pengurus Pusat Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-7399561595261441533?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/7399561595261441533/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=7399561595261441533' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/7399561595261441533'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/7399561595261441533'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/09/pasal-tentang-zakat-fitrah-sumber-nu.html' title='Pasal Tentang Zakat Fitrah (Sumber: NU Online)'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-8992640134038105128</id><published>2010-09-06T15:23:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.550-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fiqh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Berbagai jenis cara bersuci</title><content type='html'>Islam adalah agama yang sangat memperhatikan kesucian pemeluknya, terutama ketika akan melakukan ibadah. Berbagai jenis cara bersuci inilah di antaranya yang semakin meyakinkan bahwa islam adalah satu-satunya agama yang lurus, karena nyaris agama-agama lain tidak mengajarkannya sebagaimana yang secara detil diajarkan Islam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-8992640134038105128?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/8992640134038105128/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=8992640134038105128' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/8992640134038105128'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/8992640134038105128'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/09/berbagai-jenis-cara-bersuci.html' title='Berbagai jenis cara bersuci'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-2919807239799628395</id><published>2010-09-06T15:16:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.552-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Idul Fitri, Halal Bihalal, Dan Toleransi (Sumber: PesantrenVirtual.com)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Idul Fitri memiliki arti kembali kepada kesucian, atau kembali ke asal kejadian. Idul Fitri diambil dari bahasa Arab, yaitu fithrah, berarti suci. Kelahiran seorang manusia, dalam kaca Islam, tidak dibebani dosa apapun. Kelahiran seorang anak, masih dalam pandangan Islam, diibaratkan secarik kertas putih. Kelak, orang tuanya lah yang akan mengarahkan kertas putih itu membentuk dirinya. Dan dalam kenyataannya, perjalanan hidup manusia senantiasa tidak bisa luput dari dosa. Karena itu, perlu upaya mengembalikan kembali pada kondisi sebagaimana asalnya. Itulah makna Idul Fitri.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Idul Fitri memiliki arti kembali kepada kesucian, atau kembali ke asal kejadian. Idul Fitri diambil dari bahasa Arab, yaitu fithrah, berarti suci. Kelahiran seorang manusia, dalam kaca Islam, tidak dibebani dosa apapun. Kelahiran seorang anak, masih dalam pandangan Islam, diibaratkan secarik kertas putih. Kelak, orang tuanya lah yang akan mengarahkan kertas putih itu membentuk dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dalam kenyataannya, perjalanan hidup manusia senantiasa tidak bisa luput dari dosa. Karena itu, perlu upaya mengembalikan kembali pada kondisi sebagaimana asalnya. Itulah makna Idul Fitri. Dosa yang paling sering dilakukan manusia adalah kesalahan terhadap sesamanya. Seorang manusia dapat memiliki rasa permusuhan, pertikaian, dan saling menyakiti. Idul Fitri merupakan momen penting untuk saling memaafkan, baik secara individu maupun kelompok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Budaya saling memaafkan ini lebih populer disebut halal-bihalal. Fenomena ini adalah fenomena yang terjadi di Tanah Air, dan telah menjadi tradisi di negara-negara rumpun Melayu. Ini adalah refleksi ajaran Islam yang menekankan sikap persaudaraan, persatuan, dan saling memberi kasih sayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pengertian yang lebih luas, halal-bihalal adalah acara maaf-memaafkan pada hari Lebaran. Keberadaan Lebaran adalah suatu pesta kemenangan umat Islam yang selama bulan Ramadhan telah berhasil melawan berbagai nafsu hewani. Dalam konteks sempit, pesta kemenangan Lebaran ini diperuntukkan bagi umat Islam yang telah berpuasa, dan mereka yang dengan dilandasi iman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Dr. Quraish Shihab, halal-bihalal merupakan kata majemuk dari dua kata bahasa Arab halala yang diapit dengan satu kata penghubung ba (dibaca: bi) (Shihab, 1992: 317). Meskipun kata ini berasal dari bahasa Arab, sejauh yang saya ketahui, masyarakat Arab sendiri tidak akan memahami arti halal-bihalal yang merupakan hasil kreativitas bangsa Melayu. Halal-bihalal, tidak lain, adalah hasil pribumisasi ajaran Islam di tengah masyarakat Asia Tenggara. Halal-bihalal merupakan tradisi khas dan unik bangsa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata halal memiliki dua makna. Pertama, memiliki arti 'diperkenankan'. Dalam pengertian pertama ini, kata halal adalah lawan dari kata haram. Kedua, berarti â€˜baikâ€™. Dalam pengertian kedua, kata â€˜halalâ€™ terkait dengan status kelayakan sebuah makanan. Dalam pengertian terakhir selalu dikaitkan dengan kata thayyib (baik). Akan tetapi, tidak semua yang halal selalu berarti baik. Ambil contoh, misalnya talak (Arab: Thalaq; arti: cerai), seperti ditegaskan Rasulullah SAW: Talak adalah halal, namun sangat dibenci (berarti tidak baik). Jadi, dalam hal ini, ukuran halal yang patut dijadikan pedoman, selain makna â€˜diperkenankanâ€™, adalah yang baik dan yang menyenangkan. Sebagai sebuah tradisi khas masyarakat Melayu, apakah halal-bihalal memiliki landasan teologis? Dalam Al Qurâ€™an, (Ali 'Imron: 134-135) diperintahkan, bagi seorang Muslim yang bertakwa bila melakukan kesalahan, paling tidak harus menyadari perbuatannya lalu memohon ampun atas kesalahannya dan berjanji untuk tidak mengulanginya lagi, mampu menahan amarah dan memaafkan dan berbuat kebajikan terhadap orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ayat ini, selain berisi ajakan untuk saling maaf-memaafkan, halal-bihalal juga dapat diartikan sebagai hubungan antar manusia untuk saling berinteraksi melalui aktivitas yang tidak dilarang serta mengandung sesuatu yang baik dan menyenangkan. Atau bisa dikatakan, bahwa setiap orang dituntut untuk tidak melakukan sesuatu apa pun kecuali yang baik dan menyenangkan. Lebih luas lagi, berhalal-bihalal, semestinya tidak semata-mata dengan memaafkan yang biasanya hanya melalui lisan atau kartu ucapan selamat, tetapi harus diikuti perbuatan yang baik dan menyenangkan bagi orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan perintah untuk saling memaafkan dan berbuat baik kepada orang lain seharusnya tidak semata-mata dilakukan saat Lebaran. Akan tetapi, harus berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari. Halal-bihalal yang merupakan tradisi khas rumpun bangsa tersebut merefleksikan bahwa Islam di negara-negara tersebut sejak awal adalah agama toleran, yang mengedepankan pendekatan hidup rukun dengan semua agama. Perbedaan agama bukanlah tanda untuk saling memusuhi dan mencurigai, tetapi hanyalah sebagai sarana untuk saling berlomba-lomba dalam kebajikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini sesuai dengan Firman Allah, â€œDan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu (dalam) berbuat kebaikan". (Q.S. 2:148). Titik tekan ayat di atas adalah pada berbuat kebaikan dan perilaku berorientasi nilai. Perilaku semacam ini akan mentransformasi dunia menjadi sebuah surga. Firman Allah (SWT), â€œBukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang yang meminta-minta ; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan salat, dan menunaikan zakat ; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila dia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, benar (imannya) ; dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa". (Q.S. 2:177)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berangkat dari makna halal-bihalal seperti tersebut di atas, pesan universal Islam untuk selalu berbuat baik, memaafkan orang lain dan saling berbagi kasih sayang hendaknya tetap menjadi warna masyarakat Muslim Indonesia dan di negara-negara rumpun Melayu lainnya. Akhirnya, Islam di wilayah ini adalah Islam rahmatan lil â€˜alamiin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-2919807239799628395?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/2919807239799628395/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=2919807239799628395' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/2919807239799628395'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/2919807239799628395'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/09/idul-fitri-halal-bihalal-dan-toleransi.html' title='Idul Fitri, Halal Bihalal, Dan Toleransi (Sumber: PesantrenVirtual.com)'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-599879068616863440</id><published>2010-09-05T12:01:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.553-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Idul Fitri dan Semangat Kebersamaan (Sumber: PesantrenVirtual.com)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada hari yang mulia ini, kita sama-sama tengah menyelenggarakan suatu &lt;a href="http://www.pesantrenvirtual.com/"&gt;perayaan &lt;/a&gt;besar ummat Islam di seluruh dunia, yaitu perayaan idul fitri atau yang biasa kita kenal dengan hari raya lebaran. Satu bulan penuh kita digembleng oleh Allah swt dalam suatu training ruhani yang disebut puasa, maka kita berdoa kepada Allah swt, semoga puasa yang telah kita jalankan beberapa hari yang lalu, dapat mengantarkan kita sebagai pemenang dan hamba-hamba pilihan dengan predikat al-muttaqun atau orang-orang yang bertaqwa. Sebagaimana yang disinggung dalam firman Allah swt.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;“Wahai orang-orang yang berimanan telah diwajibkan kepadamu berpuasa, sebagaimana diwajibkan kepada&amp;nbsp; orang-orang terdahulu sebelum kamu, agar kamu sekalian bertaqwa” (al-Baqara:183).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang disebut dengan orang-orang bertaqwa setelah ia menjalankan ibadah puasa adalah, orang-orang yang senantiasa dapat mengontrol dirinya untuk mampu berada pada jalan Allah swt baik atas setiap apa yang Allah anjurkan atau Ia larang. Ia dapat menundukkan hawa nafsunya setelah bulan puasa, untuk selalu melakukan apa yang Allah perintahkan, seperti menjalankan shalat lima waktu, bersedekah kepada fakir miskin, menyambung tali silaturrahmi, memaafkan kesalahan orang lain, bekerja dengan penuh amanat dan lain-lain. Di samping itu, dengan takwa ini, ia dapat mengontrol jiwannya untuk tidak sedikitpun terdetik dalam hatinya melakukan perbuatan-perbuatan yang akan mengundang murka dan laknat Allah swt, seperti: menebarkan kebencian kepada sesama muslim,&amp;nbsp; berlaku curang dalam setiap kebijakan dan perlakuan, berbohong, berkhianat, tidak amanah dalam bekerja, menahan harta dan hak orang lain secara tidak adil dan lain-lain. Jika seseorang telah mampu mengendalikan diri untuk selalu memposisikan jiwanya untuk senantiasa taat akan perintah Allah dan menjauhi larangan Allah swt, itulah sesungguhnya orang-orang yang telah keluar dari bulan ramadhan dengan predikat&amp;nbsp; al-muttaqun atau orang yang bertaqwa sebagaimana yang dipesankan oleh ayat al-Quran tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya dalam memahami puasa yang baru saja kita lalui, ada sesuatu yang harus kita kedepankan, yaitu niat kita berpuasa didasarkan atas pendekatan keimanan. Dengan dasar seperti ini, kita tentu melakukan puasa, lebih didasarkan pada mengikuti perintah Allah SWT, bukan karena alasan-alasan lain. Adapun kalau ada yang mengatakan puasa itu dapat menyehatkan badan dan jiwa, itu adalah hikmah atau manfaat dari perilaku puasa yang dilakukannya. Sebab belakangan, secara medis, puasa itu diketahui dapat memberikan kesehatan jiwa, di samping juga jasmaninya. Paling tidak, hal ini diungkap dalam buku karya Dr. Alan Cott, yang berjudul “Fasting is The Way of Life”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam buku tersebut, Cott menyebutkan bahwa gangguan jiwa yang parah dapat disembuhkan dengan berpuasa. Penelitian yang dilakukan Alan Cott terhadap pasien gangguan jiwa di Rumah Sakit Grace Square New York juga menemukan hasil yang sejalan, pasien sakit jiwa ternyata bisa sembuh dengan terapi puasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas dasar inilah maka jika kita kembalikan kepada Al-Qur’an, tepatnya ayat yang saya sebutkan di atas, sesungguhnya kalimat “Kutiba Alaikum as-Shiyam” yang artinya “Telah diwajibkan atas kamu berpuasa”, disana Allah swt tidak menyebutkan subyek siapa yang mewajibkan puasa itu, sehingga kalimat tersebut dibiarkan menjadi kalimat pasif (diwajibkan), seolah-olah Allah Swt, hendak mengatakan, bahwa sekalipun tidak Allah wajibkan puasa kepada manusia, niscaya manusia sendiri lah yang akan mewajibkan dirinya untuk berpuasa, oleh sebab di dalam&amp;nbsp; puasa tersebut terdapat manfaat dan hasiat yang amat luar biasa bagi kesehatan jiwa dan raga kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;****&lt;br /&gt;Setelah selesai berpuasa, sekarang tibalah saatnya kita memasuki hari raya idul fitri. Suatu hari raya yang dimana kita dianjurkan oleh agama kita untuk meluapkan rasa kebahagiaan&amp;nbsp; dan kegembiraan atas kemenangan jiwa kita memerangi hawa nafsu selama satu bulan penuh. Idul fitri yang berarti “kembali kepada fitrah”, yaitu fitrah awal kemanusiaan kita, yang tidak memiliki dosa dan kesalahan, disebabkan pada hari ini pula, perasaan hati kita senantiasa diliputi untuk selalu meminta maaf dan sekaligus memaafkan atas segala kesalahan yang diperbuat oleh diri kita juga oleh orang lain. Sehingga hari raya idul fitri ini, benar-benar menjadi wasilah bagi menyebarnya rasa cinta dan kasih sayang bagi sesama muslim di seluruh dunia. Tidak ada lagi kata marah, tidak ada lagi kata benci, tidak ada lagi kata emosi, namun pada hari ini, yang ada adalah kata rindu, yang ada ialah kata cinta,&amp;nbsp; dan yang ada ialah kata maaf. Demikianlah dahsyatnya pengaruh hari raya idul fitri ini dalam menciptakan keharmonisan hubungan antar sesama ummat Islam ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping dengan adanya tradisi saling memaafkan ini, pada hari idul fitri ini pula kita memiliki budaya berbagi kebahagiaan dengan saling memberi sebagian anugerah harta yang kita miliki. Yaitu budaya mengundang atau mengahadiri undangan disisipi dengan menyediakan hidangan ala kadarnya sebagai rasa syukur atas nikmat yang Allah berikan kepada kita. Bahkan pada hari ini juga, merupakan waktu yang paling dianjurkan bagi mereka yang diberikan kelebihan harta untuk mengeluarkan zakat fitrahnya kepada para fakir miskin. Maka idul fitri sesungguhnya adalah saat yang paling tepat bagi kita untuk meluapkan kebahagiaan kita, melalui cara membagi kebahagiaan tersebut kepada mereka yang kurang beruntung.&amp;nbsp; Demikianlah makna idul fitri yang sesungguhnya, idul fitri tidak boleh hanya dirasakan hanya bagi mereka yang memiliki anugerah keberuntungan secara materil saja, akan tetapi idul fitri juga harus dapat dirasakan oleh seluruh ummat Islam yang lainnya untuk sama-sama merasakan keberkahan hari kemenangan ini. Sebagaimana halnya pesan sosial puasa, yang tidak lain adalah agar kita pun yang berpuasa benar-benar memahami dan merasakan kepayahan orang yang fakir dan miskin yang terbiasa merasakan sakitnya lapar dan dahaga. Sehingga apapun yang kita lakukan, sekalipun ia berdimensi ibadah, akan tetapi ia tidak hanya dirasakan pada aspek individual saja, melainkan berdampak juga pada aspek sosialnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dari itu, banyak sekali ajaran Islam yang menitikberatkan kepada kita untuk tidak melulu terpokus kepada penciptaan kesalehan pribadi atau individual, melainkan agar kesalehan individual ini juga memiliki dampak terhadap penciptaan kesalehan sosial antar sesama kita. Dari sini, sesunggunya agama Islam, bukanlah agama yang menginginkan agar ummatnya menjadi ummat yang egois, mementingkan diri sendiri, tidak memperdulikan orang lain. Namun agama Islam justeru senantiasa mengkaitkan kesuksesan individu manusia sebagai hamba Allah swt, dengan kesuksesannya sebagai mahluk sosial. Dengan menyadari bahwa ibadah tidak terbatas pada amalan-amalan ritual, maka seseorang selalu mempergunakan hati dan pikirannya dalam pergaulan di dunia ini. Ia tidak akan berbuat dzalim terhadap sesamanya, baik kezaliman fisik, psikis ataupun kezaliman dengan cara merampas hak orang lain. Ibadah ritual sebanyak apapun tidak akan berarti apa-apa jika orang yang melakukannya tidak mampu menjaga dirinya dengan baik tindakan-tindakan sosialnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini berarti, apa gunanya kita sering sholat, jika ternyata masih banyak Saudara kita yang sering terluka dengan ucapan kita. Apa gunanya kita selalu berpuasa, jika ternyata masih banyak Saudara kita yang tidak nyaman dengan perbuatan dan sikap kita yang angkuh. Apa gunanya kita sering berhaji, jika masih banyak Saudara bahkan tetangga kita yang menahan sakit karena lapar dan kedinginan akibat hidup beratapkan kolong jembatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain dari pada hal yang di atas, salah satu yang telah menjadi tradisi sekaligus diperbolehkan oleh ajaran agama kita, yaitu, pada saat idul fitri ini kita dapat mengungkapkan kebahagiaan dengan cara-cara apapun selama ia sesuai dengan tuntunan syariat agama kita. Seperti merayakan idul fitri dengan berkumpul di suatu tempat untuk bersilaturrahmi, diiringi dengan lantunan lagu-lagu yang Islami, atau anasyid-anasyid yang mengagungkan asma Allah dan bulan ramadlan atau yang lainnya. Dan nampaknya hal serupa pun pernah dilakukan oleh para sahabat di masa nabi Muhammad saw masih hidup. Kita sebut saja satu hadits yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik, bahwa suatu ketika Abu Bakar RA tengah berlebaran ke rumah rasulullah saw, namun tiba-tiba sesampainya ia ke rumah rasulullah, ia menjumpai putrinya yang tidak lain ialah Aisyah (istri Nabi) sedang bernyanyi menggunakan alat rebana (dufuf) bersama dua orang budak wanita. Melihat hal tersebut, secara kasar Abu Bakar, memarahi mereka seraya berkata,”A-Mizmaaru as-Syaithan fi baiti rasulillah”&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Bagaimana bisa koq seruling syeitan ada di rumah rasulullah?”. Sang baginda rasulullah saw yang tengah tidur-tiduran di kamar, ketika mendengar suara keras dari Abu Bakar, langsung terbangun, lalu beliau berkata,” Da’hunna ya Aba Bakrin, Liya’lamu anna fi diiniya fushah, wa inni bu’itstu bil hanafiyati as-samhah” yang artrinya: “Wahai Abu Bakar!, biarkanlah mereka bernyanyi dan bergembira, agar semua orang tahu bahwa dalam agama kita juga terdapat kemudahan, dan sesungguhnya aku diutus dengan ajaran yang penuh kemudahan” . Atau saya mengartikannya, Islam adalah&amp;nbsp; agama yang rileks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan dalam sebagian riwayat dinyatakan pula, bahwa pada hari idul fitri ini pernah para pemeluk Islam yang berasal dari Habasyah atau Ethiopia sekarang ini, ketika mereka berada di Madinah bersama rosulullah, melakukan pagelaran tarian suku di dalam masjid nabawi, dan banyak dari para sahabat juga rosulullah saw hadir memberikan semangat bagi mereka yang tengah meluapkan kegembiraan pada hari kemenangan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari peristiwa di atas, tentunya kita dapat mengambil kesimpulan, bahwa Idul fitri adalah hari dimana kita diperbolehkan untuk berbagi kebahagiaan kepada sesama kita, berbagi kebahagiaan ini tentunya juga harus melibatkan orang-orang yang selama ini dianggap kurang beruntung secara ekonomi sehingga mereka juga dapat merasakan kebahagiaan tersebut. Kemudian mediasi dalam meluapkan kebahagiaan ini juga bisa dilengkapi dengan menampilkan kreasi seni musik yang Islami dan tentunya sesuai dengan suasana religiusitas Idul fitri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian indah dan agungnya agama Islam ini, Agama yang penuh kemudahan dan kesejukan dalam setiap ajarannya. Yaitu agama yang benar-benar sesuai dengan fitrah kemanusiaan, agama yang tidak pernah memerangi hawa nafsu kita, akan tetapi selalu membimbing nafsu kita untuk tampak lebih terarah dan beroperasi sesuai dengan porsi dan fungsinya. Agama yang tidak menginginkan manusia seperti halnya malaikat-malaikat suci yang tugasnya hanya monoton taat pada satu perintah Allah swt. Akan tetapi agama Islam sungguh agama yang realistis dan mengakui segala hajat dan hak manusia. Sesuai dengan sabda nabi Muhammad Saw. “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“sesungguhnya bagi tubuhnmu terdapat hak atas dirimu, sebagaimana bagi akalmu terdapat hak atas dirimu, maka berilah hak itu sesuai dengan porsinya masing-masing”.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Terakhir sebagai penutup, memang tidak bisa dipungkiri sejak tahun 1990-an hingga kini, perayaan Idul Fitri secara bersamaan sulit terlaksana di Indonesia. Karena itu pula, yang perlu dikembangkan ke depan adalah perbedaan tersebut perlu diwujudkan dalam hal-hal yang positif; dan tidak dalam hal yang negatif. Tentunya, perwujudan positif dalam menanggapi perbedaan itu bisa berupa sikap saling menghargai perbedaan yang ada dan membangun toleransi antarsesama umat. Sehingga dengan demikian, semangat fitri yaitu kembali ke yang suci (fitrah) akan melekat pada diri kita semua. Selain itu, yang paling penting dalam menyikapi perbedaan ini adalah membangun persatuan bangsa Indonesia di atas keragaman. Karena hal ini pula, yang menjadi semangat dan melanggengkan kebangsaan kita selama ini. Meskipun masih terjadi perbedaan soal Hari Raya Idul Fitri, kita tetap perlu mengembangkan Islam yang menghargai perbedaan dan toleran, serta menjunjung tinggi keutuhan dan kesatuan bangsa Indonesia. Kita harus hidup bersama dalam keberbedaan sehingga mampu bersikap toleran dan membiarkan berbeda dalam kedamaian. Wallahu’alam bi-shawab. &lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;Sumber: &lt;a href="http://pesantrenvirtual.com/"&gt;&lt;b&gt;PesantrenVirtual.com&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-599879068616863440?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/599879068616863440/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=599879068616863440' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/599879068616863440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/599879068616863440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/09/idul-fitri-dan-semangat-kebersamaan.html' title='Idul Fitri dan Semangat Kebersamaan (Sumber: PesantrenVirtual.com)'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-1213017760533564969</id><published>2010-09-05T11:45:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.553-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>TADARUS RAMADHAN (Dimuat di Harian Jogja)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Oleh: &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Hary Kustanto&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Penggerak &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Jam’iyyatul Qurro’ wal Huffadz&amp;nbsp; Al-Mizan&lt;/b&gt; &lt;b&gt;UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;“Seandainya kalian mengetahui apa yang &lt;b&gt;terkandung &lt;/b&gt;dalam &lt;b&gt;bulan Ramadhan&lt;/b&gt;, pasti kalian akan berharap setahun penuh adalah bulan ramadhan”. Demikian Rasulullah menjelaskan&lt;b&gt; kandungan Ramadhan.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan, seperti yang dijelaskan oleh Rosulullah adalah bulan yang penuh keistimewaan. Termasuk diturunkannya al-Qur’an adalah pada bulan Ramadhan. Untuk itu, salah satu ibadah favorit mayoritas muslim saat Ramadhan adalah tadarus al-Qur’an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ironisnya, yang menjadi kebiasaan mayoritas &lt;b&gt;umat islam &lt;/b&gt;sekarang, meski dalam bulan Ramadhan mereka bisa &lt;b&gt;mengkhatamkan al-Qur’an&lt;/b&gt; lebih dari satu kali, tetapi saat keluar Ramadhan mereka meninggalkan al-Qur’an begitu saja. Jangankan untuk membacanya, dimana al-Qur’annya ditaruh pun mereka lupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, agar &lt;b&gt;pesan yang terkandung&lt;/b&gt; dalam ibadah itu (tadarus al-Qur’an) sampai kepada kita, perlulah kiranya kita memahami &lt;b&gt;makna &lt;/b&gt;tadarus al-Qur’an sebelum akhirnya kita tergugah untuk tadarus Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;Tadarus Al-Qur’an&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kebiasaannya, untuk mengkhatamkan al-Qur’an 30 juz, umat islam melakukannya dengan tadarus. Layaknya membayar cicilan kredit, mereka membaca al-Qur’an satu juz dalam sehari sehingga dalam waktu 30 hari mereka menghatamkan al-Qur’an satu kali. Atau mereka membaca 3 Juz perhari, sehingga dalam sebulan mereka mengkhatamkannya 3 kali. Semua tergantung targetnya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadarus al-Qur’an terdiri dari dua suku kata yang masing-masing memiliki makna. Kedua suku kata itu adalah “tadarus” dan “al-Qur’an”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata “tadarus” memang sudah sangat familiar di telinga kita. Tetapi apakah kita tahu bahwa tadarus itu berasal dari bahasa arab? Tadarus berasal dari “darosa” yang artinya “belajar” dan ketika “darosa” diubah menjadi “tadarus” maka artinya menjadi “belajar secara terus menerus”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan al-Qur’an adalah bentuk kata benda dari kata kerja “Qoro’a” yang artinya “membaca” sehingga ketika “Qoro’a” diubah menjadi “al-Qur’an”, maka artinya menjadi “bacaan”. Tetapi perlu kita ketahui bahwa dalam bahasa Arab, kosakata yang berarti membaca bukanlah hanya “Qoro’a”, tetapi juga “Talaa”. Pertanyaannya sekarang, mengapa kitab suci kita dinamakan “al-Qur’an”, bukan “tilawah” dari “talaa” yang juga berarti “bacaan”?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;Jawabannya terkait dengan surat al-‘Alaq. Sebagai ayat yang pertama kali diwahyukan kepada Nabi, disitu tertulis kalimat iqro’ (bacalah) dari “qoro’a”, bukan “utlu” (bacalah) dari “tala”. Rahasianya adalah ternyata kalimat “Qoro’a” tidak hanya terkait dengan hal-hal kongkrit (membaca teks) tetapi mencakup pembacaan terhadap situasi dan kondisi. Berbeda dengan “talaa” yang terbatas pada membaca teks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau demikian, ketika “tadarus’ disandingkan dengan kata “al-Qur’an”, maka artinya adalah mempelajari al-Qur’an secara terus menerus. Atau bisa juga kita artikan sebagai upaya pembenahan mental individu agar bisa selalu bersikap kritis, aktif, dan humanis dalam bermasyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;Sebenarnya penulis menyebut tadarus al-Qur’an disini hanyalah sebagai symbol betapa kita harus mengisi bulan suci ramadhan dengan ibadah. Ibadah yang diluar Ramadhan sangat sulit untuk dilakukan, pada bulan Ramadhanlah kita berlatih agar bisa meneruskannya diluar Ramadhan.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Itulah makna tadarus yang sesungguhnya. Kita membiasakan diri untuk selalu berbuat kebajikan. Berbuat kebaikan itu wajib. Baik dibulan Ramadhan atau pun bukan. Peduli sesama itu wajib bagi setiap manusia. dimanapun, kapanpun, dan bagaimanapun, kita wajib berbuat baik pada sesama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, semangat bertadarus perlu dijaga dan dipelihara. Tidak hanya saat Ramadhan, tetapi juga di bulan-bulan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tadarus Ramadhan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak sekali hadits dan nasihat ulama berlalu dihadapan kita. Semua menjelaskan bahwa Ramadhan adalah momentum untuk memperbaiki akhlak manusia. Ramadhan dengan segala ibadah yang disyari’atkan didalamnya merupakan sebuah pelatihan agar manusia mampu mengendalikan hawa nafsunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidakkah kita sadari bahwa kita adalah penyebab kesengsaraan kita? Tidakkah kita sadari bahwa segala permasalahan yang menimpa kita selama ini adalah buah dari kelemahan kita yang diperbudak hawa nafsu? Tidakkah kita sadari bahwa krisis ekonomi dan kisruh politik yang merambah sampai masalah pendidikan disebabkan karena lemahnya alam bawah sadar kita menangkap pesan-pesan sosial dan moral yang telah disampaikan Tuhan melalui ayat-ayat kauniahNya? Bahkan kelakuan kaum berdasi yang telah melumpuhkan sendi-sendi ekonomi negara juga bermula dari bujuk rayu hawa nafsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disadari atau tidak, jika kita menginginkan Bangsa kita tetap eksis dan sesegera mungkin keluar dari jerat permasalahan, maka kita harus mengaplikasikan segala aktivitas Ramadhan kita diluar bulan Ramadhan. Inilah yang penulis sebut dengan Tadarus Ramadhan. Jika saat Ramadhan kita menahan diri untuk berbohong dan menggunjing, maka di luar Ramadhan pun kita harus melakukan hal serupa. Jika saat Ramadhan kita rela bersedekah, membantu fakir miskin dan menolong sesama, maka kegiatan itu harus kita lanjutkan sepeninggal Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah hakikat Ramadhan. Manusia dididik untuk menjadi manusia yang peduli sesama, siap mental, dan aktif dalam membangun kehidupan sejahtera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiranya, jika Bangsa Indonesia mau bertadarus Ramadhan, pastilah permasalahan bangsa akan terselesaikan. Si Miskin akan merasakan nikmatnya hidup bernegara dan Si Kaya akan merasakan indahnya kebersamaan. Dari jujur dan keadilan, tahta dan jabatan adalah sebuah keniscayaan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-1213017760533564969?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/1213017760533564969/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=1213017760533564969' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/1213017760533564969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/1213017760533564969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/09/tadarus-ramadhan-dimuat-di-harian-jogja.html' title='TADARUS RAMADHAN (Dimuat di Harian Jogja)'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-8306765385890662219</id><published>2010-08-31T11:56:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.554-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fiqh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Zakat Bukti Syukur</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Orang &lt;/b&gt;yang mengeluarkan &lt;a href="http://al-kirom.blogspot.com/2010/08/peran-strategis-zakat.html"&gt;&lt;b&gt;zakat &lt;/b&gt;&lt;/a&gt;merasa bahwa apa yang ia berikan kepada &lt;b&gt;orang fakir &lt;/b&gt;dan &lt;b&gt;orang yang layak menerima&lt;/b&gt;nya bukanlah karena kemurahannya, akan tetapi ia adalah hak yang telah ditetapkan oleh Allah untuk si fakir melalui dirinya. Dan tidak menutup kemungkinan suatu saat posisinya bertukar dengan si fakir tersebut; dia berhak menerima &lt;b&gt;shadaqah &lt;/b&gt;dan orang fakir itu yang &lt;b&gt;mengeluarkan &lt;/b&gt;shadaqah.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;Al Qur’an&lt;/b&gt; melarang kita membatalkan &lt;b&gt;pahala shadaqah&lt;/b&gt; dengan menyebut-nyebutnya, menyakiti si penerima dan riya’. Ini merupakan aspek tarbawi (pendidikan dari Allah) yang amat penting yang dapat menumbuhkan keikhlasan pada Allah, tidak menganggu orang lain dan mengembangkan kasih sayang serta cinta kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya’ kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin diatasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadilah dia bersih (tidak bertanah). Mereka tidak menguasai sesuatupun dari apa yang mereka usahakan dan Allah tidak memberi petunjuk kepada oraang-orang kafir.” (Al Baqarah: 264)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah itu Thayyib (baik) dan tidak menerima kecuali yang baik. Dan Al Qur’an menyuruh kita untuk menginfaqkan harta yang baik dan yang kita cintai, bukan yang buruk (jelek) dan kita benci. Ini merupakan aspek tarbawi yang amat penting untuk memerangi sifat egois dan hanya mencintai diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu nafkahkan daripadanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.” (Al Baqarah: 267)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu nafkahkan sebagian harta yang kamu cintai.” (Ali Imran:92)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah indahnya. Bila perasaan orang yang bershadaqah membumbung tinggi, hingga ia merasa lebih butuh bershadaqah kepada orang fakir daripada kebutuhan orang fakir pada shadaqah itu. Sebab ia lebih butuh pada kebaikan dan pahala yang disediakan oleh Allah pada hari kiamat daripada kebutuhan orang fakir pada harta di dunia. Ia membutuhkan pahala Allah agar dapat selamat dari api neraka dan masuk kedalam surga. Karenanya, dialah yang harus berusaha memberikan kepada orang fakir dan tidak perlu menunggu ucapan terima kasih darinya, bahkan dialah yang harus berterima kasih kepada si fakir yang memberinya kesempatan untuk mengumpulkan bekal yang bermanfaat di akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang salah paham, mereka mengukur nikmat-nikmat Allah dengan gaji atau pendapatan yang masuk ke kantong mereka dan melupakaan nikmat-nikmat Allah yang lainnya, misalnya nikmat pendengaran, penglihatan, akal, kemampuan berbicara dan lainnya, seolah-olah itu semua merupakan hak yang mereka peroleh karena usahanya, bukan karena karunia yang Allah berikan kepada mereka. Karenanya, kita perlu meluruskan pemahaman tersebut dan merasa bahwa itu semua adalah karunia dan nikmat yang diberikan oleh Allah kepada kita. Andai kita disuruh memilih antara nikmat-nikmat diatas (pendengaran, penglihatan, dan lainnya) dan harta benda yang amat banyak, tentu kita tidak rela harta itu menjadi ganti bagi nikmat-nikmat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang mengeluarkaan zakat, infaq dan shadaqah harus merasa bahwa saat ia memberikan harta kepada si fakir, pada hakikatnya memberikannya kepadaa Allah SWT.: “Tidaklah mereka mengetahui, bahwa Allah menerima taubat dari hamba-hamba-Nya dan menerima shadaqah.” (At Taubah: 104)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayyidah ‘Aisyah benar-benar dapat merasakan makna dari ayat tersebut, karenanya ia membersihkaan dan mengkilatkan dirham yang akan dishadaqahkan. Orang yang betul-betul beriman akan merasa malu kepada Allah yang telah memberikan nikmat, saat Dia menyeru kaum muslimin untuk berinfaq di jalan-Nya dengan bahasa meminjam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipatgandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak.” (Al Baqarah: 245)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang betul-betul meresapi ayat ini, pasti tidak kuasa kecuali akan segera memenuhi seruan tersebut dengan perasaan malu dan khidmat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah perlunya kita meneladani Rasulullah SAW dan para sahabatnya dalam hal kedermawanan dan semangat berinfaq; adalah Rasulullah SAW itu lebih pemurah dibanding angin yang berhembus, dan ia lebih pemurah lagi kalau di bulan Ramadhan. Demikian juga para sahabat; mereka mengeluarkan hartanya untuk kepentingan jihaad fii sabilillah dan untuk tentara Islam. Diriwayatkan bahwa ada seorang sahabat yang menginfaqkan hartanya dengan tanpa dihitung, hingga sebagian kerabatnya memprotesnya, lalu ia berkata kepada mereka: “Saya memiliki kebiasaan, yaitu kedermawanan. Karena itu saya takut mengubah kebiasaanku terhadap makhluk, hingga Allah mengubaah kebiasan-Nya padaku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Qur’an menganjurkan agar kita segera berinfaq sebelum hilang kesempatan karena kematian. Dan ini merupakan aspek tarbawi yang menumbuhkan semangat berlomba pada kebajikan:”Mereka itu bersegera untuk mendapat kebaikan-kebaaikan dan merekalah orang-orang yang segera memperolehnya.” (Al Mukminun: 61)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan belaanjakanlah sebagian dari apa yang telaah kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: ‘Ya Tuhanku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian) ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat besedekah dan aku termasuk orang-orang yang shaleh ?’ Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Al Munafiqun: 10-11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kewajibaan berzakat yang meliputi berbagai macam buah-buahan, hasil-hasil bumi, binatang ternak, dan lainnya menandakan si fakir juga memiliki hak dalam setiap jenis tersebut. Ia tidak boleh terhalang mendapatkannya gara-gara kefakirannya. Zakat, infaq dan shadaqah secara keseluruhan merupakan pelajaran dan bekal bagi yang ingin berbekal. Sumber : http://irwan.net/&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-8306765385890662219?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/8306765385890662219/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=8306765385890662219' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/8306765385890662219'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/8306765385890662219'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/08/zakat.html' title='Zakat Bukti Syukur'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-3693943207690505559</id><published>2010-08-31T11:46:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.554-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fiqh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Peran Strategis Zakat</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://al-kirom.blogspot.com/2010/07/puasa-dan-kejujuran.html"&gt;Zakat&lt;/a&gt; &lt;/b&gt;adalah ibadah maaliyah ijtima'iyah yang memiliki &lt;b&gt;posisi &lt;/b&gt;yang sangat &lt;b&gt;penting&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;strategis &lt;/b&gt;dan menentukan (&lt;b&gt;Yusuf Qordhowi&lt;/b&gt;, Al Ibadah, 1993) baik dari sisi ajaran Islam maupun dari sisi &lt;b&gt;pembangunan&lt;/b&gt; &lt;b&gt;ummat&lt;/b&gt;. Sebagai suatu ibadah pokok zakat termasuk salah satu &lt;b&gt;rukun Islam&lt;/b&gt; yang lima, seperti diungkapkan hadits nabi (Mus'id As-Sa'dani Al Arba'in An-Nawawiyyah, 1994) sehingga keberadaannya dianggap makhan min ad-dien bi adl-dlarurah (ketahui secara otomatis adanya dan merupakan bagian mutlak dari &lt;b&gt;keislaman&lt;/b&gt;) (Ali Yafie, Fiqh Sosial, 1994). Di dalam Al Qu'ran terdapat kurang lebih 27 ayat yang &lt;b&gt;mensejajarkan shalat dengan kewajiban zakat&lt;/b&gt;, dan hanya satu kali disebutkan dalam konteks yang sama akan tetapi dalam ayat berbeda, yaitu surat Al-Mukminun ayat 2 dengan ayat 4 (Yusuf Qardhawi, Fiqh Zakat, 1973).&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Al Qur'an menyatakan bahwa kesediaan berzakat di pandang sebagai &lt;b&gt;indikator &lt;/b&gt;utama &lt;b&gt;kedudukan &lt;/b&gt;seseorang kepada &lt;b&gt;ajaran Islam &lt;/b&gt;(QS. 9:5 dan QS. 9:11), sekaligus sebagai &lt;b&gt;ciri orang yang mendapatkan kebahagiaan&lt;/b&gt; (QS. 23:4), akan mendapatkan &lt;b&gt;rahmat &lt;/b&gt;dan &lt;b&gt;pertolonganNya &lt;/b&gt;(QS.9: 71 dan QS. 22: 40-41). Kesadaran berzakat dipandang sebagai orang yang memperhatikan hak fakir miskin dan para mustahik (orang yang berhak mendapatkan zakat) lainnya (QS. 9:60), sekaligus dipandang sebagai orang yang membersihkan, menyuburkan dan mengembangkan hartanya serta mensucikan jiwanya (QS. 9:103 dan QS. 30:39).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebaliknya Al Qur'an dan hadits Nabi memeberkan peringatan keras terhadap orang yang enggan mengeluarkannya, berhak untuk diperangi (HR. &lt;a href="http://al-kirom.blogspot.com/2009/02/imam-bukhori-194-256-h-810-870-m.html"&gt;Imam Bukhari&lt;/a&gt; dan Muslim dari sanadnya Ibnu Umar), harta bendanya akan hancur dirusak (HR. Imam Bazzar dan Baihaqi), dan apabila keengganan itu memasal, maka Allah SWT akan menurunkan ahzab Nya dalam bentuk kemarau yang panjang (HR. Imam Thabrani). Sedangkan di akhirat nanti, harta benda yang tidak dikeluarkannya akan menjadi azab bagi pemiliknya (QS. 9:34-35) dan HR. Imam Muslim dari sanadnya Jabir bin Abdullah. Karena itu Khalifah Abu Bakar Siddiq bertekad untuk memerangi orang yang mau shalat tetapi secara sadar dan sengaja enggan untuk berzakat (Sayid Sabiq, Fiqh Sunah, 1968). Abdullah bin mas'ud menyatakan bahwa, barang siapa yang melaksanakan shalat tetapi enggan melaksanakan zakat, maka tidak ada shalat baginya (abdul Qasim bin Salam, Al Amwaal, 1986).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Disamping zakat, dikenal pula infaq dan shadaqah, yang keduanya merupakan bagian dari keimanan seseorang, artinya infaq dan shadaqah itu merupakan ciri utama orang yang benar keimanannya (QS. 8: 3-4), ciri utama orang yang bertaqwa (QS. 2: 3 dan QS. 9: 134), ciri mu'min yang mengharapkan balasan yang abadi dari Allah SWT (QS. 35: 29). Atas dasar itu, infaq dan shadaqah sangat dianjurkan dalam segala keadaan, sesuai dengan kemampuan (Qs 3: 134). Jika enggan berinfaq, maka sama halnya dengan menjatuhkan diri pada kebinasaan (QS. 2: 195). Infaq dan shadaqah tidak ditentukan jumlahnya (bisa besar, kecil banyak atau sedikit) tidak ditentukan pula sasaran penggunannya, yaitu semua kebaikan yang diperintahkan ajaran Islam (QS. 2:213).&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-3693943207690505559?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/3693943207690505559/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=3693943207690505559' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/3693943207690505559'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/3693943207690505559'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/08/peran-strategis-zakat.html' title='Peran Strategis Zakat'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-8259229995627421776</id><published>2010-08-07T07:28:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.555-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>KHOTBAH NABI S.A.W. MENYAMBUT RAMADHAN</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Sungguh telah datang kepadamu &lt;b&gt;bulan Ramadhan&lt;/b&gt;, bulan yang penuh &lt;b&gt;keberkatan&lt;/b&gt;. Allah telah mewajibkan kepadamu puasa-Nya. Didalam bulan Ramadhan dibuka segala &lt;b&gt;pintu syurga&lt;/b&gt; dan dikunci segala pintu &lt;b&gt;neraka &lt;/b&gt;dan dibelenggu seluruh syaithan. Padanya ada suatu malam yang terlebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa tidak diberikan kepadanya kebaikan malam itu, maka sesungguhnya dia telah dijauhkan dari kebajikan."&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Telah datang kepadamu bulan Ramadhan penghulu segala bulan, maka "Selamat datanglah" kepadanya."&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Wahai &lt;b&gt;manusia&lt;/b&gt;, sesungguhnya kamu akan dinaungi oleh &lt;b&gt;bulan &lt;/b&gt;yang senantiasa besar lagi penuh keberkatan, bulan yang &lt;b&gt;Allah &lt;/b&gt;telah menjadikan puasanya suatu kewajiban, dan qiam dimalam harinya suatu tatawwu'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangsiapa mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu pekerjaan kebajikan didalamnya samalah dia dengan orang yang menunaikan sesuatu fardhu didalam bulan yang lainnya. Barangsiapa menunaikan sesuatu fardhu dalam bulan &lt;b&gt;Ramadhan &lt;/b&gt;samalah dia dengan orang yang mengerjakan tujuh puluh fardhu dibulan lainnya. Ramadhan itu adalah bulan sabar, sedangkan sabar itu pahalanya adalah surga. Ramadhan itu adalah bulan memberikan pertulungan dan bulan Allah memberikan rezeki kepada mukmin didalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangsiapa memberikan makanan berbuka kepada orang yang berpuasa, yang demikian itu adalah pengampunan bagi dosanya dan &lt;b&gt;kemerdekaan &lt;/b&gt;dirinya dari neraka. Orang yang memberikan makanan itu memperoleh pahala seperti yang diperoleh orang yang berpuasa. Allah memberikan pahala itu kepada orang yang memberikan walaupun sebutir korma, atau seteguk air, atau sehirup susu. Dialah bulan yang permulaannya Rahmah, pertengahannya ampunan, dan akhirnya kemerdekaan dari neraka. Barangsiapa yang meringankan beban seseorang (yang membantunya) niscaya Allah mengampuni dosanya. Oleh itu banyakkanlah yang empat perkara dibulan Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua &lt;b&gt;perkara &lt;/b&gt;untuk mendatangkan keredhaan Tuhanmu dan dua perkara lagi kamu sangat menghajatinya. Dua perkara yang pertama ialah mengakui dengan sesungguhnya tiada tuhan melainkan Allah dan mohon ampun kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Dua perkara &lt;/b&gt;yang kamu sangat memerlukannya ialah mohon surga dan perlindungan dari neraka. Barangsiapa memberi minum orang yang berpuasa, niscaya Allah memberi minum kepadanya dari air kolamku dengan suatu minuman yang dia tidak merasakan haus lagi sesudahnya, sehingga dia masuk kedalam surga."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-8259229995627421776?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/8259229995627421776/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=8259229995627421776' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/8259229995627421776'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/8259229995627421776'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/08/khotbah-nabi-saw-menyambut-ramadhan.html' title='KHOTBAH NABI S.A.W. MENYAMBUT RAMADHAN'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-2740395385535786097</id><published>2010-07-30T06:20:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.555-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Puasa dan Kejujuran</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Di era materialisme&lt;/b&gt; dewasa ini, kejujuran telah banyak dicampakkan dari tata &lt;b&gt;pergaulan sosial-ekonomi-politik&lt;/b&gt; dan disingkirkan dari bingkai kehidupan manusia. &lt;b&gt;Fenomena &lt;/b&gt;ketidak jujuran benar-benar telah menjadi &lt;b&gt;realitas sosial &lt;/b&gt;yang menggelisahkan. Drama ketidakjujuran saat ini telah berlangsung sedemikian transparan dan telah menjadi semacam &lt;b&gt;rahasia umum&lt;/b&gt; yang merasuk ke berbagai wilayah kehidupan manusia. Sosok &lt;b&gt;manusia jujur telah menjadi makhluk langka &lt;/b&gt;di bumi ini. Kita lebih mudah mencari orang-orang pintar daripada orang-orang jujur. Keserakahan dan ketamakan kepada materi kebendaan, mengakibatkan manusia semakin jauh dari nilai-nilai kejujuran dan terhempas dalam kubangan &lt;b&gt;materialisme &lt;/b&gt;dan &lt;b&gt;hedonisme &lt;/b&gt;yang cendrung menghalalkan segala cara.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt; Pada masa sekarang, banyak manusia tidak mempedulikan jalan-jalan yang halal dan haram dalam mencari uang dan jabatan . Sehingga kita sering mendengar ungkapan-ungkapan kaum materialis, “Mencari yang haram saja sulit, apalagi yang halal”. Bahkan selalu diucapkan orang,”kalau jujur akan terbujur”,”kalau lurus akan kurus”,kalau ihklas akan tergilas”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ungkapan-ungkapan&lt;/b&gt; itu menunjukkan bahwa manusia zaman kini telah dilanda penyakit mental yang luar biasa, yaitu penyakit korup dan ketidak jujuran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi muhammad Saw pernah memprediksi, bahwa suatu saat nanti, diakhir zaman,manusia dalam mencari harta,tidak mempedulikan lagi mana yang halal dan mana yang haram. (HR Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramalan Nabi pada masa kini telah menjadi realitas sosial yang mengerikan, bahkan implikasinya telah menjadi patologi sosial yang parah, seperti menjamurnya korupsi, pungli, suap, sogok,uang pelicin dsb. Banyak kita temukan pencuri-pencuri berdasi melakukan penyimpangan-penyimpangan dalam mengelola proyek. Manusia berlomba-lomba mengejar kekayaan dan kemewahan dunia secara massif, tanpa mempedulikan garisan-garisan &lt;b&gt;syariah &lt;/b&gt;dan &lt;b&gt;moralitas&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Era reformasi yang telah berlangsung lebih lebih sepuluh tahun, &lt;b&gt;praktek kolusi,korupsi dan suap menyuap&lt;/b&gt; masih saja menjadi kebiasaan masyarakat kita . Untuk mengatasi dan mengurangi segala destruktip tersebut, puasa merupakan ibadah yang paling ampuh dan efektif, asalkan pelaksanaan puasa tersebut dilakukan dengan dasar iman yang mantap kepada Allah, dan ihtisab (mawas diri), serta penghayatan yang mendalam tentang hikmat yang terkandung di dalam puasa Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puasa melatih kejujuran      &lt;br /&gt;Berbeda dengan sifat ibadah yang ada, puasa adalah ibadah sirriyah (rahasia). Dikatakan sirriyah, karena yang mengetahui seseorang itu berpuasa atau tidak, hanyalah orang yang berpuasa itu sendiri dan Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ibadah puasa, kita dilatih dan dituntut untuk berlaku jujur. Kita dapat saja makan dan minum seenaknya di tempat sunyi yang tidak terlihat seorangpun. Namun kita tidak akan mau makan atau minum, karena kita sedang berpuasa. Padahal, tidak ada orang lain yang tahu apakah kita puasa atau tidak. Namun kita yakin, perbuatan kita itu dilihat Allah swt..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang sedang berpuasa juga dapat dengan leluasa berkumur sambil menahan setetes air segar ke dalam kerongkongan, tanpa sedikitpun diketahui orang lain. Perbuatan orang itu hanya diketahui oleh orang yang bersangkutan. Hanya Allah dan diri si shaim itu saja yang benar-benar mengetahui kejujuran atau kecurangan dalam menjalankan ibadah puasa. Tetapi dengan ibadah puasa, kita tidak berani berbuat seperti itu, takut puasa batal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang berpuasa dilatih untuk menyadari kehadiran Tuhan. Ia dilatih untuk menyadari bahwa segala aktifitasnya pasti diketahui dan diawasi oleh Allah SWT.Apabila kesadaran ketuhanan ini telah menjelma dalam diri seseorang melalui training dan didikan puasa, maka Insya Allah akan terbangun sifat kejujuran.Jika manusia jujur telah lahir, dan menempati setiap sektor dan instansi, lembaga bisnis atau lembaga apa saja, maka tidak adalagi korupsi, pungli, suap-menyuap dan penyimpangan-penyimpangan moral lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt; Kejujuran merupakan mozaik yang sangat mahal harganya. Bila pada diri seorang manusia telah melekat sifat kejujuran, maka semua pekerjaan dan kepercayaan yang diamanahkan kepadanya dapat di selesaikan dengan baik dan terhindar dari penyelewengan-penyelewenga&lt;/span&gt;n.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kejujuran juga menjamin tegaknya keadilan dan kebenaran. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;b&gt;Secara psikologis&lt;/b&gt;, kejujuran mendatangkan &lt;b&gt;ketentraman &lt;/b&gt;jiwa. Sebaliknya, seorang yang tidak jujur akan tega menutup-nutupi kebenaran dan tega melakukan kezaliman terhadap hak orang lain. Ketidakjujuran selalu meresahkan masyarakat, yang pada gilirannnya mengancam stabilitas sosial. Ketidak jujuran selalu berimplikasi kepada ketidakadilan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebab orang yang tidak jujur akan tega menginjak-injak keadilan demi keuntungan material pribadi atau golongannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berlaku jujur, sungguh menjadi bermakna pada masa sekarang,, masa yang penuh dengan kebohongan dan kepalsuan. Pentingnya kejujuran telah banyak disapaikan Rasulullah SAW. Diriwayatkat bahwa, Rasulullah pernah didatangi oleh seorang pezina yang ingin taubat dengan sebenarnya. Rasulullah menerimanya dengan satu syarat, yaitu,agar orang tersebut berlaku jujur dan tidak bohong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat yang kelihatan sangat ringan untuk sebuah pertaubatan besar, tetapi penerapannya dalam segala aspek kehidupan sangat berat.Dan ternyata syarat jujur tersebut sangat ampuh untuk menghentikan perbuatan zina. Jika ia tetap berzina secara sembunyi-sembunyi, lalu bagaimana ia harus menjawab jika Rasulullah menanyainya tentang apakah ia masih berzina atau tidak.Untuk menghindari berbohong kepada Nabi, maka si pezina mengakhiri prilakunya yang dusta itu dan kemudian benar-benar bertaubat dengan penuh penghayatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari riwayat itu dapat ditarik kesimpulan, bahwa kejujuran sangat signifikan dalam membersihkan prilaku menyimpang, seperti korupsi, kolusi, penipuan, manipulasi, suap-menyuap dan sebagainya.&lt;br /&gt;Dewasa ini kesadaran untuk menumbuhkan sifat kejujuran sebagai buah dari ibadah puasa, kiranya perlu mendapat perhatian serius. Pendidikan kejujuran yang melekat pada ibadah puasa, perlu dikembangkan sebagai bagian dari kehidupan riel dalam masyarakat. Sebab apabila kejujuran telah disingkirkan, maka kondisi masyarakat akan runyam. Korupsi dan kolusi terjadi di mana-mana, pungli merajalela, kemungkaran sengaja dibeking oleh oknum-oknum tertentu demi mendapatkan setoran uang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena kebohongan dan tersingkirnya sifat kejujuran, mengantarkan masyarakat dan bangsa kita pada beberapa musibah nasional yang berlangsung secara beruntun dan silih berganti tiada henti. Terjadinya malapetaka berupa krisis ekonomi yang melanda bangsa Indonesia adalah cermin paling jelas dari makin hilangnya sukma. kejujuran dan semakin mekarnya kepalsuan dalam kehidupan bangsa kita. &lt;br /&gt;Dalam menghadapi &lt;b&gt;kasus-kasus&lt;/b&gt; yang &lt;b&gt;gawat &lt;/b&gt;seperti itu, pesan-pesan profetik keagamaan seperti pesan luhur ibadah puasa dapat ditransformasikan untuk membongkar sangkar kepalsuan dan mem bangun kejujuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang secara pesimis berpendapat, bahwa membangun kejujuran pada era materialisme adalah suatu utopia (angan-angan) mengingat mengakarnya sifat ketidak jujuran dalam masyarakat dan bangsa kita. Sebagai orang beriman yang menyandang peringkat khairah ummah, sikap pesimis di atas harus dibuang jauh-jauh.Sebab gerakan amarma’ruf nahi mungkar yang dilandasi iman, harus tetap dilancarkan, agar konstelasi dunia ini tidak semakin parah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Realitas menunjukkan, bahwa kesemarakan ramadhan dari tahun ke tahun semakin meningkat, namun ironisnya, bersamaan dengan itu penyimpangan dan ketidakjujuran masih berjalan terus. Padahal, suatu bulan kita dilatih dan didik untuk berlaku jujur, menjadi orang yang dapat dipercaya. Bila selama satu bulan itu, orang-orang yang berpuasa benar-benar berlatih secara serius dengan penuh penghayatan terhadap hikmah puasa, maka pancaran kejujuran akan terpantul dari dalam jiwa mereka. Kalau puasa Ramadhan yang dilakukan tidak melahirkan manusia-manusia jujur, berarti kualitas puasa orang tersebut masih sebatas lapar dan dahaga. Karena puasa yang dilakukan tidak memantulkan refleksi kejujuran. Kalau orang yang berpuasa, masih mau menerima suap dari orang-orang yang mencari pekerjaan, berarti kualitas ibadah orang tersebut masih sangat rendah. Kalau orang yang berpuasa, masih mau melakukan mark up dalam proyek, korupsi dan kolusi, berarti puasa yang dilakukan masih jauh dari tujuan puasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau pasca&lt;b&gt; puasa Ramadhan&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;kejujuran &lt;/b&gt;semakin tipis atau sirna,pungli,korupsi dan kolusi tetap menjadi kebiasaan, barang kali puasa yang dilakukan tidak didasari iman, tetapi mungkin ia melakukan puasa hanya karena mengikuti tradisi. Untuk mewujudkan manusia jujur, perlu peningkatan iman dan penghayatan kesadaran kehadiran Tuhan. Tanpa upaya ini, kejujuran tak kan lahir dari orang yang berpuasa Cara awalnya ialah dengan mengikuti Training ESQ atau Pesantren Qalbu. Hasilnya sudah terbukti secara sifnifikan di mana-mana. Banyak BUMN omzetnya meningkat secara signifikan setelah para direktur dan managernya ikut training ESQ (Emosional Spitual Quentiont). yang dilaksanakan oleh Ary Ginanjar Agustian.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-2740395385535786097?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/2740395385535786097/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=2740395385535786097' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/2740395385535786097'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/2740395385535786097'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/07/puasa-dan-kejujuran.html' title='Puasa dan Kejujuran'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-3281582752938646918</id><published>2010-07-30T06:10:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.556-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Cara-cara membersihkan hati; Obat Hati</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Manusia &lt;/b&gt;sering kali melakukan sesuatu atas dasar&lt;b&gt; hawa nafsu&lt;/b&gt;nya yang mengakibatkan &lt;b&gt;perbuatan &lt;/b&gt;tersebut ber&lt;b&gt;dampak negative&lt;/b&gt; ditengah-tengah &lt;b&gt;masyarakat&lt;/b&gt;.&amp;nbsp;Untuk menghindari penyesalan diakhir perbuatan yang akan dilakukan, maka seyogyanya bertanyalah pada &lt;b&gt;hati kecil&lt;/b&gt;, baik dan buruknya perbuatan tersebut. Oleh karena itu setiap manusia dituntut untuk &lt;b&gt;memahami hati&lt;/b&gt;nya atau bahasa lain adalah "Qolbu". &lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Pengertian "Qolbu"&lt;/b&gt; :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut Syekh Abu al-Hasan Ali bin Muhammad bin Ali al-Husaini al-Jurjaniy didalam kitabnya "at-Ta'rifat" : Qolbu adalah sifat lembutnya Ketuhanan yang terdapat dalam jiwa manusia.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam &lt;b&gt;hadis &lt;/b&gt;Rasulullah Saw:&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari Nu'man bin Basyir berkata: saya mendengar &lt;b&gt;Rasulullah &lt;/b&gt;Saw. Ber&lt;b&gt;sabda&lt;/b&gt;:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;ألا وإن في الجسد مضغة إذا صلحت صلح الجسد كله وإذا فسدت فسد الجسد كله ألا وهي القلب&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Artinya: " Ketahuilah,sesungguhnya dalam jasad terdapat segumpal daging, apabila dia baik maka jasad tersebut akan menjadi baik, dan sebaliknya apabila dia buruk maka jasad tersebut akan menjadi buruk, Ketahuilah segumpal daging tersebut adalah "Qolbu" yaitu hati ". ( Hadis Riwayat Bukhori ).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika kita pahami secara mendalam hadis tersebut, maka &lt;b&gt;hati sangat berperan dalam kehidupan&lt;/b&gt; jiwa manusia, karena hati yang bersih akan melahirkan jiwa yang bersih dan selalu taat serta tunduk terhadap titah dari Sang Ilahi Rabbi. Sebaliknya jiwa yang kotor disebabkan karena jiwa tersebut memiliki hati yang tidak baik dan selalu melanggar aturan yang telah digariskan oleh Allah Swt.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Tanda-tanda hati yang kotor atau sakit.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Fitrah manusia&lt;/b&gt; adalah suci dan bersih dalam &lt;b&gt;menjalankan perintah agama&lt;/b&gt;,namun terkadang dalam perjalanan kehidupannya, manusia sering lupa dan lalai serta terjerumus dalam sifat-sifat "syaithoniyah". Untuk mengenal lebih jauh&lt;b&gt; tanda-tanda hati manusia yang telah kotor&lt;/b&gt; atau &lt;b&gt;sakit&lt;/b&gt;, berikut ini salah satu tandanya :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Adanya sifat nifaq ( Munafik ) dalam jiwa manusia, mari kita renungkan firman Allah Swt. Dalam surat al-Baqarah :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَقُولُ آمَنَّا بِاللَّهِ وَبِالْيَوْمِ الْآخِرِ وَمَا هُمْ بِمُؤْمِنِينَ . يُخَادِعُونَ اللَّهَ وَالَّذِينَ آمَنُوا وَمَا يَخْدَعُونَ إِلَّا أَنْفُسَهُمْ وَمَا يَشْعُرُونَ .فِي قُلُوبِهِمْ مَرَضٌ فَزَادَهُمُ اللَّهُ مَرَضًا وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ بِمَا كَانُوا يَكْذِبُونَ .&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Artinya : " Dan diantara manusia ada yang berkata " kami beriman kepada Allah dan hari akhir ", padahal sesungguhnya mereka itu bukanlah orang2 yang beriman. Mereka menipu Allah dan orang2 yang beriman, padahal mereka hanyalah menipu diri sendiri tanpa mereka sadari. Dalam hati mereka ada penyakit ( Nifaq ), lalu Allah menambah penyakitnya itu, dan mereka mendapat adzab yang pedih, karena mereka berdusta ". ( QS.al-Baqarah : 8-10 )&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika kita perhatikan ayat-ayat tersebut, maka &lt;b&gt;sifat munafik &lt;/b&gt;akan menjadikan hati manusia bertambah kotor dan &lt;b&gt;rusak&lt;/b&gt;, karena pada dasarnya manusia yang memiliki sifat nifaq akan terlihat diluar dirinya manis akan tetapi dalam bathinnya dia memiliki &lt;b&gt;sifat-sifat syaithoniyyah&lt;/b&gt;, apa saja sifat-sifat tersebut,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Syekh az-Zamakhsyari dalam kitab tafsirnya "al-Kassyaf", menggambarkan hati yang sakit karena sifat nifaq dalam diri manusia adalah selalu condong untuk berbuat maksiat kepada Allah Swt. Sedangkan Syekh Abu Zahrah dalam kitab tafsirnya "Zahratu at-Tafasir", bahwasanya hati akan menjadi keras karena sifat nifaq yang selalu menanamkan kedengkian dan selalu menghinakan orang2 yang beriman. Penyakit hati tersebut menurut beliau tidak ada obatnya, na'udzubillah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Membersihkan hati yang kotor&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika manusia sudah mulai &lt;b&gt;malas beribadah&lt;/b&gt; kepada Allah Swt. Maka sebaiknya bersegeralah &lt;b&gt;beristighfar&lt;/b&gt; untuk mendapatkan ampunan dari Allah Swt. Karena ketika kita membiarkan diri kita jauh dari Allah Swt. maka hati sedikit demi sedikit akan kotor dan jika tidak segera di obati hati tersebut akan mengeras, sebagaimana di isyaratkan dalam al-Quran surat al-Baqarah :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;ثُمَّ قَسَتْ قُلُوبُكُمْ مِنْ بَعْدِ ذَلِكَ فَهِيَ كَالْحِجَارَةِ أَوْ أَشَدُّ قَسْوَةً وَإِنَّ مِنَ الْحِجَارَةِ لَمَا يَتَفَجَّرُ مِنْهُ الْأَنْهَارُ وَإِنَّ مِنْهَا لَمَا يَشَّقَّقُ فَيَخْرُجُ مِنْهُ الْمَاءُ وَإِنَّ مِنْهَا لَمَا يَهْبِطُ مِنْ خَشْيَةِ اللَّهِ وَمَا اللَّهُ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَ&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Artinya : " Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras, sehingga hatimu seperti batu, bahkan lebih keras. Padahal dari batu2 itu pasti ada sungai2 yang airnya memancar daripadanya. Adapula yang terbelah lalu kaluarlah mata air daripadanya. Dan adapula yang meluncur jatuh karena takut kepada Allah Swt. Dan Allah tidak lengah terhadap apa yang kamu kerjakan ". ( QS.al-Baqarah : 74 )&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oleh karena itu untuk menghindari kerasnya hati cepatlah kembali kepada Allah dengan memohon ampunan dari-Nya, sebagaiman Allah perintahkan kepada orang2 yang beriman &amp;nbsp;:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّ &lt;script src="http://www.pesantrenvirtual.com/plugins/editors/tinymce/jscripts/tiny_mce/themes/advanced/langs/en.js" type="text/javascript"&gt;&lt;/script&gt; هِ تَوْبَةً نَصُوحًا عَسَى رَبُّكُمْ أَنْ يُكَفِّرَ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ يَوْمَ لَا يُخْزِي اللَّهُ النَّبِيَّ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ نُورُهُمْ يَسْعَى بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَبِأَيْمَانِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَا أَتْمِمْ لَنَا نُورَنَا وَاغْفِرْ لَنَا إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Artinya : " Wahai orang2 yang beriman! Bertobatlah kepada Allah dengan tobat yang semurni-murninya, mudah2an Tuhan kamu akan menghapus kesalahan2 mu dan memasukkan kamu kedalam surga2 yang mengalir dibawahnya sungai2, pada hari ketika Allah tidak mengecewakan Nabi dan orang2 yang beriman bersama dengannya, sedang cahaya mereka memancar dihadapan dan disebelah kanan mereka, sambil mereka berkata, " Ya Tuhan kami, sempurnakanlah untuk kami cahaya kami dan ampunilah kami, sungguh Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu". (SQ.at-Tahrim:8)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Syekh al-Hafidz Ibnu katsir dalam kitabnya "Tafsir al-Quran al-'Adzim", menjelaskan bahwasanya seseorang yang bertobat kepada Allah Swt, dia sungguh menyesali dosa2 yang telah ia lakukan dan tidak akan mengulanginya lagi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Perbuatan manusia bersumber dari hatinya&lt;/b&gt;, maka ketika hatinya selamat dari sifat2 yang kotor maka perbuatan tersebut akan mencerminkan prilaku yang islami dan jauh dari maksiat kepada Allah Swt.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka marilah sama2 selamatkan hati kita dari sifat-sifat yang dapat menjerumuskan diri manusia kedalam jurang kehinaan didunia maupun diakherat kelak. Karena semua yang kita miliki baik harta benda maupun keturunan kita tidak dapat menolong diri kita selamat dihari hisab nanti kecuali jiwa tersebut diiringi dengan hati yang bersih ( Qolbu as-Salim ), sebagaimana diisyaratkan oleh Allah Swt, dalam surat as-Syu'ara :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ . إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Artinya : " Pada hari ketika harta dan anak-anak tidak berguna. Kecuali orang-orang yang menghadap Allah Swt. dengan hati yang bersih". (QS.as-Syu'ara: 88-89 )&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka ketika hati setiap jiwa manusia bersih, prilaku dia akan baik pula. Ketika prilaku baik akan menghasilkan ketaatan kepada Allah Swt. dimanapun dia berada, dan itulah cita-cita terbesar dalam kehidupan ummat manusia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mudah-mudahan Allah Swt. selalu membersihkan hati kita dari sifat-sifat kotor yang dapat menjerumuskan jiwa dan raga kita jauh dari Allah Swt menuju kepada hati yang bersih dan selamat. Amin Ya Rabbal 'Alamin.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sumber : www.pesantrenvirtual.com &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-3281582752938646918?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/3281582752938646918/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=3281582752938646918' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/3281582752938646918'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/3281582752938646918'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/07/cara-cara-membersihkan-hati-obat-hati.html' title='Cara-cara membersihkan hati; Obat Hati'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-7134086130557368364</id><published>2010-07-08T11:27:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.556-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Beberapa pengaruh penggunaan dan penyalahgunaan Facebook di kalangan anak muda</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada apa dengan &lt;b&gt;Facebook&lt;/b&gt;?. Penggunaan situs jaringan pertemanan tidak hanya menimbulkan pengaruh dan &lt;b&gt;dampak &lt;/b&gt;secara langsung pada orang yang sedang menggunakan fasilitas ini, tetapi juga secara tidak langsung pada orang lain dan lingkungan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sama dengan hal lainnya, penggunaan Facebook tidak akan menimbulkan &lt;b&gt;dampak&lt;/b&gt; yang &lt;b&gt;buruk &lt;/b&gt;jika digunakan sebagaimana mestinya, normal, dan tidak berlebihan. Namun, jika terlalu sering menggunakan fasilitas ini, dikhawatirkan akan terjadi ketergantungan yang tidak sehat, serta penyalahgunaan fasilitas yang tidak benar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diketahui tentang &lt;b&gt;situs &lt;/b&gt;jaringan pertemanan Facebook.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;1. Sejarah Facebook&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Facebook adalah sebuah situs jaringan sosial yang didirikan oleh Mark Zuckerberg pada tanggal 4 Februari 2004. Pada awalnya, Facebook dengan situs www.facebook.com yang sebelumnya bernama thefacebook dengan situs www.thefacebook.com digunakan untuk komunikasi antar mahasiswa Universitas Harvard. Namun setelah beberapa waktu, target pengguna adalah seluruh mahasiswa dan masyarakat umum.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;2. Faktor-faktor yang menyebabkan Facebook digemari oleh masyarakat&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Situs pertemanan Facebook memungkinkan seseorang untuk menemukan teman lama, menemukan teman baru, menjalin pertemanan, bergabung dalam komunitas seperti kota, kerja, sekolah, dan daerah untuk melakukan koneksi dan berinteraksi dengan orang lain, mengirimkan pesan dan komentar. Selain fasilitas-fasilitas utama yang disebutkan, masih sangat banyak fasilitas-fasilitas yang ditawarkan situs itu, baik secara formal atau non-formal, independen atau dependen.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kini jumlah facebooker Indonesia jauh melebihi pengguna di Singapura dan Malaysia. Padahal Facebook hingga pertengahan 2007 nyaris tak dilirik pengguna Internet di sini. Tapi, memasuki pertengahan tahun lalu, jumlah akses ke situs ini melonjak tajam dan menempatkannya sebagai situs ranking kelima yang paling banyak diakses di Indonesia. Bahkan Indonesia tercatat dalam sepuluh besar negara pemakai situs yang mulai dibuka untuk umum pada tahun 2006, yaitu 150 juta orang–sekitar 700 ribu orang berasal dari Indonesia. Tidak ada situs jejaring sosial lain yang mampu menandingi daya tarik Facebook terhadap user. Pada tahun 2007, terdapat penambahan 200 ribu account baru perharinya Lebih dari 25 juta user aktif menggunakan Facebook setiap harinya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Memasuki tahun 2009 “Indonesia saat ini telah menjadi “the Republic of the Facebook” (Putra, 2009). Itulah headlines yang ditulis oleh Budi Putra mantan editor Harian Tempo yang dirilis oleh CNET Asia portal IT terkemuka di Asia pada awal bulan Januari 2009 lalu (Linkedin.com; 2009). Ungkapan ini terinspirasi oleh perkembangan penggunaan Facebook oleh masyarakat Indonesia yang mencapai pertumbuhan 645% pada tahun 2008. “Prestasi” ini menjadikan Indonesia sebagai “the fastest growing country on Facebook in Southeast Asia”. Bahkan, angka ini mengalahkan pertumbuhan pengguna Facebook di China dan India yang merupakan peringkat teratas populasi penduduk di dunia (Sahana, 2008).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;3&lt;/b&gt;. &lt;b&gt;Pengaruh Facebook&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa pengaruh penggunaan dan penyalahgunaan Facebook di kalangan anak muda adalah :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(1).&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Kurangnya waktu untuk belajar dan mengerjakan tugas&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(2).&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Kurangnya waktu untuk bersosialisasi dan berinteraksi secara langsung dengan orang lain dan lingkungan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(3).&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Membuat lupa waktu sehingga pola hidup tidak teratur&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(4).&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Masyarakat terbiasa melalukan hal-hal dengan praktis, sehingga tidak termotivasi untuk melakukan hal-hal yang sulit&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(5).&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Pola finansial yang terkesan membuang-buang uang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;4.&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Contoh – contoh penyalahgunaan Facebook&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(1).&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Penyebaran foto-foto yang tidak sopan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(2).&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Perceraian, karena dapat berteman dan berkomunikasi secara bebas, situs pertemanan seperti Facebook dapat menimbulkan kecemburuan dan perselingkuhan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(3).&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Menyebabkan seseorang mengalami kesulitan untuk membedakan hal nyata dan tidak nyata, yaitu gejala penyakit neurotik skizofrenia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(4).&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Membuat seseorang menjadi ingin tahu urusan orang lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(5).&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Beredar banyak kata-kata kasar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(6).&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Pamer.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(7).&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Sering dijadikan ajang untuk membicarakan narkoba dan seks. Dari sebuah studi yang dilakukan oleh ilmuwan asal University of Washington, terungkap kalau 54 persen remaja yang tergabung di Facebook dan Myspace, sering membicarakan hal yang sensitif seperti narkoba dan seks di forum ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(8).&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space: pre;"&gt; &lt;/span&gt;Menyebabkan gejala kenarsisan. Para peneliti mengatakan bahwa jumlah pesan dan postingan di halaman 130 pengguna Facebook sangat berkorelasi dengan seberapa narsisnya mereka. Pimpinan studi Laura Buffardi Ph.D, mengatakan bahwa ini setara dengan seberapa narsisnya mereka di dunia nyata. Orang yang narsis di Facebook bisa ditandai dengan tampilan yang glamour pada foto diri utama mereka. Di studi terdulu, ilmuwan menemukan bahwa halaman personal Web sangat popular di kalangan kaum narsis, namun bukan berarti semua pengguna Facebook adalah narsis. Ditemukan, bahwa orang narsis bisa jadi terlihat sangat menarik, narsis bisa diarahkan ke hal yang positif jika ditujukan kepada kegiatan dan hal-hal yang positif, biasanya orang-orang ini tergolong kreatif.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;5.&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;b&gt;Cara Pandang Penggunaan Facebook&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sama dengan situs-situs pertemanan di dunia maya lainnya, Facebook hadir di tengah-tengah masyarakat luas pada umumnya dan mahasiswa pada khususnya, adalah untuk memudahkan pertemanan, komunikasi, dan melebarkan jaringan/koneksi, dan memudahkan masyarakat satu dengan yang lain dalam pemenuhan kebutuhan sebagian makhluk sosial yang saling bergantung. Bahkan belakangan ini trendnya telah meluas ke perkantoran, biasanya para karyawan/pegawai/pekerja ber-fesbuk-an, disela tidak ada aktivitas yang dikerjakan dan atau di sela istirahat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita harus bisa berpikir tepat dan logis, kita harus bisa menempatkan dan menerima fungsi fasilitas komunikasi sesuai dengan proporsinya masing – masing.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kinerja dan dampak positif dari penggunaan Facebook dan aplikasi dan situs pertemanan lainnya akan sangat terasa jika kita bisa menggunakannya dan tetap tunduk pada undang-undang internet (cyberlaw), memakai sesuai dengan fungsi yang proporsional.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;6.&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;b&gt;Facebook Developer Garage&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pesatnya pertumbuhan pengguna membuat pihak situs jejaring sosial ini ingin meningkatkan lagi layanan mereka. Salah satunya dengan membuat Facebook Developer yang mengizinkam penggunanya dapat membuat aplikasi di dalam Facebook yang dapat digunakan oleh seluruh pengguna Facebook.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Facebook Developer, mulai diperkenalkan sejak tahun 2007 silam dan sejak itu hingga kini tercatat sudah lebih dari 660.000 developer yang berasal dari 180 negara telah menciptakan beragam aplikasi yang dapat digunakan dalam Facebook. Ketertarikan masyarakat yang besar terhadap program Facebook itu, akhirnya memicu terbentuknya sebuah organisasi yang dikenal dengan nama Facebook Developer Garage.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tergerak untuk ambil bagian, terbentuklah Facebook Developer Garage Indonesia pada tahun 2009. Ajang pengumpulan para pengguna yang berbakat tersebut digelar di Plaza FX Senayan, Jakarta, Sabtu (28/03/2009). "Facebook Developer Garage, membuat para user dapat membuat aplikasi yang dapat berjalan dalam Facebook tanpa perlu memiliki keahlian khusus”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terhitung sampai 22 Februari 2009, 1.333.649 user Indonesia telah terdaftar di Facebook dan sekitar 73% (976.372 orang) di antaranya adalah user usia produktif (18-34 tahun). Dilihat dari gender, 688.306 user laki-laki dan 600.045 user perempuan.(Allfacebook.com; 2009). Demam Facebook adalah kelanjutan dari keberhasilan situs komunitas Friendster yang berhasil menjaring 12 juta “registered users” atau sekitar 60% pengguna internet di Indonesia (Friendster.com; Juli 2008). Bahkan banyak pengguna Friendster yang melakukan migrasi ke Facebook karena layanan yang diberikan lebih lengkap dan mengikuti selera masyarakat. Facebook memiliki sederet fitur yang memungkinkan penggunanya berinteraksi langsung (real time), seperti chatting, tag foto, blog, game, dan update status ”what are you doing now” yang dinilai lebih keren dari Friendster.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-7134086130557368364?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/7134086130557368364/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=7134086130557368364' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/7134086130557368364'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/7134086130557368364'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/07/beberapa-pengaruh-penggunaan-dan.html' title='Beberapa pengaruh penggunaan dan penyalahgunaan Facebook di kalangan anak muda'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-7729040381843304244</id><published>2010-07-08T11:18:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.557-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Wajah Islam dalam Survei di Dunia Barat</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://republika.co.id/"&gt;REPUBLIKA.CO.ID&lt;/a&gt;, &lt;b&gt;LONDON&lt;/b&gt;--&lt;b&gt;Umat Islam&lt;/b&gt; di &lt;b&gt;Eropa &lt;/b&gt;dan &lt;b&gt;Amerika &lt;/b&gt;masih menghadapi tantangan berat. Kendati pertumbuhan dan perkembangan umat Islam meningkat, namun tantangan yang mereka hadapi sangat berat. Penyebabnya adalah munculnya gerakan &lt;b&gt;Islamophobia &lt;/b&gt;atau &lt;b&gt;kebencian &lt;/b&gt;terhadap Islam.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Sebuah hasil &lt;b&gt;survei &lt;/b&gt;yang dipublikasikan harian The Guardian akhir Januari lalu menyebutkan, kalangan politisi dan media massa di Inggris adalah penyebab kebencian masyarakat luas terhadap Islam. &lt;b&gt;Menurut &lt;/b&gt;hasil survei yang dilakukan &lt;b&gt;wartawan &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Inggris &lt;/b&gt;bernama Peter Oborne itu, politisi dan media Inggris kerap mengobarkan kebencian terhadap umat Islam dengan menggambarkan umat Islam sebagai &lt;b&gt;teroris &lt;/b&gt;yang berusaha melakukan Islamisasi di Inggris.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Studi serupa juga dilakukan oleh pusat penelitian Muslim Eropa di Universitas Exeter London. Dari hasil studi yang disusun oleh perguruan tinggi ini ditemukan beberapa bukti empiris yang menjelaskan perilaku para politisi dan media Inggris itu. Menurut penelitian ini, meningkatnya sentimen masyarakat Inggris terhadap umat Islam dikarenakan pandangan dan pencitraan buruk yang dilakukan oleh keduanya, politisi dan media massa.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hasil survei dan studi itu dibenarkan oleh Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS), baru-baru ini. Menurut laporan tahunan tentang hak asasi manusia (HAM) yang dirilis oleh Kementerian Luar Negeri AS, umat Muslim di seluruh daratan Eropa masih mengalami diskriminasi. Bahkan, dari tahun ke tahun diskriminasi yang dirasakan umat Islam di Eropa semakin mengkhawatirkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Kami melihat &lt;b&gt;diskriminasi &lt;/b&gt;dan kebencian terhadap umat Islam di &lt;b&gt;Eropa&lt;/b&gt;,” ungkap Wakil Menteri Luar Negeri AS untuk &lt;b&gt;Demokrasi&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;HAM&lt;/b&gt;, dan &lt;b&gt;Buruh&lt;/b&gt;, Michael Posner, saat mengumumkan laporan tahunan tentang HAM yang berjudul Country Reports on Human Rights Practices seperti dikutip situs Islamonline. Tak hanya di Inggris, fenomena serupa juga terjadi di negara Eropa lainnya, seperti &lt;b&gt;Swiss&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;Denmark&lt;/b&gt;, dan &lt;b&gt;Belanda&lt;/b&gt;. Bahkan, hampir di seluruh &lt;b&gt;negara Barat.&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di AS, misalnya, kekhawatiran hingga kini masih menghinggapi sebagian Muslim di negara adidaya tersebut. Perasaan itu muncul setelah sembilan tahun mereka merasa terus menerus diawasi oleh pemerintah federal. Semua bermuara pada sikap &lt;b&gt;Pemerintah &lt;/b&gt;&lt;b&gt;AS &lt;/b&gt;pascaperistiwa serangan 11 September 2001.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Direktur Muslim American Society’s Freedom Foundation di North Carolina, Khalilah Sabra, seperti dikutip &lt;b&gt;Associated Press&lt;/b&gt;, belum lama ini mengungkapkan, perasaan itu masih dirasakan oleh komunitas Muslim di wilayah Raleigh-Durham, North Carolina. Peristiwa terakhir yang mengganggu perasaan mereka adalah saat Juli 2009 lalu sebanyak tujuh orang Muslim ditangkap. Tuduhannya, merencanakan &lt;b&gt;aksi &lt;/b&gt;&lt;b&gt;teror&lt;/b&gt;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kebencian terhadap Islam dan pemeluknya itu ditunjukkan oleh &lt;b&gt;masyarakat Eropa&lt;/b&gt; dan AS, melalui beragam cara. Baik melalui ajang kreativitas (karikatur, kartun, demonstrasi) maupun peraturan perundang-undangan. Sebut saja sejumlah kasus yang terjadi di Belanda, Denmark, Swedia, Swiss, Prancis, dan Jerman lima tahun terakhir.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kebebasan berekspresi&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan mengusung dalih kebebasan berekspresi, surat kabar terbesar di Denmark, Jyllands-Posten, memuat gambar 12 karikatur Nabi Muhammad SAW pada 30 September 2005 silam. Langkah serupa ini diikuti oleh Nerikes Allehanda, sebuah harian lokal yang terbit di Orebro, sebelah timur Stockholm, Swedia.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam salah satu halaman surat kabarnya terbitan edisi 18 Agustus 2007, harian Nerikes Allehanda memuat gambar kartun kepala Nabi Muhammad berada di badan seekor anjing. Kartun ini digambar oleh Lars Vilks.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lain lagi yang dilakukan oleh seorang politisi di Belanda bernama Geert Wilders. Politikus sayap ultra kanan Belanda ini membuat sebuah &lt;b&gt;film &lt;/b&gt;berjudul Fitna. Film yang di dalamnya berisikan hinaan, melecehkan, dan &lt;b&gt;memprovokasi &lt;/b&gt;pemeluk agama Islam ini akhirnya menyulut kemarahan dunia Islam.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada bagian akhir film tersebut dimunculkan gambar &lt;b&gt;karikatur &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Nabi Muhammad SAW&lt;/b&gt; dengan surban berbentuk bom di kepala, dengan bersumber dari karikatur yang pernah dimuat oleh Jyllands- Posten. Setelah berapa detik tampil, sorban itu digambarkan meledak.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketakutan yang berlebihan terhadap perkembangan Islam juga terjadi di Swiss. Masyarakat non-Muslim di sana memberlakukan larangan pembangunan menara masjid. Hasil referendum yang diselenggarakan pada 29 November 2009 lalu menyatakan, lebih dari 57,5 persen pemilih dari 2,67 juta warga yang memberikan suara mendukung pelarangan itu. Sedangkan 42,5 persen lainnya menentang. Sebanyak 22 dari 26 provinsi di Swiss memilih pelarangan pembangunan menara masjid.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Padahal, di negara yang terkenal dengan &lt;b&gt;sebutan &lt;/b&gt;Euro-Islam ini terdapat beberapa &lt;b&gt;masjid&lt;/b&gt;, seperti di &lt;b&gt;Jenewa &lt;/b&gt;dan &lt;b&gt;Zurich&lt;/b&gt;. &lt;b&gt;Penolakan &lt;/b&gt;terhadap simbol-simbol &lt;b&gt;komunitas Muslim &lt;/b&gt;juga pernah terjadi pada 2007 silam. Saat itu dewan Kota Bern menolak rencana untuk membangun salah satu Islamic Center terbesar di Eropa. Bahkan, Partai Rakyat Swiss (SVP), yang merupakan partai terbesar di negara tersebut, dan the Federal Democratic Union mengumpulkan tanda tangan guna mendukung pelarangan pembangunan pusat kebudayaan Islam ini.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tak hanya&lt;b&gt; isu-isu dan simbol keislaman&lt;/b&gt;, kebencian juga ditujukan terhadap &lt;b&gt;kaum &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Muslimah&lt;/b&gt;. Sejumlah negara di Eropa seakan berlomba membenci Islam dan Muslimah. Secara simultan, mereka mengusung pelarangan cadar dan jilbab. Bahkan, pelarangan tersebut mendapatkan dukungan politik penuh.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-7729040381843304244?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/7729040381843304244/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=7729040381843304244' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/7729040381843304244'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/7729040381843304244'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/07/wajah-islam-dalam-survei-di-dunia-barat.html' title='Wajah Islam dalam Survei di Dunia Barat'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-455337687070442953</id><published>2010-07-08T11:06:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.557-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Sejarah Isra' Mi'raj dan Perintah Sholat</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mau tau &lt;b&gt;sejarah isra' mi'raj&lt;/b&gt;?. Peristiwa itu terjadi sekitar 14 abad Hijriyah yang lalu. Pada saat itu Nabi Muhammad SAW diperjalankan oleh Allah dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsha di Al-Quds, lalu dilanjutkan dengan menembus lapisan langit tertinggi sampai batas yang tidak dapat dijangkau oleh ilmu semua &lt;b&gt;makhluq&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;malaikat&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;manusia&lt;/b&gt;, dan &lt;b&gt;jin&lt;/b&gt;. Semua itu ditempuh dalam sehari semalam. Peristiwa itu sekaligus sebagai &lt;b&gt;mukjizat &lt;/b&gt;mengagumkan yang diterima Rasulullah SAW.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Permintaan kaum kafir Quraisy kepada Nabi SAW&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya, sebelum peristiwa itu terjadi, orang-orang &lt;b&gt;kafir &lt;/b&gt;Quraisy pernah meminta kepada Rasulullah untuk menunjukkan hal-hal yang aneh, karena mereka tidak percaya kalau Muhammad SAW itu adalah nabi. &lt;b&gt;Permintaan-permintaan&lt;/b&gt; itu mereka lontarkan untuk membuktikan bahwa dirinya benar-benar seorang Nabi. Hal ini direkam oleh Allah dalam Al Qur'an sebagai berikut:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Dan mereka berkata: "Kami sekali-kali tidak percaya kepadamu hingga kamu memancarkan &lt;b&gt;mata air &lt;/b&gt;dari bumi untuk kami, atau kamu mempunyai sebuah kebun &lt;b&gt;korma &lt;/b&gt;dan anggur, lalu kamu alirkan sungai-sungai di celah kebun yang deras alirannya, atau kamu jatuhkan langit berkeping-keping atas kami, sebagaimana kamu katakan atau kamu datangkan Allah dan malaikat-malaikat berhadapan muka dengan kami. Atau kamu mempunyai sebuah rumah dari &lt;b&gt;emas&lt;/b&gt;, atau kamu naik ke langit. Dan kami sekali-kali tidak akan mempercayai kenaikanmu itu hingga kamu turunkan atas kami sebuah kitab yang kami baca". (QS. Bani Israil : 90 - 93)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau kita jabarkan dari ayat di atas, mereka meminta &lt;b&gt;hal-hal &lt;/b&gt;di bawah ini kepada Rasulullah:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Mereka meminta untuk memancarkan mata air dari bumi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Mereka juga meminta sebuah kebun kurma dan anggur, dengan air mengalir di bawahnya. Padahal di sekitar situ sebagian besar padang pasir.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Mereka meminta untuk menjatuhkan langit.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. Mereka juga meminta menghadirkan Allah beserta malaikat-malaikatnya untuk dihadapkan kepada mereka. Sungguh suatu permintaan yang lancang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;5. Mereka juga meminta sebuah &lt;b&gt;rumah&lt;/b&gt; dari emas.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;6. Yang terakhir, mereka meminta Nabi untuk naik ke langit tanpa membawa &lt;b&gt;buku&lt;/b&gt;, lalu harus kembali dengan membawa sebuah buku (kitab) untuk mereka baca.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Permintaan mereka itu betul-betul "kebangetan". Tetapi Rasulullah SAW menjawabnya dengan &lt;b&gt;bijaksana&lt;/b&gt;, "Maha &lt;b&gt;Suci &lt;/b&gt;Tuhanku, bukankah aku ini hanya seorang manusia yang menjadi rasul?" (QS. Bani Israil: 93). Allah Yang Maha Suci tentu Maha Kuasa untuk melakukan semua itu, tetapi Rasulullah mengatakan bahwa dirinya hanyalah seorang manusia biasa yang diangkat menjadi seorang Rasul, sehingga tidak mungkin melakukan semua itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita bisa ambil pelajaran dari dari hal di atas. Mungkin sampai &lt;b&gt;zaman &lt;/b&gt;kapan pun, &amp;nbsp;kebenaran (baca: Islam) akan menghadapi hal-hal seperti itu. Orang yang membawa kebenaran akan selalu menghadapi permintaan-permintaan yang diluar &lt;b&gt;kemampuan&lt;/b&gt;. Dan permintaan tersebut kebanyakan hanya sebagai "olok-olok". Karena, kalaupun kita bisa memenuhi permintaan itu, mereka kebanyakan tetap tidak akan mendengar Islam ini. Hanya sedikit yang mau mendengarnya. Sebagaimana halnya Rasulullah setelah mengalami peristiwa Isra' Mi'raj, tidak &lt;b&gt;banyak &lt;/b&gt;yang mempercayai perjalanannya tersebut, bahkan ada yang mengatakan Nabi gila walaupun Nabi sudah memberikan bukti-bukti atas apa yang telah dia alami (Isra' Mi'raj).&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Peringatan Isra' Mi'raj sebagai motivasi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau kita baca sejarah kehidupan Rasulullah SAW (Sirah Nabawiyah), sebelum peristiwa itu terjadi, Rasulullah mengalami keadaan duka cita yang sangat mendalam. Beliau ditinggal oleh istrinya tercinta, Khadijah, yang setia menemani dan menghiburnya dikala orang lain masih mencemoohnya. Lalu beliau juga ditinggal oleh pamannya sendiri, Abu Thalib, yang (walaupun kafir) tetapi dia sangat melindungi aktivitas Nabi. Sehingga orang-orang kafir Quraisy semakin leluasa untuk melancarkan penyiksaannya &amp;nbsp;kepada Nabi, sampai-sampai orang awam Quraisy pun berani melemparkan kotoran ke atas kepala Rasulullah SAW.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam &lt;b&gt;keadaan &lt;/b&gt;yang &lt;b&gt;duka cita&lt;/b&gt; dan penuh dengan &lt;b&gt;rintangan &lt;/b&gt;yang sangat berat itu, menambah perasaan Rasullah semakin berat dalam mengemban risalah Ilahi. Lalu Allah "menghibur" Nabi dengan memperjalankan beliau, sampai kepada langit dan menemui Allah. Hingga kini, peristiwa ini seringkali diperingati oleh sebagian besar kaum muslimin dalam peringatan Isra' Mi'raj. Pada dasarnya peringatan tersebut hanyalah untuk memotivasi dan penyemangat, bukan dalam rangka beribadah (ibadah dalam artian ibadah ritual khusus). Namun peringatan tersebut juga terdapat beberapa catatan. Apa saja itu? Mari kita ikuti beberapa hal di bawah ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam Al Qur'an, dari sekian ribu ayat di dalamnya, hanya ada 4 ayat yang menjelaskan tentang Isra' Mi'raj, yaitu QS. Bani Israil ayat 1, dan QS. An Najm ayat 13 sampai 15. Maksudnya, kebesaran Islam itu bukan terletak pada peristiwa Isra' Mi'raj ini, tapi pada konsepnya, sistemnya, muatannya, dan sebagainya. Pada surat An Najm ayat 13-15 itu, menggambarkan bahwa Rasulullah menemui Jibril dalam bentuk aslinya di Sidratil Muntaha ketika Isra Mi'raj. Sebelumnya Rasulullah juga pernah menjumpai malaikat jibril dalam bentuk asli ketika menerima ayat pertama (QS. Al Alaq: 1-5) dari Allah SWT, yaitu ketika di gua Hira.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan di antara 25 nabi, hanya 2 Nabi yang yang pernah berbicara langsung kepada Allah, yaitu Nabi Musa AS dan Nabi Muhammad SAW. Bagaimana dengan Nabi Adam, bukankah beliau juga pernah berdialog dengan Allah? Ya, tapi Nabi Adam ketika itu masih di Surga. Setelah diturunkan ke bumi, tidak lagi berdialog secara langsung. Nabi Musa berdialog dengan Allah secara langsung yaitu ketika di bukit Tursina (di bumi), sedangkan Nabi Muhammad di Sidratil Muntaha (di langit). Tetapi (sekali lagi), kebesaran Islam bukan di situ letaknya, namun di konsepnya, di muatannya. Oleh karena itulah, peristiwa Isra' Mi'raj sendiri tidak perlu secara berlebihan diangkat-angkat. Peristiwa itu sendiri merupakan mukjizat imani, maksudnya adalah mukjizat yang hanya bisa diterima apabila kita beriman.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meskipun hanya Nabi Muhammad yang telah diperjalankan pada malam harinya (Isra' Mi'raj), tapi dia tetaplah manusia biasa, hamba Allah. Hal ini perlu ditegaskan, karena dua umat sebelum Islam (Yahudi dan Kristen), telah terjebak men-Tuhankan nabinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Mengapa Masjidil Aqsa?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada beberapa pertanyaan mengenai peristiwa Isra' Mi'raj. Salah satunya, mengapa dalam peristiwa itu Rasul diperjalankan ke Masjidil Aqsa? Kenapa tidak langsung saja ke langit? Paling tidak ada beberapa hal hikmahnya, antara lain:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1.Bahwa Nabi Muhammad adalah satu-satunya Nabi dari golongan &lt;b&gt;Ibrahim AS &lt;/b&gt;yang berasal dari &lt;b&gt;Ismail AS&lt;/b&gt;, sedangkan Nabi lainnya adalah berasal dari Ishaq AS. Inilah yang menyebabkan Yahudi dan Kristen menolak Nabi Muhammad, karena mereka melihat asal usul keturunannya (nasab). Alasan mereka itu sangat tidak ilmiah, dan kalau memang benar, mereka berarti rasialis, karena melihat orang itu dari keturunannya. Hikmah lainnya adalah, bahwa Nabi Muhammad berda'wah di Makkah, sedangkan Nabi yang lain berda'wah di sekitar Palestina. Kalau dibiarkan saja, orang lain akan menuduh Muhammad SAW sebagai orang yang tidak ada hubungannya dengan "golongan" Ibrahim dan merupakan sempalan. Bagi kita sebagai muslim, tidaklah melihat orang itu dari asal usulnya, tapi dari ajarannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2.Hikmah berikutnya adalah, Allah dengan segala ilmu-Nya mengetahui bahwa Masjidil Aqsa adalah akan menjadi sumber sengketa sepanjang zaman setelah itu. Mungkin Allah ingin menjadikan tempat ini sebagai "pembangkit" ruhul jihad kaum muslimin. Kadangkala, kalau tiada lawan itu semangat jihad kaum muslimin "melemah" karena terlena, dan dengan adanya sengketa tersebut, semangat jihad kaum muslimin terus terjaga dan terbina.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3.Berikutnya, Allah ingin memperlihatkan sebagian tanda-tanda kebesaran-Nya kepada Nabi SAW. Pada Al Qur'an surat An Najm ayat 12, terdapat kata "Yaro" dalam bahasa Arab yang artinya "menyaksikan langsung". Berbeda dengan kata "Syahida", yang berarti menyaksikan tapi tidak musti secara langsung. Allah memperlihatkan sebagian &lt;b&gt;tanda-tanda kebesaran&lt;/b&gt;-Nya itu secara langsung, karena pada saat itu da'wah Nabi sedang pada masa sulit, penuh duka cita. Oleh karena itulah pada peristiwa tersebut Nabi Muhammad juga dipertemukan dengan Nabi-nabi sebelumnya, agar Muhammad SAW juga bisa melihat bahwa Nabi yang sebelumnya pun mengalami masa-masa sulit, sehingga Nabi SAW bertambah motivasi dan semangatnya. Hal ini juga merupakan pelajaran bagi kita yang mengaku sebagai da'i, bahwa dalam kesulitan da'wah itu bukan berarti Allah tidak mendengar.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Perintah Shalat&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada Isra' Mi'raj, Allah memberikan perintah &lt;b&gt;sholat wajib&lt;/b&gt;. Dan sholat Subuh adalah sholat yang pertama kali diperintahkan. Karena peristiwa Isra' Mi'raj sendiri terjadi pada saat malam hari. Subuhnya Rasulullah sudah tiba kembali di tempat semula. Mungkin ini juga hikmah bagi kita semua, karena sholat Subuh adalah sholat yang sulit untuk di laksanakan, di mana pada saat itu banyak manusia yang masih terlelap dalam tidurnya. Sebelum diperintahkannya sholat wajib 5 waktu ini, Rasulullah melaksanakan sholat sebagaimana Nabi Ibrahim.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita tidak hanya diperintahkan untuk mengerjakan sholat, tetapi juga menegakkan sholat. Sholat bukan segala-galanya, tapi segala-galanya berawal dari sholat, demikian kata seorang ustadz.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikianlah beberapa pelajaran yang bisa kita ambil dari peristiwa Isra' Mi'raj. Semoga semakin menambah keimanan kita kepada Allah, kitab-Nya, Nabi-nabi-Nya, para malaikat-Nya, Hari Akhir, serta Qadha dan Qadar-Nya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-455337687070442953?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/455337687070442953/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=455337687070442953' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/455337687070442953'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/455337687070442953'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/07/sejarah-isra-miraj-dan-perintah-sholat.html' title='Sejarah Isra&apos; Mi&apos;raj dan Perintah Sholat'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-1181334124048860438</id><published>2010-07-08T10:46:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.558-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Sifat-sifat Seorang Muslim-Menjadi Muslim Sejati</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://dakwatuna.com/"&gt;dakwatuna.com&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; - Rasulullah saw. bersabda, “Perumpamaan orang beriman itu bagaikan &lt;b&gt;lebah&lt;/b&gt;. Ia makan yang bersih, mengeluarkan sesuatu yang bersih, hinggap di tempat yang bersih dan tidak merusak atau mematahkan (yang dihinggapinya).” (Ahmad, Al-Hakim, dan Al-Bazzar).&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seorang &lt;b&gt;mukmin &lt;/b&gt;adalah manusia yang memiliki sifat-sifat unggul. Sifat-sifat itu membuatnya memiliki keistimewaan dibandingkan dengan manusia lain. Sehingga di mana pun dia berada, kemana pun dia pergi, apa yang dia lakukan, peran dan tugas apa pun yang dia emban akan selalu membawa manfaat dan maslahat bagi manusia lain. Maka jadilah dia orang yang seperti dijelaskan Rasulullah saw., “&lt;b&gt;Manusia paling baik&lt;/b&gt; adalah yang paling banyak memberikan &lt;b&gt;manfaat &lt;/b&gt;bagi manusia lain.”&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kehidupan ini agar menjadi indah, menyenangkan, dan sejahtera membutuhkan manusia-manusia seperti itu. Menjadi apa pun, ia akan menjadi yang terbaik; apa pun peran dan fungsinya maka segala yang ia lakukan adalah hal-hal yang membuat orang lain, lingkungannya menjadi bahagia dan sejahtera.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nah, &lt;b&gt;sifat-sifat&lt;/b&gt; yang baik itu antara lain terdapat pada lebah. Rasulullah saw. dengan pernyataanya dalam hadits di atas mengisyaratkan agar kita meniru &lt;b&gt;sifat-sifat positif&lt;/b&gt; yang dimiliki oleh lebah. Tentu saja, sifat-sifat itu sendiri memang merupakan &lt;b&gt;ilham &lt;/b&gt;dari Allah swt. seperti yang Dia firmankan, “Dan Rabbmu mewahyukan (mengilhamkan) kepada lebah: ‘Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia. Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Rabbmu yang telah dimudahkan (bagimu).’ Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Rabb) bagi orang-orang yang memikirkan.” (An-Nahl: 68-69)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekarang, bandingkanlah apa yang dilakukan lebah dengan apa yang seharusnya dilakukan seorang mukmin, seperti berikut ini:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Hinggap di tempat yang bersih dan menyerap hanya yang bersih&lt;/b&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lebah hanya hinggap di tempat-tempat pilihan. Dia sangat jauh berbeda dengan lalat. Serangga yang terakhir amat mudah ditemui di tempat sampah, kotoran, dan tempat-tempat yang berbau busuk. Tapi lebah, ia hanya akan mendatangi bunga-bunga atau buah-buahan atau tempat-tempat bersih lainnya yang mengandung bahan madu atau nektar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Begitulah pula &lt;b&gt;sifat seorang mukmin&lt;/b&gt;. Allah swt. berfirman:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hai manusia, makanlah yang &lt;b&gt;halal &lt;/b&gt;lagi baik dari apa yang terdapat di &lt;b&gt;bumi &lt;/b&gt;dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah &lt;b&gt;syaitan&lt;/b&gt;; karena sesungguhnya syaitan adalah musuh yang nyata bagimu. (Al-Baqarah: 168)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam &lt;b&gt;Taurat &lt;/b&gt;dan &lt;b&gt;Injil &lt;/b&gt;yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma’ruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al-Qur’an), mereka itulah orang-orang yang beruntung. (Al-A’raf: 157)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karenanya, jika ia mendapatkan amanah dia akan menjaganya dengan sebaik-baiknya. Ia tidak akan melakukan korupsi, pencurian, penyalahgunaan wewenang, manipulasi, penipuan, dan dusta. Sebab, segala kekayaan hasil perbuatan-perbuatan tadi adalah merupakan khabaits (kebusukan).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Mengeluarkan yang bersih.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Siapa yang tidak kenal madu lebah. Semuanya tahu bahwa madu mempunyai khasiat untuk kesehatan manusia. Tapi dari organ tubuh manakah keluarnya madu itu? Itulah salah satu keistimewaan lebah. Dia produktif dengan kebaikan, bahkan dari organ tubuh yang pada binatang lain hanya melahirkan sesuatu yang menjijikan. Belakangan, ditemukan pula produk lebah selain madu yang juga diyakini mempunyai khasiat tertentu untuk kesehatan: liurnya!&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seorang mukmin adalah orang yang produktif dengan kebajikan. “Hai orang-orang yang beriman, rukuklah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Rabbmu dan perbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan.” (Al-Hajj: 77)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Al-khair adalah kebaikan atau kebajikan. Akan tetapi al-khair dalam ayat di atas bukan merujuk pada kebaikan dalam bentuk ibadah ritual. &lt;b&gt;Sebab&lt;/b&gt;, perintah ke arah ibadah &lt;b&gt;ritual &lt;/b&gt;sudah terwakili dengan kalimat “rukuklah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Rabbmu” (irka’u, wasjudu, wa’budu rabbakum). Al-khair di dalam ayat itu justru bermakna kebaikan atau kebajikan yang buahnya dirasakan oleh manusia dan makhluk lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Segala yang keluar dari dirinya adalah kebaikan. Hatinya jauh dari prasangka buruk, iri, dengki; lidahnya tidak mengeluarkan kata-kata kecuali yang baik; perilakunya tidak menyengsarakan orang lain melainkan justru membahagiakan; hartanya bermanfaat bagi banyak manusia; kalau dia berkuasa atau memegang amanah tertentu, dimanfaatkannya untuk sebesar-besar kemanfaat manusia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Tidak pernah merusak&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seperti yang disebutkan dalam &lt;b&gt;hadits &lt;/b&gt;yang sedang kita bahas ini, lebah tidak pernah merusak atau mematahkan ranting yang dia hinggapi. Begitulah seorang mukmin. Dia tidak pernah melakukan perusakan dalam hal apa pun: baik material maupun nonmaterial. Bahkan dia selalu melakukan perbaikan-perbaikan terhadap yang dilakukan orang lain dengan cara-cara yang tepat. Dia melakukan perbaikan akidah, akhlak, dan &lt;b&gt;ibadah &lt;/b&gt;dengan cara &lt;b&gt;berdakwah&lt;/b&gt;. Mengubah kezaliman apa pun bentuknya dengan cara berusaha menghentikan kezaliman itu. Jika kerusakan terjadi akibat korupsi, ia memberantasnya dengan menjauhi perilaku buruk itu dan mengajukan koruptor ke pengadilan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Bekerja keras&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lebah adalah pekerja keras. Ketika muncul pertama kali dari biliknya (saat “menetas”), lebah pekerja membersihkan bilik sarangnya untuk telur baru dan setelah berumur tiga hari ia memberi makan larva, dengan membawakan serbuk sari madu. Dan begitulah, hari-harinya penuh semangat berkarya dan beramal. Bukankah Allah pun memerintahkan umat mukmin untuk bekerja keras? “Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain.” (Alam Nasyrah: 7)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kerja keras dan &lt;b&gt;semangat &lt;/b&gt;pantang kendur itu lebih dituntut lagi dalam &lt;b&gt;upaya &lt;/b&gt;&lt;b&gt;menegakkan keadilan&lt;/b&gt;. Karena, meskipun memang banyak yang cinta keadilan, namun kebanyakan manusia –kecuali yang mendapat rahmat Allah– tidak suka jika dirinya “dirugikan” dalam upaya penegakkan keadilan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Bekerja secara jama’i dan tunduk pada satu pimpinan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lebah selalu hidup dalam koloni besar, tidak pernah menyendiri. Mereka pun bekerja secara kolektif, dan masing-masing mempunyai tugas sendiri-sendiri. Ketika mereka mendapatkan sumber sari madu, mereka akan &lt;b&gt;memanggil &lt;/b&gt;teman-temannya untuk menghisapnya. Demikian pula ketika ada bahaya, seekor lebah akan mengeluarkan feromon (suatu zat kimia yang dikeluarkan oleh &lt;b&gt;binatang &lt;/b&gt;tertentu untuk memberi isyarat tertentu) untuk mengudang teman-temannya agar membantu dirinya. Itulah seharusnya sikap orang-orang beriman. “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun &lt;b&gt;kokoh&lt;/b&gt;.” (Ash-Shaff: 4)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Tidak pernah melukai kecuali kalau diganggu&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lebah tidak pernah memulai menyerang. Ia akan menyerang hanya manakala merasa terganggu atau terancam. Dan untuk mempertahankan “kehormatan” umat lebah itu, mereka rela mati dengan melepas sengatnya di tubuh pihak yang diserang. Sikap seorang mukmin: musuh tidak dicari. Tapi jika ada, tidak lari.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Itulah beberapa karakter lebah yang patut ditiru oleh orang-orang beriman. Bukanlah sia-sia Allah menyebut-nyebut dan mengabadikan binatang kecil itu dalam Al-Quran sebagai salah satu nama surah: An-Nahl. Allahu a’lam.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-1181334124048860438?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/1181334124048860438/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=1181334124048860438' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/1181334124048860438'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/1181334124048860438'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/07/sifat-sifat-seorang-muslim-menjadi.html' title='Sifat-sifat Seorang Muslim-Menjadi Muslim Sejati'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-7145677771177253860</id><published>2010-07-08T10:34:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.558-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Upaya Membentuk Keluarga Sakinah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Rumah tangga&lt;/b&gt; ibarat dua sisi mata uang, suatu saat ia datang dan menjelma menjadi &lt;b&gt;taman&lt;/b&gt; &lt;b&gt;surga &lt;/b&gt;yang membuat semua penghuninya merasa betah didalamnya, namun bisa saja ia datang sebagai tambang derita yang seolah-olah mau membunuh kita secara perlahan. Lalu bagaimana keluarga yang kita bina bisa datang dengan wajah taman surga? Inilah yang menjadi &lt;b&gt;idaman &lt;/b&gt;setiap insan. Namun apakah mereka semuanya berhasil atau malah banyak yang menemukan jalan buntu, baik yang berkecukupan secara materi maupun yang tersorang-sorang? Apa sebenarnya rahasianya? Mengapa kebanyakan dari kita sulit mewujudkannya? Bahkan tidak jarang yang mewarnai rumah tangga adalah &lt;b&gt;percekcokan &lt;/b&gt;dan &lt;b&gt;pertengkaran &lt;/b&gt;yang berujung pada terancamnya keutuhan rumah tangga dengan bahasa lain yakni al-firaq (&lt;b&gt;perceraian&lt;/b&gt;).&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Allah SWT menyebutkan perjanjian untuk membangun rumah tangga sebagai &lt;b&gt;perjanjian&lt;/b&gt; yang sangat kuat dan kokoh yaitu “mitsaqan ghalidlo”. Allah swt menyebutkan kalimat tersebut hanya dalam dua hal yaitu dalam membangun rumah tangga yang terdapat dalam surat An nisa’: 21, dan dalam membangun misi kenabian. &lt;b&gt;Rosulullah &lt;/b&gt;SAW sendiri bersabda: “perbuatan halal yang dimurkai oleh Allah adalah perceraian.” Ada makna yang cukup tersirat dan rahasia dalam dawuh tersebut. Tidak ada satu perbuatan halal yang Allah murkai kecuali perceraian. Mengapa ini terjadi dalam perceraian? Inilah yang menjadi PR kita. Tentu masing-masing dari kita tidak ingin dimurkai sehingga rahmat Allah menjauh dari rumah kita.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alhasil bangunan &lt;b&gt;rumah tangga&lt;/b&gt; ibarat bangunan misi &lt;b&gt;kenabian&lt;/b&gt;. Sehingga keluarga sakinah yang menjadi impian setiap manusia tidak mudah diwujudkan sebagaimana tidak mudahnya mewujudkan misi kenabian oleh setiap manusia. Pelu persyaratan-persyratan yang ketat dan berat. Mengapa? Karena dua persoalan ini bertujuan mewujudkan kesucian. Kesucian berpikir, mengolah hati, bertindak, dan generasi penerus umat manusia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Makna Sakinah&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebelum kita merintis keluarga sakinah, alangkah baiknya kita mengetahui dulu apa arti istilah tersebut. Istilah sakinah digunakan Al qur’an untuk menggambarkan kenyamanan keluarga. Istilah ini mempunyai akar kata yang sama dengan “sakanun” yang berarti tempat tinggal. Bisa disimpulkan bahwa istilah tersebut digunakan Al qur’an untuk menyebut tempat berlabuhnya setiap anggota keluarga dalam suasana yang nyaman dan tenang, sehingga menjadi lahan subur untuk tumbuhnya cinta kasih (mawaddah warahmah) di antara sesama anggotanya. Untuk mencapai itu semua, dalam bangunan rumah tangga Allah SWT telah menetapkan hak dan kewajiban.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita bisa meminjam istilah Anggaran Dasar/ Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Bangunan rumah tangga harus punya AD/ART, visi dan misi yang harus sesuai rambu-rambu yang telah ditetapkan oleh Allah dan RasulNya. Sebetulnya kita jangan hanya mengangalkan AD/ART yang bersifat teks atau buku, kita juga bisa meniru sosok figur yang telah berhasil mewujudkan sebuah keluarga besar yang berhasil mencetak generasi-generasi penerang alam. Dan ini tidak akan terbantahkan lagi oleh semua kaum muslimin. Figur tersebut adalah baginda Rasulullah yang berhasil membina dan membentuk keluarga sakinan dengan Sayyidah Khadijah&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Wanita Lebih Berperan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Disini ada hal yang menarik untuk dikaji, khususnya bagi kaum hawa. Apa itu? Fakta berbicara bahwa Rasulullah banyak dibicarakan oleh kaum adam bahwa beliau melakukan pologami, kemudian mereka melaksanakannya dengan dalil mencontoh Rasulullah. Tapi kita harus ingat kapan Rosulullah berpoligami dan mengapa beliau melakukan hal ini? Sejarah mencatat bahwa beliau tidak berpoligami saat beliau masih berdampingan dengan Sayyidah Khadijah sampai beliau meninggal. Hal ini karena sosok Khadijah yang luar biasa, seorang istri yang benar-benar memahami jiwa dan profesi suaminya. Beliau korbankan seluruh harta bendanya untuk dakwah Rosulullah, Sehingga Rasulullah tidak pernah melupakan Khadijah walaupun sudah meninggal dan disampingnya telah ada pendamping wanita yang lain bahkan lebih dari satu. Sosok Khadijah al-Kubra ini bisa diambil uswahnya bagi wanita khususnya kaum ibu supaya sang suami tidak mudah menoleh ke lain hati.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka bisa disimpulkan bahwa yang paling berperan besar dalam membentuk keluarga sakinah adalah wanita. Mari kita perhatikan firman Allah SWT dalam surat Ar Ruum: 21 yang artinya: “diantara tanda-tanda kekuasaannya adalah Dia menciptakan istri dari spesies kalian agar kalian merasa sakinah dengannya, dia juga menjadikan diantara kalian rasa cinta dan kasih saying. Sesungguhnya dalam hal ini terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berpikir.” Dalam ayat tersebut ada kalimat “supaya kalian memperoleh atau merasakan sakinah” yang merupakan arti dari kalimat “Litaskunu”. Jadi sakinah itu dalam diri perempuan. Tapi harus diingat laki-laki harus menjaga sumber sakinah tersebut, tidak lantas mencemati dan menodainya agar sumber itu tetap terjaga, jernih dan suci, serta mengalir ke semua anggota keluarga.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Memahami Hak dan Kewajiban Sesama&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai pengantar untuk membangun keluarga sakinah perlu kiranya kita harus mengetahui untuk selanjutnya mengaplikasikan hak dan kewajiban pasangan suami istri yang telah ditetapkan Allah dan Rasulnya. Hak-hak suami antara lain: suami adalah pemimpin keluarga. Dalam Al qur’an disebutkan bahwa “kaum lelaki adalah pemimpin bagi kaum wanita oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (wanita)”, suami berhak dipatuhi dan tidak boleh ditentang, istri tidak boleh mensedekahkan harta atau berpuasa sunnah kecuali mendapat izin dari sang suami, suami harus dilayani dalam semua kebutuhan jasmani dan biologis kecuali kalau ada udzur, dan lain sebagainya&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Adapun hak-hak istri antara lain: istri harus mendapat perlakuan yang baik sesuai dengan firman Allah yang artinya:”ciptakan hubungan yang baik dengan istrimu.” (An Nisa’: 19), istri berhak mendapatkan nafkah dari suami baik sandang, pangan maupun papan, dan lain sebagainya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain sebuah keluarga harus mengetahui hak dan kewajiban, keluarga yang sakinah adalah bisa meredam emosi dan pertikaian. Rosulullah bersabda: “laki-laki yang terbaik dari umatku adalah orang yang tidak menindas keluarganya, menyayanginya dan tidak berlaku dzalim pada mereka.” Ada suatu kisah, pada suatu hari seorang sahabat menghadap Rasulullah dan berkata: “ya Rasulullah, aku mempunyai seorang istri yang selalu menyambutku ketika aku datang dan menghantarkanku saat aku keluar rumah. Jika ia melihatku termenung, ia sering menyapaku dengan mengatakan: ada apa denganmu? Apa yang kau risaukan? Jika rizkimu yang kau risaukan, ketahuilah bahwa rizkimu ada ditangan Allah. Tapi jika yang kau risaukan adalah urusan akhirat maka semoga Allah menambah rasa risaumu.” Setelah mendengar cerita sahabat tersebut, Rasulullah bersabda: “sampaikan kabar gembira pada istrimu tentang surga yang sedang menunggunya! Dan katakan padanya bahwa ia temasuk salah satu pekerja Allah. Allah mencatat setiap hari baginya pahala tujuh puluh syuhada’.” (makarimul Akhlaq: 200)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-7145677771177253860?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/7145677771177253860/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=7145677771177253860' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/7145677771177253860'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/7145677771177253860'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/07/upaya-membentuk-keluarga-sakinah.html' title='Upaya Membentuk Keluarga Sakinah'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-2652887670355667200</id><published>2010-07-08T10:29:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.559-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Membentuk Keluarga Sakinah Mawaddah Warohmah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Memasuki &lt;b&gt;dunia baru&lt;/b&gt; bagi pasangan baru, atau lebih dikenal dengan &lt;b&gt;pengantin baru&lt;/b&gt; memang merupakan suatu yang membahagiakan. Semua ini memerlukan persiapan khusus (walaupun sebelumnya sudah kenal), agar tidak terjebak dalam sebuah &lt;b&gt;dilema rumah tangga&lt;/b&gt; yang dapat mendatangkan penyesalan di kemudian hari. Diantara &lt;b&gt;persiapan &lt;/b&gt;yang harus dilakukan oleh pasangan baru yang akan mengarungi bahtera rumah tangga:&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Persiapan mental&lt;/b&gt;. Perpindahan dari dunia remaja memasuki fase dewasa – di bawah naungan perkawinan – akan sangat berpengaruh terhadap &lt;b&gt;psikologis&lt;/b&gt;, sehingga diperlukan persiapan mental dalam menyandang jabatan baru, sebagai ibu rumah tangga atau kepala rumah tangga.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Mengenali Pasangan&lt;/b&gt;. Kalau dulu orang dekat anda adalah &lt;b&gt;ibu&lt;/b&gt;, teman, atau saudara anda yang telah anda kenal sejak kecil, tetapi sekarang orang yang nomor satu bagi anda adalah &lt;b&gt;pasangan &lt;/b&gt;anda. Walaupun pasangan anda adalah orang yang telah anda kenal sebelumnya, katakanlah dalam masa pacaran, tetapi hal ini belumlah menjamin bahwa anda telah benar-benar mengenal kepribadiannya. Keadaannya lain. Masa &lt;b&gt;pacaran &lt;/b&gt;dengan lingkungan rumah tangga jauh berbeda. Apalagi jika pasangan anda adalah orang yang belum pernah anda kenal sebelumnya. Disini perlu adanya penyesuaian-penyesuaian.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menyusun agenda Kegiatan. Kesibukan anda sebagai ibu rumah tangga atau kepala rumah tangga tentunya akan lebih banyak menyita waktu di banding ketika anda masih sendiri. Hari-hari kemarin bisa saja anda mengikuti segala macam kegiatan yang anda sukai kapan saja anda mau. Persoalannya sekarang adalah anda tidak sendiri, kehadiran pasangan anda disamping anda tidak boleh anda abaikan. Tetapi anda tak perlu menarik diri dari aktifitas atau kegiatan yang anda butuhkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Mempelajari kesenangan pasangan.&lt;/b&gt; Perhatian-perhatian kecil akan mempunyai nilai tersendiri bagi pasangan anda, apalagi di awal perkawinan anda. Anda dapat melakukannya dengan mempelajari kesenangan pasangan anda, mulai dari &lt;b&gt;selera makan&lt;/b&gt;, kebiasaan, hobi yang tersimpan dan lainnya. Tidak menjadi masalah jika ternyata apa yang disenanginya tidak anda senangi. Anda bisa mempersiapkan &lt;b&gt;kopi &lt;/b&gt;dan makanan kesukaannya disaat pasangan anda yang punya hobi membaca sedang membuka-buka buku. Atau anda bisa sekali-kali menyisihkan waktu untuk sekedar mengantar pasangan anda berbelanja, untuk menyenangkan hatinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Adaptasi lingkungan&lt;/b&gt;. Lingkungan keluarga, famili dan masyarakat baru sudah pasti akan anda hadapi. Anda harus bisa membawa diri untuk masuk dalam kebiasaan-kebiasaan (adat) yang ada di dalamnya. Kalau anda siap menerima kehadiran pasangan anda, berarti pula anda harus siap menerimanya bersama keluarga dan masyarakat disekitarnya. Awalnya mungkin anda akan merasa asing, kaku, tapi semuanya akan terbiasa jika anda mau membuka diri untuk bergaul dengan mereka, mengikuti adat yang ada, walaupun anda kurang menyukainya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Menanamkan rasa saling percaya.&lt;/b&gt; Tidak salah jika suatu saat anda merasa curiga dan cemburu. Tetapi harus anda ingat, faktor apa yang membuat anda cemburu dan seberapa besar porsinya. Tidak lucu jika anda melakukannya hanya dengan berdasar perasaan. Hal itu boleh saja untuk sekedar mengungkapkan rasa cinta, tetapi tidak baik juga kalau terlalu berlebihan. Sebaiknya anda menanamkan sikap saling percaya, sehingga anda akan merasa tenang, tidak diperbudak oleh perasaan sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Musyawarah&lt;/b&gt;. Persoalan-persoalan yang timbul dalam rumah tangga harus dihadapi secara dewasa. Upayakan dalam memecahkan persoalan anda mengajak pasangan anda untuk bermusyawarah. Demikian juga dalam mengatur perencanaan-perencanaan dalam rumah tangga, sekecil apapun masalah yang anda hadapi, semudah apapun rencana yang anda susun.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Menciptakan suasana Islami.&lt;/b&gt; Suasana Islami ini bisa anda bentuk melalui penataan ruang, gerak, tingkah laku keseharian anda dan lain-lain. Sholat berjama’ah bersama pasangan anda, ngaji bersama (tidak perlu setiap waktu, cukup habis maghrib atau shubuh), mendatangi majlis ta’lim bersama dan memnbuat kegiatan yang Islami dalam rumah tangga anda.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-2652887670355667200?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/2652887670355667200/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=2652887670355667200' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/2652887670355667200'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/2652887670355667200'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/07/membentuk-keluarga-sakinah-mawaddah.html' title='Membentuk Keluarga Sakinah Mawaddah Warohmah'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-8722857058778917355</id><published>2010-07-06T15:44:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.559-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Tuntunan Mendidik Anak Dengan Baik</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada suatu kesempatan, Amirul Mukminin &lt;b&gt;Umar bin Khaththab&lt;/b&gt; kehadiran seorang tamu lelaki yang mengadukan kenakalan anaknya, “Anakku ini sangat bandel.” tuturnya kesal. Amirul Mukminin berkata, “Hai Fulan, apakah kamu tidak takut kepada Allah karena berani melawan ayahmu dan tidak memenuhi &lt;b&gt;hak ayah&lt;/b&gt;mu?” Anak yang pintar ini menyela. “Hai Amirul Mukminin, apakah &lt;b&gt;orang tua&lt;/b&gt; tidak punya &lt;b&gt;kewajiban memenuhi hak anak&lt;/b&gt;?"&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Umar ra menjawab, “Ada tiga, yakni: pertama, &lt;b&gt;memilihkan ibu yang baik&lt;/b&gt;, jangan sampai kelak terhina akibat ibunya. Kedua, &lt;b&gt;memilihkan nama yang baik&lt;/b&gt;. Ketiga, &lt;b&gt;mendidik mereka dengan al-Qur’an&lt;/b&gt;.”&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mendengar uraian dari Khalifah Umar ra anak tersebut menjawab, “Demi Allah, ayahku tidak memilihkan ibu yang baik bagiku, akupun diberi nama “Kelelawar Jantan”, sedang dia juga mengabaikan pendidikan Islam padaku. Bahkan walau satu ayat pun aku tidak pernah diajari olehnya. Lalu Umar menoleh kepada ayahnya seraya berkata, “Kau telah berbuat &lt;b&gt;durhaka &lt;/b&gt;kepada anakmu, sebelum ia berani kepadamu….”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mendidik anak dengan baik merupakan salah satu &lt;b&gt;sifat seorang ibu muslimah&lt;/b&gt;. Dia senantiasa mendidik anak-anaknya dengan &lt;b&gt;akhlak yang baik&lt;/b&gt;, yaitu &lt;b&gt;akhlak Muhammad&lt;/b&gt; dan para sahabatnya yang mulia. Mendidik anak bukanlah (sekedar) kemurahan hati seorang ibu kepada anak-anaknya, akan tetapi merupakan kewajiban dan &lt;b&gt;fitrah &lt;/b&gt;yang diberikan Allah kepada seorang ibu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mendidik anak pun tidak terbatas dalam satu perkara saja tanpa perkara lainnya, sepertI (misalnya) mencucikan pakaiannya atau membersihkan badannya saja. Bahkan mendidik anak itu mencakup perkara yang luas, mengingat anak merupakan generasi penerus yang akan menggantikan kita yang diharapkan menjadi generasi tangguh yang akan memenuhi bumi ini dengan kekuatan, hikmah, ilmu, kemuliaan dan kejayaan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berikut beberapa &lt;b&gt;perkara yang wajib&lt;/b&gt; diperhatikan oleh ibu dalam &lt;b&gt;mendidik anak-anaknya&lt;/b&gt;: &lt;b&gt;Menanamkan aqidah yang bersih&lt;/b&gt;, yang bersumber dari Kitab dan &lt;b&gt;Sunnah &lt;/b&gt;yang shahih.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Allah berfirman yang artinya:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka ketahuilah bahwa sesugguhnya tidak ada sesembahan yang haq melainkan Allah. (QS Muhammad: 19)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rasulullah bersabda, yang artinya:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari &lt;b&gt;Abul Abbas&lt;/b&gt; Abdullah bln Abbas, dia berkata: Pada suatu hari aku membonceng di belakang &lt;b&gt;Nabi&lt;/b&gt;, kemudian beliau berkata, ‘Wahai anak, Sesungguhnya aku mengajarimu beberapa kalimat, yaitu: jagalah Allah, niscaya Allah akan menjagamu. Jagalah Allah, niscaya engkau mendapatiNya di hadpanmu. Apablla engkau meminta, maka mintalah kepada Allah. Dan apabila engkau mohon pertolongan, maka mohonlah pertotongan kepada Allah. Ketahuilah, seandainya seluruh umat berkumpul untuk memberimu satu manfaat, niscaya mereka tidak akan dapat memberimu manfaat, kecuali dengan sesuatu yang telah Allah tetapkan untukmu. Dan jika mereka berkumpul untuk memberimu satu bahaya, niscaya mereka tidak akan bisa membahayakanmu, kecuali dengan sesuatu yang telah Allah tetapkan atasmu. Pena-pena telah diangkat dan tinta telah kering.” 3&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan dalam riwayat lain (Beliau berkata),&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Jagalah Allah, niscaya engkau akan mendapatiNya di hadapanmu. Perkenalkanlah dirimu kepada Allah ketika kamu senang, niscaya Dia akan mengenalimu saat kesulitan. Ketahuilah, apa apa yang (ditakdirkan) luput darimu, (maka) tidak akan menimpamu. Dan apa-apa yang (ditakdirkan) menimpamu, ia tidak akan luput darimu. Ketahuilah, bahwa pertolongan ada bersama kesabaran, kelapangan ada bersama kesempitan, dan bersama kesusahan ada kemudahan.” 4&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seorang anak terlahir di atas fitrah, sebagaimana sabda Rasulullah maka sesuatu yang sedikit saja akan berpengaruh padanya. Dan wanita muslimah adalah orang yang bersegera menanamkan agama yang mudah ini, serta menanamkan kecintaan tehadap agama ini kepada anak-anaknya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-8722857058778917355?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/8722857058778917355/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=8722857058778917355' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/8722857058778917355'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/8722857058778917355'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/07/tuntunan-mendidik-anak-dengan-baik.html' title='Tuntunan Mendidik Anak Dengan Baik'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-6816066047342173011</id><published>2010-07-06T15:38:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.560-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Mengapa Harus Memberi Nama Yang Baik Untuk Anak - Apa Arti Sebuah Nama</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari &lt;b&gt;Abu Hurairah&lt;/b&gt; ra, Nabi saw bersabda, “Sesungguhnya &lt;b&gt;kewajiban orang tua&lt;/b&gt; dalam memenuhi &lt;b&gt;hak anak&lt;/b&gt; itu ada tiga, yakni: pertama, &lt;b&gt;memberi nama yang baik ketika lahir&lt;/b&gt;. Kedua, mendidiknya dengan al-Qur’an dan ketiga, mengawinkan ketika menginjak dewasa. ”Rasulullah saw diketahui telah memberi perhatian yang sangat besar terhadap masalah nama. Kapan saja beliau menjumpai nama yang tidak menarik (patut) dan tak berarti, beliau mengubahnya dan memilih beberapa nama yang pantas. Beliau mengubah macam-macam &lt;b&gt;nama laki-laki&lt;/b&gt; dan perempuan. Seperti dalam hadits yang disampaikan oleh &lt;b&gt;Aisyah &lt;/b&gt;ra, bahwa Rasulullah saw biasa merubah nama-nama yang tidak baik. (HR. Tirmidzi).&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Beliau sangat menyukai &lt;b&gt;nama yang bagus&lt;/b&gt;. Bila memasuki kota yang baru, beliau menanyakan namanya. Bila nama kota itu buruk, digantinya dengan yang lebih baik. Beliau tidak membiarkan nama yang tak pantas dari sesuatu, seseorang, sebuah kota atau suatu daerah. Seseorang yang semula bernama Ashiyah (yang suka bermaksiat) diganti dengan Jamilah (cantik), Harb diganti dengan Salman (damai), Syi’bul Dhalalah (kelompok sesat) diganti dengan Syi’bul Huda (kelompok yang benar) dan Banu Mughawiyah (keturunan yang menipu) diganti dengan Banu Rusydi (keturunan yang mendapat petunjuk) dan sebagainya (HR. Abu Dawud dan ahli hadits lainAn-Nawawi, Al Azkar: 258)&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berkenaan dengan nama-nama yang bagus untuk anak, Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya kamu sekalian akan dipanggil pada &lt;b&gt;hari kiamat &lt;/b&gt;dengan nama-nama kamu sekalian, maka perbaguslah nama kalian.” (HR.&lt;b&gt;Abu Dawud&lt;/b&gt;)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Pemberian ‘nama yang baik’&lt;/b&gt; bagi anak adalah awal dari sebuah &lt;b&gt;upaya pendidikan terhadap anak anak&lt;/b&gt;. Ada yang mengatakan; ‘&lt;b&gt;apa arti sebuah nama&lt;/b&gt;’. Ungkapan ini tidak selamanya benar. Islam mengajarkan bahwa nama bagi seorang anak adalah sebuah &lt;b&gt;do’a&lt;/b&gt;. Dengan memberi nama yang baik, diharapkan anak kita berperilaku baik sesuai dengan namanya. Adapun setelah kita berusaha memberi nama yang baik, dan telah mendidiknya dengan baik pula, namun anak kita tetap tidak sesuai dengan yang kita inginkan, maka kita kembalikan kepada Allah s.w.t. Nama yang baik dengan akhlaq yang baik, itulah yang kita harapkan. Nama yang baik dengan &lt;b&gt;akhlaq yang buruk&lt;/b&gt;, tidak kita harapkan. Apalagi nama yang buruk dengan akhlaq yang buruk pula. Celaka berlipat ganda.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-6816066047342173011?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/6816066047342173011/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=6816066047342173011' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/6816066047342173011'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/6816066047342173011'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/07/mengapa-harus-memberi-nama-yang-baik.html' title='Mengapa Harus Memberi Nama Yang Baik Untuk Anak - Apa Arti Sebuah Nama'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-6927368747721987037</id><published>2010-07-06T15:30:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.560-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Alasan Mengapa Orangtua Harus Lebih Terlibat dalam Pendidikan Anak?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Mengapa Orangtua Harus Lebih Terlibat dalam Pendidikan Anak?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Allah SWT dalam Al Qur’an surat Al-Tahrim ayat 6 berfirman: “ Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api &lt;b&gt;neraka &lt;/b&gt;yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya adalah malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” Diriwayatkan oleh &lt;b&gt;Bukhari &lt;/b&gt;dari &lt;b&gt;Abu Hurairah r.a&lt;/b&gt;. bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Tidak ada seorang pun dilahirkan kecuali dalam keadaan fitrah (suci). Kedua orangtuanyalah yang menjadikannya sebagai orang &lt;b&gt;Yahudi&lt;/b&gt;, atau &lt;b&gt;Nasrani&lt;/b&gt;, atau &lt;b&gt;Majusi&lt;/b&gt;.”&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Firman Allah SWT dan Sabda Rasulullah SAW di atas menggambarkan bahwa pendidikan anak merupakan &lt;b&gt;tanggung jawab&lt;/b&gt; penuh dari kedua &lt;b&gt;orangtua&lt;/b&gt;, bukan yang lain. Tanggung jawab bukan sebatas memilihkan sekolah atau membiaya sekolah dan segala keperluanya. Lebih dari itu, tanggung jawab orangtua diwujudkan dalam keterlibatan langsung orangtua dalam pendidikan (kehidupan) anak-anaknya. Ketika orangtua terlibat langsung dalam kehidupan dan &lt;b&gt;pendidikan anak&lt;/b&gt;-anaknya, maka mereka akan memberi perlakuan yang lebih tepat kepada anak-anak. Hasil-hasil penelitian (Henderson dan Mapp, 2002; National Standards for Parent/Family Involvement Programs, 2004) membuktikan bahwa &lt;b&gt;keterlibatan orangtua dalam pendidikan&lt;/b&gt; &lt;b&gt;anak &lt;/b&gt;berhubungan dengan :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. &lt;b&gt;Prestasi anak&lt;/b&gt; ,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Ketika orangtua terlibat–tanpa melihat &lt;b&gt;status sosial ekonomi&lt;/b&gt;, latar belakang etnis/ras atau tingkat pendidikan orangtua–anak-anak menunjukkan &lt;b&gt;prestasi&lt;/b&gt; yang lebih tinggi,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Ketika orangtua terlibat dalam pendidikan anak-anaknya, anak-anak mereka memiliki skor tes yang lebih tinggi, lebih sering menyelesaikan pekerjaan rumah, dan lebih tinggi dalam &lt;b&gt;kehadiran di sekolah&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Dalam program yang dirancang untuk melibatkan orangtua dalam kemitraan yang penuh, prestasi anak-anak dari keluarga yang tidak beruntung tidak hanya meningkat tetapi juga mampu mencapai level standar seperti yang dipersyaratkan bagi anak-anak dari status sosial ekonomi menengah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Para siswa kemungkinan besar mengalami kemunduran dalam prestasi &lt;b&gt;akademik &lt;/b&gt;jika orangtua tidak berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan sekolah, tidak mengembangkan sebuah hubungan yang menguntungkan dengan guru, dan tidak memantau apa yang terjadi di sekolah anak-anak mereka&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- anak-anaknya &lt;b&gt;lulus &lt;/b&gt;dari &lt;b&gt;sekolah &lt;/b&gt;dengan nilai yang lebih tinggi,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- anak-anaknya memiliki kemungkinan besar untuk memasuki &lt;b&gt;pendidikan tinggi&lt;/b&gt;,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. &lt;b&gt;Perilaku anak&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Ketika para &lt;b&gt;siswa &lt;/b&gt;melaporkan dirinya merasa mendapat dukungan dari sekolah dan rumah, mereka memiliki kepercayaan diri yang lebih tinggi, menganggap sekolah lebih penting, dan cenderung melakukan sesuatu dengan lebih baik&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Keterlibatan siswa dalam penyalahgunaan &lt;b&gt;narkoba&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;perilaku kekerasan&lt;/b&gt;, dan perilaku &lt;b&gt;antisosial &lt;/b&gt;lainnya menunjukkan penurunan seiring dengan meningkatnya keterlibatan orangtua&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Anak-anak memperlihatkan sikap-sikap dan perilaku-perilaku yang lebih positif,&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. &lt;b&gt;Budaya&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Sekolah-sekolah yang berhasil adalah sekolah-sekolah yang berhasil melibatkan orangtua dari berbagai latarbelakang sosial-ekonomi-budaya, memusatkan diri pada membangun hubungan kemitraan yang menguntungkan antara para guru, keluarga, dan anggota masyarakat; mengakui, menghargai, dan mempertimbangkan kebutuhan keluarga seperti adanya perbedaan status dan budaya; mengembangkan sebuah pandangan kemitraan bahwa wewenang dan tanggung jawab adalah dipikul bersama-sama.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. &lt;b&gt;Usia&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Keuntungan-keuntungan dari keterlibatan orangtua tidak terbatasi pada anak-anak usia dini; mereka semua mendapatkan keuntungan yang bemakna pada semua kelompok usia dan semua tingkatan pendidikan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;- Para &lt;b&gt;siswa SMP dan SMA&lt;/b&gt; yang orangtuanya tetap terlibat dalam pendidikan mereka, mampu melakukan peralihan yang lebih baik, memelihara kualitas kerja mereka, dan mengembangkan rencana-rencana yang realistis terkait masa depan mereka. Sebaliknya, para siswa yang orangtuanya tidak terlibat lagi, kemungkinan mengalami drop-out sekolah lebih besar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;5. Kualitas Sekolah&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;• Sekolah-sekolah yang memiliki kerjasama yang baik dengan orangtua menunjukkan semangat guru yang meningkat dan mendapat penilaian yang lebih tinggi dari para orangtua.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;• Sekolah-sekolah yang para orangtuanya terlibat memiliki dukungan yang lebih banyak dari para orangtua dan memiliki reputasi yang lebih baik di masyarakat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;• Sekolah-sekolah yang dinilai bagus dalam &lt;b&gt;program kemitraan&lt;/b&gt; dengan orangtua memperlihatkan hasil ujian nasional yang lebih baik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oleh karena itu, kata Muhammad Nur Abdul Hafizh dalam bukunya” Mendidik Anak bersama Rasulullah, “Bersegeralah kamu dalam mendidik anak sebelum kesibukanmu melalaikanmu, karena sesungguhnya apabila anakmu telah berumur dewasa dan telah berakal (tetapi tidak berpendidikan), dia akan menyibukkan hatimu (dengan keburukan) (hikmah).”&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-6927368747721987037?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/6927368747721987037/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=6927368747721987037' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/6927368747721987037'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/6927368747721987037'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/07/mengapa-orangtua-harus-lebih-terlibat.html' title='Alasan Mengapa Orangtua Harus Lebih Terlibat dalam Pendidikan Anak?'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-7156037192097402305</id><published>2010-06-28T13:40:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.561-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fiqh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Minuman yang Halal dan yang Haram</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Minuman yang Halal&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minuman yang halal pada dasarnya dapat dibagi menjadi 4 bagian :&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Semua jenis aiar atau cairan yang tidak membahayakan bagi &lt;a href="http://al-kirom.blogspot.com/2010/06/membentuk-masyarakat-ideal-potret-civil.html"&gt;&lt;b&gt;kehidupan manusia&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;, baik membahayakan dari segi jasmani, akal, jiwa, maupun aqidah.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Air atau cairan yang tidak &lt;b&gt;memabukkan &lt;/b&gt;walaupun sebelumnya pernah memabukkan seperti &lt;b&gt;arak &lt;/b&gt;yang berubah menjadi cuka.&lt;br /&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Air atau cairan itu bukan berupa benda &lt;a href="http://al-kirom.blogspot.com/2010/04/pembagian-najis-dan-cara.html"&gt;&lt;b&gt;najis &lt;/b&gt;&lt;/a&gt;atau benda suci yang terkena najis.&lt;br /&gt;4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Air atau cairan yang suci itu didapatkan dengan cara-cara yang halal yang tidak bertentangan dengan ajaran agama Islam.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;Minuman yang Haram&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Semua minuman yang memabukkan atau apabila diminum menimbulkan mudharat dan merusak badan, akal, jiwa, moral dan aqidah seperti arak, khamar, dan sejenisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman : Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: "Pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya". (QS. Al-Baqarah : 219)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ayat lain Allah berfirman : "Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan." (QS. Al-Maidah : 90)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi SAW bersabda : "Sesuatu yang memabukkan dalam keadaan banyak, maka dalam keadaan sedikit juga tetap haram." (HR An-Nasa'i, Abu Dawud dan Turmudzi).&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Minuman dari benda najis atau benda yang terkena najis.&lt;br /&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Minuman yang didapatkan dengan cara-cara yang tidak halan atau yang bertentangan dengan ajaran Islam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-7156037192097402305?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/7156037192097402305/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=7156037192097402305' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/7156037192097402305'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/7156037192097402305'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/06/minuman-yang-halal-dan-yang-haram.html' title='Minuman yang Halal dan yang Haram'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-2431501785726684424</id><published>2010-06-28T13:36:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.561-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fiqh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Memilih Makanan-Mana Yang Halal dan Mana Yang Haram</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Makanan yang Halal&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Halal &lt;/b&gt;artinya boleh, jadi makanan yang halal ialah makanan yang dibolehkan untuk dimakan menurut &lt;b&gt;ketentuan &lt;a href="http://al-kirom.blogspot.com/2010/06/bahagialah-menyambut-ramadhan.html"&gt;syari'at Islam&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;. segala sesuatu baik berupa tumbuhan, buah-buahan ataupun binatang pada dasarnya adalah hahal dimakan, kecuali apabila ada nash Al-Quran atau Al-Hadits yang menghatamkannya. Ada kemungkinan sesuatu itu menjadi haram karena memberi &lt;b&gt;mudharat &lt;/b&gt;bagi kehidupan manusia seperti racun, barang-barang yang menjijikan dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Allah berfirman : &lt;br /&gt;"Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar hanya kepada-Nya kamu menyembah." (QS. Al-Baqarah : 17)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hai sekalian &lt;b&gt;manusia&lt;/b&gt;, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi." (QS. Al-Baqarah : 168).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Menyuruh mereka mengerjakan yang &lt;b&gt;makruf &lt;/b&gt;dan melarang mereka dari mengerjakan yang &lt;b&gt;mungkar &lt;/b&gt;dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk." (QS. Al-A'raf : 157)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari &lt;a href="http://al-kirom.blogspot.com/2009/02/imam-muslim-206-261-h.html"&gt;&lt;b&gt;Abu Hurairah&lt;/b&gt; &lt;/a&gt;RA. ia berkata : Rasulullah SAW bersabda : "Sesungguhnya Allah SWT adalah Zat Yang Maha Baik, tidak mau menerima kecuali yang baik, dan sesungguhnya Allah telah memerintahkan orang-orang mu'min sesuai dengan apa yang diperintahkan kepada para Rasul. Allah Ta'ala berfirman : Hai para Rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik dan kerjakanlah amal yang sholeh. Allah Ta'ala berfirman : Hai orang-orang yang beriman, makanlah dari rizki yang baik-baik yang Kami berikan kepada kamu sekalian...". (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW, ditanya tentang minyak sanin, keju dan kulit binatang yang dipergunakan untuk perhiasan atau tempat duduk. Rasulullah SAW bersabda : Apa yang dihalalkan oleh Allah dalam Kitab-Nya adalah halal dan apa yang diharamkan Allah di dalam Kitab-Nya adalah haram, dan apa yang didiamkan (tidak diterangkan), maka barang itu termasuk yang dimaafkan". (HR. Ibnu Majah dan Turmudzi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan firman Allah dan hadits Nabi SAW, dapat disimpulkan bahwa jenis-jenis makanan yang halal ialah : &lt;br /&gt;a.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Semua makanan yang baik, tidak kotor dan tidak menjijikan. &lt;br /&gt;b.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Semua makanan yang tidak diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya. &lt;br /&gt;c.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;semua makanan yang tidak memberi mudharat, tidak membahayakan kesehatan jasmani dan tidak merusak akal, moral, dan aqidah. &lt;br /&gt;d.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Binatang yang hidup di dalam air, baik air laut maupun air tawar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Makanan yang Haram&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Haram &lt;/b&gt;artinya dilarang, jadi makanan yang haram adalah makanan yang dilarang oleh syara' untuk dimakan. Setiap makanan yang dilarang oleh syara' pasti ada bahayanya dan meninggalkan yang dilarang syara' pasti ada &lt;b&gt;faidahnya &lt;/b&gt;dan mendapat pahala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang termasuk&lt;b&gt; makanan yang diharamkan&lt;/b&gt; adalah :&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Semua makanan yang disebutkan dalam firman Allah surat Al-Maidah ayat 3 dan Al-An'am ayat 145 : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, &lt;b&gt;darah&lt;/b&gt;, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk &lt;b&gt;berhala&lt;/b&gt;." (QS. Al-Maidah : 3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Katakanlah: "Tiadalah aku peroleh dalam &lt;b&gt;wahyu &lt;/b&gt;yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir atau daging babi, karena sesungguhnya semua itu kotor atau binatang yang disembelih atas nama selain Allah. Barang siapa yang dalam keadaan terpaksa sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. Al-An'am : 145)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Catatan &lt;/b&gt;:&lt;br /&gt;semua bangkai adalah haram kecuali bangkai ikan dan belalang.&lt;br /&gt;semua darah haram kecuali hati dan limpa.&lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Semua makanan yang keji, yaitu yang kotor, menjijikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk." (QS. Al-A'raf : 157)&lt;br /&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Semua jenis makanan yang dapat mendatangkan mudharat terhadap &lt;b&gt;jiwa&lt;/b&gt;, raga, akal, &lt;b&gt;moral &lt;/b&gt;dan aqidah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Katakanlah: "Tuhanku hanya mengharamkan perbuatan yang keji, baik yang nampak atau pun yang tersembunyi (akibatnya), dan perbuatan dosa, melanggar hak manusia tanpa alasan yang benar." (QS. Al-A'raf : 33).&lt;br /&gt;4.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Bagian yang dipotong dari binatang yang masih hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabda Nabi SAW : "Daging yang dipotong dari binatang yang masih hidup, maka yang terpotong itu termasuk bangkai". (HR. Ahmad)&lt;br /&gt;5.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Makanan yang didapat dengan cara yang tidak halal seperti makanan hasil curian, rampasan, korupsi, riba dan &lt;b&gt;cara-cara lain&lt;/b&gt; yang dilarang agama.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-2431501785726684424?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/2431501785726684424/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=2431501785726684424' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/2431501785726684424'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/2431501785726684424'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/06/memilih-makanan-mana-yang-halal-dan.html' title='Memilih Makanan-Mana Yang Halal dan Mana Yang Haram'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-8210851788190361678</id><published>2010-06-28T12:47:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.562-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fiqh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Adab Buang Air-Contoh Universalitas Islam</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita tau bahwa &lt;b&gt;Islam &lt;/b&gt;adalah &lt;b&gt;agama yang &lt;a href="http://al-kirom.blogspot.com/2010/06/kebebasan-dalam-islam-menyoal-problema.html"&gt;universal&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;. Artinya, tidak ada satu pun urusan &lt;b&gt;dunia &lt;/b&gt;yang terlepas dari ajaran islam. Sampai pada masalah buang air pun islam mengajarkan tata kramanya.&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setidaknya ada Lima&lt;b&gt; &lt;/b&gt;perkara yang perlu diperhatikan saat&amp;nbsp;&lt;b&gt; Buang Air&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Adab Buang Air&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mendahulukan kaki kiri pada waktu masuk tempat buang air (WC). &lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Membaca &lt;b&gt;doa masuk WC&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bismillahi Allahumma innii 'a-udzubika minal khubutsi wal khoba-its (Dengan menyebut nama Allah, Ya Allah aku &lt;b&gt;berlindung &lt;/b&gt;kepadaMu daripada kotoran dan dari segala yang kotor).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mendahulukan kaki kanan ketika keluar dari WC. &lt;br /&gt;4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Membaca doa ketika keluar dari WC.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ghufroonakal hamdu lillaahil ladzii adzhaba 'annil hadzaa wa 'aafaanii (Aku mengharap ampunanMu. Segala puji bagi Allah yang telah &lt;b&gt;menghilangkan &lt;/b&gt;kotoran yang menyakitkan diri saya, dan Engkau telah menyehatkan saya." &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;5.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pada waktu buang air hendaklah memakai alas kaki.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-8210851788190361678?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/8210851788190361678/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=8210851788190361678' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/8210851788190361678'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/8210851788190361678'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/06/adab-buang-air-contoh-universalitas.html' title='Adab Buang Air-Contoh Universalitas Islam'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-5442624091316965305</id><published>2010-06-28T09:27:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.562-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fiqh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Pengertian Toharoh dan Jenis-jenis Air yangbisa untuk Bersuci</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Thoharoh&lt;/b&gt; secara bahasa artinya bersih, kebersihan atau bersuci. Sedangkan menurut istilah ialah suatu kegiatan bersuci dari &lt;b&gt;hadats&lt;/b&gt; dan &lt;b&gt;najis&lt;/b&gt; sehingga seseorang diperbolehkan untuk mengerjakan suatu &lt;b&gt;ibadah&lt;/b&gt; yang dituntut dalam keadaan suci seperti sholat dan thowaf.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan bersuci dari hadats dapat dilakukan dengan &lt;b&gt;berwudhu,&lt;/b&gt; &lt;a href="http://al-kirom.blogspot.com/2010/06/siapa-yang-pantas-menjadi-pemimpin.html"&gt;&lt;b&gt;tayammum&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; dan &lt;b&gt;mandi&lt;/b&gt;, sedangkan bersuci dari najis meliputi &lt;b&gt;mensucikan badan&lt;/b&gt;, pakaian dan tempat.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;Dalil &lt;/b&gt;yang memerintahkan untuk bersuci antara lain : &lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan orang-orang yang mensucikan diri"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(Al-Baqarah : 222).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Dan bersihkanlah pakaianmu dan jauhilah perbuatan yang kotor (dosa). (Al-Muddatstsir : 4 - 5).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Kebersihan itu sebagian dari iman." (HR. Mulim dari Abu Said Al-Khudri).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Allah tidak akan menerima sholat seseorang yang tidak bersuci." (HR. Muslim).&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Alat-alat &lt;/b&gt;yang Bisa digunakan untuk Thoharoh (bersuci)&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Air, seperti air hujan, air laut, air sungai, air sumur, air dari mata air, air salju (es) dan air embun. &lt;br /&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Bukan air, seperti debu dan benda-benda kesat lainnya seperti batu, kayu, kertas dan lain-lain.&lt;br /&gt;Air dan Macam-macamnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditinjau dari hukumnya, air &lt;b&gt;dibagi&lt;/b&gt; menjadi empat macam : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;b&gt;Air Mutlak&lt;/b&gt; atau Thohir Muthohir (suci menyucikan), yaitu air yang masih asli dan belum tercampur dengan benda lain yang terkena najis. Contohnya air hujan dan air laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT berfirman :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Dan Allah menurunkan kepadamu hujan dari langit untuk menyucikan kamu dengan hujan itu."&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(QS. Al-Anfal : 11).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Dan Kami turunkan dari langit air yang amat bersih." (QS. Al-Furqan : 48).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Laut itu airnya suci dan &lt;b&gt;bangkai&lt;/b&gt;nya halal dimakan." (HR. At-Turmudzi).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Air yang dipanaskan dengan matahari (air musyammas), ialah air yang terjemur pada matahari dalam bejana selain emas dan perak tetapi dalam bejana yang terbuat dari logam yang dapat berkarat. Air jenis ini suci dan menyucikan tetapi hukumnya makruh untuk digunakan karena dikhawatirkan akan menimbulkan penyakit. Adapun air yang berada di dalam bejana bukan logam atau air yang dipanaskan bukan dengan matahari seperti direbus tidak termasuk dalam jenis air musyammas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Aisyah ra, sesungguhnya dia memanaskan air pada sinar matahari, maka Rasulullah bersabda kepadanya. "Jangan engkau berbuat begitu wahai humaira, karena sesungguhnya yang demikian itu akan menimbulkan penyakit barash (sapak)". (HR. Al-Baihaqi).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Air Musta'mal atau thohir ghairu muthohir (suci tidak mensucikan), yaitu air yang hukumnya suci tetapi tidak dapat untuk menyucikan. Ada tiga macam air yang termasuk jenis ini, yaitu : &lt;br /&gt;a.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Air suci yang dicampur dengan benda suci lainnya sehingga air itu berubah salah satu sifatnya (warna, bau atau rasanya). Contoh air &lt;b&gt;kopi&lt;/b&gt;, teh.&lt;br /&gt;b.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Air suci yang sedikit yang kurang dari 2 kullah yang sudah dipergunakan untuk bersuci walalupun tidak berubah sifatnya.&lt;br /&gt;c.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Air buah-buahan dan air pepohonan seperti &lt;b&gt;air kelapa&lt;/b&gt;, air nira dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;b&gt;Air Najis&lt;/b&gt;, yaitu air yang tadinya suci dan kurang dari 2 kullah tetapi terkena najis walaupun tidak berubah sifatnya atau air yang lebih dari 2 kullah terkena najis berubah salah satu sifatnya. Air jenis ini &lt;b&gt;tidak sah&lt;/b&gt; bila digunakan untuk berwudhu, mandi atau menyucikan benda yang terkena najis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Air itu tidak dinajisi sesuatu, kecuali telah berubah rasanya, warnanya atau baunya." (HR. Ibnu Majah dan Al-Baihaqi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apabila air itu cukup &lt;b&gt;dua qullah&lt;/b&gt; tidak dinajisi suatu apapun." (HR. Imam yang lima).&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-5442624091316965305?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/5442624091316965305/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=5442624091316965305' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/5442624091316965305'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/5442624091316965305'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/06/pengertian-toharoh-dan-jenis-jenis-air.html' title='Pengertian Toharoh dan Jenis-jenis Air yangbisa untuk Bersuci'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-719978536509686489</id><published>2010-06-27T13:11:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.563-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fadilah-fadilah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Rahasia Istighfar - Upaya membersihkan diri dan hati</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Istigfar&lt;/b&gt; artinya mohon ampun kepada Allah atas segala dosa dan berjanji untuk tidak mengulangi lagi perbuatan dosa. Istigfar adalah ungkapan tobat seorang hamba, komitmen untuk menjauhi segala larangan Allah dan menaati segala perintah-Nya.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Istigfar adalah pembersihan diri seorang hamba, untuk kemudian mendengarkan seruan &lt;b&gt;fitrah,&lt;/b&gt; dan menjalani kebaikan yang melahirkan kesejahteraan. Dalam QS 71: 10--12 Allah berfirman, ''Maka Aku katakan kepada mereka: Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha-Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan kepadamu hujan lebat, dan membanyakkan harta, anak-anak, dan mengadakan untukmu kebun-kebun, serta mengadakan untukmu sungai-sungai.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Al-Qurtubi mengatakan ayat ini menunjukkan bahwa &lt;b&gt;istigfar merupakan salah satu&lt;/b&gt; sebab untuk datangnya rezeki dan hujan. Imam Ibn Kasir ketika menafsirkan ayat ini mengatakan, ''Jika kalian bertobat kepada Allah, minta ampunan-Nya dan menaati-Nya, niscaya akan dibuka jalan rezeki, dan akan mengalir air yang membawa keberkahan dari langit, dan menumbuhkan dari bumi segala keberkahannya, berupa tanam-tanaman, serta menyuburkan air susu ibu, pun akan dianugerahkan kepada mereka harta dan anak-anak, kebun-kebun yang subur dengan segala macam buah-buahan, di tengah-tengahnya mengalir air yang tidak pernah berhenti.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan bahwa Umar bin Khatab RA, ketika minta hujan, hanya mengulang-ulang &lt;b&gt;bacaan istigfar&lt;/b&gt;. Ketika ditanya, mengapa hanya membaca istigfar, sedangkan maksudnya minta hujan? Umar menjawab dengan membacakan ayat tersebut di atas. Imam Hasan Al-Bashri, setiap kali datang kepadanya orang-orang mengeluh karena kefakiran, tidak adanya lapangan kerja, dan kesulitan untuk mendapatkan keturunan, ia menjawab dengan anjuran memperbanyak istigfar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang ahli hikmah, Al-Hasan al Jadubah--sebagaimana diriwayatkan oleh Al-Qurthubi dari Ibn Subih--mengatakan bahwa bila datang kepadanya seorang mengeluh karena sengsara, ia hanya menjawab, ''istaghfirillah''. Datang lagi yang lain mengeluh karena kelaparan, kemiskinan, dan kefakiran; ia hanya menjawab, ''istghfirillah.''Datang lagi yang lain, minta kepadanya supaya mendoakan agar dikaruniai anak, ia hanya menjawab, ''istagfirillah.'' Datang yang lain lagi mengeluh karena kemarau panjang yang menyebabkan kegersangan kebunnya, ia hanya menjawab, ''istaghfirllah.'' Ketika ditanya mengapa jawabannya tidak lebih dari istigfar, Al-Jadubah menjawab, ''Saya tidak mengarang sendiri, ini adalah petunjuk dari Allah.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian agungnya istigfar. Sebuah&lt;b&gt; langkah&lt;/b&gt; yang selama ini selalu kita abaikan dalam mencari jalan keluar dari berbagai krisis yang kita hadapi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-719978536509686489?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/719978536509686489/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=719978536509686489' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/719978536509686489'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/719978536509686489'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/06/rahasia-istighfar-upaya-membersihkan.html' title='Rahasia Istighfar - Upaya membersihkan diri dan hati'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-5685095921537799445</id><published>2010-06-27T13:00:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.563-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Prinsip-prinsip Sosial-Membangun Sikap Toleransi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Islam mengajarkan bahwa nilai manusia tergantung pada kebersihan hati serta kontribusi amalnya yang bermanfaat bagi sesama. Rasulullah SAW bersabda, ''Allah tak memandang bentuk dan harta kekayaanmu, tetapi memandang hati dan bekas amalmu.'' (HR Muslim).&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Dalam hadis lain dinyatakan, ''Siapa yang diperlambat oleh amalnya, tidak akan dipercepat oleh nasabnya (asal-usul keturunannya).'' (HR Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, &lt;b&gt;misi hidup&lt;/b&gt; seorang Muslim setelah menunaikan hak Khaliq (Penciptanya) melaksanakan &lt;b&gt;ibadah mahdhah&lt;/b&gt; (ibadah formal) adalah menunaikan kewajiban kepada sesama manusia, atau yang disebut muamalah. Ibadah tidak sempurna tanpa muamalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang Muslim yang baik bercita-cita agar hidupnya bermanfaat bagi orang lain sebagai manifestasi rasa syukur atas nikmat Ilahi. Pengertian syukur nikmat, menurut Syekh Muhammad Abduh (1849-1905), ialah menggunakan nikmat tersebut menurut kehendak pemberi nikmat, yakni Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Rasulullah SAW ditanya, ''Siapakah manusia yang paling baik?'' beliau menjawab, ''Manusia yang sanggup memberi manfaat kepada sesamanya.'' Selanjutnya ditanya, ''&lt;b&gt;Amal&lt;/b&gt; apa yang &lt;b&gt;paling utama&lt;/b&gt;?'' Beliau menjawab, ''Memasukkan rasa bahagia pada hati orang yang beriman.'' (HR Thabrani).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam riwayat lain Rasulullah bersabda, ''Allah tidak akan menyayangi siapa yang tidak sayang kepada sesamanya.'' (HR Bukhari-Muslim). ''Demi Allah yang jiwaku berada di tangan-Nya, belum beriman seseorang kamu, sampai ia mencintai saudaranya (sesama Muslim) seperti ia mencintai dirinya sendiri.'' (HR Bukhari-Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kaitan ini setiap Muslim harus berupaya agar selalu dapat melakukan amal-amal kebaikan yang memancarkan nilai manfaat dalam kehidupan ini, betapapun kecilnya amal kebaikan itu, baik yang menyangkut fardhu ain maupun fardhu kifayah. Islam mengajarkan bahwa setiap kelebihan yang dimiliki seseorang, membawa konsekuensi kelebihan dalam kewajiban-kewajiban yang harus dipenuhi terhadap sesama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap Muslim juga diingatkan bahwa dosa melalaikan hak Allah dapat dihapus &lt;b&gt;dengan&lt;/b&gt; melakukan &lt;b&gt;tobat&lt;/b&gt;. Tapi, dosa menyakiti sesama dalam pergaulan atau mengambil hak-hak orang lain secara tidak sah tak dapat diampuni kalau tidak dimaafkan oleh yang bersangkutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih jauh Islam menggariskan etika dan prinsip-prinsip sosial sebagaimana dikemukakan oleh almarhum Prof Dr Ahmad Syalaby, guru besar Cairo University dalam bukunya Masyarakat Islam hlm 267-272, yakni: seorang Muslim tak boleh memandang hina terhadap orang lain, seorang Muslim tak boleh buruk sangka dan tak boleh mengintai-intai kesalahan orang, Islam menyeru kepada persatuan, Islam menyerukan agar membayarkan amanat dan menepati janji, Islam melarang hasad (iri hati), Islam melarang takabur dan sombong, Islam melarang seorang Muslim mencari aib orang lain, Islam menyuruh berlaku adil dan membenci penganiayaan, Islam membenci penyuapan, Islam membenci kesaksian palsu, Islam memperteguh tali silaturahim, Islam menyeru kepada ilmu pengetahuan, Islam mewasiatkan agar orang baik dengan tetangganya, dan Islam menyerukan agar orang tolong-menolong serta mementingkan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://al-kirom.blogspot.com/2010/06/firaun-moderen-tantangan-islam-era.html"&gt;firaun-moderen-tantangan-islam&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-5685095921537799445?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/5685095921537799445/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=5685095921537799445' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/5685095921537799445'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/5685095921537799445'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/06/prinsip-prinsip-sosial-membangun-sikap.html' title='Prinsip-prinsip Sosial-Membangun Sikap Toleransi'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-1170911687112283989</id><published>2010-06-27T12:53:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.564-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Tanggung Jawab Orang Tua Terhadap Anak</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;''Tiap-tiap anak yang dilahirkan keadaannya suci, hingga dapat berbicara. Maka kedua orang tuanyalah yang menjadikan anak itu menjadi &lt;b&gt;Yahudi, Nasrani, atau Majusi.&lt;/b&gt;'' (HR Aswad bin Sari') &lt;b&gt;Hadis&lt;/b&gt; ini mengingatkan kita semua betapa penting peran orang tua dalam pendidikan anak.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Peran orang tua begitu besar. Mengapa? Pertama, anak yang masih kecil itu suci, belum tahu apa-apa, dan serba ingin tahu. Ia perlu dididik dan diajari yang baik-baik. Kedua, di dalam diri anak terdapat dua potensi dan dua dorongan, kepada yang baik dan yang buruk. Ia ingin meniru apa yang ia lihat pada orang tuanya dan lingkungannya. Oleh karena itu, ia sangat memerlukan arahan dan contoh perilaku baik dari orang tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu contoh bahwa seorang anak di sekolah mendapat pendidikan dan praktikum salat. Namun, karena di rumah orang tuanya tidak pernah salat, maka anak tersebut pun susah untuk membiasakan diri mengerjakan salat. Apalagi jika di sekolah dilangsungkan pendidikan agama yang tidak diajarkan guru seagama, anak-anak bisa tidak jelas agamanya. Bahkan bisa ikut agama lain. Akan lebih konyol lagi jika anak yang belum ''berpikir dewasa'' itu dibebaskan memilih agama yang diinginkannya. Ia bisa menjadi kafir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh suatu kesalahan besar jika orang tua menyekolahkan anak-anaknya di sekolah yang di dalamnya hanya ada pendidikan agama lain. Secara tidak langsung orang tua itu mempercayakan anaknya kepada sekolah tersebut untuk beragama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang anak, selain sebagai karunia Allah, ia adalah amanat Allah yang harus dididik sesuai dengan kehendak pemberi amanat, ''Suruhlah anak-anakmu mengerjakan salat ketika mereka berumur tujuh tahun, dan pukullah ia jika telah berumur sepuluh tahun.'' (HR Ahmad). ''Didiklah anak-anakmu tentang tiga hal, yaitu mencintai Nabimu, mencintai keluarga beliau, dan mempelajari Alquran.'' (HR Ad-Dailamy). Sungguh jangan sampai karena hanya terpengaruh nilai ''lebih'' pada sekolah non-Islam, akidah anak dikorbankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesalahan pendidikan agama dan akhlak anak, selain menjadikan anak tidak baik, kelak orang tua akan dituntut Allah di hari kiamat. ''Seorang ayah adalah pemimpin keluarganya, ia akan dituntut atas kepemimpinannya.'' (HR Bukhari dan Muslim). Firman Allah, ''Jagalah dirimu dan keluarganya dari siksa api neraka .... (QS 66: 6). Artinya didiklah istri dan anak-anak kita menjadi orang Muslim dan saleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, bagi umat Islam akan jauh lebih baik dan lebih bisa dipertanggungjawabkan jika tidak menyekolahkan anak-anaknya di sekolah-sekolah non-Islam, mendidik agama dan akhlak mereka dengan baik di rumah, dan memberi contoh baik kepada mereka. Wallahu a'lam!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-1170911687112283989?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/1170911687112283989/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=1170911687112283989' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/1170911687112283989'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/1170911687112283989'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/06/tanggung-jawab-orang-tua-terhadap-anak.html' title='Tanggung Jawab Orang Tua Terhadap Anak'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-226498479901145904</id><published>2010-06-27T12:45:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.564-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Fir'aun moderen - Tantangan Islam Era moderen</title><content type='html'>''Sesungguhnya Firaun telah berbuat sewenang-wenang di muka bumi dan menjadikan penduduknya berpecah belah, dengan menindas segolongan dari mereka, menyembelih anak laki-laki mereka, dan membiarkan hidup anak-anak perempuan mereka. Sesungguhnya Firaun termasuk orang yang berbuat kerusakan.'' (QS Al-Qashas: 4).&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Melalui ayat ini, Allah SWT menjelaskan ada empat sifat yang melekat pada diri Firaun. Pertama, perbuatan sewenang-wenang di bumi. Firaun adalah penguasa yang memiliki kekuatan dan kekayaan besar, tidak ada yang menandingi kekuasaan itu pada masanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, ia merasa berhak untuk mengatur, mengurusi, dan bahkan melakukan apa saja sesuka hati, walaupun seluruh manusia di dunia ini menentangnya. Ibnu Katsir dalam tafsirnya mengemukakan bahwa sewenang-wenang di muka bumi memiliki tiga arti, yaitu sombong, pemaksaan kehendak, dan pelampauan batas. Itu semua melekat pada Firaun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, pemecahbelahan penduduk bumi. Pemecahbelahan merupakan taktik paling efektif dan efisien untuk melumpuhkan musuh-musuh yang mengincar kekuasaanya. Inilah yang dilakukan Firaun terhadap lawan-lawan politiknya guna mempertahankan kekuasaannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengadu domba antarsuku, antarbangsa, antarorang yang memiliki pengaruh, dan antargolongan. Ketika lawan-lawan politiknya saling bertikai, ketika itu pulalah ia semakin memperkokoh cengkeraman kekuasaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, Penindasan segolongan dari mereka. Bani Israil merupakan golongan yang dibenci serta ditindas oleh Firaun. Penindasan bisa terjadi karena kekhawatiran bahwa kaum tersebut memiliki potensi untuk merebut atau menghancurkan kekuasaannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, penyembelihan anak laki-laki dan pembiaran hidup anak perempuan. Ibnu Katsir mengemukakan bahwa kebijakan ini dilakukan oleh Firaun karena ia bermimpi yang ditakwilkan bahwa ada seorang anak laki-laki yang dilahirkan di negerinya, yang dapat menghancurkan kekuasaannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firaun telah tiada pada zaman ini, tetapi Firaunisme tetap ada dan hidup pada zaman sekarang bahkan hingga akhir zaman. Firaunisme dapat berbentuk institusi, organisasi, dan negara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negara kafir itu membasmi habis embrio umat Islam dan membiarkan hidup embrio umat Yahudi. Dahulu Afghanistan, sekarang Irak, mungkin nanti Suriah, Iran, dan negeri Islam lainnya. Sejarah senantiasa berulang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka renungkanlah wahai umat Islam, bahwa Firaunisme begitu besar dan mengangkangi negeri-negeri kaum Muslimin sampai hari ini. Namun, kekuatan Firaun dapat dikalahkan oleh seorang Nabi Musa AS dengan kekuatan ajaran Allah SWT. Bangkitlah wahai umat!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-226498479901145904?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/226498479901145904/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=226498479901145904' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/226498479901145904'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/226498479901145904'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/06/firaun-moderen-tantangan-islam-era.html' title='Fir&apos;aun moderen - Tantangan Islam Era moderen'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-4036774912524928335</id><published>2010-06-27T12:42:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.565-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Membentuk Masyarakat Ideal - Potret civil society</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Suatu hari Umar bin Khattab yang pada waktu itu menjabat sebagai qadhi (hakim) datang menghadap Khalifah Abu Bakar As-Shiddik. Dengan disaksikan oleh para sahabat yang lain, Umar mengajukan pengunduran dirinya dari jabatan itu.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;Kata Umar, ''Ya Amirul Mukminin Abu Bakar, sudah lama aku memegang jabatan qadhi dalam khilafah ini, namun tidak banyak yang mengadukan hal ihwalnya kepadaku. Karena itu, sekarang aku mengajukan permohonan agar dibebaskan dari jabatan ini.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khalifah Abu Bakar dengan nada heran lantas bertanya, ''Mengapa engkau mengajukan permohonan ini? Apakah karena beratnya tugas tersebut, wahai sahabatku Umar?''&lt;br /&gt;Umar bin Khattab menjawab, ''Tidak, wahai Amirul Mukminin. Akan tetapi, aku sudah tidak diperlukan lagi menjadi qadhi-nya kaum mukminin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka semua sudah tahu haknya masing-masing, sehingga tidak ada yang menuntut lebih dari haknya. Mereka juga sudah tahu kewajibannya sehingga tidak seorang pun yang merasa perlu menguranginya. Mereka satu sama lain mencintai saudaranya seperti mencintai dirinya sendiri.'' &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Kalau salah seorang tidak hadir,'' lanjut Umar bin Khattab, ''Mereka mencarinya. Kalau ada yang sakit mereka menjenguknya, kalau ada yang tidak mampu mereka membantunya, kalau ada yang membutuhkan pertolongan mereka segera menolong, dan kalau ada yang terkena musibah mereka menyampaikan rasa duka cita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agama mereka adalah nasihat. Akhlak mereka adalah amar ma'ruf nahi munkar. Karena itulah tidak ada alasan bagi mereka untuk bertengkar.'' Kisah tersebut mencerminkan masyarakat yang baik dan pelajaran dalam memperbaiki masyarakat. Ada dua pilar penting yang harus ditegakkan bersama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, menjadikan syariat Islam selain sebagai pedoman hidup juga sebagai nasihat, sehingga terbentuk keinginan dan harapan yang baik-baik dalam perasaan individu masyarakat terhadap individu yang lain. Rasulullah Saw bersabda, ''Tidaklah saling mencintai dua orang dalam agama kecuali yang paling utama di antara keduanya adalah yang paling besar cintanya kepada sahabatnya.'' (HR Bukhari).&lt;/div&gt;Pilar kedua adalah amar ma'ruf nahi munkar, yang terwujud dalam aktivitas meluruskan perilaku-perilaku yang bengkok dan menaruh jalan yang lurus di tengah jalan-jalan yang bengkok. Sehingga, individu masyarakat sadar akan perilakunya yang salah, dan ketika tampak di hadapan mereka jalan yang lurus, diharapkan mereka kembali dengan penuh kesadaran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada proses perbaikan yang lebih baik daripada proses yang dilalui diri sendiri dengan penuh kesadaran. Allah SWT berfirman: Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum, hingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. (Ar Ra'd: 11).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-4036774912524928335?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/4036774912524928335/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=4036774912524928335' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/4036774912524928335'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/4036774912524928335'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/06/membentuk-masyarakat-ideal-potret-civil.html' title='Membentuk Masyarakat Ideal - Potret civil society'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-3832039645285621014</id><published>2010-06-27T12:39:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.565-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Ancaman Pornografi - Pornografi kejahatan moral</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pornografi dapat diidentifikasi sebagai penyakit sosial yang amat berbahaya. Dalam bahasa agama, pornografi dapat disebut sebagai biang kejahatan (umm al-khaba'its). Dikatakan demikian, karena pornografi dapat menimbulkan keburukan-keburukan lain dalam masyarakat. Pornografi dapat melemahkan ikatan-ikatan moral, serta mendorong timbulnya pola kehidupan baru yang cenderung permisif dan hedonistik.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Ancaman pornografi kini kian meningkat, tidak saja pornografi, tetapi juga pornoaksi. Pada yang pertama, kategori porno berbentuk foto atau gambar (grafis), sedangkan pada yang kedua (pornoaksi) berbentuk perbuatan atau perilaku. Tentu, yang kedua ini lebih mengancam, karena sifatnya yang langsung (live), konkret (externalized), dan menantang (interested).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bahasa Alquran, pornografi atau pornoaksi itu disebut tabarruj. Menurut para pakar tafsir, tabarruj berarti mempertontonkan segi-segi keindahan wanita (idzhar-u mahasin-i al-mar'at-i), atau memamerkan sesuatu yang menurut kelayakan harus ditutup (idzhar-u ma yajib-u ikhfa'uh-u). Firman Allah, "Dan hendaklah kamu jangan berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah yang dahulu." (QS al-Ahzab: 32).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tabarruj seperti tersebut dalam ayat di atas menunjuk pada kebiasaan wanita zaman jahiliyah. Mereka biasa berdandan secara berlebihan dengan memperlihatkan perhiasan dan segi-segi keindahan tubuh mereka. Ini dilakukan justru ketika mereka hendak keluar rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaan mereka dalam hal ini kelihatannya tidak berbeda dengan wanita masa kini. Ini berarti, kebiasaan wanita pada zaman jahiliyah dulu (jahiliyyat al-ula) telah muncul kembali pada zaman jahiliyah modern sekarang (jahiliyyat al warn al'isyrin).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita-wanita beriman diperintahkan agar meninggalkan kebiasaan jahiliyah. Mereka diminta agar lebih menjaga diri, dengan mengendalikan pandangan, menutup aurat, mengenakan kerudung atau jilbab, dan sama sekali tidak dibenarkan melakukan tabarruj (QS al-Nur: 31). Dalam suatu hadis, Rasulullah SAW melarang wanita dewasa membuka aurat. Dikatakan, aurat wanita adalah seluruh badannya, kecuali dua hal sebagai pengecualian, yaitu wajah dan telapak tangan (HR Abu Daud).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam riwayat lain disebutkan, ketika diturunkan ayat 31 surat al-Nur di atas, wanita-wanita Muslimah serentak menutup kepala dan leher mereka. Bahkan, ada di antara mereka yang merobek kain sarung mereka sebagai kerudung atau jilbab. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, perintah agar wanita Muslimah menutup aurat, menjaga kesopanan, dan kepantasan dengan berkerudung atau berjilbab, bukanlah masalah khilafiyah, tetapi ajaran Islam yang sebenar-benarnya berdasarkan Alquran dan As-Sunah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap Muslim, setingkat dengan kemampuan yang dimiliki, harus berusaha melawan pornografi dan pornoaksi. Usaha ini dirasakan makin penting dilakukan di tengah-tengah ancaman pornografi dan pornoaksi yang semakin menggila dewasa ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-3832039645285621014?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/3832039645285621014/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=3832039645285621014' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/3832039645285621014'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/3832039645285621014'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/06/ancaman-pornografi-pornografi-kejahatan.html' title='Ancaman Pornografi - Pornografi kejahatan moral'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-1774785515414962760</id><published>2010-06-26T16:14:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.566-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Keadilan Hukum - Semua manusia sama dihadapan hukum</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Suatu ketika, Urwah bin az-Zubair, salah seorang sahabat Nabi, bercerita kepada Az-Zuhri tentang kejadian yang ia saksikan sewaktu Nabi hidup. Ketika itu, katanya, Urwah melihat ada seorang wanita bernama Fatimah al-Makhzumiyyah, putri ketua suku Al-Makhzumi, pada hari Fathu Mekah yang kedapatan mencuri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, kaumnya meminta kepada Usamah bin Zaid yang terkenal dekat dengan Nabi, karena ayahnya, Zaid bin Haritsah, adalah anak angkat Nabi. Mereka menemui Usamah dan memintanya agar menolong putri kepala suku itu sehingga nantinya tidak akan dihukum oleh Nabi.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Maka, datanglah Usamah menemui Nabi dengan menceritakan maksud dan tujuan kedatangannya. Mendengar perkataan Usamah, berubahlah roman muka Nabi. Beliau berkata, ''Apakah engkau akan mempersoalkan ketentuan hukum yang sudah ditetapkan oleh Allah?'' Usamah kemudian berkata, ''Maafkan aku ya Rasul Allah.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang sore hari, Rasulullah SAW berdiri di depan para sahabatnya sambil berkhutbah dengan terlebih dahulu memuji Allah karena Dialah pemilik segala pujian: ''Sesungguhnya kehancuran umat-umat sebelum kalian semua adalah disebabkan oleh perbuatan mereka sendiri. Ketika salah seorang yang dianggap memiliki kedudukan dan jabatan yang tinggi mencuri, mereka melewatkannya atau tidak menghukumnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, ketika ada seorang yang dianggap rendah, lemah dari segi materi, ataupun orang miskin yang tidak memiliki apa-apa, dan orang-orang biasa, mereka menghukumnya. Ketahuilah, demi Zat yang jiwa Muhammad berada di dalam kekuasaan-Nya, seandainya Fatimah putri Muhammad mencuri, aku akan memotong tangannya.'' (HR Bukhari no 4.304).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, Nabi menyuruh untuk memotong tangan Fatimah al-Makhzumiyyah tersebut. Dan setelah pelaksanaan hukuman itu selesai, Nabi menyatakan bahwa tobatnya telah diterima oleh Allah. Dan, perempuan itu menjalani hidupnya secara normal, menikah, dan bekerja seperti biasa. Hingga suatu ketika ia datang kepada Aisyah untuk mengajukan suatu kebutuhan pada Nabi dan beliau menerimanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadis yang memuat cerita seperti di atas juga diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam kitab Sahih-nya, Imam Al-Tirmidzi dalam Sunan-nya, Imam Abu Daud dalam Sunan-nya, Imam Al-Nasai dalam Sunan-nya, Imam Ibnu Majah dalam Sunan-nya, Imam Ahmad bin Hambal dalam Musnad-nya, dan juga Imam Malik bin Anas dalam Al-Muwaththa-nya. Dengan demikian hadis ini bisa dipastikan kesahihannya karena diriwayatkan hampir oleh imam-imam ahli hadis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi ingin mengajarkan kepada umat manusia untuk tidak membeda-bedakan satu orang dengan yang lainnya dalam hukum. Semua orang sama, tidak ada yang kebal hukum. Karena, pembedaan dalam hukum merupakan sumber kehancuran umat-umat sebelum kita. Krisis ekonomi berkepanjangan, bangsa yang selalu dirundung persoalan, gejolak sosial yang hebat, merupakan imbas dari adanya hukum yang tidak adil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukum adalah hukum, ia harus mengenai siapa pun yang terkait dengannya. Ini yang diharapkan oleh Nabi Muhammad SAW dengan tujuan mencapai keadilan yang hakiki.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-1774785515414962760?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/1774785515414962760/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=1774785515414962760' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/1774785515414962760'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/1774785515414962760'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/06/keadilan-hukum-semua-manusia-sama.html' title='Keadilan Hukum - Semua manusia sama dihadapan hukum'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-500376319168686189</id><published>2010-06-26T16:09:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.566-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Keberkahan Hidup-Upaya meraih kebahagiaan hidup</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rasulullah SAW bersabda, ''Jika umatku terlalu mengagung-agungkan dunia, maka akan diangkat dari umatku kehebatan Islam. Dan jika mereka meninggalkan amar ma'ruf nahyi munkar, maka akan terhalang keberkahan wahyu.'' (HR Abu Daud).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan yang berkah adalah kehidupan yang senantiasa berada dalam garis dan ketentuan Allah SWT, suatu kehidupan yang mampu memberikan kekuatan kepada manusia untuk dapat memecahkan setiap persoalan yang datang menimpa. Keberkahan hidup juga tercermin dari perilaku manusia yang hanya mau berusaha mencari rezeki yang halal yang akan berdampak pada perilaku terpuji dalam kehidupan sehari-hari.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Dalam realitas, keberkahan sangat sulit diraih rakyat dan bangsa Indonesia. Kita melihat bahwa pada satu sisi bumi Indonesia adalah bumi yang sangat kaya raya, baik itu berupa kesuburan tanahnya, hasil rempah-rempah, barang tambang, hutan, hasil laut, dan lain-lain, namun pada sisi yang lain mayoritas rakyatnya berada dalam kemiskinan, keterbelakangan, kebodohan, keterpurukan, dan kondisi lainnya yang memprihatinkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paling tidak ada dua alasan utama yang menyebabkan keberkahan hidup itu hilang atau telah diangkat oleh Allah SWT, yaitu pertama, umat Islam telah menjadikan dunia sebagai tujuan hidupnya, tanpa memedulikan apakah cara yang ditempuhnya benar ataukah salah. Kaum ini senang berlomba mencari jabatan tanpa mengindahkan apakah jalan yang ditempuhnya sesuai prosedur ataukah tidak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapat dibayangkan seorang pejabat yang memperoleh jabatan dengan mengeluarkan sejumlah uang tertentu, maka langkah pertama yang akan dilakukannya adalah bagaimana menarik kembali uang tersebut. Dia juga akan terus memanfaatkan jabatannya untuk memperkaya diri dan mempergunakannya sebagai ''modal'' untuk mempertahankan jabatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, jika umat Islam telah meninggalkan kegiatan amar ma'ruf nahyi munkar. Betapa banyak orang yang mengaku beragama Islam akan tetapi perilakunya menunjukkan hal yang sebaliknya. Ketika Alquran mewajibkan wanita menutup aurat, misalnya, dia justru menjadi orang yang menentangnya karena dianggap sebagai budaya Arab semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula ketika sejumlah ulama memfatwakan haramnya riba dan pornografi, dia menentangnya dengan dalih kebebasan asasi. Perilaku ini digambarkan Allah SWT dalam QS 9: 67 sebagai perilaku kemunafikan.&lt;br /&gt;''Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, sebagian dengan sebagian yang lain adalah sama, mereka menyuruh berbuat yang munkar dan melarang berbuat yang ma'ruf dan mereka menggenggamkan tangannya. Mereka telah lupa kepada Allah, maka Allah lupa kepada mereka. Sesungguhnya orang-orang munafik itulah orang-orang yang fasik.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika hal ini terus dan selalu terjadi, maka keberkahan hidup hanyalah akan menjadi keinginan, cita-cita, harapan, dan impian semata. Semoga kita menjadi orang yang cepat menyadari kekhilafan dan berusaha selalu memperbaiki diri setiap waktu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-500376319168686189?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/500376319168686189/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=500376319168686189' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/500376319168686189'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/500376319168686189'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/06/keberkahan-hidup-upaya-meraih.html' title='Keberkahan Hidup-Upaya meraih kebahagiaan hidup'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-2439943337384423332</id><published>2010-06-26T16:04:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.567-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Kebebasan dalam islam-menyoal problema hidup muslim moderen</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Para orientalis Barat selalu menilai Islam sebagai teroris, terbelakang, dan pengekang kebebasan. Padahal, jika mereka mau menilai secara jujur, dengan pikiran jernih dan terbuka, maka semua yang dituduhkan itu tidak benar. Islam adalah agama yang selalu menekankan kepada umatnya untuk berbuat kebajikan, kedamaian, kasih sayang, dan keselamatan.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Islam merupakan agama yang menganjurkan umatnya untuk selalu berinovasi dan menuntut ilmu pengetahuan. Perhatikan firman Allah: Bacalah dengan nama Tuhanmu Yang menciptakan (QS 96: 1). Demikian pula dalam hal kebebasan. Rasulullah bersabda, "Telah datang kepadaku Malaikat Jibril dan berkata, 'Hai Muhammad, hiduplah sesuka hatimu, maka sesungguhnya engkau akan mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan cintailah apa yang engkau cintai, sesungguhnya engkau pasti akan berpisah dengan kecintaanmu itu. Dan, beramallah apa yang engkau kehendaki, karena sesungguhnya engkau akan mendapatkan balasan. Lalu, ketahuilah bahwa semulia-mulianya orang mukmin ialah orang yang melaksanakan tahajud dan manusia yang terhormat adalah orang yang tidak meminta-minta kepada orang lain'." (HR Baihaqi dari Jabir)&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hadis di atas menunjukkan bahwa Islam merupakan agama yang menjunjung kebebasan manusia. Islam memberikan kebebasan hidup, kebebasan beramal, kebebasan mencintai dan dicintai, kebebasan bekerja, bahkan kebebasan berpendapat. Namun, kebebasan yang diajarkan Islam bukanlah kebebasan tanpa batas.&lt;br /&gt;Melainkan kebebasan yang bertanggung jawab, yaitu suatu kebebasan yang dipertimbangkan secara matang dan komprehensif, yang diatur guna keselamatan dan kemuliaan manusia. Suatu kebebasan yang dilandasi pertimbangan-pertimbangan yang rasional. Ada pertimbangan kehidupan akhirat setelah dunia. Ada pertimbangan mati setelah hidup dan ada pertimbangan pahala dan dosa.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perhatikan firman Allah: Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari duniawi dan berbuat baiklah sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan (QS 28: 77).&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam konteks kekinian, kebebasan yang ada sudah kebablasan. Kebebasan yang ada sudah tidak memperhatikan lagi pengaruhnya, apalagi memperhatikan norma-norma agama maupun norma kehidupan dalam masyarakat. Tayangan televisi, misalnya, berebut menayangkan tarian-tarian yang erotis dan menayangkannya pada waktu-waktu yang tidak terbatas.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikian pula dengan media massa tertentu yang selalu mengekspose pornografi dan kejahatan seksual. Padahal, pada saat bersamaan jutaan anak-anak menonton dan membacanya. Menayangkan pornografi jelas sudah merupakan kebebasan yang kebablasan, kebebasan yang merusak norma kehidupan dan ajaran agama.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-2439943337384423332?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/2439943337384423332/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=2439943337384423332' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/2439943337384423332'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/2439943337384423332'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/06/kebebasan-dalam-islam-menyoal-problema.html' title='Kebebasan dalam islam-menyoal problema hidup muslim moderen'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-7321606803650888672</id><published>2010-06-20T05:17:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.567-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Maulid Nabi Dan Kebangkitan Umat</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oleh : Hary Kustanto&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Peringatan maulid Nabi Muhammad pertama kali dilaksanakan pada musim haji bulan Dzulhijjah 579 H (1183 Masehi). Adalah Sultan Solahuddin Al-ayyubi sebagai panglima dalam perang salib melihat kemerosotan semangat juang ummat islam. Dalam keadaan yang seperti itu, Solahuddin Al-ayyubi beinisiatif untuk membangkitkan semangat juang ummat islam dengan cara mengingat kembali sejarah kelahiran dan perjuangan Rosulullah SAW dalam menyebarkan agama islam. “Kalau sebelumnya hari kelahiran Rosulullah berlalu begitu saja tanpa adanya sebuah ritual khusus, maka mulai tahun ini, kita harus memparingati kelahiran Nabi demi eksistensi ummat”, himbau Solahuddin.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ternyata, peringatan maulid Nabi yang dimotori dan diselenggarakan oleh Solahuddin mampu memberikan hasil yang positif. Lihat saja betapa berkobarnya semangat ummat islam dalam perang merebut kembali kota Yerussalem dan Masjid al-aqso.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berangkat dari historisitas peringatan maulid, jelas bahwa peringatan Maulid dapat berdampak positif bagi kebangkitan ummat yang bisa dirasakan tidak oleh sebagian orang, melainkan seluruh ummat. Perlu diperhatikan, bahwa nilai-nilai positif ketika memperingati hari kelahiran Rosulullah bukanlah sebatas dalam konteks peperangan, tetapi juga bisa berperan dalam membangun keluarga sakinah, meningkatkan prestasi belajar, memberantas kemiskinan, pornografi, dan narkoba. Bahkan bisa juga berpengaruh dalam urusan yang lebih luas, seperti politik luar negeri dan diplomasi. Semua tergantung bagaimana kita mengambil pelajaran dari sejarah kehidupan dan perjuangan Rosulullah.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ironisnya, rutinitas maulid Nabi yang telah mengakar di Indonesia, seakan berlalu sebagai rutinitas belaka. Maulid Nabi dilaksanakan tiap tahun diberbagai daerah tak lagi mampu memberikan dampak positif seperti layaknya Sultan Solahudin. Mengapa?sebuah pertanyaan yang kiranya menjadi sebuah pertanyaan yang sulit dijawab tanpa perenungan mendalam.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sepertinya sebuah budaya “ikut-ikutan” telah menjadi penyakit kronis dalam jiwa ummat islam. Mereka tidak mengetahui, bahkan tidak mau mencari tau jutaan nilai yang terkandung dalam sejarah peringatan Maulid. Lihat saja betapa mereka memperingati Maulid hanya sebatas “ceremony” tanpa follow up setelahnya.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari sini muncul sebuah tawaran. Alangkah baiknya jika setelah memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, kita segera melakukan evaluasi dalam diri kita, keluarga dan Negara. Individu terhadap dirinya, ayah terhadap keluarga, dan para pemimpin disetiap konstituen melakukan koreksi pada birokrasinya. Dengan demikian, setelah kita mengetahui penyakit atau kesalahan dalam diri atau system yang selama ini marangkul kita, kita bisa segera mencari solusi dari sejarah Nabi Muhammad SAW. Dari sini kita telah mengetahui bahwa “aksi nyata” adalah satu hal yang terlupakan dari setiap rutinitas yang kita lakukan.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau kita hanya diam, Bukankah lebih baik kita hentikan saja rutinitas yang hanya memubadzirkan harta?, bukankah peringatan maulid Nabi yang berakhir tanpa dampak positif bisa menimbulkan kekecewaan bagi yang diperingati?. “Kita puji diriNya, tapi kok kita tidak meniru perilakuNya?”.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-7321606803650888672?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/7321606803650888672/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=7321606803650888672' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/7321606803650888672'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/7321606803650888672'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/06/maulid-nabi-dan-kebangkitan-umat.html' title='Maulid Nabi Dan Kebangkitan Umat'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-9114943110660250507</id><published>2010-06-20T05:14:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.568-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Pemimpin Harus Ideal-Membuka Tabir Permasalahan Pemimpin</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oleh: Hary Kustanto &lt;br /&gt;“Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui."&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Diskursus masalah kekhalifahan atau kepemimpinan telah berlangsung lama, tetapi di luar semua itu, kepemimpinan adalah amanat yang harus dijaga, karena siapa pun orangnya, dia adalah pemimpin. Sesuai dengan sabda Rosulullah SAW ”Kalian semua adalah pemimpin dan kalian akan dimintai pertanggung jawaban atas kepemimpinan kalian”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Amanat kepemimpinan yang diemban manusia merupakan sebuah pertanda bahwa keberadaan manusia di alam semesta secara fisik jelas sebagai makhluk yang paling sempurna terkait dengan firman Allah SWT dalam Al-qur’an, “Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya”. (Q.S. At-tin: 4). Perlu diketahui bahwa kesempurnaan manusia itu bukanlah semata-mata karena ketampanan dan kecantikannya, bukan juga karena kegagahan tubuhnya, melainkan karena adanya tiga unsur yang menyatu membentuk manusia. Tiga unsur itu adalah jasad, akal dan ruh. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan tiga unsur tersebut, Allah SWT menjadikan manusia sebagai khalifah dimuka bumi, karena tiga hal tersebut akan berkoordinasi dan bekerja sama untuk membentuk individu yang ideal sehingga pantas disebut sebagai khalifah. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ya, pemimpin harus ideal. Artinya manusia harus memperlakukan dirinya secara adil dan proporsional. Hal itu bisa diwujudkan dengan cara memberikan semua hak pada elemen penyusunnya, yaitu jasad, akal dan ruh. &lt;br /&gt;Jasad atau jasmani, adalah bentuk tubuh manusia yang terbuat dari segumpal tanah. “Sesungguhnya kami menciptakan manusia dari tanah yang lengket”. Kalau demikian, jasad harus di jaga dengan memberinya makan, minum, olahraga, istirahat, karena kesehatan jasmani adalah hal yang harus selalu dijaga supaya akal bisa bekerja dengan baik karena “mensana in corporisano”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang kedua adalah akal. Akal adalah sebuah hal yang menjadikan manusia lebih istimewa dibanding makhluk lain. Hal itu dikarenakan akal bisa menjadikan manusia lebih mulia dari&amp;nbsp; malaikat dan bisa menjadikan manusia lebih hina dari hewan. Pada dasarnya, akal akan selalu mendorong manusia untuk terus berjalan dalam kebaikan, hanya saja kebanyakan manusia tidak selalu memberikan hak-hak yang seharusnya didapat oleh akal, yaitu pendidikan dan berfikir, sehingga tidak sedikit manusia yang terperosok ke jurang kenistaan padahal dia memiliki akal. Perlu diketahui, akal adalah tameng untuk melawan hawa nafsu yang hakikatnya selalu mengajak manusia untuk berbuat buruk. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Unsur terakhir yang membentuk manusia adalah ruh. Ruh atau rohani berfungsi sebagai penghubung manusia dengan Tuhannya (hablum minallah). Dalam masalah ini manusia dituntut untuk memperkaya ruh (rohani) dengan ibadah kepada Allah SWT. Dijelaskan dalam al-qur’an bahwa “Tidaklah aku ciptakan jin dan manusia melainkan untuk menyembahku”. Secara rohaniah, ibadah bisa menadikan manusia dekat dengan tuhan sehingga tanpa disadari, perilakunya akan selalu sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh Tuhannya. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kaitannya dengan Bangsa Indonesia, ternyata kemerosotan bangsa Indonesia disebabkan pemimpin kita sendiri yang belum pantas untuk menjadi pimpinan dalam artian mereka tidak bisa mensinergiskan kerja jasad dengan akal dan ruhnya. Padahal idealnya bangsa kita bisa menjadi bangsa yang termaju di dunia. Bayangkan saja, semua kekayaan alam dimiliki, iklim yang sangat bersahabat dengan manusia, serta budaya dan suku yang beraneka ragam adalah keistimewaan yang kita miliki. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekarang adalah saat yang tepat untuk membangunkan Bangsa Indonesia dari tidurnya. Janganlah kita biarkan Bangsa kita dipimpin oleh orang-orang yang hanya peduli pada perutnya (baca: jasad). Bagi para pemimpin hendaknya selalu mengerti bahwa kepemimpinan adalah amanat Allah, sehingga siapa saja yang menyalah gunakan amanatnya, Allah sendirilah yang akan membalasnya. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau demikian, jelaslah bahwa manusia yang ideal adalah ketika jasad, akal dan ruhnya bisa bekerja dengan baik, karena jasad yang sehat akan membantu proses kerja akal yang nantinya akan menimbulkan kesadaran rohaniah untuk senantiasa beribadah pada Allah SWT. Itulah pemmpin ideal yang seharusnya memimpin Bangsa.Layaknya sebuah bangunan, manusia akan rapuh jika salah satu komponennya rusak dan tidak mampu menopang kinerja komponen lainnya. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Fikirkanlah! apakah kita termasuk manusia yang ideal?sehingga kita pantas menyandang status kholifah?. Pertanyaan ini harus dijawab dan direnungkan setiap saat, karena bisa jadi kita bukanlah manusia ideal. Parahnya lagi, bisa jadi kita saat ini hanyalah sekedar mayat hidup yang tidak memiliki integritas dan peran apapun dalam kehidupan. Sungguh memalukan memang, tetapi “mayat hidup” adalah julukan yang pas jika kita tak lagi menjaga kesehatan akal dan ruh yang kita miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-9114943110660250507?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/9114943110660250507/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=9114943110660250507' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/9114943110660250507'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/9114943110660250507'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/06/pemimpin-harus-ideal-membuka-tabir.html' title='Pemimpin Harus Ideal-Membuka Tabir Permasalahan Pemimpin'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-7182333235995508717</id><published>2010-06-20T05:11:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.568-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>SEKATEN BUKAN SEMATA-MATA PESTA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oleh: Hary Kustanto &lt;br /&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;b&gt;Yogya dan Sekaten &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ada satu tradisi masyarakat Yogyakarta yang mampu menarik jutaan pasang mata untuk melihat, menyaksikan, dan menghadirinya. Yaitu Sekaten atau disebut juga Grebeg Mulud. Sekaten merupakan tradisi tahunan masyarakat Yogyakarta yang digelar untuk memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW yang jika dirunut dari sejarahnya, sekaten tentunya bukanlah semata-mata sebuah pesta atau ceremony yang luput dari tujuan dan makna. &lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam sejarah sekaten, disebutkan bahwa sekaten berasal dari kalimat Syahadatain (dua kalimat syahadat). Tetapi kerena orang-orang jawa pada masa itu sulit untuk menyebut syahadatain, maka disebutlah sekaten. Sebelum sekaten dijadikan moment untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, orang-orang jawa melakukan upacara tahunan itu dengan hal-hal yang menurut Kanjeng Sunan Kalijaga merupakan hal yang sia-sia. Dengan tujuan dakwah, akhirnya Kanjeng Sunan Kalijaga masuk kedalam tradisi tahunan itu dengan memberikan pembenahan-pembenahan. Sehingga disebutlah Sekaten atau Grebeg Mulud sebagai media untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Peringatan maulid Nabi Muhammad pertama kali dilaksanakan pada musim haji bulan Dzulhijjah 579 H (1183 Masehi). Adalah Sultan Solahuddin Al-ayyubi sebagai panglima&amp;nbsp; dalam perang salib melihat kemerosotan semangat juang ummat islam. Dalam keadaan yang seperti itu, Solahuddin Al-ayyubi berinisiatif untuk membangkitkan semangat juang umat islam dengan cara mengingat kembali sejarah kelahiran dan perjuangan Rosulullah SAW dalam menyebarkan agama islam. “Kalau sebelumnya hari kelahiran Rosulullah berlalu begitu saja tanpa adanya sebuah ritual khusus, maka mulai tahun ini, kita harus memparingati kelahiran Nabi demi eksistensi umat”, himbau Solahuddin. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nabi Muhammad SAW adalah manusia yang paling sukses dan berpengaruh dalam sejarah. Sampai-sampai Michael H. Hart dalam bukunya Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah menempatkan Nabi Muhammad SAW dalam urutan teratas. Pilihan itu jatuh dikarenakan Muhammad bukanlah semata-mata Nabi yang memimpin dalam urusan teologi agama, tetapi juga memiliki peran sentral dalam memimpin dan mengurus permasalahan duniawi. Baik politik, ekonomi, ataupun social masyarakat. Muhammad memiliki akhlak dan solidaritas yang tinggi. Semua tercermin dalam perilakunya yang adil, bijaksana, dan menghormati serta menghargai orang lain meskipun berbeda agama. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terlepas dari sejarah dan tujuan sekaten, disana terdapat kandungan pesan yang lebih penting untuk dibahas dan ditelaah lantas diketahui dan diaplikasikan dalam keseharian. Terlebih jika melihat kemajemukan masyarakat Yogyakarta yang mengharuskan adanya sikap toleransi dan kesetiakawanan social yang tinggi. &lt;br /&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;b&gt;Yogyakarta dalam ke”plural”annya &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Yogyakarta adalah kota yang sangat istimewa. Dengan beragam budayanya, Yogyakarta mampu menerobos garis prioritas bagi para pelancong. Baik local maupun internasional, baik dengan tujuan wisata ataupun dengan tujuan study. Kehebatan Yogyakarta semakin terlihat ketika derasnya arus globalisasi menggerogoti budaya daerah, Yogyakarta masih mampu memegang teguh tradisi dan budayanya. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yogyakarta juga merupakan kota yang sarat keberagaman (plural). Hal ini tentunya mensyaratkan adanya sikap antisipasi dari Pemerintah Kota Yogyakarta untuk meningkatkan kesadaran social dan toleransi masyarakat yogya yang plural.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Barangkali atas dasar kemajemukan masyarakatnya itulah muncul sebuah ide atau gagasan yang disebut Yogya Serambi Madinah (YSM). Gagasan untuk mewujudkan YSM pernah dibahas dalam Dialog Budaya dan Gelar Seni&amp;nbsp; “Yogya Semesta” seri 29 tanggal 26 Januari 2010 di Bangsal Kepatihan Yogyakarta. Gagasan YSM adalah sebuah upaya untuk mendefinisikan kembali keistimewaan-keistimewaan Yogyakarta. Dalam hal ini YSM merujuk pada semangat toleransi dalam Piagam Madinah yang dinilai cocok dengan kondisi Yogyakarta. Dalam arti sempit, toleransi disini bisa dimaknai sebagai tantangan utama bagi umat islam Yogyakarta untuk mempraktikkan toleransi dalam dunia nyata. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun nyatanya, saat ini Yogyakarta tengah mendapat rongrongan dari masyarakatnya sendiri. Sering kita melihat dibeberapa sudut daerah Yogyakarta terdapat sekelompok pendatang yang hidup bergerombol memisahkan dirinya seakan-akan mereka bukan bagian dari masyarakat Yogyakarta. Bahkan parahnya lagi mereka tetap kukuh membawa adat istiadat daerahnya sehingga mau-tidak mau hal itu enjadi sebuah sekat di tengah masyarakat. Barangkali hal ini menjadi sebuah PR bagi Pemerintah kota Yogyakarta untuk membuat kebijakan agar mereka bisa membaur dan menyatu dengan masyarakat pribumi. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada momentum ini, ketika semua umat islam Dunia pada umumnya dan masyarakat Yogyakarta pada khususnya sedang hanyut dalam euforia kelahiran Nabi Muhammad SAW, baik dalam acara sederhana ataupun besar seperti sekaten, kita tidak boleh lengah dan lalai untuk menuai pesan yang tersimpan dalam segala bentuk peringatan Maulid Nabi. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari sini, jika kita menginginkan bangsa kita yang majemuk tetap eksis, perlu kiranya kita menggunakan momentum kelahiran Nabi Muhammad SAW untuk melihat kembali perilaku-perilaku yang telah dicontohkan olehnya. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lihatlah betapa mulia akhlaknya, tidak hanyut dalam pujian dan tidak murka karena cacian. Mencintai saudaranya walau berbeda suku dan kasta. Ketika musyawarah, Nabi Muhammad juga sangat menjunjung tinggi kebebasan berpendapat dan menghormati hasil musyawarah. Bahkan dalam perjanjian hudaibiah, ketika kesepakatan yang dicapai antara pihak muslim dan non muslim dinilai sangat merugikan kaum muslim, Nabi mencegah sahabat Abu Bakar dan Umar yang hendak memprotes keputusan itu. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekaten bukanlah semata-mata warisan budaya. Tetapi media dakwah untuk mengenang dan mencontoh kepribadian Nabi Muhammad SAW. Sangat naïf jika perayaan sekaten yang meriah tidak diimbangi dengan perbaikan akhlak dan moral para penikmatnya. Banting tulang demi kesuksesan acara bisa hanya berbuah dosa karena hanya memubadzirkan harta.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-7182333235995508717?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/7182333235995508717/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=7182333235995508717' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/7182333235995508717'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/7182333235995508717'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/06/sekaten-bukan-semata-mata-pesta.html' title='SEKATEN BUKAN SEMATA-MATA PESTA'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-2485209340153300746</id><published>2010-06-20T05:07:00.001-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.569-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Menghidupkan Kembali Nafas Religi di Bumi Pertiwi - Sebuah usaha memberantas Korupsi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Muslim&amp;nbsp; itu layaknya sebuah bangunan”. Demikianlah bunyi Hadits Rosululloh SAW. Dari hadits ini, Rosulullah hendak menyampaikan bahwa untuk menjadi negara yang kuat, umat islam harus bekerjasama, memperkuat satu dengan lainnya. Bukan malah saling menghasud lantas menghancurkan. &lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perilaku kaum elit ini, telah melumpuhkan perekonomian Negara. Maka pantas saja, perekonomian Indonsia hanya menguntungkan para pemilik modal. Rakyat kecil hanya berusaha untuk memenuhi kebutuhan pokoknya dalam tempo satu hari. Dan untuk hari berikutnya, rakyat kecil harus mandi keringat dahulu sebelum makan dan minum. Sebuah perbedaan yang sangat kontras dan memalukan kita Si Merah Putih yang memiliki Pancasila.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pancasila sebagai falsafah hidup Bangsa Indonesia merupakan sebuah represenratif dari nilai-nilai religius Bangsa yang saharusnya difahami dan direalisasikan dalam setiap gerak dan aktifitas.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Korupsi bukanlah satu-satunya masalah yang sedang menjamur di Indonesia . Disana masih ada masalah lain yang juga menuntut penanganan super ekstra dari pemerintah. Korupsi adalah kasus yang kompleks. Artinya, korupsi sebagai kejahatan hablumminannas yang merugikan banyak manusia, juga merupakan sebuah dosa dalam hubungan hablumminallah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Dosa”, merupakan perkara yang harus selalu didengungkan dalam telinga para pejabat. Pasalnya, diakui atau tidak, banyak pemerintah Indonesia yang menjadi figur publik adalah santri. Penulis yakin, mereka telah mengetahui bahwa korupsi adalah sebuah perilaku dosa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Memberantas korupsi tidak selesai hanya dengan rapat dan evaluasi oleh petugas keamanan dan lembaga tertentu. Tetapi sebuah permasalahan besar yang mensyaratkan adanya refleksi total dari segala aspek. Khususnya aspek religi. Agama dan keimanan diyakini merupakan sebuah psikoterapi yang mampu mengobati segala bentuk penyakit hati.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bisakah kita membayangkan betapa rusaknya Indonesia jika Nafas Religius hilang dalam keseharian?. Ketika itu, manusia akan berperilaku layaknya hewan. Berusaha untuk memenuhi kebutuhan pribadinya dengan segala cara meskipun itu menyakiti orang lain. Terlebih para pemimpin, mereka akan seenaknya merampas hak rakyat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Disini penulis mengingatkan bahwasanya manusia itu tersusun dari tiga unsur. Yaitu, jasad, akal, dan ruh. Ini berarti kebutuhan manusia itu bukan hanya yang menyangkut masalah jasmani seperti makan dan minum, tetapi juga semua hal yang menyangkut masalah akal dan jiwa. Bukan manusia jika salah satunya hilang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oleh karena itu, membangun masyarakat anti korupsi harus dimulai dengan menghidupkan kembali nafas religius dalam kehidupan. Ingatlah bahwa tidak ada amal apapun yang lepas dari pertanggung jawaban. Ingatlah, dosa yang menyangkut hak manusia lain, penebusannya tidaklah cukup hanya dengan memohon ampun pada Tuhan, tetapi juga harus melalui ridho dari korban penganiayaan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekarang tanya pada diri kita sendiri. Berapa juta umat yang kita sakiti?, berapa juta jiwa yang kita rugikan?, cukupkah amal kita untuk menebus kesalahan itu?. Berhentilah korupsi! Tuhan melihat gerakmu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-2485209340153300746?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/2485209340153300746/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=2485209340153300746' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/2485209340153300746'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/2485209340153300746'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/06/menghidupkan-kembali-nafas-religi-di.html' title='Menghidupkan Kembali Nafas Religi di Bumi Pertiwi - Sebuah usaha memberantas Korupsi'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-1455780968959364207</id><published>2010-06-17T12:06:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.569-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Psikoterapi Islam-mencoba mencari solusi dari penyakit Bangsa</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TBqJnkLuFKI/AAAAAAAAACQ/sYQruOY7Zas/s1600/alquran+copy.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="143" src="http://1.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TBqJnkLuFKI/AAAAAAAAACQ/sYQruOY7Zas/s200/alquran+copy.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Seorang psikolog Amerika Erich Fromm mengatakan bahwa manusia modern menghadapi sebuah ironi. Mereka berjaya meraih segala kebutuhan meteri namun kehidupannya dipenuhi dengan keresahan jiwa. Banyak diantara mereka yang rentan terhadap stres, depresi, dan merasa teralienasi (walau pun mereka hidup bersama orang lain) pada akhirnya mereka memutuskan untuk bunuh diri.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Ungkapan di atas diperkuat dengan pandangan seorang filosuf Inggris, Bertrand Russell bahwa kecenderungan untuk stress lalu bunuh diri adalah indikasi dari peradaban modern yang tidak mensejajarkan kemajuan materi dengan kemajuan moral-spiritual.&lt;br /&gt;Stress, depresi, pembunuhan, penjarahan dan bermacam tindak kriminal lainnya, sekarang ini kedengarannya telah menjadi kosa kata yang sangat familiar bagi penduduk dunia, termasuk Indonesia.&lt;br /&gt;Masalah penyakit kejiwaan yang dialami oleh orang-orang modern yang menganut faham matrealistis, sebenarnya islam telah memberikan obatnya. "Sesungguhnya mengingat ALLAH itu menenangkan hati", demikian firman-Nya dalam kitab suci Al-Quran. Dengan banyak mengingat Allah, hati akan menjadi tenang dan kita pelan-pelan akan dapat mengendalikan stress.&lt;br /&gt;Kalau demikian, harus diakui bahwa moral-spiritual yang lahir dari keimanan seseorang memiliki peran yang sangat penting untuk mencegah kegelisahan jiwa. Dalam hal ini, Muhammad Utsman Najati mengatakan dalam bukunya Al-Qur’an dan Ilmu Jiwa bahwa keimanan kepada Tuhan merupakan kekuatan luar biasa untuk membekali manusia dengan kekuatan ruhaniah yang menopangnya dalam menanggung beban hidup lalu menghindarkannya dari keresahan manusia modern yang didominasi oleh kehidupan materi dan persaingan keras untuk meraih pendapatan materi, tapi pada saat yang sama ia membutuhkan hidangan rohani.&lt;br /&gt;Dalam tarikh kehidupan Nabi Muhammad SAW, tercatat bahwa semasa hidupnya, Nabi sama sekali tak pernah sakit, apalagi stress, padahal ujian dan cobaan yang diterimanya jauh lebih berat dari yang manusia modern rasakan. Mengapa? Itu semua karena tingkat keimanan Nabi yang jauh di atas keimanan kita.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TBqKXKPAC5I/AAAAAAAAACY/s63BvDzMmlY/s1600/heart_splash+copy.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="175" src="http://1.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TBqKXKPAC5I/AAAAAAAAACY/s63BvDzMmlY/s200/heart_splash+copy.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;Sekarang, mengingat tingkat depresi dan stress yang semakin meningkat, pola hidup manusia modern yang lebih memprioritaskan materi ketimbang moral-spiritual harus segera dirubah. Artinya, kita sebagai pelaku yang hidup di era modern sekarang ini harus pandai-pandai menyeimbangkan kebutuhan nurani diri kita. Karena sejatinya manusia tidak hanya membutuhkan makan dan minum, tetapi juga membutuhkan pendidikan dan siraman rohani. Hal ini dikarenakan manusia itu terbentuk dari tiga buah kompnen dasar, yaitu jasad, akal, dan ruh. Inilah yang diungkapkan oleh Dr. Nu’man selaku guru besar di Universitas King Abdul Aziz, Arab Saudi.&lt;br /&gt;Dalam bukunya Atsaqofah Al-islamiyah dijelaskan bahwa manusia harus berlaku adil terhadap dirinya. Tiap orang tidak hanya membutuhkan makan, minum, istirahat,olahraga, dan pendidikan, tetapi juga membutuhkan ibadah. Makan, minum serta olahraga menjadikan manusia sehat jasmani. Sehingga ketika jasmani sehat, maka akal atau otak manusia akan mudah menerima pelajaran yang ia terima. Kalau demikian, kesehatan jasmani dan kecerdasan otak akan merangsang kecerdasan ruhaniahnya untuk tetap beribadah kepada Allah SWT.&lt;br /&gt;Keadaan bangsa indonesia sekarang ini bisa dibilang sangat rawan terserang stress. Lihat saja dalam dua tahun terakhir ini angka gangguan kejiwaan meningkat luar biasa. Bahkan orang yang mengalami gangguan psikotik mencapai enam ribu orang lebih,” kata dr Hendro Chandra S, Kabid Promosi Kesehatan dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kediri.&lt;br /&gt;Dari sini jelas, sebenarnya kesalahan yang dilakukan oleh orang-orang dalam beberapa dekade terakhir ini adalah ketidakadilan mereka terhadap dirinya sendiri, dalam artian mereka belum bisa mensinergiskan pola kerja jasad, akal, dan ruhnya yang masing-masing memiliki kebutuhan berbeda. Sungguh mengerikan jika keadaan ini terus berlanjut.&lt;br /&gt;Sekarang, ketika manusia dicoba dengan berbagai masalah universal seperti krisis global yang tak kunjung usai, belum lagi ditambah dengan datangnya sebuah penyakit berupa flu babi, adalah saat yang tepat untuk merubah pola hidup manusia modern dengan kembali melihat hakikat dirinya yang membutuhkan tiga hal. Kebutuhan jasmani, akal, dan kebutuhan rohani. Artinya, manusia harus memperhatikan kesehatan jasmaninya dengan makan, minum, istirahat, dan olahraga yang nantinya mampu merangsang otaknya untuk menambah ilmu pengetahuan sehingga dengan ilmunya, manusia merasakan ketentraman yang dihasilkan dari kesadaran rohaniahnya untuk beribadah dan berperilaku sesuai ajaran agama.&lt;br /&gt;Inilah yang dimaksud dengan iman sebagai psikoterapi. Manusia akan merasa tenang selama masih memegang teguh ajaran agama dan mengimaninya dengan sungguh-sungguh. Orang-orang yang hatinya tenang akan selalu menahan diri dari sikap mencari masalah. Dia akan selalu memandang permasalahan hidup secara positif, realistis dengan kemampuan diri, terbuka, dan hidupnya teratur sebagaimana yang sudah menjadi sunnatullah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-1455780968959364207?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/1455780968959364207/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=1455780968959364207' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/1455780968959364207'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/1455780968959364207'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/06/psikoterapi-islam-mencoba-mencari.html' title='Psikoterapi Islam-mencoba mencari solusi dari penyakit Bangsa'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TBqJnkLuFKI/AAAAAAAAACQ/sYQruOY7Zas/s72-c/alquran+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-4842841059370074717</id><published>2010-06-17T12:05:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.570-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Ada apa dengan "Pacul"? - Mencoba menggali keterkaitan budaya dengan dakwah agama</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TBqOJS8kCiI/AAAAAAAAACg/nc-08j9R4Mo/s1600/pacul+copy.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://2.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TBqOJS8kCiI/AAAAAAAAACg/nc-08j9R4Mo/s320/pacul+copy.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Menurut bahasa, tauhid berarti pengesaan. Dalam ilmu ketuhanan, tauhid berarti keyakinan bahwa Tuhan adalah Esa. Keyakinan bahwa tuhan itu satu adalah pondasi awal yang harus dibangun oleh seluruh manusia karena semua ajaran dan undang-undang agama dibangun di atas tauhid. Oleh karena itu, tauhid memiliki urgensitas yang sangat besar dalam kehidupan.&lt;br /&gt;Mengajarkan tauhid keislaman kepada orang lain adalah kewajiban pertama yang harus dilaksanakan. Hal ini terbukti dari sebagian besar firman Allah yang diturunkan ketika Nabi Muhammad SAW berdakwah di Mekah berisi tentang ke-tauhidan. Proses Transformasi tauhid bisa melalui pengajian, pendidikan formal atau non formal, tulisan, bisa juga melalui pendekatan terhadap tradisi dan kebudayaan.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penduduk Indonesia umumnya dan masayarakat jawa khususnya, sebenarnya telah mendapatkan pendidikan Tauhid yang sangat jelas melalui metode pendekatan budaya seperti diajarkan oleh Kanjeng Sunan Kalijaga. Contohnya adalah “pacul’ (bahasa jawa). Pacul dijadikan media dakwah oleh Sunan kalijaga karena dinilai sebagai alat yang bisa dengan mudah menanamkan Tauhid kepada penduduk Indonesia yang selalu berdekatan dengan pacul karena mayoritas mereka adalah petani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya, dahulu bila ingin menggemburkan tanah, mayoritas masyarakat jawa menggunakan linggis. Ketika tradisi itu dilihat dan dinilai Kanjeng Sunan Kalijaga sangat menghabiskan waktu dan tenaga, masyarakat jawa diajak untuk menggunakan alat lain yang diberi nama “pacul” agar lebih menghemat waktu dan tenaga. Pertanyaannya, mengapa Kanjeng Sunan Kalijaga menamai alat itu dengan pacul? Apa makna dari istilah pacul? dan apa nilai ajaran yang ada dalam pacul?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pacul, Sifat papat ojo ucul” –bahasa jawa- (sifat empat jangan lepas). Sifat empat itu adalah Sifat “Nafsiyah, salbiyah, ma’ani, maknawiyyah” yang didalamnya adalah 20 sifat wajib bagi Allah SWT. Inilah makna yang terkandung dalam nama “pacul”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sini berarti ada empat hal yang ingin disampaikan oleh Sunan Kalijaga melalui pacul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pertama adalah “sifat nafsiyah”. Sifat nafsiyah adalah sifat yang hak ada pada Allah. Yaitu “wujud” (ada). Ini berarti melalui pacul, sunan kalijaga berusaha menanamkan keyakinan pada masyarakat akan keberadaan Allah SWT sehingga senantiasa mereka bersikap baik sesuai dengan norma-norma yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua adalah “sifat salbiyah”, yaitu sifat yang menampik semua sifat mustahil untuk ada pada Allah SWT. Sifat-sifat itu adalah “kidam (terdahulu tanpa permulaan), baqo’ (kekal tanpa akhir’, mukholafatu lil hawadits (berbeda dengan makhluk), kiyamuhu bunafsih (berdiri sendiri), dan wahdaniyat (tunggal atau esa)”. Kelima sifat tersebut menampik adanya sifat “baru (memiliki permulaan), hancur (memiliki akhir), menyerupai makhluk, membutuhkan yang lain, lebih dari satu” yang semuanya adalah sifat-sifat makhluk dan mustahil ada pada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ketiga dan keempat adalah sifat “ma’ani dan maknawiyah”. Sifat ma’aniy adalah sifat yang menyebabkan adanya sifat lain yang melekat pada sifat ma’aniy, yaitu sifat ma’nawiyah. Dengan kata lain, sifat ma’nawiyah ada karena adanya sifat ma’aniy. Sifat-sifat itu adalah “kudrot (berkuasa), irodat (berkehendak), ilmu (mengetahui), hayat (hidup), sama’ (mendengar), bashor (melihat)”. Ke-6 sifat tersebut menyebabkan adanya 6 sifat lain yang sesuai dengan sifat 6 pertama, yaitu “yang Maha Berkuasa, yang Maha berkehendak, yang Maha Mengetahui, yang Maha Hidup, yang Maha Mendengar dan yang Maha Melihat”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulannya, di dalam nama “pacul” terdapat 20 sifat wajib bagi Allah yang harus diketahui dan diyakini oleh umat islam. Dua puluh sifat itu terangkum dalam empat bagian, yaitu “sifat nafsiyah, salbiyah, ma’ani dan ma’nawiyah”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau demikian, dari pacul kita telah mengetahui betapa sempurnanya Allah SWT. DihadapanNya kita bukanlah siapa-siapa. Tahta, kekuasaan, dan kekayaan yang kita miliki sebenarnya adalah milik Allah. Karena diakui atau tidak, “kita hanyalah benda yang kaluar dari dua jalan kencing, bagaimana kita bisa sombong?”. (Hasan al-Bashri, sofwatut tafasir). Banyak orang tidak mau sholat dan puasa karena sombong dan yakin bahwa dia telah memiliki banyak pahala dari sedekahnya. Banyak orang berdusta karena sombong dan yakin bahwa ibadah sholatnya telah cukup bisa memngantarnya ke surga. Padahal kita tau bahwa Allah maha berkehendak. “Saya mau, anda mau, tapi Allah berhak atas kemauanNya”.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-4842841059370074717?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/4842841059370074717/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=4842841059370074717' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/4842841059370074717'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/4842841059370074717'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/06/ada-apa-dengan-pacul.html' title='Ada apa dengan &quot;Pacul&quot;? - Mencoba menggali keterkaitan budaya dengan dakwah agama'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TBqOJS8kCiI/AAAAAAAAACg/nc-08j9R4Mo/s72-c/pacul+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-6057546920594409274</id><published>2010-06-17T12:04:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.570-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>NIKMATNYA BERSHOLAWAT-MERAIH KENIKMATAN SPIRITUAL</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TBqQ3oM7H-I/AAAAAAAAACo/XpFhZDL7koQ/s1600/DSC00639.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TBqQ3oM7H-I/AAAAAAAAACo/XpFhZDL7koQ/s200/DSC00639.jpg" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;“Tidaklah aku mengutusmu kecuali sebagai rahmat untuk seluruh alam” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya” &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Kiranya dua ayat di atas bisa menjadi sebuah penegasan atas kemuliaan Nabi Muhammad SAW yang selanjutnya memberi pemahaman bahwa bersholawat pada Nabi Muhammad adalah kebutuhan manusia. Bersholawat padanya adalah sebuah amalan yang bisa mendatangkan kebahagiaan dunia maupun akhirat. Sholawat bukanlah sebuah pernyataan akan kelemahan nabi, juga bukan isyarat bahwa nabi membutuhkan do’a dari ummatnya. Tetapi sholawat adalah sebuah pujian yang indikasinya akan kembali dan dirasakan oleh mereka para “sholawater”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu diperhatikan, cinta pada nabi Muhammad adalah cinta yang tidak akan menemukan titik jenuh karena getaran jiwa yang selalu merindukan nabi Muhammad menyebabkan continuitas seseorang untuk mencari cara untuk mencapai orgasme sesering mungkin. “Orgasme Spiritual” adalah kata yang tepat untuk menggambarkan titik klimaks akan cinta pada nabi Muhammad. Iip Wijayanto sebagai seorang da’I dan penulis menjelaskan bahwa dalam kamus seksologi, orgasme diartikan sebagai sebuah rasa bahagia yang amat sangat, ditandai dengan debar jantung yang ritmenya tidak teratur, nafas yang memburu, dan diakhiri dengan rasa letih yang sangat “nikmat”. Sementara itu, “spiritiual” adalah wahana batin seseorang untuk memanifestasikan kehadiran tuhan dalam dirinya”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diluar semua itu, orgasme spiritual sebetulnya adalah sebuah terjemah hati yang muncul sebab miskin kosakata untuk mengungkapkan sebuah istilah yang jarang sekali dirasakan oleh khalayak banyak. Karena sebenarnya ini adalah ungkapan perasaan dari getar-getar kerinduan akan kedamaian batin yang pengalamannya bisa dirasakan dari pergelutan seseorang dengan hal-hal spiritual. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hiruk pikuk dunia perpolitikan sering kali menjadikan seseorang untuk berusaha mencari ketenangan jiwa agar mereka bisa merasakan kehidupan yang tenang di tengah kekacauan pulitik kehidupan. Adalah sebuah metode canggih yang dilakoni oleh Ayatullah Ruhullah Khumaini ketikia berusaha mencari ketenangan dengan metode “takluk” kepada Allah membawa hasil yang spektakuler ketika gelombang revormasi yang dipimpinnya berhasil menumbangkan rezim Shah Reza Pahlevi. Hal ini ternyata merupakan sebuah momentum yang sangat tepat untuk bisa merasakan orgasme spiritual sebagai impian para pecinta Nabi Muhammad SAW.(Iip Wijayanto,manajemen cinta, 2002) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gelinjang akibat nikmat yang amat sangat ini telah di isyaratkan oleh al-qur’an dalam surat al-hajj ayat 35: “(yaitu) orang-orang yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, orang-orang yang sabar terhadap apa yang menimpa mereka, orang-orang yang mendirikan sembahyang dan orang-orang yang menafkahkan sebagian dari apa yang telah Kami rezkikan kepada mereka”. Memandang kesamaan tanda-tanda pencapaian orgasme secara biologis dan spiritual, tentulah tiap orang pasti mendambakan rasa dari kedua pencapaian tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewasa ini, seharusnya sholawat dijadikan resep bagi siapa saja yang mendambakan kedamaian. Bukanlah harta, jabatan dan segala perhiasan dunia yang bisa memberikan kebahagiaan hakiki bagi manusia, tetapi sholawatlah yang bisa mewujudkan kebahagiaan itu. Bukan hal yang mustahil jika kita senantiasa mengingat-ingat kemuliaan Nabi Muhammad SAW, lalu hati kita senantiasa bersholawat padaNya, kita akan merasakan nikmatnya hidup ditengah kekacauan politik dan ekonomi yang marak diperbincangkan saat ini. Ingatlah betapa Nabi sangat mencintai ummatnya, maka kita akan tergerak untuk mencintainya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1665808168979351102-6057546920594409274?l=al-kirom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://al-kirom.blogspot.com/feeds/6057546920594409274/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1665808168979351102&amp;postID=6057546920594409274' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/6057546920594409274'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1665808168979351102/posts/default/6057546920594409274'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://al-kirom.blogspot.com/2010/06/nikmatnya-bersholawat.html' title='NIKMATNYA BERSHOLAWAT-MERAIH KENIKMATAN SPIRITUAL'/><author><name>Hary</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13312081143127969500</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TM3Ic-zpSvI/AAAAAAAAAPM/AvE5ZLOEzqY/S220/hary.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TBqQ3oM7H-I/AAAAAAAAACo/XpFhZDL7koQ/s72-c/DSC00639.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1665808168979351102.post-2984590756118270038</id><published>2010-06-17T12:03:00.000-07:00</published><updated>2010-09-30T09:30:14.571-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hukum'/><title type='text'>Tutuplah Auratmu - Sebuah Otokritik Muslimah Moderen</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TBqWD_DeXSI/AAAAAAAAACw/aoXp5zcifzY/s1600/wanita+muslim1+copy.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/_TAJlE0t83-A/TBqWD_DeXSI/AAAAAAAAACw/aoXp5zcifzY/s320/wanita+muslim1+copy.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Aurat adalah bagian tubuh yang tidak pantas untuk diperlihatkan kepada orang lain selain kerabat (mahrom). Al-qur’an telah menjelaskan bahwa menutup aurat adalah wajib bagi semua ummat islam. Tepatnya dalam surat an-nur ayat 31,“Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau Saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak- budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, Hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung”. &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Secara normatif, perintah menutup aurat sejatinya sangat sesuai dengan sifat-sifat manusia dimana tak seorang pun manusia normal yang mampu menahan gejolak nafsu hewaniyahnya bila melihat aurat orang lain. Terutama para lelaki jika melihat aurat wanita. Mereka tak segan untuk berlaku ubnormal terhadap wanita menskipun mereka mengetahui bahwa perbuatan itu dilarang oleh agama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ironisnya, mayoritas wanita muslimah saat ini tidak lagi mengindahkan perintah yang secara gamblang telah dijelaskan dalam al-qur’an, padahal mereka selalu mengutuk para penganut pergaulan bebas. Suguhan serta tontonan aurat wanita dalam televisi, internet dan majalah-majalah sungguh telah mempengaruhi penampilan masyarakat dalam kehidupan nyata. Dengan dalih ngetren mereka sangat leluasa untuk megumbar auratnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paham ngetrenisme ini telah menjadikan bangsa indonesia terbiasa dengan tontonan aurat. Mereka menganggap bahwa itu adalah hal yan sangat wajar. Bahkan siapa saja yang gerah dan tidak setuju dengan keadaan ini dianggap gak gaul atau konservatif. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi ini sangat jauh dengan gambaran kehidupan yang telah diajarkan dan dicontohkan oleh Rosulullah SAW. Dalam sebuah hadits riwayat Imam Al-Bayhaqi RA, bahwa Rasulullah saw pernah masuk ke kamar Aisyah binti Abu Bakar, i
